Bayi korban gempa di Nepal tertimbun selama 22 jam, berhasil diselamatkan


Tentara Nepal telah berhasil menyelamatkan seorang bayi yang bernama Muldhoka pada hari Minggu (26/4/2015) pagi. Muldhoka,seorang bayi korban gempa Nepal berkekuatan 7,9 SR sempat tertimbun di reruntuhan rumahnya selama 22 jam.

Sebenarnya, para tentara sudah berupaya menyelamatkan putra Shyam Awal tersebut hingga Sabtu (25/4/20105) tengah malam. Akan tetapi, mereka gagal mengangkat bayi tersebut. Mereka pun meninggalkan reruntuhan bangunan tersebut.

Saat itu, orangtua Muldhoka sempat putus asa. Harapan kembali muncul ketika mereka mendengar tangisan bayi tersebut. Pada hari Minggu pagi, para tentara kembali datang dan berupaya menyelamatkan Muldhoka. Dan akhirnya, pada pukul 10.00, mereka berhasil mengangkat bayi malang tersebut.

Sekarang ini Muldhoka dilaporkan dalam keadaan baik. Bayi tersebut dirawat di Rumah Sakit Bhaktapur untuk pemeriksaan. Petugas juga telah membersihkan luka-luka di tubuh Muldhoka.

PBB, Selasa (28/4/2015), memperkirakan 8 juta jiwa warga Nepal terdampak bencana gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari 4.000 orang yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Gempa bumi yang berkekuatan 7,9 dalam skala richter terjadi pada Sabtu siang lalu dan menghancurkan banyak bangunan di ibu kota Kathmandu yang mengakibatkan rumah-rumah penduduk desa yang sebagian besar dibangun dengan bahan tanah luluh lantak.

Sumber : kathmandutoday.com
LIKE & SHARE

0 Response to "Bayi korban gempa di Nepal tertimbun selama 22 jam, berhasil diselamatkan"