Ampuh...Obat Kanker Dari Bahan Alami


Jika ada anggota keluarga atau kenalan yang kena kanker dan sudah buntu jalan penyembuhan, tidak punya dana, sebaiknya pakai resep ini. 

Seorang pasien kanker bernama Ibu Carla yang sudah mulai disembuhkan yang menyebarkan resep ini dan dia berkata, sering saya lihat orang CA meninggal bukan karena kankernya tapi karena efek samping kemo yang sangat keras membuat kondisi pasien menjadi tambah lemah setiap kali sehabis kemo.

Sering yang sudah sembuh tulangnya menjadi osteoporosis atau rapuh (termasuk gigi) karena kerasnya radiasi/penyinaran juga obat-obatan kemo.

Berikut ini adalah obat kanker dari bahan alami yang bisa Anda buat sendiri di rumah.


Bahan-bahan:
1. 150 gr Kunyit Putih
2. 150 gr Kunyit Biasa
3. 250 gr Biang Kunyit
4. 25 gr Jahe Merah
5. 100gr Jahe
6. 125gr Temu Ireng
7. 125gr Temu Putih
8. 2-3bh Pinang Muda (hijau)
9. 15-21lbr daun sirih (jumlah tergantung besar kecil daun sirih)
10. 30 gr Asem Jawa
11 Gula Batu (sesuai selera)


Cara buat obatnya:
1. Bersihkan, sikat, cuci, lalu dikeprek bahan-bahan segarnya
2. Rebus dengan 3.5L air dalam panci khusus untuk masak jamu/obat cina/enamel
3. Sampai tinggal 2L air
4. Diminum pagi - siang - malam seperti jamu/air biasa, 2L jatah minum untuk 2 hari
simpan di kulkas
5. Kalau pancinya kecil boleh direbus dgn 2 L air sampai 1 L untuk 2 x rebus


Semoga Bermanfaat buat kita semua...

Bongkar Fakta " Mie Instan Pakai Nasi "


Karena manusia adalah mahluk emosional yang jarang rasional. Tentunya sudah pada tahu kalau makan mie instan pakai nasi itu kurang sehat. 

Namun dengan alasan klise 'desakan ekonomi' akhir bulan dan kampung tengah tidak bisa diajak kompromi tanpa nasi.

Akan tetapi pelaku makan mie instan pakai nasi masih banyak peminatnya.

Sampai-sampai ada inisiatif produknya Mie Instan Pakai Nasi yang jadi viral sejak bulan Agustus kemarin.

Biar fear, mari kita bahas sisi baik dan tidak baik dari kebiasaan ini.

1. Jatah Karbohidrat

Totalnya 610 kalori dan itu belum dihitung sama telurnya,kerupuknya, dan es tehnya. Misalnya kebutuhan gizimu 1.700 kalori/hari dengan standar normal karbohidrat 35%.

Yang artinya, kalian sudah habiskan setengah jatah Karbohidrat sehari dalam 1 kali makan.

2. Pangan Rendah Serat dan Pangan

Meskipun makan mie instan pakai nasi juga berarti menambah serat pangan dan Vit B di dalamnya. Sebenarnya...hal ini tidak perlu dilakukan.

Karena mie instan sendiri sudah dapat fortifikasi mikronutrien seperti zat besi,asam folat,Vit D,Vit B dan yodium. Oleh karena itu, sebaiknya air bekas rebusan mie tidak diganti. Agar vitamin larut airnya tidak hilang.

Tapi tidak perlu habis sampai tetes terakhir juga, kan tinggi natrium. Makan biasa saja, lebih baik tambah protein dan sayuran.

But Remember " DOSE MAKES THE POISON "

Meskipun kurang sehat, bukan berarti kalian auto gemuk begitu makan 1 porsi mie instan pakai nasi. Kalian perlu surplus 7.000an kalori untuk nambah 1kg berat badan. Jangan overthinking.

Sah-sah saja dimakan, asalkan tidak berlebihan. Hal ini juga berlaku untuk makanan lainnya.

Sebenarnya, Mie Instan Tidak "Sejahat" Itu

Meskipun bumbunya sangat tinggi micin. Mie instan tidak pernah mengandung lilin, atau menyebabkan usus buntu. Jelas hoax itu.

Mie instan justru merupakan opsi awal pangan darurat saat bencana. Juga mensukseskan pemberantasan gondok dari Indonesia di tahun 80-an. Lebih berhasil dari fortifikasi yodium pada garam.

Jadi, kamu bisa makan mie instan tanpa rasa bersalah secara wajar. Bukan berarti bebas makan sebanyak-banyaknya ya.


Jadi...Untuk Penikmat Mie Instan

- Tidak perlu mengganti air rebusan mie instan, tidak membuang apa-apa kecuali vitamin fortifikasinya.

- Mie instan tetap rendah protein dan serat pangan. Coba tambahkan lauk dan sayuran kedalamnya. Seperti iklan-iklan yang kamu lihat tv. Hee....

- Kalau mau hemat kalori, minyak sayurnya tidak perlu ditambahkan.

- Meskipun ada vitaminnya, kuah mie instan sangat tinggi natrium. Jadi konsumsi secukupnya.

Jadi bagaimana...

Pernah makan mie instan pakai nasi tidak...

