Hahaha! Klaim 1 Juta KTP TemanAhok, Baru Diverifikasi 2 KTP Aja GAGAL TOTAL Tidak Ada Orangnya

teman ahok

Pihak TemanAhok mengklaim berhasil kumpulkan 1 JUTA KTP dukungan untuk Ahok yang saat itu sesumbar mau maju dari jalur independen.

Sebagaimana UU Pilkada yang baru disahkan DPR beberapa waktu lalu, untuk lolos jalur independen maka dukungan KTP akan diverifikasi secara faktual oleh KPU. Setiap KTP dukungan akan dicek satu per satu ke alamatnya, dibuktikan benar tidaknya ada orangnya, kalau orangnya ada maka akan ditanya benar tidaknya orang tersebut memberi dukungan.

Nah, sebelum KPU melakukan verifkasi (kalau benar Ahok nanti maju jalur independen), Kompas TV mencoba membuktikan dengan melakukan verifikasi faktual KTP yang dikumpulkan Teman Ahok.

Aiman dari Kompas TV dengan didampingi seorang pendiri Teman Ahok lalu melakukan verifikasi faktual dengan sampel 2 (dua) KTP yang dikumpulkan Teman Ahok... Mereka mendatangi rumah sesuai KTP yang dikumpulkan Teman Ahok... Dan apa yang terjadi? Kedua duanya GAGAL TOTAL !!

Pada KTP pertama, orangnya tidak ada karena tidak tinggal di rumah itu. Disebutkan dia numpang KTP. Loh numpang KTP?

Lalu KTP kedua yang didatangi rumahnya... orangnya juga tidak ada.

Kata Aiman kepada Teman Ahok: "Mas ini kita baru cek 2 KTP loh, padahal katanya ada 1 juta KTP, dan dua-duanya tidak ada. Lah nanti kalau KPU yang ngecek dan kondisinya seperti ini, bagaimana?"

Teman Ahok cuma cengar cengir, "Kita juga belum bisa membayangkan".

Pantesan kalau Ahok mulai ngomong tak masalah kalau nanti maju lewat Parpol setelah dapat dukungan Golkar, padahal dulu ngotot maju independen. Lah, independen gimana kalau 2 KTP yang diverifikasi aja ternyata bodong.[portalpiyungan]

Tebang Pilih Kasus KPK, Suap Densus 88 Menguap, Sumber Waras Tak Berbekas, Kini Sibuk OTT Kader Demokrat dan Saipul Jamil

kpk

Kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) KPK terhadap politisi Partai Demokrat I Putu Sudiartana masih ramai diperbincangkan di ranah maya. Netizen yang kritis dan cerdas membuat berbagai singkatan menarik tentang OTT ini. Mulai dari singkatan serius Order Tangkap Tangan, Operasi Tangkap Target, sampai singkatan humor seperti Opung Tangkap Tuyul. Singkatnya, netizen tak menganggap OTT KPK kali ini sebagai sesuatu yang serius.

Jika dicari tahu penyebabnya, rata-rata netizen menyatakan menurunnya tingkat kepercayaan mereka pada lembaga superbody yang menyebut dirinya anti rasuah tersebut. Masyarakat kelas menengah yang aktif di media sosial tentu mengamati kinerja KPK secara teliti. Mereka pun bisa meraba jika ada kejaggalan yang muncul dalam setiap peaanganan kasus korupsi yang melibatkan KPK.

Singkatnya, sejak Kasus Sumber Waras yang jelas-jelas terbukti bahwa Pemprov DKI melakukan mark up besar-besaran sehingga merugikan negara pun, KPK tutup mata. Padahal angkanya sangat besar. KPK saat itu lebih suka mengurus korupsi ecek-ecek yang melibatkan pedangdut Saipul Jamil yang diduga menyuap jajaran penegak hukum yang menangani kasusnya.

Kini, dalam OTT yang konon melibatkan kader Partai Demokrat, KPK kembali mendapat sorotan tajam. Seorang netizen yang lama malang melintang di dapur Majalah Gadis, @panca66 menulis sebuah pernyataan serius.

" Di kasus suap Densus ke istri Siyono, KPK ga mau masuk karena alasannya di bawah 1 M. OTT hap2 bang Ipul dan Putu ternyata di bawah 1 M," tulis Panca melalui akun twitternya @panca66.

Sekedar mengingatkan, setelah melaporkan dugaan tindak pidana oleh anggota Detasemen Antiteror 88 atas kematian Siyono kepada Kepolisian Resor Klaten, Jawa Tengah, Pemuda Muhammadiyah berencana melaporkan kepolisian yang memberi dua bungkusan tertutup berisi uang kepada keluarga Siyono ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Pemuda Muhammadiyah, melalui pimpinan pusat,akan melapor ke KPK ihwal pemberian uang Rp 100 juta kepada keluarga Siyono yang diduga berpotensi suap," kata Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah, Zainuddin Ahpandi, Senin, 16 Mei 2016.

Menurut data dari Tim Pembela Kemanusiaan, ada dugaan tindak pidana yang dilakukan pihak kepolisian guna menghalangi penegakan hukum dan autopsi jenazah Siyono dengan cara memberikan dua bungkusan tertutup kepada keluarga Siyono saat menjemput jenazah di Jakarta pada Maret lalu. Saat memberikan dua bungkusan tersebut, polwan meminta keluarga mengikhlaskan kematian Siyono.

"Saat dibuka di kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia pada 11 April lalu, dua bungkusan tertutup yang diserahkan oleh polwan itu berisi uang Rp 100 juta," kata Koordinator Tim Pembela Kemanusiaan, Trisno Raharjo.

Anehnya, KPK ogah mengusut kasus tersebut. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyebut pemberian uang 100 juta dari Densus 88 untuk keluarga Siyono bukan termasuk kasus korupsi, karena diserahkan bukan kepada pejabat negara.

Kasus uang  100 juta ini sebelumnya telah dilaporkan ke pihak KPK oleh PP Muhammadiyah dan sejumlah lembaga lantaran dugaan gratifikasi di dalamnya.

“Karena mungkin teman-teman di PP Pemuda Muhammadiyah merasa memegang uang itu terlalu lama. Karenanya diserahkan ke KPK ya kita jaga, tapi prosesnya bukan kita yang tangani. Itu kan bukan masalah korupsi,” ujarnya seusai membuka acara Pelatihan Bersama Peningkatan Kapasitas Apgakum dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi, Senin, 23 Mei 2016 di Hotel Aston, Bogor.

Agus melanjutkan bahwa pihak yang akan menindaklanjuti kasus ini adalah Kejaksaan dan Polri.

“Nanti Polri dan Kejaksaan yang akan menindaklanjuti, jadi KPK hanya memegang uangnya saja. Uang itu akan ditaruh di kasnya KPK,” pungkasnya.

Kembali ke kasus yang kini sedang ditangani oleh KPK, OTT terhadap kader Partai Demokrat I Putu Sudiartana, Seorang netizen lain, Teddy Gusnaldi megungkapkan kejanggalan OTT  ini.

"Bahkan KPK menyita uang I Putu bukan di lokasi OTT tapi di rumahnya sebesar 40 ribu Dollar pdhl blm ditetapkan tersangka (Pasal 47 UU KPK)," tulis Teddy melalui akun twitter @stone_cobain.

Cara KPK memilah-milah kasus sudah lama terdengar. Namun baru di era Jokowi ini, KPK benar-benar menampakkan jati diri sebagai kaki tangan penguasa, bukan sebagai lembaga penyapu koruptor.[portalpiyungan]

JOKOWI GAGAL dan Teori Kudeta Merangkak yang Dilakukan Oleh Jusuf Kalla

 JOKOWI GAGAL dan Teori Kudeta Merangkak yang Dilakukan Oleh Jusuf Kalla

Sebuah postingan menarik dituliskan oleh Muhammad Ruslan dalam kolom Kompasiana. Berikut sebagian dari kutipannya.

Hari Selasa, 28 Juni 2016 kemarin adalah hari yang aneh. Mengapa aneh? Sejak Senin malam, 27 Juni 2016, seluruh media massa mainstream memberitakan, bahwa Presiden Jokowi pada Selasa pagi akan hadir di Kantor Kemenko Perekonomian dalam peresmian satgas-satgas untuk paket kebijakan ekonomi. Bahkan hingga Selasa pagi, media-media tetap tidak berhenti memberitakan rencana kehadiran Presiden untuk meresmikan satgas-satgas paket kebijakan ekonomi bentukan  Menko Perekonomian Darmin Nasution tersebut.

Namun, sungguh disesalkan. Ternyata Presiden Jokowi batal hadir dan digantikan oleh Wapres Jusuf Kalla untuk meresmikan satgas tersebut. Tempo termasuk salah satu media yang mungkin masih sulit menerima kenyataan ketidakhadiran Presiden. Tempo  tetap memajang foto Presiden Jokowi namun isi pemberitaannya tentang pernyataan Wapres Jusuf Kalla. Mungkin hanya sedikit publik yang mencermati keanehan ini, yaitu saat semua media dibuat “kecele” oleh Presiden di hari Selasa pagi.

Namun bagian yang terpenting bukanlah hal-hal tersebut di atas. Sore harinya, setelah melakukan serangkaian kegiatan di Istana Negara, Presiden pulang ke Kota Bogor sembari mendadak menyempatkan diri blusukan untuk membagikan langsung sembako kepada masyarakat di sana.

Jadi bila disimpulkan: pada hari Selasa tersebut, pagi harinya Jokowi “menolak” hadir di acara resmi kenegaraan yang bertujuan untuk pembentukan satgas untuk mengevaluasi 12 “paket” kebijakan ekonomi pemerintah, namun sore harinya secara mendadak  membagikan ribuan “paket” sembako untuk sedikir meringankan beban ekonomi rakyat.

Seolah, ya, seolah Jokowi yang tak berpendidikan ekonomi hendak mengajarkan dari Kota Bogor kepada para ekonom sekolahan yang berkumpul di Lapangan Banteng, Jakarta, bahwa daripada menyibukkan diri dengan “paket-paket” kebijakan yang tidak nendang sama sekali untuk kesejahteraan rakyat, lebih baik kita blusukan memberikan “paket-paket” yang memang jelas membantu meringankan daya beli rakyat.

Hampir 2 tahun pemerintahan, kartel pangan tetap tidak tersentuh oleh Pemerintahan. Presiden Jokowi sangat tegas menginginkan membaiknya daya beli masyarakat, terutama saat menyambut Hari Lebaran. Setidaknya dalam sebulan ini, sudah tiga kali Presiden meminta para pejabat di bidang ekonomi untuk menurunkan harga daging sapi dari kisaran Rp 120 ribu ke kisaran Rp 80 ribu . Pertama adalah pada 23 Mei 2016. Kedua adalah sehari setelah Hari Kelahiran Bung Karno 6 Juni. Ketiga adalah pada hari kelahirannya 21 Juni.

Pada kesempatan terakhir ini Presiden Jokowi sedikit memberikan “petunjuk” tentang disparitas harga yang keterlaluan di dalam dan luar negeri.  Walau sebenarnya keinginan Presiden Jokowi ini sudah diutarakannya sejak April 2016 agar para menteri ekonominya dapat bersiap dari jauh hari untuk menurunkan harga daging sapi, nyatanya hingga kini seminggu menjelang Lebaran, harga daging sapi masih bertengger di atas kisaran Rp 120 ribu, kira-kira 100% lebih mahal dari harga di negara tetangga.

Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) sudah berulang-ulang memperingatkan, bahwa terdapat kartel dalam sistem kuota impor daging sapi, hanya peringatan tersebut bagaikan gonggongan anjing yang tidak dihiraukan si kafillah.

Jokowi pantas kecewa, karena ternyata para pejabat pembantunya di bidang ekonomi tidak mampu mewujudkan janji politiknya pada Pilpres 2014, sejak hampir 2 tahun yang lalu, untuk mewujudkan kedaulatan pangan dengan memberantas kartel impor pangan.

Padahal selama hampir 2 tahun Pemerintahan ini sudah dua nama Menteri Koordinator Perekonomian dicoba Jokowi: Sofyan Djalil dan Darmin Nasution. Namun, tidak satupun dari mereka yang sanggup memenuhi janji kampanye Jokowi di Pilpres 2014.

Ada beberapa pihak yang berspekulasi bahwa telah terjadi suatu kudeta merangkak (creeping coup), mirip yang dilakukan oleh Suharto pada Bung Karno 49 tahun lalu. Sebagai dalang, meminta Supersemar dari Bung Karno untuk kemudian digunakan Suharto menghabisi sisa kekuatan politik pendukung Bung Karno, baru menjatuhkan Bung Karno di MPR yang mayoritas anggotanya adalah pendukung Suharto. Kurang dari 2 tahun kudeta ini sukses, Suharto pun naik menjadi Presiden.

Melalui tulisannya, Muhammad Ruslan mencoba membuat sebuah analisis dan  berspekulasi,  bahwa Jusuf Kalla (JK) yang sejak awal tidak percaya dengan kualitas Jokowi untuk naik sebagai Presiden, namun karena melihat Jokowi sanga berpeluang besar sebagai Presiden, menyebabkan JK mengubah pikirannya dan mengalah untuk mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden.

Masih menurut tulisan tadi, setelah naik menjadi Wapres, JK terus merancang strategi agar pemerintahan Jokowi tidak bertahan lama. Karena JK bukanlah militer dan era kudeta militer sudah berlalu, maka disusunlah strategi untuk melakukan delegitimasi di sektor ekonomi.

Bila ekonomi (daya beli) rakyat terus memburuk, sementara secara fiskal dan moneter juga kedodoran, maka krisis ekonomi sudah di depan mata, yang dapat berkembang menjadi krisis politik yang berujung pada pemakzulan Jokowi di akhir tahun ke-2 nya.

Inilah alasannya sejak awal JK meminta jatah menko perekonomian, dipilihlah Sofyan Djalil yang tidak kompeten dalam hal makroekonomi. Jokowi menggugat kualitas Sofyan Djalil setelah 1 tahun pemerintahan, meminta dilakukan reshuffle. JK kemudian menyodorkan Darmin Nasution, birokrat yang sedikit mengerti makroekonomi namun tidak memiliki kepemimpinan, lamban, dan tidak mampu melakukan terobosan sebagai ganti Sofyan Djalil.

Di bawah Darmin situasi ekonomi bahkan menjadi lebih buruk. Beberapa indikator seperti peringkat surat utang dari lembaga rating tidak membaik sejak masa Sofyan Djalil hingga Darmin Nasution, tetap BB+.

Pertumbuhan ekonomi malah lebih buruk di era Darmin (turun hingga 4,9%), karena di era Sofyan Djalil masih di kisaran 5%. Di sisi fiskal, karena tidak tercapainya penerimaan pajak dan defisit yang membengkak, per APBN Perubahan 2016 saja sudah terjadi pemotongan anggaran sebesar Rp 70 triliun, yang menyebabkan beberapa proyek infrastruktur andalan Jokowi harus mangkrak.

Sementara ekspektasi terhadap tax amnesty dan repatriasi modal terlalu berlebihan (tidak rasional), walaupun ini adalah kesalahan perhitungan Menkeu Bambang Brodjonegoro, tapi Darmin sebagai atasannya tetap harus mengambil tanggung jawab.

Atas kesalahan ini, pada semester ke-II 2016 dimungkinkan kembali terjadi pemotongan anggaran hingga Rp 100 triliun. Yang paling mengkhawatirkan di era Darmin adalah pertumbuhan kredit, yang sejak Januari hingga Mei 2016 pertumbuhannya hanya 0,3% (padahal dalam situasi ekonomi yang normal, pertumbuhan kredit berada di kisaran 6-7%, dan dalam situasi yang baik bahkan dapat mencapai 10-14%).

Artinya, bila kredit hampir tidak bertumbuh, adalah masyarakat sudah tidak punya daya beli. Sementara pertumbuhan deposito hanya di kisaran 2%, padahal dalam situasi ekonomi yang normal dapat berada di kisaran 7-10%. Artinya masyarakat juga tidak memiliki kelebihan uang yang dapat ditabung. 

Bila koreksi fiskal berkombinasi dengan kontraksi moneter, pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-II dapat turun ke 4,7%, dan kuartal ke –III bahkan dapat jatuh hingga 4,5%. Bila ini yang terjadi, bukan tidak mungkin di penghujung tahun kita berhadapan dengan resesi ekonomi.

Presiden Jokowi, dikatakan, mungkin sudah sadar dengan strategi sabotase ekonomi berujung pemakzulan yang sedang dilancarkan JK. Kita harus berterima kasih untuk insting politik Jokowi yang terkenal tajam.

Maka, kembali pada tema Selasa kemarin yang aneh, ternyata sekarang menjadi tidak aneh lagi bila Presiden menghindar saat diminta Darmin meresmikan satgas paket kebijakan di lapangan banteng, dan malah menyerahkannya ke JK. Presiden seolah ingin tunjukkan juga kepada publik siapa yang sebenarnya bertanggung jawab di belakang kegagalan Darmin.

Berseberangan dengan pendapat dan spekulasi tadi, ada banyak publik berpendapat Jokowi justru cuci tangan dan hendak melemparkan tanggungjawab atas kegagalannya menepati janji-janjinya sebagai peimimpin bangsa. Analisis kudeta merangkak yang disodorkan melalui tulisan di atas kepada JK hanyalah sebuah lelucon konyol yang digunakan sebagai excuse atau permakluman atas kegagalan Jokowi menepati janji-janjinya sebagai Presiden Indonesia, pemimpin dari lebih 250 juta rakyat Indonesia..

Jadi, alangkah baiknya, alih-alih membuat kegaduhan dengan melakukan spin politik dan menuding JK melakukan kudeta merangkak, Jokowi dibantu oleh pendukung dan pembantu-pembantunya segera melakukan langkah nyata untuk membenahi ekonomi Indonesia dan menjadi pemimpin bangsa yang sesungguhnya.

Ratih Arga, seorang eksekutif di sebuah perusahaan head hunter menegaskan,sebagai Presiden, Jokowi tak bisa menyalahkan menteri-menterinya atas kegagalan pelaksanaan kebijakan mereka.

"Ya gak bisa dong menyalahkan menteri.. Sebagai Presiden, Pak Jokowi harus bertanggungjawab. Saya gak mau bandingkan dengan Pak SBY ya.. Tapi Pak SBY sangat tahu apa yang dilakukan menteri-menterinya dan tidak pernah sembunyi di balik tuduhan kudeta lah.. apalah..," tegas Ratih hari ini, Kamis, 30 Juni 2016, di Kemang, Jakarta.

Ratih menegaskan, kalau pembantunya bermasalah dan dinilai gagal melaksanakan tugas, Presiden bisa memberhentikan dan melakukan reshuffle. Tapi, tandasnya, Presiden tidak bisa serta merta lepas dari tanggungjawab.

"Menteri salah, bisa direshuffle. Tapi Presiden harus tetap tanggung jawab atas kekacauan yang ditimbulkan oleh menteri tersebut," pungkas Ratih.[portalpiyungan]

Peta Uni Eropa Tanpa Inggris Seperti Orang Sujud, Pertanda Terwujudnya Nubuwah Nabi?

 Peta Uni Eropa Tanpa Inggris Seperti Orang Sujud, Pertanda Terwujudnya Nubuwah Nabi?

Oleh: Dr. Andi Irawan

Uni Eropa (UE) itu kalau pake bahasa harokah adalah representasi khilafah modern hari ini.

Mereka sudah terintegrasi secara ekonomi dengan tingkat integrasi yang paling tinggi (punya mata uang bersama, punya kebijakan moneter bersama, dll). Tinggal 1 tahap integrasi lagi jika punya kebijakan politik dan dipimpin oleh entitas yang diakui bersama secara politik dan hankam.. sesungguhnya inilah bentuk kekhalifahan modern.

Membentuk peradaban yang sangat advance seperti itu butuh waktu yang lama paling tidak minimal 1 abad.

Untuk bentuk struktur peradaban seperti Uni Eropa butuh stabilitas sosial ekonomi politik hankam. Inilah pnjelasan bahwa kekhalifan sangat sulit dihadirkan di timur tengah khususnya dan kawasan Islam lainnya. Karena syarat ini (stabilitas ekosospolhankam) mungkin by design sengaja dihilangkan dengan menghadirkan negara Israel dan beragam agenda konflik sejak PD II sampai hari ini di negeri-negeri yang mayoritas kaum muslimin.

Di sisi lain perilaku struktural sistem ekonomi sospolnya relatif negara-negara eropa hari ini yang paling mendekati dengan parameter peradaban Islam.. menghargai ilmu dan science, transparansi, akuntabel, produktif dan inovatif.

Teringat dengan nubuwah Rasulullah dalam perang Khandaq bahwa Konstatinopel (Turki hari ini) dan Romawi akan ditundukkan oleh kaum muslimin.

Nubuwah tentang penaklukan Konstatinopel telah terjadi melalui Muhammad Alfatih 7 abad silam.

Tinggal penaklukan Rumawi. Hari ini Vatikan berada dalam kekuasaan Rumawi. Artinya ketika vatikan sudah dikuasai Islam maka itu indentik dengan realita nubuwah Rasul tentang penaklukan Eropa (Rumawi).

Menaklukkan Eropa tidak perlu dengan kekuatan senjata.. karena tidak ada barrier struktural kekuasaan yang menjadi penghambat masuknya dakwah Islam ke Eropa hari ini.

Peradaban Eropa hari ini dan uni Eropa sudah compatible dengan peradaban Islam, tinggal mensyahadatkan mereka maka lengkaplah menjadi peradaban bahkan khilafah Islam.

Maka ilustrasi tentang kekuatan Uni Eropa tanpa Inggris yang indentik dengan gambar seorang yang sujud mudah-mudahan bertanda baik bagi dakwah Islam di benua biru. Wallahu'alam.

