Penumpang marah-marah karena penerbangannya batal


Perusahaan penerbangan, PT. Garuda Indonesia membatalkan 48 penerbangan dari dan ke Surabaya. Hal ini menyusul penutupan Bandara Juanda (Surabaya) dan Abdul Rachman Saleh ( Malang) karena Gunung Raung kembali erupsi.

Keadaan ini membuat sebagian para penumpang marah-marah. VP Corporate Communications Garuda Indonesia, M. Ikhsan Rosan, mengakui bahwa masih ada penumpang yang mayoritas pemudik tidak terima dengan penutupan bandara.

"Sebenarnya ini memang musim padat dan penumpang lagi penuh-penuhnya. Namun karena bandara ditutup mau bagaimana lagi. Ada yang marah, namun kita kasih pemahaman karena ini berbahaya," ungkap Ikhsan Rosan.

Ikhsan Rosan mengatakan bahwa pihaknya sudah menghubungi penumpang yang akan terbang ke Surabaya dan Malang hari ini. Dia meminta supaya penumpang tidak usah pergi ke bandara karena memang tidak ada jadwal penerbangan.

Ikhsan Rosan mempersilahkan penumpang untuk melakukan refund atau re-schedule tiket penerbangan. Refund dapat dilakukan kapanpun dan Garuda Indonesia siap untuk mengembalikan uang penumpang yang gagal terbang.

"Sampai kapanpun boleh refund, hari ini juga boleh," pungkasnya.

Pada saat sebelumnya, informasi dari PT Angkasa Pura I, penutupan dilakukan dari pukul 13.30 WIB sampai 20.30 WIB, atau sampai kondisi memungkinkan untuk melakukan penerbangan.

"Sesuai dengan Notam A1446 Bandara Internasional Juanda Surabaya ditutup sementara waktu dari pukul 13.30 WIB-20.30 WIB karena aktivitas Gunung Raung," begitulah informasi dari PT AP I melalui akun twitter resmi mereka, Kamis 16 Juli 2015.

Sementara itu Kemenhub memberikan informasi Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang, Jawa Timur juga ditutup karena abu Gunung Raung.

"Bandara Abdul Rachman Saleh Malang ditutup sampai pukul 20.30 WIB sebagai dampak dari erupsi," tulis Kemenhub RI.
LIKE & SHARE

0 Response to "Penumpang marah-marah karena penerbangannya batal"