Ternyata kulit bawang sangat bermanfaat, silhkn dibaca sampai habis




Semoga bermanfaat
Bawang sekaligus kulitnya (terutama bawang merah) memiliki banyak sekali kandungan vitamin dan mineral. Selain Sebagai bumbu masak dan memberikan manfaat pada manusia, dia juga bisa bermanfaat untuk tanaman lhoo...
Sebenarnya pada bawangnya kandungan vitamin dan mineral lebih tinggi, namun karena bawangnya kita gunakan untuk memasak dan sekarang2 ini harganya lumayan mahal, agak sayang ya kalau bawangnya dipakai untuk pesnab atau pupuk. Jadi cukuplah kita memanfaatkan limbahnya untuk membantu berkebun. Jadi tidak ada yg dibuang dari bawang2an yg kita beli. Habis ini gak usah buru2 beli bawang sekilo dan dikupasin yaa, nanti capek.
Siapkan saja wadah kering didapur dan kumpulkan kulit bawangnya setiap hari, setelah beberapa hari bisa mulai percobaan.
1. Sebagai Pestisida nabati karena mengandung acetogenin dan flavonoid yang bisa merusak sistem pencernaan serangga, sehingga serangga bisa keracunan. Caranya, masukkan kulit bawang ke wadah botol, isi air 3/4 botol dan diamkan beberapa hari (jangan lupa buka tutup botol untuk membuang gas). Setelah jadi tinggal saring dan semprotkan ke tanaman yg terserang hama. Ampasnya bisa masuk komposter atau diletakkan pot tanaman.
2. Sebagai pupuk alami karena mengandung Hormon auksin, giberelin dan rhizokalin yang berguna sebagai ZPT (zat pengatur tumbuh). Nah kalau sebagai pesnab disemprotkan, kalau yang ini bisa digunakan untuk merendam stek batang sebelum ditancap ke media tanam (sebagai perangsang akar) atau bisa juga disiramkan ke media tanam tanaman kita, agar akar bisa menyerap zat2 dari larutan kulit bawang.
Mudah kann??? yuukkkk dicobaaa..

Apakah bekam dapat dijelaskan secara medis?


Apakah bekam dapat dijelaskan secara medis?

Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa Bekam berfungsi membuang “darah kotor” atau “sampah” hasil metabolisme tubuh melalui proses pengeluaran secara langsung dari pembuluh darah kapiler yang ada di permukaan kulit.

Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa bekam bekerja dengan cara merangsang atau mengaktifkan : 

1. Sistem kekebalan tubuh

2. Pengeluaran Enkefalin

3. Pelepasan neurotransmitter

4. Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah serta 

5. “the gates for pain” pada Sistim Syaraf Pusat (CNS) yang berfungsi mengartikan sensasi rasa nyeri.

Dr. Wadda’ A. Umar mengatakan apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan mast cell dan lain-lain pada kulit, jaringan bawah kulit ( sub kutis), fascia dan ototnya. 

Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum diketahui. 

Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. 

Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman.

Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. 

Akibatnya timbul efek relaksasi serta menstabilkan permeabilitas sel.

SAKIT ITU ADA 2

- Jasmani

- Ruhani


CONTOHNYA

1.JASMANI 

- Penyumbatan pembuluh darah (darting, sakit kepala, stroke

- Disfungsi ORGAN (jantung, ginjal, lever, diabetes dll)

- Bersarangnya tbc, tumor, kanker dll


2. RUHANI

- Bersarangnya syetan

- Lemah iman : malas ibadah

- Was - was

- Penghayal

- Suka melamun


SOLUSI = BEKAM 

- Ada alat

- Ada niat

Apa kelebihan dan kelemahan dari terapi bekam ini?


Apa kelebihan dan kelemahan dari terapi bekam ini?

Kelebihannya : mudah, murah, aman, praktis dan khasiatnya instan bahkan pada saat terapi masih berlangsung sudah terasa manfaatnya, tubuh terasa lebih enteng, segar dan lebih bugar. "Rasakan bedanya dan bedakan rasanya"

Yang terpenting sesungguhnya adalah dengan Berbekam berarti kita juga melaksanakan Sunnah Nabi dan Insya Allah akan bernilai ibadah.

Kekurangannya adalah : bekam tidak bisa menangani penyakit akibat trauma (seperti fraktur/patah tulang, tersiram air panas, terkena cairan kimia, luka bakar), karena kecelakaan (tenggelam, tersengat aliran listrik, luka robek, lecet), dan kelainan bedah kongenital tertentu (bibir sumbing, polidactili, dll).

Kuda Nil Langka Lahir Lagi di Kebun Binatang AS Setelah 30 Tahun

Kuda Nil Langka Lahir Lagi di Kebun Binatang AS Setelah 30 Tahun

Kebun Binatang San Diego, California, Amerika Serikat mengumumkan kelahiran kuda nil kerdil pada pekan lalu. Momen kelahiran ini menjadi spesial karena satwa langka tersebut lahir kembali di kebun binatang ini setelah lebih dari 30 tahun.

Bayi kuda nil itu lahir dari rahim Mabel, kuda nil pygmy berusia 4 tahun. Mabel melahirkan bayinya pada 9 April lalu. Bayi itu sendiri belum diberi nama.

