Mendagri mengatakan banyak makanan yang tercampur daging babi hutan

Ilustrasi babi hutan
Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel meminta kepada masyarakat sebagai konsumen harus jeli dalam memilih produk. Soalnya, masih banyak produk yang belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Masih banyak ditemukannya mainan anak yang tidak SNI. Pakaian bekas eks impor, makanan yang berformalin, dan tercampur daging babi hutan dan lainnya," ungkap Rachmat Gobel.

Pihaknya meminta supaya masyarakat menerapkan konsep Kesehatan, Keamanan, Keselamatan dan Lingkungan (K3L) sebagai konsumen. Selain itu juga, Menteri Rachmat Gobel menekankan supaya konsumen dalam negeri semakin mengutamakan produk lokal.

"Konsumen harus cerdas, cinta produksi dalam negeri," katanya.

Dirinya juga mengakui masyarakat Indonesia sebagai konsumen selalu protes terhadap harga dan kwalitas. Maka dari itulah Kementerian Perdagangan juga mengajak supaya masyarakat mau mengontrol dan menjaga pasar dalam negeri.

"Jangan cuma komentar saja, tapi harus ikut menjaga," jelasnya.
LIKE & SHARE

0 Response to "Mendagri mengatakan banyak makanan yang tercampur daging babi hutan"