(Baca juga: [CATATAN] UNI EROPA, Keluarnya Inggris dan Masuknya Turki)

___
*Nubuwwat Rasulullah tentang penaklukan Konstantinopel (sudah terwujud) dan Romawi (belum terwujud):


عن أبي قبيل قال : كنا عند عبدالله بن عمرو بن العاص وسئل : أي المدينتين تفتح أولا القسطنطينية أو رومية ؟ فدعا عبدالله بصندوق له حلق قال : فأخرج منه كتابا قال : فقال عبدالله : بينما نحن حول رسول الله صلى الله عليه و سلم نكتب إذ سئل رسول الله صلى الله عليه و سلم : أي المدينتين تفتح أولا : أقسطنطينية أو رومية ؟ فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم : مدينة هرقل تفتح أولا . يعني : قسطنطينية

Dari Abu Qubail berkata: Ketika kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu; Konstantinopel atau Rumiyah? Abdullah meminta kotak dengan lingkaran-lingkaran miliknya. Kemudian dia mengeluarkan kitab. Abdullah berkata: Ketika kita sedang menulis di sekitar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau ditanya: Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah? Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel. (HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)

Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim. Adz-Dzahabi sepakat dengan al-Hakim. Sementara Abdul Ghani al-Maqdisi berkata: Hadits ini hasan sanadnya. Al-Albani sependapat dengan al-Hakim dan adz-Dzahabi bahwa hadits ini shahih. (Lihat al-Silsilah al-Shahihah 1/3, MS)[portalpiyungan]

Kalau Pendeta Pedofil yang Salah Bukan Kristen, Tapi Kalo Pemalsu Vaksin yang Salah Islam

 Kalau Pendeta Pedofil yang Salah Bukan Kristen, Tapi Kalo Pemalsu Vaksin yang Salah Islam

Publik tanah air digegerkan dengan ditangkapnya jaringan pembuat vaksin palsu yang dikabarkan sudah beroperasi sejak 2003.

Diantara yang telah ditangkap polisi adalah pasangan suami istri Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, pada hari Selasa (21/6). Pasangan ini ditangkap tim Bareskrim Polri karena terlibat dalam pembuatan vaksin palsu untuk bayi. Hidayat dan Rita menetap di perumahan mewah di Jl Kumala 2, Perumahan Kemang Pratama Regency, Bekasi Timur.

Publik mengapresiasi keberhasilan pihak polisi menangkap dan membongkar sindikat pembuat vaksi palsu.

Namun, ada saja sementara pihak dan media yang mengaitkan jaringan pembuat vaksi palsu ini dengan "tampilan" dan "agama" si pelaku. Dimana pelaku adalah berjilbab.

Beberapa pihak dan media men-spin kasus vaksin palsu ini untuk menyudutkan "jilbab" dan "Islam".

Diantaranya:

- Liputan6.com memposting berita dengan judul "Sosok Religius dan Santun di Balik Vaksin Palsu"
http://news.liputan6.com/read/2539960/top-3-sosok-religius-dan-santun-di-balik-vaksin-palsu

- Merdeka.com memuat dengan judul "Pasutri pembuat vaksin palsu dikenal rajin salat"

 href="http://www.merdeka.com/peristiwa/pasutri-pembuat-vaksin-palsu-dikenal-rajin-salat.html" target="_blank">http://www.merdeka.com/peristiwa/pasutri-pembuat-vaksin-palsu-dikenal-rajin-salat.html

Penyudutan atas kasus vaksin palsu dengan dikaitkan pada sisi agama ini mendapat kritik dari berbagai pihak.

"Yg terjadi kejahatan atas vaksin palsu.. tapi dikaitkan dgn jilbab dan nilai relijius bla...bla.. adalah spin ampuh dari para Islamic Haters," komen @rendranila.

"Tampak agamis tapi bikin vaksin palsu. Pada kalimat ini, tampak agamis itu relevansinya apa ya? Saya bertanya, jelang subuh," ujar @wilsonsitorus.

"Betul. Saya lihat Angin bully utk tersangka pembuat vaksin palsu bergeser menjadi isu jilbab yg dikenakan. Bukan pada kejahatannya," komen @dimasprakbar.

"Waktu yang berulah non Muslim, nobody bats an eye.
Tapi giliran Muslim yg kena, everybody loses their mind," komen netizen @capi_zul320.

Bahkan advokat senior Mahendradatta ‏ sangat menyayangkan pemelintiran berita seperti itu.

"Expose berita kasus penggrebekan vaksin palsu, diplintir & dilebay2 kan ttg kaitan agama Tsk nya. Sy tdk suka," ujarnya melalui akun twitternya @mahendradatta.

Kenapa kalau ada tindak kejahatan dan pelakunya kebetulan beragama Islam atau berpakaian Islam mesti dikatikan dengan agamanya? TAPI kejahatan yang dilakukan non-Islam TIDAK dikaitkan dengan agama pelaku?

Banyak contohnya:
- Kasus pedofil di kalangan pendeta, tidak dikaitkan dengan kristen
- Kasus teroris yang pelakunya non-Islam, tidak dikatikan dengan agama pelaku. Misal pengebom Mall Alam Sutra. Tidak juga dikaitkan dia ibadahnya di gereja mana, dll.
- Kasus korupsi yang pelakunya non-Islam, tidak dikatikan dengan agamanya.
[ portalpiyungan]

Belum Selesai SUMBER WARAS, Ehh DKI Punya Masalah Lagi Pembelian Tanah Rp 648 MILIAR

 Belum Selesai SUMBER WARAS, Ehh DKI Punya Masalah Lagi Pembelian Tanah Rp 648 MILIAR

Belum selesai penuntasan kasus Sumber Waras yang merugikan negara sebesar Rp 191 Miliar sesuai temuan audit BPK.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kembali menemukan indikasi dugaan korupsi pembelian lahan dalam penggunaan anggaran APBD DKI 2015. Bila sebelumnya ada perbedaan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di Sumber Waras, kali ini pembelian lahan dilakukan di atas tanah milik DKI sendiri senilai Rp 648 Miliar, harganya pun kemahalan Rp 362,8 Miliar dibanding NJOP.

Staf ahli penanggung jawab pemeriksaan BPK Nyoman Wara mengatakan, sesuai laporan Hasil pemeriksaan (LHP) Keuangan Daerah DKI 2015, BPK akan melakukan pemeriksaan Investigatif atas Belanja Modal Pengadaan Lahan Untuk Pembangunan Rumah Susun Cengkareng Barat itu.

Pemerintah DKI Jakarta memang gencar membeli lahan untuk mencapai target yang diusung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yakni membangun 17 ribu unit rumah susun sewa sederhana pada Oktober 2017.

Tanah yang dibeli seharga Rp 648 Miliar ini lokasinya di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, seluas 4,6 hektare.

Pembelian itu bermasalah tak hanya setelah transaksi dilakukan pada November 2015—tanah itu ternyata milik Dinas Kelautan sejak 1967. Penduduk setempat juga memprotes sejak awal sampai-sampai Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI Jakarta, sebagai pembeli, mengundang mereka pada 1 Oktober 2015.

Rasidin Nur, tokoh masyarakat yang dianggap tahu seluk-beluk tanah di Cengkareng, diundang dalam pertemuan itu. Ia diminta menjelaskan sejarah tanah di sana. Rasidin kemudian meminta pemerintah DKI Jakarta tak melanjutkan rencana pembelian lahan di Jalan Lingkar Luar tersebut. Namun pemprov DKI tetap membeli tanah itu.

“Itu sudah milik pemerintah, dan sebagian kecil lainnya dimiliki orang lain,” kata Rasidin Nur, Sabtu, 25 Juni 2016, dikutip Tempo.

Menurut Rasidin, dari 4,6 hektare lahan, sepengetahuannya pemerintah sejak dulu memiliki 3,6 hektare. Adapun 1 hektare sisanya dimiliki penduduk di sana, Farini Yapon.[portalpiyungan]

MENDAGRI BATALKAN 36 QANUN ACEH, REZIM JOKOWI TERAPKAN KEMBALI SISTEM SENTRALISTIK, EKS KOMBATAN GAM MULAI KEMBALI KE HUTAN.

GAM

Rupanya Mendagri mulai merealisasikan rencana kejinya terkait pencabutan Perda yang dianggapnya bermasalah. Beberapa diantaranya mencabut Qanun (Perda) Aceh.

Kabar yang beredar luas menyebutkan bahwa Qanun Aceh yang dibatalkan adalah Qanun tentang perpajakan.

Seperti yang diketahui bersama, bahwa menurut UU Otsus mengamanahkan kepada masing-masing daerah untuk menetapkan pajak sesuai kebutuhan daerah masing-masing dan mengalokasikan pendapatan daerah sesuai dengan aspirasi masyarakat di daerah yang bersangkutan.

Namun ternyata Rezim Jokowi tidak puas dengan sistem otonomi daerah dan menginginkan agar sistem perpajakan daerah mengacu kepada instruksi dari pemerintah pusat.

Hal ini bertentang dengan MOU yang ditandatangani oleh Pemerintah RI dengan delegasi GAM pada tahun 2015 silam, dimana dalam UU Otsus Aceh disebutkan bahwa Daerah Istimewa Aceh / Nangroe Aceh Darussalam diberikan hak otonomi khusus yang istimewa dibandingkan daerah lainnya.

NAD diberikan hak seluas-luasnya untuk mengurus 'rumah tangganya' dalam koridor NKRI. Oleh sebab itu diterbitkan UU Otsus Aceh yang disahkan DPR-RI dan Pemerintah RI.

Pencabutan Qanun Aceh oleh Mendagri Cahyo Kumolo adalah pelanggaran serius terhadap MOU perdamaian Aceh sekaligus penistaan terhadap UU Otsus Aceh. Seperti yang diamanatkan dalam UU bahwa Perda/Qanun Aceh hanya bisa dicabut setelah melewati mekanisme gugatan di Mahkamah Agung. Jika MA mengabulkan gugatan, barulah Qanun Aceh dapat direvisi, itu artinya revisi dilakukan pula terhadap UU Otsus.

Menyikapi kebijakan rezim Jokowi ini, para tokoh eks kombatan GAM menganggap ini sebagai tindakan pengkhianatan terhadap MOU perdamaian Aceh. Tentunya ini akan berimplikasi terhadap pembatalan kesepakatan damai serta membuka kembali celah bagi rakyat Aceh untuk melancarkan gerilya bersenjata guna melawan kebijakan rezim Jokowi.

Tokoh eks kombatan GAM bersikap tegas, bahwa mereka akan tidak hanya akan melancarkan gerilya, tapi juga akan membawa masalah ini ke forum internasional, sebab Aceh sampai saat ini masih memiliki perwakilan resmi di PBB, dan masalah Aceh bukan sekedar masalah internal NKRI, namun juga masalah yang disoroti oleh dunia internasional.

Dalam wawancara khususnya, tokoh GAM ini juga memberi sinyal bahwa perlawanan telah disetujui oleh DPRA, yang saat ini dikuasai oleh mantan kombatan GAM.

Namun eks kombatan GAM ini menyatakan masih menunggu surat resmi dari Mendagri berupa Kepmen. Jika Kepmen tersebut sudah diterbitkan, maka pihaknya akan mendalaminya terlebih dahulu kemudian baru akan mengutarakan pemdapat.

Namun sikap 'wait and see' ini tetap diiringi dengan penyusupan kembali para eks kombatan GAM ke hutan-hutan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk yang dapat muncul dengan seketika.

Menurutnya, perjuangan GAM selama ini berorientasi kepada masalah otonomi khusus atau kemerdekaan, apabila rezim Jokowi ingin mengembalikan mekanisme kepada sistem sentralistik, maka itu artinya sama saja mengembalikan situasi Aceh ke era konflik bersenjata.

