Berbagai macam kegagalan Secret Service


Pasukan pengawal presiden Amerika Serikat (Secret Service) dalam beberapa bulan terakhir menjadi sorotan tajam media karena berulang kali melakukan kesalahan fatal bahkan tidak bias dimaafkan.

Kantor berita Associated Press merekam beberapa kelakuan Secret Service yang tidak pantas seperti kerap berpesta minuman keras di dalam Gedung Putih, mabuk pada saat bekerja, kerap menyewa pelacur saat kunjungan kenegaraan, bahkan salah satu anggotanya memperkosa remaja 14 tahun (1/10).

Hector Reynaldo Cuellar asal Negara Bagian Virginia, anggota Secret Service tega melakukan pelecehan pada gadis ternyata masih kerabatnya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada tahun lalu dan tidak ada komentar banyak dari kesatuannya bahkan penahanannya pun dirahasiakan.

Lalu kasus 16 September pada saat Presiden Barack Hussein Obama mengunjungi Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit di Negara Bagian Atlanta. Ternyata saat itu seorang kontraktor bersenjata satu lift dengan Obama. Kecurigaan pun datang terlambat. Para Secret Service baru mengetahui ada hal aneh dengan pria tersebut setelah dia merekam Obama di dalam lift.

Dia pun digiring dan baru ditemukan ada senjata di sakunya. Lelaki itu ditahan dengan tiga dugaan termasuk percobaan pembunuhan.

Peristiwa lainnya yakni mudahnya seseorang melompat pagar Gedung Putih hingga masuk keruangan meski akhirnya bisa dilumpuhkan. Omar J Gonzalez membobol Gedung Putih persis sama waktu dengan kedatangan Obama ke kantornya itu bersama putrinya.

Namun yang paling mengesankan dan diingat atas kegagalan Secret Service yaitu hadirnya penerjemah palsu saat Obama menyampaikan pidato di acara pemakaman mantan pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela.

Thamsanqa Jantjie bisa-bisanya berdiri di samping Obama dan mulai menggerakkan tangannya gaya bebas, disiarkan secara nasional di negara itu dan tidak satu pun Secret Service menyadari Jantjie ternyata penerjemah palsu bagi penonton difabel.

Kesadaran atas kepalsuan Jantjie justru datang dari seorang penonton tuna rungu menyaksikan pemakaman Mandela secara langsung dari siaran televisi.

Parahnya lagi, Jantjie ternyata memiliki kepribadian dan mental buruk. Dia juga pernah ditangkap dan memiliki sejarah kriminal yang cukup membuat bergidik. Jantjie sebelumnya disinyalir melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Tentu saja ini kebobolan terbesar Secret Service karena tidak bisa memberi jarak seorang kriminal dengan presiden mereka.
"Sebenarnya anggotanya merupakan orang-orang pilihan. Kita perlu bertanya, ada apa dengan direkturnya," ungkap seorang anggota parlemen dari Partai Republik, Jason Chaffetz.

Jika saja Secret Service tidak memperbaiki kinerja mereka bukan tidak mungkin di masa mendatang seorang teroris berada satu sentimeter dekat dengan Obama.

LIKE & SHARE

0 Response to "Berbagai macam kegagalan Secret Service"