Johan Zarco : Saya bisa saja ke Tech 3, tapi tampaknya Bradley ingin bertahan


Johann Zarco, Pebalap Ajo Motorsport yakin bahwa dirinya tidak memiliki peluang besar untuk naik ke MotoGP tahun depan, walaupun saat ini sedang memimpin puncak klasemen sementara pebalap Moto2 dengan keunggulan 79 poin dari sang juara dunia bertahan, Tito Rabat di peringkat kedua.

Saat ini Johann Zarco sudah berusia 25 tahun, sempat dikaitkan dengan Monster Yamaha Tech 3 ,menggantikan Bradley Smith. Akan tetapi dengan performa gemilang Bradley Smith pada musim ini, sepertinya peluang Johann Zarco hijrah ke MotoGP tipis, meskipun beberapa tim lain menyatakan ketertarikannya dengan Johann Zarco.

"Saya bisa saja ke Tech 3, tapi tampaknya Bradley ingin bertahan. Jadi tidak banyak peluang ke MotoGP. Saya memang sedang memperjuangkan gelar juara dunia Moto2, namun MotoGP jauh lebih cepat. Jadi kalau Anda ragu dan tidak percaya diri, maka ini akan jadi masalah dan berbahaya," ungkap Johann Zarco.

Johann Zarco juga meyakini bahwa perjalanannya ke MotoGP tidak akan semulus Marc Marquez yang direkrut oleh Repsol Honda setelah menjuarai Moto2 2012. "Saya rasa saya bukan pebalap seperti Marc. Namun ini berarti saya juga bisa tampil baik, cuma saja butuh tim yang tepat. Ada beberapa peluang, namun saya tidak terlalu yakin," imbuhnya.

Johann Zarco juga yakin kalau usia 25 tahun tidak terlalu tua untuk naik ke MotoGP. "Saya rasa saya tidak terlalu tua. Valentino Rossi memang pebalap terbaik, namun dia membuktikan pebalap bisa sangat kuat meskipun sudah mencapai usia 30 tahun. Jadi mungkin saya akan menunggu satu tahun lagi untuk mendapat peluang yang lebih baik di MotoGP," pungkas Johann Zarco.
LIKE & SHARE

0 Response to "Johan Zarco : Saya bisa saja ke Tech 3, tapi tampaknya Bradley ingin bertahan"