Tokoh GAM ini juga mengingatkan kepada Mendagri bahwa histori dari perjanjian damai Aceh, dimana MOU tersebut terbit pasca tragedi tsunami Aceh, dimana Bangsa Aceh saat itu sangat menghargai simpati rakyat Indonesia kepada rakyat Aceh. Namun di sisi lain, pemerintah Indonesia juga harus menyadari bahwa saat itu bukan cuma pemerintah RI yang memberikan bantuan, namun juga banyak negara lain termasuk PBB yang menggelontorkan bantuan kepada Bangsa Aceh. Jadi jangan mentang-mentang pernah membantu rakyat Aceh kemudian pemerintah RI kembali bersikap semena-mena terhadap rakyat Aceh. Terlebih lagi bila menengok sejarah bantuan rakyat Aceh di awal era kemerdekaan, dimana saat itu pemerintah RI dalam kondisi bangkrut akibat blokade Belanda. Ketika itu rakyat Aceh mengumpulkan emas dan harta kekayaan lainnya untuk mengisi kas pemerintah Indonesia. Tak hanya itu, guna menembus blokade Belanda, rakyat Aceh menyediakan pesawat Seulawah yang kemudian diberi nomor registrasi RI-001 dan RI-002.

Belum lagi darah dan nyawa rakyat Aceh yang tumpah dalam perang mempertahankan kemerdekaan dan revolusi Indonesia.

Belum lagi hutang nyawa pemerintah RI terhadap jiwa-jiwa dan kehormatan rakyat Aceh yang dirampas oleh Pa'i (tentara RI) di masa DOM, tentunya semakin menambah panjang daftar hutang RI terhadap Bangsa Aceh.

MOU bukanlah isyarat menyerah, namun lebih ke arah khusnudzon terhadap niat baik pemerintahan SBY yang ingin merealisasikan janji pemerintah RI di era Soekarno yang menjanjikan otonomi seluas-luasnya bagi Bangsa Aceh.

Dan pemerintahan Jokowi seharusnya berkaca diri seraya mengingat bagaimana air mata Soekarno mengalir deras saat memohon kepada Teungku Daud Bereuh agar menghentikan upaya Aceh untuk memerdekakan diri.

Sejarah mencatatat bahwa Bangsa Aceh bukan bangsa pecundang yang takut mati, perlawanan terpanjang telah dirasakan oleh VOC, dan pemerintah RI pun merasakan begitu gigihnya perjuangan Rakyat Aceh dalam bergerilya melawan rezim RI. Perlawanan di daerah lain dapat ditumpas dalam waktu singkat oleh ABRI, namun tidak dengan perlawanan Bangsa Aceh. Butuh waktu 60 tahun bagi pemerintah RI untuk mengakhiri perlawanan Bangsa Aceh.

Bagi Bangsa Aceh, syari'at Islam adalah harga mati untuk mencapai perdamaian. Tanpa syari'at Islam dan otonomi seluas-luasnya, maka itu artinya perang.

Jadi tak ada lagi alasan bagi pemerintah RI untuk mengintervensi kedaulatan Nanggroe Aceh Darussalam untuk mengatur rumah tangganya sendiri.


Sumber : Akun DPPMK

Astaghfirullah. ...Baju yang habis dimakan rayap lebih mahal dari yang syar'i

Baju yang habis dimakan rayap lebih mahal dari yang syar'i

Baju yang habis dimakan rayap lebih mahal dari yg syar'i 

Bahkan klo dulu tinggal buat lap pel sekarang bertengger Dimall terbesar ... Astaghfirullah. ...


Dulu Para Wanita Ashor rela merobek selambu untuk menutup dirinya 


Akhir Zaman rela merogoh kocek demi terlihat gembel untuk memperlihatkan tubuhnya ...

Ada apa dengan dunia ini. ... sudahkah mati gaya hingga yg tak pantas pakai sekalipun dibilang modis


Fb

Unik! Tips Menabung ala Ippho Santosa "The Power of 20.000"

Unik! Tips Menabung ala Ippho Santosa "The Power of 20.000"

Sobat tentu tau dengan Ippho Santosa ya? Beliau adalah seorang motivator terkenal, penulis buku mega best seller "7 Keajaiban Rezeki". Nah sobat, ada tips menabung ala mas Ippho yang unik lho. Mau tau? Tips ini sudah lama beliau paparkan tentang bagaimana cara menabung yang unik, pastinya pakai cara otak kanan. Nih tipsnya dari kultwit Mas Ippho di @Hanya20Ribu "The Power of 20.000"  silahkan dibaca dan dipraktekkan baik-baik ya!

1. The Power of 20 ribu itu jembatan untuk memprogram ulang pikiran kamu. #ThePowerof20ribu#

2. Teknik ini sangat sederhana, kamu tinggal siapkan celengan yang tidak mudah di buka, usahakan yang transfaran. #ThePowerof20ribu#

3. Kenapa yang gak mudah di buka? Biar kamu tidak tergoda untuk mengambil uang yang udah jadi hak celengan. #ThePowerof20ribu#

4. Kenapa transfaran? Biar kamu merasakan hasrat semangat melihat tumpukan uang yang masuk kecelengan kamu. #ThePowerof20ribu#

5. Mulai hari ini setiap kali kamu ketemu/menerima uang 20 ribu WAJIB kamu masukan ke celengan kamu. #ThePowerof20ribu#

6. Misal kamu belanja dengan uang 100 ribu terus kembaliannya 4 lembar 20 ribu maka semuanya WAJIB masuk celengan. #ThePowerof20ribu#

7. Pokonya setiap ketemu uang 20 ribu, WAJIB masuk celengan. #ThePowerof20ribu#

8. Kapanpun, dimanapun ketemu uang 20 ribu itu HAK nya celengan kamu. #ThePowerof20ribu#

9. Teknik ini tidak akan bermanfaat sampai kamu ACTION SEKARANG!. #ThePowerof20ribu#

10. Terus nanti uangnya buat apa? kamu investasikan sampai hasilnya bisa biayain hidup kamu tanpa harus kerja!. #ThePowerof20ribu#

11. Jika sehari 5 lembar, dalam 3 tahun uang kamu ada sekitar 108.000.000, pake modal bisnis yang untungnya 10% saja, tiap bulan 10.800.000!!. #ThePowerof20ribu#

12. Jika sehari 5 lembar dalam 3 tahun uang kamu ada sekitar 108.000.000, belikan rumah bikin kos-kosan, 3 kamar x 500 ribu =1,5jt/bulan. #ThePowerof20ribu#

13. Jika sehari 5 lembar dalam 3 tahun uang kamu ada sekitar 108.000.000, investasikan di bisnis orang lain dengan return 2% saja dapet 2.160.000/bl. #ThePowerof20ribu#

14. Jika sudah nabung minimal 5 lembar di celengan kamu, maka kamu punya hak untuk follow twitter @Hanya20Ribu bergabung dengan pejuang lain. #ThePowerof20ribu#

15. Kedepan pejuang-pejunag yang tergabung di @Hanya20Ribu ini akan jadi jaringan bisnis kamu. #ThePowerof20rb#

16. Kenapa mesti 20 ribu? Udah gak usah banyak tanya, lakuin aja tar juga tau sendiri jawabannya. #ThePowerof20rb#

Menarik ya.... !! Ide yang cukup menarik, menabung uang 20.000 rupiah alias si hijau. Sudah banyak yang berhasil lho praktekan tips unik ini. Yang paling penting itu, kata mas Ippho kalau pengen bermanfaat, langsung ACTION!!! Ohya, tapi jangan lupa juga yang di masukkan ke celengan uang kamu sendiri ya! [ngopo.com]

Pijat Refleksi Ambeien

Ambeien / ambeyen / ambein merupakan penyakit yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Ambeien dapat menyerang siapan saja, dan penyakit ini muncul karena kebiasaan tertentu.
Berikut ini merupakan gambar panduan pijat refleksi untuk mengatasi keluhan ambeien yang diderita;
Klik gambar untuk memperoleh gambar yang lebih jelas!! 

Pijat Refleksi Ambeien

Keterangan:
- nomor pada gambar merupakan urutan yang pijat
- gambar berwarna merah merupakan daerah titik syaraf yang dipijat
- pijat refleksi ini bisa dilakukan sendiri namun ada baiknya dengan tuntunan dari yang berkompeten


Sekilas cara pijat, titik pijat, dan proses penyembuhan
Pijat Refleksi - merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan yang sudah dipercaya di berbagai negara. Bisa kita lihat banyak orang tua kita atau orang jaman dulu bisa terjaga kesehatannya meskipun dalam serba tidak mencukupi. Di negara Asia Timur seperti Jepang, China, atau Korea Selatan. banyak orang tua yang berumur 80 tahun namun masih terlihat sehat karena paham manfaat seni pijat. Saat ini, bisnis jasa ini banyak tumbuh di daerah perkotaan sebagai metode pengobatan alternatif. Biasanya pasien berusaha untuk menyembuhkan penyakit ringan, menyegarkan badan yang pegal, dan juga sebagai relaksasi di klinik pijat terdekat.

Cara Pijat - Ada dua macam cara yaitu memijat daerah refleks memakai jari tangan atau menggunakan alat bantu untuk menekan titik-titik refleksi. Pemijat terlatih/profesional hanya menggunakan jari tangan saja. Karena jemari pemijat sudah terbiasa untuk menekan dan menemukan titik refleks yang ada di tubuh. Sedangkan untuk pemijat pemula biasanya menggunakan alat bantu, baik berupa kayu ataupun plastik, untuk menjaga tekanan dan efektifitas pada titik refleks.

Titik Pijat - Titik refleks terletak pada bagian kaki, tangan, dan juga wajah. Letaknya bisa berbeda-beda tergantung pada keluhan yang diderita. Semua titik refleks merupakan tempat-tempat yang diyakini sebagai titik syaraf yang berhubungan dengan tempat sakit/keluhan pasien dan tidak sembarangan. Para pemijat pemula atau bagi yang tidak hafal sebaiknya melihat gambar tutorial dari gambar internet atau media lain.

Efektifitas Penyembuhan - Pijat refleksi bekerja secara sinergis dengan tubuh. Tekanan pada syaraf membuat respon tubuh kita membaik, dan menghilangkan kekakuan pada tubuh. Efek positif pada sistem koordinasi tubuh, membuat tubuh lebih mempercepat proses penyembuhkan diri, sehingga penyakit yang dikeluhkan hilang tanpa menimbulkan efek samping.

Tentang Pijat Refleksi Kaki, Refleksi Tangan, Dan Titik Pijat Refleksi

Banyak terdapat di tangan dan kaki, namun tidak semua berada dikedua tempat itu. Bisa saja terletak pada daerah wajah. Mengapa demikian? Titik refleksi sebenarnya tempat yang dipercayai sebagai ujung syaraf sensorik yang terhubung dengan daerah sakit/keluhan. Misalnya seorang yang ambien dipijat di daerah kaki, karena pemijat meyakini bahwa sebenarnya di daerah kaki terdapat titik tempat syaraf yang mempengaruhi daerah keluhan ambien. Titik refleksi adalah tetap dan bisa dilakukan pemetaan, namun sejumlah pakar pijat refleksi bisa berbeda pandangan sesuai dengan resep rahasia turun-temurun mereka.

Tidak ubahnya sebagaimana umumnya, pijat refleksi kaki merupakan bagian dari ilmu yang berfokus pada pemijatan disekitar wilayah kaki saja. Pijat refleksi kaki lebih mengoptimalkan frekuensi pijatan di kaki karena menganggap bahwa titik refleksi di kaki lebih memiliki efek daripada titik refleksi di tempat lain. Beberapa ahli pijat menggunakan berbagai variasi pemijatan kaki karena dianggap lebih aman dan membuat pelanggan pijat lebih rileks.