"Dia berdiri, berjalan dan mengikuti Mabel hanya dalam beberapa jam setelah dilahirkan, " ujar kebun binatang dalam rilis pers.

Dilansir dari Travel and Leisure, berat badan bayi itu sudah mencapai 25 pounds. Beratnya bertambah lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan pada saat lahir yaitu 12 pounds.

Pengasuh bayi juga mengatakan bahwa bayi kuda  Nil telah menunjukkan banyak perkembangan kemampuan, termasuk dapat menutup lubang hidung dan menahan napas di dalam air.

Bila sekilas dilihat, kuda nil pygmy memang terlihat lebih kecil dari kuda nil pada umumnya. Namun ada perbedaan lainnya di antara keduanya yaitu kuda nil pygmy hidup secara nokturnal dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk hidup di darat alih-alih di air.

Kuda nil pygmy adalah spesies langka yang populasinya kurang dari 2.500 ekor di dunia. Saat ini, kuda nil ini hanya dapat ditemukan di 4 negara yaitu Côte d'Ivoire, Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Satwa ini biasanya hidup di daerah aliran sungai di hutan yang ada di negara-negara tersebut. Namun habitatnya makin terancam karena adanya aktivitas penebangan, pertanian, dan pembangunan pemukiman manusia.

Saat ini, wisatawan belum bisa melihat bayi kuda nil pygmy dan induknya karena Kebun Binatang San Diego masih ditutup untuk mencegah penyebaran COVID-19. Meskipun nanti dibuka, kedua hewan ini juga tidak akan dipamerkan sampai bulan depan.

Posisi keduanya akan digantikan oleh Elgon, kuda nil pygmy jantan berusia 13 tahun. Elgon adalah ayah dari bayi itu namun mereka tidak akan dipertemukan dalam keluarga sebab kuda nil jantan tidak ikut membesarkan anak-anak kuda nil.




Source:detik.com


Muncul Istilah New Normal di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu?

Muncul Istilah New Normal di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu?

Masyarakat diminta bersiap dengan kondisi new normal saat pandemi virus corona atau Covid-19. Istilah ini memang terkesan baru. Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmita menjelaskan definisinya.
Menurut dia, new normal merupakan kehidupan yang akan dijalankan seperti biasa ditambah dengan protokoler kesehatan. New normal diusulkan sejalan dengan belum ditemukan vaksin atau penangkal virus corona.
"Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru, ketika pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya sampai tertemukannya vaksin untuk Covid-19 ini," kata Wiku saat menggelar konpers di Graha BNPB yang disiarkan lewat chanel Youtube, Selasa, 12 Mei 2020.
Menurut Wiku, kehidupan dapat kembali normal setelah vaksin ditemukan dan dapat dipakai sebagai penangkal virus corona jenis baru itu. Sebab, hingga kini belum ada satupun ahli dan pakar di dunia yang dapat menemukan penangkal Covid-19. Oleh karenanya, pemerintah bahkan seluruh dunia belum dapat menjawab kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir.
"Seluruh dunia juga tidak tahu, karena virus ini, untuk vaksinnya belum ditemukan. Jadi, maka dari itu, sampai dengan vaksin belum ditemukan, kita harus bisa selalu berhadapan dengan virus ini," bebernya.
Dikatakan Wiku, beberapa ahli dan pakar dunia menyatakan bahwa vaksin Covid-19 kemungkinan besar ditemukan paling cepat tahun depan. Artinya, kemungkinan terbesar masyarakat harus hidup secara 'new normal' sampai tahun depan, bahkan bisa lebih.
Dalam hal ini, pemerintah pastinya berharap agar vaksin itu tidak sampai harus dikonsumsi untuk mengobati Covid-19 yang dijangkit oleh masyarakat Indonesia. Dengan kata lain, pemerintah berharap bahwa penularan virus corona jenis baru di tengah masyarakat itu dapat diputus sebelum vaksin itu ditemukan.
Oleh sebab itu, perubahan perilaku menjadi kunci optimisme dalam menghadapi Covid-19 ini. Perubahan perilaku itu diantaranya tetap menjalankan kehidupan sehari-hari ditambah dengan penerapan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah atau didefinisikan sebagai 'new normal'.
Di sisi lain, pemerintah juga berharap bahwa sebelum vaksin di temukan, masyarakat dapat kembali hidup 'normal' setelah menerapkan 'new normal' dengan disiplin tinggi dan bergotong-royong agar terbebas dari Covid-19.
"Tapi, kita harus berpikiran positif, karena Indonesia ini punya kapasitas yang besar dan gotong royong, nah, marilah kita gotong royong untuk merubah perilaku bersama," jelas Wiku.
Wiku berharap agar ada kesadaran bersama-sama dalam masa-masa krisis kesehatan seperti yang sedang dialami Indonesia dan beberapa negara di dunia. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan menjadi metode paling dianjurkan untuk menghadapi Covid-19.
Protokol kesehatan untuk menghadapi Covid-19 diantaranya, mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak dan beraktivitas di rumah menjadi hal baru yang wajib dilakukan demi memutus rantai penyebaran virus COVID-19.
Selain itu, beberapa kebijakan telah diambil oleh beberapa negara di dunia seperti penerapan lockdown, karantina wilayah serta pembatasan wilayah.
Pemerintah Indonesia sendiri juga telah mengambil kebijakan dengan mengeluarkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang hingga saat ini masih diterapkan dan diberlakukan hingga waktu yang belum ditentukan.
Penerapan PSBB tersebut berlaku bagi seluruh kalangan namun ada pengecualian.
Dalam peraturan PSBB telah disebutkan bahwa mereka yang ‘diizinkan’ keluar batas wilayah tertentu adalah bagi yang mengantongi surat izin dinas dari atasan. Selain itu, juga bagi mereka yang sedang ditimpa kemalangan, pun harus menyertakan beberapa dokumen yang disyaratkan.
Keadaan seperti itu, kata Wiku, harus dipahami bersama-sama bahwa pada akhirnya masyarakat Indonesia harus bisa berdaptasi dengan keadaan yang baru. Di mana ada beberapa hal baru yang harus ditegakkan di tengah rutinitas yang selama ini dikerjakan.
Dalam hal ini, perlu dipahami bahwa tidak semua aktivitas dilarang, namun dikurangi atau diganti penerapannya. Tidak ada sekolah di ruang kelas, namun diganti belajar di rumah. Tidak ada bekerja di kantor, namun bekerja dari rumah.
Pelaksanaan ibadah pun terkena imbas. Upacara keagamaan dan ibadah yang lainnya harus dilakukan di rumah. Tidak ada kerumunan, karena hal itu sangat berpotensi terjadi penularan Covid-19.
Beberapa bentuk perubahan atau transformasi baru inilah yang kemudian melahirkan istilah 'New Normal', yakni perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan ditambah menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan virus corona jenis baru, penyebab COVID-19.
"Prinsip yang utama adalah harus bisa menyesuaikan pola hidup. Secara sosial, kita pasti akan mengalami sesuatu bentuk, 'New Normal', atau kita harus beradaptasi dengan beraktifitas, dan bekerja, dan tentunya harus mengurangi kontak fisik dengan orang lain, dan menghindari kerumunan, dan bekerja, dan sekolah dari rumah," kata Wiku.



