Presiden Yahya Jammeh ancam akan menggorok gay yang datang ke Negaranya


Seorang Presiden Gambia Yahya Jammeh, mengancam kepada para penyuka sesama jenis, khususnya yang berjenis kelamin laki-laki agar tidak datang ke negaranya. Soalnya, dia mengatakan bahwa akan menggorok leher para homo tersebut jika mereka berani menginjakkan kaki di sana.

"Jika Anda melakukan hal yang tidak terpuji itu di Gambia, saya akan menggorok leher Anda. Jika Anda seorang laki-laki dan ingin menikahi lelaki lainnya di negara ini, kami akan menangkap Anda, dan tidak seorangpun yang akan melihat Anda lagi," katanya.

Yahya Jammeh memang terkenal sangat lantang menyuarakan anti gay di negaranya.

Di dalam pidatonya dia juga menambahkan, tidak ada orang kulit putih yang akan menyelamatkan mereka jika melanggar peraturan di negaranya.

"Tidak ada seorang berkulit putih yang bisa melakukan apapun apabila hal tersebut terjadi," lanjutnya.

Orang kulit putih yang dituju ialah warga Uni Eropa dan Amerika. Mereka memotong bantuan ke negara kecil tersebut pada Desember tahun tahun lalu sebesar Rp 205 miliar.

Warga Gambia hampir 90 persen beragama Islam, dan negara ini masih bisa bertahan karena bantuan dari negara-negara di Timur Tengah.

Pada saat sebelumnya, para homoseksual yang ketahuan melakukan pernikahan ataupun melakukan hubungan di Gambia akan dikenakan hukuman penjara selama 14 tahun. Akan tetapi, pada akhir November tahun lalu, presiden Yahya Jammeh yang berkuasa di Gambia semenjak berusia 29 tahun tersebut mulai mengkampanyekan anti gay di negaranya dengan memberikan hukuman mati bagi para penyuka sesama jenis.
LIKE & SHARE

0 Response to "Presiden Yahya Jammeh ancam akan menggorok gay yang datang ke Negaranya"