Salah satu seni pijat refleksi yang memfokuskan diri untuk mengatasi berbagai penyakit lewat titik refleks yang berada di tangan. Beberapa penyakit yang tidak dapat diselesaikan dengan titik refleks kaki harus ditangani dengan titik refleks tangan. Sebenarnya baik tangan dan kaki memiliki titik refleksi yang saling bersinergi dan saling menguatkan. Jadi langkah baiknya jika kita melakukan pijat komplit (kaki dan tangan).

Paradoksal Pijat Refleksi Plus
Salah satu fenomena perusak kredibilitas seni pijat refleksi adalah pijat plus plus, atau dengan istilah lain prostitusi terselubung. Jasa yang sebenarnya mengusahakan kesehatan para pelanggan menjadi rusak karena diikuti sejumlah orang amoral (tidak bermoral) yang mengatasnamakan Pijat Refleksi untuk menutupi bisnis asusila mereka. Jika mengingikan kesehatan lebih baik menghindari tempat plus- plus ini, jauh lebih baik jika menjadi pemijat mandiri dengan belajar dari tutorial pijat di internet.[indomangga.web.id]

Enaknya BPK atau KPK yang Dibubarkan?

 Enaknya BPK atau KPK yang Dibubarkan?

Kasus Sumber Waras makin tidak jelas setelah KPK menyatakan tidak ditemukan unsur korupsi atau Perbuatan Melawan Hukum. Sementara BPK yang telah melakukan audit investigasi bersikukuh auditnya sudah final: ADA KERUGIAN NEGARA 191 MILIAR!

Inilah era jungkir balik, dimana dua lembaga negara yang seharusnya bekerja sama saling menguatkan, tapi hanya karena seorang AHOK bisa terjadi perbedaan seperti ini YANG SEBELUMNYA TIDAK PERNAH TERJADI. SEBELUMNYA KPK SELALU MENJADIKAN AUDIT BPK SEBAGAI ACUAN DALAM PENGUNGKAPAN KASUS, seperti kasus Suryadharma Ali, Anas Urbaningrum, Gubernur Banten Atut Chosiyah.

Dalam Kasus Gubernur Banten, Hasil pemeriksaan BPK atas dana hibah, bantuan sosial, dan belanja di Dinas Bina Marga, Tata Ruang, serta Kesehatan Provinsi Banten tahun anggaran 2012 ada temuan kerugian negara sebesar Rp 40 miliar. (Baca: BPK Telisik Penyimpangan APBD Ratu Atut)
Nah, dalam Kasus Gubernur DKI Ahok, hasil audit BPK menyatakan KERUGIAN NEGARA sebesar Rp 191 Miliar.

Namun KPK menyatakan TIDAK ADA NIAT JAHAT, TIDAK ADA PERBUATAN MELAWAN HUKUM.... artinya hasil audit BPK ngaco! seperti kata Ahok...

Maka mana yang perlu dibubarkan: BPK yang ngaco atau KPK yang tak waras?

Musisi Ahmad Dhani membuat polling mana lembaga yang dipercaya publik, BPK atau KPK, sehingga mana yang enaknya dibubarkan.

"Enaknya BPK apa KPK yg di bubarkan???" demikian pertanyaan polling melalui akun twitternya ‏@AHMADDHANIPRAST.

BPK VS KPK

POLLING yang dilakukan 20 Juni dan diikuti 3.559 netizen ini menghasilkan: mayoritas netizen (61%) memilih KPK yang perlu dibubarkan.

SETUJU?[portalpiyungan]

Tak Ingin Masuk Bui, Ahok Khianati dan Seret Jokowi

 Tak Ingin Masuk Bui, Ahok Khianati dan Seret Jokowi

Ketika Ahok meninggalkan Gerindra dan mengkhianati Prabowo Subianto, ada banyak orang bertepuk tangan dan mendukung langkahnya. Termasuk para taipan yang disebut 9 naga. Langkah mereka mencengkeram Jakarta sebagai ibukota Indonesia semakin menjadi nyata.

Pagi ini, Ahok memaparkan fakta bahwa Jokowi tak mungkin menjadi Presiden bila tak didukung para pengembang (baca: pemodal).

Pernyataan dan pemaparan Ahok ini bisa dikategorikan sebagai sebuah tusukan tepat ke jantung Jokowi. Apalagi semalam dalam acara Indoesian Lawyer's Club, Prof. Romli mengatakan bahwa Jokowi terlibat dalam skandal pembelian lahan RS Sumber Waras. Lengkap sudah tikaman yang diterima Jokowi.

Pernyataan Ahok mengenai Jokowi, bisa diumpamakan sebagai seseorag yang sedang berusaha mati-matian menyelamatkan diri.

 "Ibarat pepatah, orang yang mau masuk jurang, ujung pedang pun digapai untuk menyelematkan diri. Nah Ahok ini, untuk memegang ujung pedang itu pun sudah dipersiapkan," kata Direktur Eksekutif  Segitiga Institute, Muhammad Sukron, seperti dirilis kantor berita RMOL pagi ini, Rabu, 22 Juni 2016.

Pernyataan Sukron terkait dengan pernyataan Ahok bahwa Joko Widodo tidak akan bisa menjadi Presiden jika tidak ada peran pengembang dalam proyek reklamasi. Kata Ahok, Jokowi tidak bisa jadi Presiden kalau hanya mengandalkan APBD.

"Saya ngomong jujur kok. Jadi selama ini kalau bapak ibu lihat yang terbangun sekarang, rumah susun, jalan inpeksi, waduk semua, itu semua full pengembang, kaget gak," kata Ahok, yang terekam dalam video yang diunggah di Youtube oleh yang mengatasnamakan Humas Pemprov DKI, terkait rapat dengan Jakarta Propertindo (Jak Pro) pada 26 Mei 2015 di Balaikota DKI Jakarta.

Kata Ahok, Agung Poromoro merupakan pengembang yang paling kooperatif dalam membantu Pemprov DKI. Agung Podomoro berperan dalam banyak proyek infrastuktur di era Jokowi, seperti revitalisasi Waduk Pluit, pembangunan delapan tower rumah susun, pembangunan taman dan jalan inspeksi.

Ahok menyebut bahwa Agung Podomoro sudah mengeluarkan dana sebesar Rp 2 Triliun untuk Pemprov DKI Jakarta guna mendapatkan izin reklamasi Teluk Jakarta. Dana itu berasal dari kewajiban tambahan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Pernyataan Ahok ini bisa dikategorikan sebagai bentuk pengkhianatan kepada Jokowi, orang yang memberinya hibah kursi Gubernur.

Menurut Sukron, terlihat jelas bahwa Ahok tak mau terseret sendirian. Hal lain yang kini sedang dilakukan Ahok, selain mengkhianati dan menikam Jokowi, adalah juga sedang semakin merendahkan PDI Perjuangan. Bagaimanapun, Jokowi adalah kader PDI Perjuangan.

"Setelah mau melemahkan partai politik dengan langkah indivudalistik Ahok atas nama independensi, yang jelas-jelas itu bertentangan dengan ajaran gotong royong dan Pancasila, kini Ahok semakin mau menyudutkan PDI Perjuangan. Itu yang saya baca," imbuh Sukron.

Pengkhianatan yang sebentar lagi akan segera kita buktikan bersama adalah pengkhianatan Ahok kepada Teman Ahok. Meskipun berdalih mati-matian tak ingin meninggalkan Teman Ahok, nyatanya Ahok membiarkan dana hasil korupsi masuk ke Teman Ahok. Betapa licik dan licinnya. Setelah bersusah payah mendukung Ahok, kini mereka ditinggalkan setelah KPK mengendus adanya aliran dana korupsi dan setelah Ahok mulai dilirik oleh parpol.

Pengkhianatan-pengkhianatan Ahok ini semakin menunjukkan wajah aslinya. selain pemarah, Basuki alias Ahok juga adalah sosok yang siap mengkhianat dan mempersiapkan serangan kepada siapapun yang akan mengganjal langkahnya.

Masihkah kita harus percaya pada pengkhianat yang berama Ahok ini?[portalpiyungan]

Melindungi Ahok, Istana Merusak BPK dan KPK Sekaligus

 Melindungi Ahok, Istana Merusak BPK dan KPK Sekaligus

Melindungi Ahok, Istana Merusak BPK dan KPK Sekaligus

Oleh: Muslim Arbi
(Koordinator GALAK/Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi)
Hampir dapat di pastikan perlindungan Istana terhadap Ahok, sangat sempurna. Sehingga kesalahan apa pun yang dilakukan Ahok sebagai Pejabat Negera pasti akan mendapat Perlindungan yang hampir sempurna.

Itulah setidaknya di pandang publik hari ini. Sehingga muncul pertanyaan di benak publik secara terus menerus, ada apa sebenarnya yang terjadi antara Istana dengan Ahok. Sehingga di mata Istana, Ahok adalah Anak manis, manja dan begitu di sayang oleh Istana.

Meski Ahok begitu nakal di mata publik, Istana akan tampil sempurna dengan segala kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki untuk melindungi dan bahkan terkesan pasang badan.

In The Eyes of Public, He is a Naughty Boy but he is so nice and a golden boy in Palace views.
Publikpun lalu menebak nebak, jangan-jangan, memang Ahok pegang rahasia penghuni Istana. Sehingga Istana dibuat tidak berkutik oleh Ahok. Akibatnya jika Ahok dijadikan tersangka atas kasus-kasus yang sudah terekspose ke publik seperti, Sumber Waras dan Reklamasi, maka, Ahok juga akan membongkar semua kejahatan Istana.

Kalau memang benar kejadian dan faktanya, maka Ahok telah menyandera Pemerintah, Negara, dan seluruh Rakyat Indonesia yg berjumlah lebih kurang 250 juga. Masa iya sih? Seorang Ahok sangat sakti mandra guna. Bahkan Ahok sesumbar, dia akan melawan Republik ini, kalau benar-benar dia di jadikan tersangka.

Jika mencermati saat Ahok dipanggil BPK beberapa saat lalu untuk kepentingan pemeriksaan atas audit BPK terhadap Pemprov DKI dan di beri predikat WDP, Ahok pun marah-marah dan menuduh BPK mencari kesalahan dirinya. Tapi setelah selesai keluar dari Pemeriksaan di BPK, Ahok pun mengakui kekurangan dan kelemahan administrasi Pemprov DKI di bawah kepemimpinannya.

Sekarang terjadi lagi. Konon Pemprov DKI akan mengembalikan kerugian keuangan Negara seperti sesuai audit BPK.

Dengan dua kejadian di atas, menggambarkan Ahok tidak sesakti dan sehebat seperti sesumbar dirinya.

Maka muncul pertanyaan, kenapa Istana seolah memberikan perlindungan parapurna terhadap Ahok? Sehingga lembaga Negara sekredible BPK dan KPK pun di buat tak berdaya saat mengusut dan mengaudit dugaan korupsi dan penyelewengan keuangan Negara yang di lakukan oleh Ahok.

Publik juga belum lupa, saat kasus Sumber Waras sedang di usut KPK, tiba-tiba pada suatu kesempatan, Luhut Binsar Panjaitan, sebagai Menko Polhukam, berteriak Ahok tidak salah? Dan pertemuan Ketua KPK, Agus Raharjo dengan Jokowi di Korea beberapa waktu lalu.

KPK juga belum tuntas mengusut Kasus Sumber Waras yang sedang disorot publik dengan hebat. Publik berasumsi bahwa pertemuan itu tidak pantas di lakukan dan bisa juga pertemuan itu untuk membebaskan Ahok dari segala tuduhan kasus yang di alamatkan kepada Ahok.