Sumber: okezone

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

Menteri Perhubungan positif COVID-19 (foto pertama). Bayangkan betapa banyak yang sudah kontak dengannya dan tentu saja harus diperiksa. Mulai dari keluarga, hingga pejabat lainnya.

~ 11 Maret, MenHub ada meeting dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Belanda dan beberapa lainnya. Mereka tentu harus diperiksa. (Lihat foto kedua).

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

~ 11 Maret MenHub ada rapat terbatas di istana, duduknya dekat MenKeu Sri Mulyani. Semua yang hadir di rapat ini harus diperiksa. Bukan tidak mungkin seluruh penghuni istana. Pak Jokowi sepertinya ada di rapat itu juga (lihat keterangan foto ketiga dan empat).

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

~ Mengingat MenHub ada pertemuan dengan salah satu menteri dan Belanda, apakah MenHub juga sempat bertemu dengan Raja dan Ratu Belanda? Jika iya :

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

• Raja dan Ratu Belanda berkunjung ke Yogyakarta.
• Raja dan Ratu Belanda berkunjung ke UGM dan bertemu banyak orang.
• Raja dan Ratu Belanda berkunjung bertemu Sultan.
• Raja dan Ratu Belanda menonton Ramayana di Prambanan dan bahkan Ratu Belanda menyapa langsung penarinya.

MENHUB POSITIF CORONA, BERHENTILAH BERSIKAP BODOH DAN ABAI!

~ Salah satu teman memberi tahu jika minggu lalu, 3 anggota keluarganya baru saja kondangan di tempat yang sama dengan Pak MenHub. Semoga semua tamu yang hadir di sana sadar diri untuk lapor dinas terkait dan memantau kesehatan masing-masing.

Kalian oknum Kang Travel masih mau jemawa mengatakan negara terpapar aman? Bahwa Corona bukan alasan untuk nggak traveling ke negara terpapar?

Kalian para kaum 'Kavling Surga' masih mau meremehkan COVID-19 dengan dalih, "takut kok sama Corona. Takut itu sama Allah" atau dalih "kalau udah takdirnya mati ya mati?"

Kalian para manusia egois, masih tetap traveling ke negara terpapar padahal tidak ada alasan urgent dan berdalih, "duit duit gue ini"?

Kalian para pejabat, terutama yang masih terkesan santai menghadapi COVID-19 ini : haruskah menunggu seperti Italy baru kalian akan bangun dan sadar jika COVID-19 itu seserius ini?

17 Februari 2020, MenHub berkelakar :
"KITA KEBAL CORONA KARENA DOYAN NASI KUCING."

Lihat apa yang terjadi sekarang?
Tak sedikit pemimpin kita yang pernah menjadikan COVID-19 ini bahan kelakar memuakkan.

Ingat. COVID-19 ini tak seharusnya jadi guyonan. Bukan untuk bahan berkelakar.

STOP BEING STUPID AND IGNORANT!
START USING YOUR BRAIN!

Semoga dengan ini, pemerintah lebih bergerak cepat dan lebih transparan soal penanganan COVID-19 ini. Transparan dan melakukan tindakan preventif itu bukan untuk membuat warga takut. Tapi justru agar warga berhati-hati. Jangan malah terkesan ada yang ditutupi.

