Anggota DPR naik ke mimbar pimpinan saat sidang RUU Pilkada ricuh


Menjelang tengah malam sidang paripurna DPR tentang pengesahan RUU Pilkada berlangsung ricuh. Pasalnya ialah pimpinan sidang Priyo Budi Santoso langsung mengetuk palu, meskipun masih banyak interupsi yang ingin disampaikan oleh anggota DPR.

Mereka yang masih menunggu antrian interupsi antara lain Maruarar Sirait dan Arya Bima dari Fraksi PDI Perjuangan. Belum memberikan kesempatan bicara kepada mereka, Priyo langsung mengetuk palu tanda dua opsi voting sudah ditetapkan, yaitu pilkada langsung atau lewat DPRD. Padahal Fraksi Partai Demokrat masih ngotot diakomodirnya opsi ketiga.

“Tolong dicabut pimpinan,” teriakan dari  sejumlah anggota DPR melalui mikrofon di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/9).

Mendengar permintaan itu, Priyo kelihatan cuek saja.Boro-boro utnuk mengabulkan,politikus Golkar itu malah memberi kesempatan kepada Fraksi Partai Demokrat untuk menyampaikan pendapatnya, meskipun ketuk palu tidak juga dicabut. Melihat hal tersebut, sejumlah anggota DPR semakin emosional.

Dalam luapan emosi dan teriakan melalui mikrofon yang gaduh tersebut, para anggota DPR mulai meninggalkan kursinya dan perlahan mulai naik ke mimbar pimpinan untuk mendekati Priyo. Salah satu yang berdebat dengan Priyo di mimbar pimpinan DPR adalah Maruarar Sirait.

Dalam suasana yang masih ricuh tersebut, Priyo pun akhirnya memutuskan sidang diskors. Menurut informasi, pada saat jeda skors ini, lobi-lobi antara pimpinan fraksi dilanjutkan kembali. Padahal, sebelumnya selama 4 jam lobi-lobi sudah dilakukan.Katanya Anggota Dewan yang terhormat,tapi kelakuan pada saat sidang seperti anak TK.Padahal acara sidang ditonton oleh rakyat Indonesia secara langsung di televise.
LIKE & SHARE

0 Response to "Anggota DPR naik ke mimbar pimpinan saat sidang RUU Pilkada ricuh"