Meski ada bantahan bawa Istana tidak membela Ahok, tapi kenyataan di lapangan seolah Istana melindungi dan membela secara sempurna. Sehingga tak satu pun insitusi hukum bisa menjamahnya. Sangat aneh sekali.

Apa alasan dari asumsi di atas, KPK tidak berani menjadikan Ahok sebagai tersangka meski Audit Investigasi BPK sudah jelas adanya perbuatan korupsi dan kerugian keuangan Negara di Pemprov DKI dalam asus Sumber Waras. Pelakunya adalah Gubernur DKI yang bekerja sendiri dengan power dan kewenangan yang dimilikinya.

Di sinilah terlihat dengan kasat mata tanpa sengaja Istana sudah merusak kredibilitas dan reputsi KPK dan BPK sekaligus.

Tentu, Publik bertanya, apa maksud tersembunyi dari tindakan Istana. Atau ada agenda apa yang sedang diperankan oleh Istana atas Ahok ke depan sehingga mati-matian melakukan perlindungan dan pembelaan? Hanya Istanalah yang tahu atas semua jawabnya. Wallahu'alam.*

*Sumber: TS

Ketua BPK: Audit Sumber Waras Final, yang Tak Tindak Lanjuti Langgar Konstitusi!


Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar menyatakan BPK sudah pernah mengaudit pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI yang hasilnya ada kelebihan bayar Rp 191 miliar yang harus dikembalikan ke negara. BPK tidak akan mengulang audit itu lagi.

"(Audit) sudah final. Saya tegaskan sudah final. Dan di UU apa yang dilakukan BPK tidak ditindaklanjuti berarti melanggar konstitusi," ujar Harry menjawab wartawan, usai menerima aktivis Ratna Sarumpaet, mantan Wagub DKI Prijanto dan puluhan orang dari Aliansi Gerakan Selamatkan Jakarta (AGSJ) di Ruang Arsip Gedung BPK, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/6/2016). Harry ditemani Sekjen BPK Hendar Ristriawan dan anggota BPK Agus Firman Sampurna.

Kasus Sumber Waras ini mencuat setelah BPK menyebut laporan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2014 mendapatkan opini Wajar dengan Pengecualian (WDP). Salah satu indikasinya, yaitu pengadaan lahan RS Sumber Waras di Jakarta Barat yang dinilai tidak melewati proses pengadaan memadai, sehingga BPK mencatat pembelian lahan merugikan keuangan negara senilai Rp 191 miliar. KPK pun turun tangan dalam perkara ini dengan meminta BPK mengadakan audit investigasi.

Harry menegaskan, pihaknya juga tidak akan membuka hasil audit investigasi RS Sumber Waras yang diminta KPK dan telah diserahkan ke pimpinan KPK pada Desember 2015. BPK tidak berhak membukanya sebab rahasia.

"Apa yang perlu ditunjukkan? Kalau bicara soal audit investigasi itu ada di KPK. KPK yang berhak membukanya, itu rahasia. Kami tidak berhak membuka hasil investigasi, jadi kalau KPK tidak membuka, yang menutupi informasi siapa?" kata Harry.

Dalam pertemuan itu, Prijanto meminta BPK bersama KPK dan Komisi III DPR mengecek ke lapangan untuk uji hak guna bangunan (HGB) Sumber Waras. BPK, KPK dan Komisi III DPR diminta untuk membawa petugas BPN untuk mengetahui batas-batas pembelian lahan tersebut.

Menanggapi ini, Harry mengatakan saat ini yang menguji kasus ini seharusnya pengadilan. Sebab pengadilan merupakan lembaga yang memegang kebenaran.

"Lembaga yang megang kebenaran itu kan pengadilan, silakan datang ke pengadilan," katanya.

Harry siap bila nantinya pengadilan menyatakan BPK bohong maka dia akan menerima akibatnya. Begitu juga dengan KPK apabila berbohong maka akan menerima akibatnya.

"Sekarang pemegang kata kebenarannya itu siapa? Pengadilan tidak ada yang lain, tidak ada orang per orang. Tidak siapa pun, tidak presiden pun. Pengadilan yang mengatakan benar," ucap Harry.

Harry tidak akan membawa kasus ini ke pengadilan karena hasil auditnya bersifat final dan mengikat. Jika kerugian negara itu tidak dibayarkan, maka kerugian negara itu akan tetap tercatat.

"Kita tidak merasa perlu (mengajukan ke pengadilan). Kalau KPK ini sekarang tidak...dan tetap akan berlaku (audit BPK). Karena sudah ada kok, kerugian negara itu sudah final dan binding. Sepanjang tidak dibenahi, tidak dibayarkan, kerugian negaranya akan tetap ada," bebernya.

Sumber: detik

Terlibat Kasus Sumber Waras, Sesuai UUD 1945 Pasal 7A Presiden Terancam Diberhentikan

 Terlibat Kasus Sumber Waras, Sesuai UUD 1945 Pasal 7A Presiden Terancam Diberhentikan

Ahli Hukum dan Ketua Tim Perumus UU KPK, Prof. Romli Atmasasmita, menyatakan kasus Sumber Waras bukan hanya terindikasi, tapi memenuhi unsur perbuatan melawan hukum, berdasarkan data dan fakta hasil audit BPK.

Dan yang paling mengkhawatirkan adalah ditemukan fakta bahwa penetapan dokumen NJOP itu dilakukan oleh Gubernur Jokowi, bukan Ahok. Ini yang sangat mengkhawatirkan. Ini masalah besar.

Hal tersebut disampaikan Prof. Romli saat menjadi pembicara dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan TVONE pada Selasa, 21 Juni 2016.(Baca: Pemaparan Prof. Romli di ILC Menggemparkan: Jokowi Terlibat Kasus Sumber Waras)

Jika benar demikian, kalau kasus Sumber Waras sampai dimajukan ke Pengadilan, maka Presiden Jokowi bisa terkena. Dan dampaknya besar: PRESIDEN JOKOWI HARUS DIBERHENTIKAN.

Hal ini menurut UUD 1945 pasal 7A.


Pasal 7A

    Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat atas usul Dewan Perwakilan Rakyat, baik apabila terbukti telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, atau perbuatan tercela maupun apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden.
Sesuai hasil audit investigasi BPK ditemukan kerugian negara pada Kasus Sumber Waras sebesar Rp 191 Miliar.

Berdasarkan temuan itu Presiden wajib dipanggil oleh pengadilan untuk mempertanggungjawabkan keputusannya yang menyebabkan terjadi kerugian negara.

Satu-satunya acara agar Presiden tidak diberhentikan adalah dengan menghentikan Kasus Sumber Waras, tidak diproses di pengadilan dengan alasan "TAK ADA NIAT JAHAT" "TAK ADA UNSUR PERBUATAN MELAWAN HUKUM".[portalpiyungan]

AKHIRNYA KPK AKUI AUDIT BPK BENAR, Pemprov DKI Harus Kembalikan Kerugian Negara 191,3 Miliar

 AKHIRNYA KPK AKUI AUDIT BPK BENAR, Pemprov DKI Harus Kembalikan Kerugian Negara 191,3 Miliar

Ketua KPK Agus Rahardjo menyiratkan bahwa Pemprov DKI belum menindaklanjuti rekomendasi hasil audit BPK RI soal pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang merugikan negara Rp 191 miliar.

Padahal, berdasarkan Pasal 20 UU Nom 15/2004 tentan Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, tindak lanjut selambat-lambatnya dikerjakan 60 hari setelah LHP diterima sekitar Juli 2015.

"Tadi kita sepakat akan didalami oleh tim teknis, mudah-mudahan pendalaman ini nanti bisa lebih bulat lagi," kata Agus saat jumpa pers di Gedung BPK, Jakarta, Senin, 20 Juni 2016.

Kendati demikian, Agus menyampaikan kalau dalam polemik Rumah Sakit Sumber Waras bisa saja Pemprov DKI Jakarta melakukan penyimpangan secara administratif. Namun hal itu tidak serta merta menjadi tindak pidana korupsi.

"Bisa saja ada penyimpangan administrasi, tapi penyimpangan administrasi belum otomatis jadi tindak pidana," tukasnya.

Smentara itu, Kepala Biro Hukum Provinsi DKI Jakarta Yayan Yuhana mengatakan pihaknya siap mengembalikan kerugian yang timbul dari kasus Rumah Sakit Sumber Waras bila dasarnya adalah kesalahan administrasi.

"Kami akan kembalikan," katanya saat dihubungi, Senin, 20 Juni 2016.

Ia mengatakan pengembalian dana untuk kas negara akibat kesalahan administrasi kerap terjadi. Biasanya hal itu terlihat pada audit akhir tahun. Bila dalam kasus Sumber Waras, Badan Pengawas Keuangan menyatakan kerugian terjadi akibat administrasi, ganti rugi pun akan dilakukan.

"Bila ada kesalahan administrasi, kami pasti kembalikan. Itu ketentuan yang mengikat," ujarnya.

Yayan mengatakan, bila terjadi kesalahan administrasi, seharusnya hal itu terlihat pada audit anggaran tahun 2014. Namun Yayan masih menunggu salinan imbauan resmi dari BPK yang memerintahkan pengembalian dana ke kas negara.
"Kami masih menunggu imbauan resmi dari BPK," tuturnya.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan berkukuh bahwa soal RS Sumber Waras tetap terjadi penyimpangan.

Ketua BPK Harry Azhar Aziz mengatakan Pemerintah Provinsi DKI tetap harus menindaklanjuti UUD 1945 Pasal 23E ayat 3. Artinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus tetap menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2014 yang telah diterbitkan BPK.

Meskipun KPK menyatakan tak ada kerugian negara, Harry berujar, Pemprov DKI harus tetap mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 191,3 miliar. Pengembalian harus dilakukan dalam kurun 60 hari setelah audit.

“Kalau tidak, akan kena sanksi,” ucap Harry.[portalpiyungan]

Telanjangi Kasus Sumber Waras, Ahokers Serang Prof. Romli dengan Jurus “KILL THE MESSENGER”

 Telanjangi Kasus Sumber Waras, Ahokers Serang Prof. Romli dengan Jurus “KILL THE MESSENGER”

“KILL THE MESSENGER” adalah trik yang selalu digunakan oleh Ahokers dan Jokowers dalam merespon orang-orang yang membongkar kedok junjungan mereka. Sejak dulu, polanya selalu seperti itu.

Alih-alih membantah dengan argumen atau data, mereka justru PAKAI CARA BARBAR, yakni membunuh karakter orangnya.

Prof. Romli Atmasasmita yang bersuara lantang membongkar kasus Sumber Waras tak luput dari serangan Ahokers lewat cara “KILL THE MESSENGER” dengan label "MANTAN KORUPTOR".

Ini untuk mengesankan publik bahwa yang menyerang Ahok adalah para koruptor.

Padahal kasus Prof. Romli Atmasasmita (tahun 2010) sudah divonis bersih oleh Mahkamah Agung (MA).

Pakar Hukum Pidana Universitas Padjajaran (Unpad) Romli Atmasasmita akhirnya bisa tersenyum lega setelah dinyatakan lepas dari segala tuntutan hukum oleh Mahkamah Agung (MA) dalam Kasus Sisminbakum. Dengan terbitnya putusan ini, nama baik Romli sebagai penggiat gerakan anti korupsi terpulihkan.