Mari kita terus berikhtiar sebaik-sebaiknya, dengan tetap melangitkan doa pada-Nya.



Source : FB Fenny ferawati

Bapak Presiden YTH, Setiap hari COVID 19 berevolusi

YTH Presiden Jokowi

Bapak Presiden YTH,    Setiap hari COVID 19 berevolusi.

Kenapa saya sangat kecewa, jengkel, dan marah dengan cara Pemerintah RI mensikapi Bencana Dunia Covid-19 ini?

Karena sebagai Ahli Clinical Epidemiology dan secara khusus pernah meneliti Virus, saya sangat memahami proses perjalanan epidemiologis COVID-19 ini.

Perjalanan di bulan Maret 2020 ini masih baru dimulai, sementara perjalanan mutasi dan evolusi COVID-19 ini di dunia masih sangat panjang.

Mengapa di negara pertama terjangkit RRT, COVID-19 sudah mereda dalam 3 bulan?

1. Karena mereka kaya raya. Mereka kehilangan 20.000 Triliun untuk meredakan jangkitan COVID 19 dan berhasil.

2. Pemerintah mereka sigap cepat tangkas dalam SATU KOMANDO.

3. Perjuangan dan pengorbanan Dokter dan Praktisi Medis sangat hebat. Rela berjibaku melawan penyakit dan kematian tak kenal lelah tak kenal henti.

4. Partisipasi rakyat sangat luarbiasa. Berjuang habis-habisan dan rela diLOCKOWN dua bulan penuh tanpa mengeluh tanpa merengek tanpa protes.

Sementara ini, perjalanan COVID-19 di Indonesia BARU MULAI.
2 kasus 27 kasus 34 kasus 69 kasus 96 kasus.

Dan Pemerintah kebingungan dan sama sekali tak siap. Menggunakan buzzer dan Menkes yang dengan pongah dan sembrono  menunjukkan COVID 19  bukan masalah besar.

Presiden sama sekali tidak didampingi oleh orang-orang yang  kompeten.

Para Menteri kebingungan dan tidak kompak. Malah menjadikan sebagai lelucon dan gurauan. Padahal Pak Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan sudah menjadi korban  COVID 19. pasca menjemput awak Kapal Pesiar yang 9 darinya terjangkit Covid 19.

Sekarang, kesombongan dan kepongahan Menteri Kesehatan kena batunya. Pak Menteri Perhubungan jadi korbannya.

Bapak Presiden YTH,

Setiap hari COVID 19 berevolusi. Semakin ganas dan semakin efektif dalam penyebarannya. Semakin mampu beradaptasi dengan lingkungan. Perhatikan bahwa hanya dalam hitungan 30 bari hampir seluruh permukaan bumi sudah terjangkiti olehnya.

Bapak Presiden.
Banyak Kepala.Negara, istri Kepala Negara, Menteri, Pejabat yang telah sakit dan terinfeksi COVID 19 dan mereka terbuka menyampaikan secara apa adanya.

Saat ini di Indonesia sudah ada Perawat yang wafat karena Covid 19 dan beberapa Dokter yang merawat pasien sudah terinfeksi pula.

Rakyat bingung. Terpecah belah dalam kebingungan. Rakyat yang manja dan malas ini yang terbiasa menadahkan tangan dan mengeluh ini tak kuat kena Pageblug.

Mereka harus dipimpin, Pak.

Saya tahu Bapak dilematis. Apa sebabnya? Karena Indonesia kaya hanya dilaporan. Apabila di Lockdown maka negara akan chaos dan ambruk dalam hitungan hari.

Tetapi apakah 271 juta rakyat inu harus dikorbankan ?

#Lockdown membuat kita mundur 10 langkah. Tetapi kita akan menyelamatkan banyak nyawa. Rakyat hanya perlu ditata dan diajarkan untuk prihatin dan lapar sejenak, tetapi mereka akan terhindar dari banyak kasus kematian.

Jangan lupakan juga kami Para Dokter dan Praktisi kesehatan di lapangan. Sudah pasti kami akan jihad fi sabilillah di garis terdepan bertarung nyawa kami siap syahid demi rakyat banyak.

Jumlah kami hanya 80.000 tentu tidak cukup kuat melawan pandemi, tapi kami siap.

Saya apreciate dengan teman-teman PAPDI yang mendukung #Lockdown. Thanks Dr Sally Aman Nasution dan mas Dokter @Eka Ginanjar. Kita siap berjihad tetapi alangkah lebih baik bila kasus diminimalisir dengan #lockdown.

Tolonglah Pak, pakai hati nurani Anda. #Lockdown 1 bulan saja. Dan insyaAllah kita akan kuat walau miskin, tetapi kita selamat.

Nanti bersama kita akan maju 20 langkah.

Yang penting Bapak pimpin serentak.

Virus COVID 19 hari ini sudah sanggup menaklukkan iklim tropis dan hanya tinggal tunggu waktu saja jadi malapetaka negeri yang tuna kesehatan ini.

Perintahkan #LOCKDOWN ya Pak.

Kita pikirkan sama sama solusi bagaimana rakyat tidak kelaparan. Mereka ini cuma maunya tidak kelaparan.

Yuk Pak. #Lockdown ya.