(Baca: Romli Atmasasmita Bersyukur Divonis Lepas oleh MA http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4d12271e94d02/romli-atmasasmita-bersyukur-divonis-lepas-oleh-ma)

Jadi, mari bawa kasus Sumber Waras ke pengadilan, karena pengadilan lah yang punya wewenang memvonis: Apakah Ahok bersih atau ternyata korup?

BPK menyebut ada kerugian negara 191 Miliar. Dan BPK siap diadu kebenaran di pengadilan.

AYO BUKTIKAN DI PENGADILAN!  [portalpiyungan]

Negara Makin Ancur, Slogan Prabowo #‎SelamatkanIndonesia‬ Saat Pilpres TERBUKTI SEKARANG!

 Negara Makin Ancur, Slogan Prabowo #‎SelamatkanIndonesia‬ Saat Pilpres TERBUKTI SEKARANG!

MARI FLASHBACK:

Slogan Prabowo-Hatta pada Pilres 2014 adalah ‪#‎SelamatkanIndonesia‬.

Saat itu, banyak di antara kita yang mungkin belum ngeh.

Namun melihat situasi Indonesia saat ini yang makin kacau, saya yakin banyak di antara kita yang mulai sadar mengenai APA ARTI dari slogan #SelamatkanIndonesia tersebut.

Ya, sejak awal Prabowo beserta para pendukungnya - termasuk saya - sudah sangat menyadari tentang bahaya dan kekacauan yang akan terjadi jika Jokowi jadi presiden.

Bukankah Pak JK pun pernah berkata, "Bisa hancur Indonesia jika Jokowi jadi presiden."

Itulah sebabnya, kenapa sejak dulu saya tak pernah berhenti berjuang membela kebenaran, membuka borok-borok rezim ini. Walau saya dituduh tukang fitnah, dibully, diancam, diteror, dst, tapi saya tak pernah peduli.

Saya tetap TAK PERNAH GENTAR, tak pernah surut dalam berjuang.

Karena saya ingin berperan serta dalam MENYELAMATKAN INDONESIA. Sesuai Kemampuan Saya.

Begitulah kira-kira.

*NB: Bersiap-siaplah, karena posting seperti ini akan mereka jadikan sebagai "bukti" bahwa kita masih sakit hati karena jagoan kita kalah.

Ya, kita memang sakit hati. Sebab dari kasus ‪#‎PapaMintaSaham‬ terungkap fakta bahwa pemenang Pilpres 2014 yang sebenarnya adalah Prabowo, karena ‪#‎PapaMenangCurang‬.

Kita sakit hati karena Indonesia saat ini dipimpin oleh orang yang bisanya cuma pencitraan, menyengsarakan rakyat, dan harga diri Indonesia turun drastis di mata internasional.

Anehnya, kok masih ada juga yang mendukung orang seperti itu???

Indonesia memang "HEBAT".

(by Jonru)[portalpiyungan]

Pemaparan Prof. Romli di ILC Menggemparkan: Jokowi Terlibat Kasus Sumber Waras

 Pemaparan Prof. Romli di ILC Menggemparkan: Jokowi Terlibat Kasus Sumber Waras

ILC TVONE edisi Selasa, 21 Juni 2016, "AHOK: BEDA BPK, LAIN KPK".

Ketua Tim Perumus UU KPK, Prof. Romli Atmasasmita, menyoroti Kasus Sumber Waras, yang menurut laporan BPK yang dia baca ternyata melibatkan Jokowi saat jadi gubernur.

"Saya baca Laporan BPK. Memang ada pelanggaran-pelanggaran. Bukan hanya hukum, (tapi) juga kepatutan, asas-asas pemerintahan yang baik. Semua penyelenggara negara harus mengikuti asas-asas itu. Kalau itu dilanggar, maka munculah Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Dokumen yang saya baca, penetapan dokumen NJOP itu oleh Gubernur Jokowi, bukan Ahok. Ini yang sangat mengkhawatirkan. Ini masalah besar."

"KPK wajib menindaklanjuti hasil audit investigasi BPK. Kalau tidak, itu pelanggaran pidana."

"Ini negara masih ada apa tidak?"

"Kasus Sumber Waras bukan hanya kasus hukum namun juga kasus moral, kesopanan dan kepatutan, dimana kekuasaan menggunakan hukum sebagai alat mencapai tujuan yang mengakibatkan ada kerugian negara, maka itu jadi KORUPSI."

"Dan parahnya ini dimulai dari sejak Jokowi menjabat gubernur, ialah yang menetapkan harga NJOP tanah untuk kepentingan kasus ini, dan Ahok melanjutkan prosedur akuisisi tanah dengan cara semua dokumen dan perangkat hukum sengaja dibuat setelah transaksi alias back date alias FIKTIF."

Kalau benar Jokowi terlibat kasus Sumber Waras, maka bisa dibilang Ahok dipastikan akan selamat. Tak mungkin jadi tersangka karena akan menyeret Jokowi yang sekarang sudah jadi presiden.

(Hal ini juga disampaikan Ahok saat diperiksa KPK. Lihat video MetroTV: Ahok Tegaskan NJOP Sumber Waras Keluar Di masa Jokowi)

Maka tingkah aneh KPK yang menyatakan kasus Sumber Waras tak ada unsur Perbuatan Melawan Hukum alias tak ada korupsi ini (walau hasil audit BPK jelas menyebut kerugian negara Rp 191 Miliar) boleh jadi karena ada "tangan-tangan" kekuasaan yang menghalangi.

Masih ingat "jalan-jalan bareng" Ketua KPK dengan Jokowi ke Korea Selatan Mei kemarin? (Baca: Ketua KPK dan Jokowi Jumpa di Korea, Ahok Kian Aman)

Maka tak aneh kalau mantan Ketua DPR Marzuki Alie sampai menyatakan, "Patut dapat diduga bahwa ada kekuatan besar yang tdk mungkin berani dilawan oleh KPK shg mengambil sikap yg sangat tdk terpuji." (Twitter @marzukialie_MA).[portalpiyungan]

Pijat Refleksi Sakit Di Waktu Haid

Berikut ini merupakan gambar panduan pijat refleksi untuk mengatasi keluhan sakit di waktu haid yang diderita;
Klik gambar untuk memperoleh gambar yang lebih jelas!! 

Pijat Refleksi Sakit Di Waktu Haid

Keterangan:
- nomor pada gambar merupakan urutan yang pijat
- gambar berwarna merah merupakan daerah titik syaraf yang dipijat
- pijat refleksi ini bisa dilakukan sendiri namun ada baiknya dengan tuntunan dari yang berkompeten


Sekilas cara pijat, titik pijat, dan proses penyembuhan
Pijat Refleksi - merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan yang sudah dipercaya di berbagai negara. Bisa kita lihat banyak orang tua kita atau orang jaman dulu bisa terjaga kesehatannya meskipun dalam serba tidak mencukupi. Di negara Asia Timur seperti Jepang, China, atau Korea Selatan. banyak orang tua yang berumur 80 tahun namun masih terlihat sehat karena paham manfaat seni pijat. Saat ini, bisnis jasa ini banyak tumbuh di daerah perkotaan sebagai metode pengobatan alternatif. Biasanya pasien berusaha untuk menyembuhkan penyakit ringan, menyegarkan badan yang pegal, dan juga sebagai relaksasi di klinik pijat terdekat.

Cara Pijat - Ada dua macam cara yaitu memijat daerah refleks memakai jari tangan atau menggunakan alat bantu untuk menekan titik-titik refleksi. Pemijat terlatih/profesional hanya menggunakan jari tangan saja. Karena jemari pemijat sudah terbiasa untuk menekan dan menemukan titik refleks yang ada di tubuh. Sedangkan untuk pemijat pemula biasanya menggunakan alat bantu, baik berupa kayu ataupun plastik, untuk menjaga tekanan dan efektifitas pada titik refleks.

Titik Pijat - Titik refleks terletak pada bagian kaki, tangan, dan juga wajah. Letaknya bisa berbeda-beda tergantung pada keluhan yang diderita. Semua titik refleks merupakan tempat-tempat yang diyakini sebagai titik syaraf yang berhubungan dengan tempat sakit/keluhan pasien dan tidak sembarangan. Para pemijat pemula atau bagi yang tidak hafal sebaiknya melihat gambar tutorial dari gambar internet atau media lain.

Efektifitas Penyembuhan - Pijat refleksi bekerja secara sinergis dengan tubuh. Tekanan pada syaraf membuat respon tubuh kita membaik, dan menghilangkan kekakuan pada tubuh. Efek positif pada sistem koordinasi tubuh, membuat tubuh lebih mempercepat proses penyembuhkan diri, sehingga penyakit yang dikeluhkan hilang tanpa menimbulkan efek samping.

Tentang Pijat Refleksi Kaki, Refleksi Tangan, Dan Titik Pijat Refleksi

Banyak terdapat di tangan dan kaki, namun tidak semua berada dikedua tempat itu. Bisa saja terletak pada daerah wajah. Mengapa demikian? Titik refleksi sebenarnya tempat yang dipercayai sebagai ujung syaraf sensorik yang terhubung dengan daerah sakit/keluhan. Misalnya seorang yang ambien dipijat di daerah kaki, karena pemijat meyakini bahwa sebenarnya di daerah kaki terdapat titik tempat syaraf yang mempengaruhi daerah keluhan ambien. Titik refleksi adalah tetap dan bisa dilakukan pemetaan, namun sejumlah pakar pijat refleksi bisa berbeda pandangan sesuai dengan resep rahasia turun-temurun mereka.

Tidak ubahnya sebagaimana umumnya, pijat refleksi kaki merupakan bagian dari ilmu yang berfokus pada pemijatan disekitar wilayah kaki saja. Pijat refleksi kaki lebih mengoptimalkan frekuensi pijatan di kaki karena menganggap bahwa titik refleksi di kaki lebih memiliki efek daripada titik refleksi di tempat lain. Beberapa ahli pijat menggunakan berbagai variasi pemijatan kaki karena dianggap lebih aman dan membuat pelanggan pijat lebih rileks.

Salah satu seni pijat refleksi yang memfokuskan diri untuk mengatasi berbagai penyakit lewat titik refleks yang berada di tangan. Beberapa penyakit yang tidak dapat diselesaikan dengan titik refleks kaki harus ditangani dengan titik refleks tangan. Sebenarnya baik tangan dan kaki memiliki titik refleksi yang saling bersinergi dan saling menguatkan. Jadi langkah baiknya jika kita melakukan pijat komplit (kaki dan tangan).

Paradoksal Pijat Refleksi Plus
Salah satu fenomena perusak kredibilitas seni pijat refleksi adalah pijat plus plus, atau dengan istilah lain prostitusi terselubung. Jasa yang sebenarnya mengusahakan kesehatan para pelanggan menjadi rusak karena diikuti sejumlah orang amoral (tidak bermoral) yang mengatasnamakan Pijat Refleksi untuk menutupi bisnis asusila mereka. Jika mengingikan kesehatan lebih baik menghindari tempat plus- plus ini, jauh lebih baik jika menjadi pemijat mandiri dengan belajar dari tutorial pijat di internet.[indomangga.web.id]

Pijat Refleksi Sakit Pinggang

Berikut ini merupakan gambar panduan pijat refleksi untuk mengatasi keluhan sakit pinggang yang diderita;
Klik gambar untuk memperoleh gambar yang lebih jelas!!