Tifauzia Tyassuma
Dokter, Peneliti, Penulis

#LockdownIndonesia

Bolu Pisang dan Es Krim

Bolu Pisang dan Es Krim

Kisah ini sy dapat dari grup WA.entah siapa penulisnya.

Bolu Pisang dan Es Krim

"Ma, kakak  ranking satu, mana janji mama mau beliin es krim," rengek Dika putra sulungku. Sejak pulang sekolah ia selalu saja menagih janjiku. Mana kutahu bila si sulung yang baru kelas dua SD akan meraih ranking satu, pikirku saat berjanji paling dia hanya akan masuk sepuluh besar saja seperti biasa.

"Sabar ya, Nak, tunggu ibu gajian tanggal satu," janjiku, padahal aku pun tahu tanggal satu nanti upah menjadi buruh cuci separuhnya akan habis menyicil hutang pengobatan  ketika almarhum suami sakit dulu.

Dika cemberut. Aku tahu dia kecewa. Tak banyak pinta anak ini sebenarnya, hanya sebuah es krim ketika ia ranking satu. Tapi bagiku itu barang mahal.

Ah seandainya saja Dika ranking dua atau tak usahlah ranking sekalian,  ia pasti tak sekecewa ini.

Keterpurukan hidupku bermulai ketika suami yang tiap hari bekerja sebagai buruh bangunan kecelakaan dan lumpuh. Tiap Minggu harus bolak balik kontrol ke rumah sakit, walau pakai BPJS namun kerepotan ini tetap membutuhkan biaya hingga hutang pun menumpuk.

Ketika suami akhirnya pergi selamanya, hutang-piutang pun berdatangan meminta haknya untuk dilunasi.

Aku pasrah. Memohon kepada si pemberi hutang agar memberi kelonggaran dengan mencicil.

Bukan tak mau bekerja lebih giat lagi, namun selain Dika, aku memiliki Anita putri bungsuku yang masih berusia dua tahun. Tak semua orang mau menerima pekerja rumah tangga yang membawa balita.

Sejak itu aku melakukan kerja apapun, mulai dari buruh cuci, hingga upahan membuat kue. Kebetulan kata orang-orang bolu pisang buatanku enak.

  (Mbak, bisa buatin bolu pisang?) Sebuah pesan masuk.

Aku bersorak. Alhamdulillah tak sia-sia mengisi pulsa data beberapa hari yang lalu dan mengaktifkan WA ku. Ada pesanan masuk.

(Bisa Mbak, mau berapa loyang?)

(2 loyang, ngambilnya habis Zuhur bisa?)

(Bisa Mbak.) Aku menyanggupi.

(Tapi bolu pisangnya jangan pakai gula ya, biar manisnya ngambil dari pisangnya saja. Anakku alergi gula.)

(Siap, Mbak. Otw dibuat.)

(Berapa harganya?)

(50.000 Mbak.)

(40.000 saja ya, kan gak pakai gula.)

Aku menelan ludah. Ya Tuhan, padahal dalam tiap loyangnya aku hanya mengambil untung 20.000.

(Ya sudah karena Mbak ngambil dua, aku kasih.)

(Oke, tapi aku gak bisa ngambil ke rumah ya, Mbak. Aku mau pergi liburan, jadi jam 1 aku tunggu di depan SMP yang ada di simpang itu.)

(Oke siap.)

Aku segera gerak cepat menyiapkan semua bahan dan mulai bekerja. Baru jam sembilan berarti masih banyak waktu luang. Kebetulan ada pisang Ambon yang belum terpakai jadi gak perlu beli ke pasar.

Alhamdulillah aku bisa mendapat untung dua puluh ribu dari penjualan dua loyang bolu pisang.

Sepuluh ribunya bisa buat beli es krim harga lima ribu untuk si sulung dan bungsu dan sisanya untuk tambahan belanja besok.

Setelah sholat Zuhur, jam 12.30 aku segera berangkat menuju tempat yang dijanjikan. Si sulung mengekor langkahku dengan riang karena terbayang es krim yang bakal didapat. Si bungsu sedang tidur siang jadi kugendong saja.

Tempat janjian kami cukup jauh sekitar setengah kilometer dari rumah. Walau tengah hari dan terik matahari tengah garang menyerang, aku tetap semangat, demi 20.000.

Jam satu kurang lima menit kami telah tiba di tempat janjian. Mungkin sebentar lagi yang memesan akan datang.

Sepuluh menit, dua puluh menit hingga tiga puluh menit berlalu namun tak kunjung ada tanda bila si pemesan akan datang.

Beberapa pesan telah kukirim sejak tadi namun hanya terkirim dan belum dibaca.

Aku menelpon berkali-kali pun tak kunjung diangkat. Sudah hampir satu jam menanti.

Si sulung telah lelah dan merengek sementara si bungsu telah bangun dan ikut meraung karena kepanasan.

Ting! Sebuah pesan masuk. Hatiku bersorak, dari si pemesan kue.

(Ya Allah Mbak, maaf ya aku lupa. Ini suami berubah pikiran, awalnya dia bilang berangkat habis Zuhur eh tahunya jam sepuluh udah mau buru-buru. Jadi gak sempat kasih kabar. Mbak, jual bolunya sama orang lain saja ya, aku udah otw ke kampung.)