Pijat Refleksi Sakit Pinggang

Keterangan:
- nomor pada gambar merupakan urutan yang pijat
- gambar berwarna merah merupakan daerah titik syaraf yang dipijat
- pijat refleksi ini bisa dilakukan sendiri namun ada baiknya dengan tuntunan dari yang berkompeten

Sekilas cara pijat, titik pijat, dan proses penyembuhan
Pijat Refleksi - merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan yang sudah dipercaya di berbagai negara. Bisa kita lihat banyak orang tua kita atau orang jaman dulu bisa terjaga kesehatannya meskipun dalam serba tidak mencukupi. Di negara Asia Timur seperti Jepang, China, atau Korea Selatan. banyak orang tua yang berumur 80 tahun namun masih terlihat sehat karena paham manfaat seni pijat. Saat ini, bisnis jasa ini banyak tumbuh di daerah perkotaan sebagai metode pengobatan alternatif. Biasanya pasien berusaha untuk menyembuhkan penyakit ringan, menyegarkan badan yang pegal, dan juga sebagai relaksasi di klinik pijat terdekat.

Baca juga :   Pengertian dan Manfaat Pijat Beserta Jenis–Jenis Pijat

Cara Pijat - Ada dua macam cara yaitu memijat daerah refleks memakai jari tangan atau menggunakan alat bantu untuk menekan titik-titik refleksi. Pemijat terlatih/profesional hanya menggunakan jari tangan saja. Karena jemari pemijat sudah terbiasa untuk menekan dan menemukan titik refleks yang ada di tubuh. Sedangkan untuk pemijat pemula biasanya menggunakan alat bantu, baik berupa kayu ataupun plastik, untuk menjaga tekanan dan efektifitas pada titik refleks.

Titik Pijat - Titik refleks terletak pada bagian kaki, tangan, dan juga wajah. Letaknya bisa berbeda-beda tergantung pada keluhan yang diderita. Semua titik refleks merupakan tempat-tempat yang diyakini sebagai titik syaraf yang berhubungan dengan tempat sakit/keluhan pasien dan tidak sembarangan. Para pemijat pemula atau bagi yang tidak hafal sebaiknya melihat gambar tutorial dari gambar internet atau media lain.

Efektifitas Penyembuhan - Pijat refleksi bekerja secara sinergis dengan tubuh. Tekanan pada syaraf membuat respon tubuh kita membaik, dan menghilangkan kekakuan pada tubuh. Efek positif pada sistem koordinasi tubuh, membuat tubuh lebih mempercepat proses penyembuhkan diri, sehingga penyakit yang dikeluhkan hilang tanpa menimbulkan efek samping.

Tentang Pijat Refleksi Kaki, Refleksi Tangan, Dan Titik Pijat Refleksi

Banyak terdapat di tangan dan kaki, namun tidak semua berada dikedua tempat itu. Bisa saja terletak pada daerah wajah. Mengapa demikian? Titik refleksi sebenarnya tempat yang dipercayai sebagai ujung syaraf sensorik yang terhubung dengan daerah sakit/keluhan. Misalnya seorang yang ambien dipijat di daerah kaki, karena pemijat meyakini bahwa sebenarnya di daerah kaki terdapat titik tempat syaraf yang mempengaruhi daerah keluhan ambien. Titik refleksi adalah tetap dan bisa dilakukan pemetaan, namun sejumlah pakar pijat refleksi bisa berbeda pandangan sesuai dengan resep rahasia turun-temurun mereka.

Tidak ubahnya sebagaimana umumnya, pijat refleksi kaki merupakan bagian dari ilmu yang berfokus pada pemijatan disekitar wilayah kaki saja. Pijat refleksi kaki lebih mengoptimalkan frekuensi pijatan di kaki karena menganggap bahwa titik refleksi di kaki lebih memiliki efek daripada titik refleksi di tempat lain. Beberapa ahli pijat menggunakan berbagai variasi pemijatan kaki karena dianggap lebih aman dan membuat pelanggan pijat lebih rileks.

Salah satu seni pijat refleksi yang memfokuskan diri untuk mengatasi berbagai penyakit lewat titik refleks yang berada di tangan. Beberapa penyakit yang tidak dapat diselesaikan dengan titik refleks kaki harus ditangani dengan titik refleks tangan. Sebenarnya baik tangan dan kaki memiliki titik refleksi yang saling bersinergi dan saling menguatkan. Jadi langkah baiknya jika kita melakukan pijat komplit (kaki dan tangan).

Paradoksal Pijat Refleksi Plus
Salah satu fenomena perusak kredibilitas seni pijat refleksi adalah pijat plus plus, atau dengan istilah lain prostitusi terselubung. Jasa yang sebenarnya mengusahakan kesehatan para pelanggan menjadi rusak karena diikuti sejumlah orang amoral (tidak bermoral) yang mengatasnamakan Pijat Refleksi untuk menutupi bisnis asusila mereka. Jika menginginkan kesehatan lebih baik menghindari tempat plus- plus ini, jauh lebih baik jika menjadi pemijat mandiri dengan belajar dari tutorial pijat di internet.[indomangga.web.id]

KPK Waras???

 KPK Waras???

Pada pertemuan dengan BPK, Senin (20/6), KPK menyatakan bahwa sampai dengan saat ini belum ditemukan perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi sehingga KPK belum membawa permasalahan RS Sumber Waras ini ke ranah penyidikan tindak pidana korupsi. (Kompas)

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Provinsi DKI Jakarta Yayan Yuhana mengatakan pihaknya siap mengembalikan kerugian yang timbul dari kasus Rumah Sakit Sumber Waras bila dasarnya adalah kesalahan administrasi. "Kami akan kembalikan," katanya saat dihubungi, Senin, 20 Juni 2016, dilansir Tempo.

Ia mengatakan pengembalian dana untuk kas negara akibat kesalahan administrasi kerap terjadi. Biasanya hal itu terlihat pada audit akhir tahun. Bila dalam kasus Sumber Waras, Badan Pengawas Keuangan menyatakan kerugian terjadi akibat administrasi, ganti rugi pun akan dilakukan. "Bila ada kesalahan administrasi, kami pasti kembalikan," ujarnya.

"Owh, nek di kembalikan ra sido ke dugaan korupsi ya? Jangan kaget, tar ada maling, mau digebukin, tak kembalikan gt aja pie???" komen netizen Anjrah Ari Susanto.

"191 Milyar kok dibilang cuma penyimpangan audit. Trus sudah jelas ada tindakan maling disitu, abis itu selesai kasusnya? Enak kali ya jadi maling di rezim rampok, giliran ketauan bilangnya penyimpangan dan dikembalikan trus selesai. Kalo gak ketauan duit negara masuk kantong. KPK waras?" ujar aktivis media sosial Fachim Harharah, Selasa (21/6), atas kasus korupsi Sumber Waras yang berdasar audit BPK telah merugikan negara Rp 191 Miliar.

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, menyebut KPK telah melakukan mal praktek dalam kasus Sumber Waras.

"Audit investigatif RSSW dilakukan BPK atas permintaan KPK, apapun hasil BPK harusnya KPK menindaklanjuti, untuk ditingkatkan ke penyidikan. KPK dalam hal ini sudah tidak konsisten dalam proses penegakan hukum sebagaimana yang dilakukan selama ini, sudah melakukan mal praktek," ujar Marzuki Alie dikutip dari akun twitternya, Selasa (21/6).[portalpiyungan]

Polisi Muslim Inggris Ini Pelihara Janggut dan Selalu Shalat Tepat Waktu

 Polisi Muslim Inggris Ini Pelihara Janggut dan Selalu Shalat Tepat Waktu

Ini kisah tentang brother Daniel, yang pada saat video ini buat, dia baru memeluk Islam selama 8 tahun. Menariknya, di usia keislamannya itu, dia telah mengerti bahasa Arab (sekitar 70-80%) dan telah memeliki ijazah atas qiroah Al Qur’annya. [di video ini Anda akan saksikan Daniel membaca Al Quran dengan merdu]

Ia belum bekerja sebagai polisi pada saat ia memutuskan untuk memeluk Islam. Pekerjaannya sebagai polisi bermula ketika suatu hari seseorang dari kepolisian datang ke masjid tempat ia melaksanakan solat dan menginfokan bahwa ada lowongan pekerjaan bagi yang beragama Islam untuk menjadi polisi. Ia pun memutuskan untuk mendaftar.

Yang menarik dari cerita ini adalah ketika dia mengajukan tiga persyaratan berikut pada wawancara di dalam proses seleksi:

1. Ia harus bisa solat Jumat di masjid 100%
2. Ia harus bisa solat lima waktu on time
3. Ia harus diizinkan untuk memelihara janggutnya, karena dia merasa itu adalah identitasnya sebagai seorang muslim.

Persyaratan yang dikabulkan sehingga dia akhirnya jadi polisi Inggris.

Lagi-lagi saya dibuat termangu. Ia yang ketika itu baru beberapa waktu memeluk Islam bisa dengan percaya diri mengajukan persyaratan yang demikian, sedangkan sebagian kita yang telah lama memeluk Islam terkadang rela mengorbankan syiar agama demi mendapatkan pekerjaan.

Benarlah kata seorang teman, di hadapan muallaf itu, seringnya kitalah yang menjadi “muallaf”. Muallaf artinya adalah mereka yang dilembutkan hatinya agar semakin mantap keimanan dan keislamannya, yang status ini biasanya melekat pada orang-orang yang baru memeluk Islam. Namun, di hadapan orang-orang yang baru memeluk Islam ini, seringnya hati kita—yang telah lama memeluk Islam—lah yang menjadi lembut karena melihat semangat dan kehanifan diri mereka.[portalpiyungan]

Inilah Sosok Alexander Thian, Penggagas Donasi Untuk Ibu Saeni

 Inilah Sosok Alexander Thian, Penggagas Donasi Untuk Ibu Saeni

Fanpage NU Garis Lurus memposting foto Alexander Thian yang disebut Penanggung Jawab Donasi Untuk Ibu Saeni.


"Alexander Thian, Penanggung Jawab Donasi Untuk Ibu Saeni.

Selalu mengelak jika ditanya agama.
Anda tahu apa agamanya?"


Demikian tulisan dalam postingan Fp NU Garis Lurus, Selasa (21/6), yang mengunggah foto seorang laki-laki bertato.

Seperti diketahui kasus ibu Saeni diblow up salah satu media saat dirazia satpol PP karena melanggar aturan larangan buka warung saat siang puasa.

Donasi untuk bu Saeni terkumpul Rp 265 juta (Rp 170 juta yang diberikan ke Bu Saeni).

Di akun facebooknya, Alexander Thian menyatakan: "Donasi ini digagas oleh empat orang. Gue (Alexander Thian), Dwika Putra, Jenny Jusuf, dan Yogi Natasukma."

Beragam komentar netizen atas sosok Alexander Thian ini.

"Alexander thian itu cina, biasa dipanggil ko lexy (koko lexy), koko artinya abang, istrinya karen chang, mereka berdua suka plesiran ke luar negeri atau keliling indonesia (hobi travel), alexander dg santai minum bir bersama turis, istrinya karen chang berbikini di thailand," tulis netizen Al Muhandis.

"Ga masalahnya sih agamanya apa, tapi kalo ada niat tidak baik buat menyudutkan agama islam apakah ini bentuk toleransi yg dibentuk revolusi mental?" komen Helmi Sumantri.

Di fb-nya, Alexander Thian juga mengatakan: "Kami memutuskan untuk membantu, karena hal itu yang menarik perhatian kami: Ibu-ibu dagangannya disita dan beliau menangis." [portalpiyungan]