Aku langsung terduduk lemas. Ya Allah, ya Allah, ya Allah. Apalagi ini? Aku tak meminta banyak ya Allah, hanya es krim saja.

Peluhku yang sudah sejak tadi mengucur, kini bercampur dengan air mata.

Siapa yang ingin membeli bolu pisang tanpa gula dengan rasa manis yang alakadarnya?

Ya Allah, berkali aku menyeka air mata yang terus membasahi wajah.

Sulungku berhenti merengek, ia langsung diam melihat air mataku. Lama ia menatapku iba. Kedua netranya mulai berkaca. Tak tega hati ini melihatnya. Ia hanya ingin es krim seharga 5000 ya Allah.

"Dika gak akan minta es krim lagi Bu, tapi ibu jangan nangis." Dika kecilku berkata dengan suara yang bergetar. Sepertinya ia pun menahan tangis.

"Kita pulang, Nak," ucapku. Dika mengangguk, si bungsu pun tangisnya mulai mereda. Sepertinya ia mengerti akan kegundahan hati ini.

Ya Allah, beginilah rasanya. Sakit ya Allah, sakit, sakit, sepele bagi mereka namun begitu berat bagiku. Bahan-bahan bolu itu adalah modal terakhir dan kini seolah sia-sia.

Ya Allah, berkali aku menyebut nama-Nya. Berat, sungguh berat, belum lama suamiku pergi dan kini rasanya aku lemah.

Tak banyak ya Allah hanya ingin es krim saja, itu saja, untuk menyenangkan buah hatiku dan kini bukan untung yang kudapat malah kerugian yang telah nyata di depan mata.

Aku baru saja memasuki halaman rumah kontrakan ketika Bu Tia tetanggaku kulihat telah menunggu.

"Eh, ibunya Dika, dicariin, untung cepat pulang."

"Ada apa Bu?" tanyaku. Semoga saja wanita baik ini akan memberikanku perkerjaan. Apa saja boleh, bahkan yang terkasar sekalipun akan kuterima. Tapi gak mungkin, di rumah besarnya sudah ada dua pembantu yang siap sedia. Aku kembali membuang anganku.

"Gini, ibu jangan tersinggung ya." Bu Tia menatapku.

Aku mengangguk, ingin kukatakan bila rasa tersinggung itu sudah lama lenyap dalam kamus hidupku.

"Papanya anak-anak kan baru pulang jemput kakek neneknya dari bandara. Ya dasar laki-laki tahunya kan cuma nyenengin anak tapi gak tahu yang baik. "

Aku mengangguk walau belum paham kemana arah pembicaraan.

"Masa dia ngebeliian anak-anak es krim sampai lima buah. Padahal anakku kan masih batuk pilek parah. Jadi, daripada buat rusuh, mau ya Bu nerima es krim ini, untuk Dika dan adiknya." Bu Tia menyerahkan plastik putih berisi es krim padaku.

Aku terdiam tak sanggup berkata-kata.

"Asikkk." Dika bersorak, aku masih bergeming.

"Lo, yang ibu bawa itu apa?" tanya Bu Tia melirik kantong hitam berisi dua kotak bolu pisangku.

"Bolu pisang Bu, tapi gak manis, kebetulan yang mesan batal. "

"Wah kebetulan, neneknya di rumah itu diabetes jadi gak bisa makan manis. Saya beli ya untuk cemilan."

"Benar Bu?" Aku bertanya tak percaya.

"Iya, berapa harganya?"

"Berapa saja, Bu. Terserah, asal jadi uang."

"Ya sudah." Bu Tia menyerahkan dua lembar uang merah ke dalam genggamanku.

"Ya Allah Bu ini kebanyakan ," ucapku.

"Sudah, gak apa. Ambil saja, kalau mesan yang kayak gini emang mahal kok Bu." Bu Tia langsung mengambil kantong berisi bolu pisang dan bergegas pergi.

Aku masih diam dengan air mata yang mulai menetes lagi. Baru saja mengeluh akan pahitnya hidup dan kini semua telah terbayar lunas.

***

Bu Tia meletakkan bolu pisang yang baru ia beli di atas meja makan.

Ia duduk dan memandang dua kotak bolu pisang itu dengan tatapan berkaca.

Sungguh zolim sebagai tetangga, bahkan ada seorang janda yang kesusahan pun ia tak tahu. Sementara baru saja ia membeli tas branded seharga jutaan dan tak jauh dari rumahnya ada seorang anak yatim merengek pada ibunya hanya demi sebuah es krim.

Untung saja Fahri putranya bercerita, bila tidak pastilah kezoliman ini akan terus berlangsung.

"Ma, tadi yang juara 1 Dika, tetangga kita yang di ujung itu." lapor putra sulungnya.

"Bagus dong, les dimana dia?"

"Gak les kok, Ma. Orang dia miskin kok."

"Hey, gak boleh menghina orang lain." Bu Tia melotot pada putranya.

"Gak menghina kok. Kenyataan emang dia miskin. Kasihan deh Ma, masa kan ibunya janji mau beliin dia es krim kalau ranking satu eh pas dia ranking malah ibunya bilang tunggu ada uang. Kasihan banget Dika ya , Ma. Mana kalau di sekolah dia suka mandang jajanan temannya kayak ngeiler gitu tapi pas dikasih dia nolak. Malu mungkin ya, Ma." Fahri bercerita panjang lebar.

Bu Tia terdiam.

Ya Allah mengapa ia tak tahu? Selama ini, ia aktiv ikut kegiatan sosial, mengunjungi panti asuhan ini dan itu. Namun ia abai akan keadaan di sekitar.

"Ma, bolunya gak ada rasa, kurang enak," ucap Fachri membuyarkan lamunannya.

"Sengaja, makannya bukan gitu. Tapi kamu oles mentega dan taburi meses atau kamu oles selai buah."

"Ohhh, gitu ya. Tumben mama pesan bolu tawar."

"Lagi pengen aja."

Bu Tia menghela napas panjang. Tak akan terulang lagi, jangan sampai ada tangis anak yatim yang kelaparan di sekitarnya.

Anak yatim itu bukan tanggung jawab ibunya saja tapi keluarga dan orang sekitar.

***

Sepele bagi kita namun berarti bagi mereka.

Ada kala sisa nasi kemarin sore yang tak tersentuh di atas meja makan kita adalah mimpi dari anak-anak yang telah berhari-hari terpaksa hanya berteman dengan ubi rebus saja.

Jangan heran menatap binar seseorang yang begitu terharu ketika gaun pesta yang menurut kita sudah ketinggalan jaman itu kita berikan pada mereka.

Uang lima puluh ribu yang sangat mudah lenyap ketika dibawa ke mini market bertukar dengan kinderj*y dan beraneka jajanan yang habis dalam sekejap itu adalah setara dengan hasil kerja keras seorang buruh dari subuh hingga menjelang Magrib.

Bersedekah itu gak perlu banyak, sedikit saja dari yang kita punya. Memberi itu jangan menunggu kaya, saat kekurangan lah justru diri harus lebih bermurah hati.

Beruntunglah bila di sekitar begitu banyak ladang sedekah dimana kita dapat menukar rupiah menjadi pahala. Kaya itu bukan pada jumlah harta tapi bagaimana kita membelanjakannya. Akherat itu ada dan sudah kah kita menyiapkan hunian di sana?

Pengingat diri agar lebih peka.ingat ini salah satu kerja maqami kesholehan sosial agar peduli tetangga kita.




Source : tarbiahmoeslim'sblogs

INI KISAH NYATA : " Papa kembalikan tangan ita "

INI KISAH NYATA :   " Papa kembalikan tangan ita "

INI KISAH NYATA :
" Papa kembalikan tangan ita "

Untuk para orang tua yang anaknya kreatif, jangan lagi dipukul ya.. Tolong baca kisah nyata yang menyentuh hati ini, cerita tentang seorang anak kecil bernama Ita yang memohon pada papanya untuk kembalikan tangannya.

Sebagai orang tua kita patut menghalangi perbuatan pasangan untuk memukul sang buah hati.
Khususnya pada anak-anak yang masih kecil dan tak tahu apa-apa. Mengajar dan memberikan pembelajaran dengan cara memukul bukanlah cara terbaik.

Inilah kisah nyata itu:
Sepasang suami isteri seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak untuk diasuh pembantu rumah ketika mereka bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan berusia tiga setengah tahun. Sendirian di rumah, dia sering dibiarkan pembantunya yang sibuk bekerja.

Dia bermain diluar rumah. Dia bermain ayunan, berayun-ayun di atas ayunan yang dibeli papanya, ataupun memetik bunga matahari, bunga kertas dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dia pun mencoret semen tempat mobil ayahnya diparkirkan tetapi karena lantainya terbuat dari marmer, coretan tidak kelihatan. Dicobanya pada mobil baru ayahnya.

Ya… karena mobil itu berwarna putih, coretannya tampak jelas. Apalagi kanak-kanak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu bapak dan ibunya mengendarai motor ke tempat kerja karena jalan macet. Setelah sang anak mencoret penuh sisi yang sebelah kanan dia beralih ke sebelah kiri mobil.

Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikuti imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari si pembantu rumah.
Pulang petang itu, terkejutlah ayah ibunya melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan angsuran.

Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, 'Kerjaan siapa ini?' Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Mukanya merah padam ketakutan lebih-lebih melihat wajah bengis tuannya.
Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ‘Tak tahu… !' 'Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?' hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata 'Ita yg membuat itu papa…. cantik kan!' katanya sambil memeluk papanya ingin bermanja seperti biasa. Si ayah yang hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon bunga raya di depannya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya.

Si anak yang tak mengerti apa-apa terlolong-lolong kesakitan sekaligus ketakutan. Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya. Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan.

Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa? Si bapak cukup keras memukul-mukul tangan kanan dan kemudian tangan kiri anaknya.

Setelah si bapak masuk ke rumah dituruti si ibu, pembantu rumah menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dilihatnya telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka-luka dan berdarah.

Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiram air sambil dia ikut menangis. Anak kecil itu juga terjerit-jerit menahan kepedihan saat luka-lukanya itu terkena air. Si pembantu rumah kemudian menidurkan anak kecil itu. Si bapak sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah.
Keesokkan harinya, kedua belah tangan si anak bengkak.

Pembantu rumah mengadu. 'Oleskan obat saja!' jawab tuannya, bapak si anak. Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si bapak konon mau mengajar anaknya. Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu tetapi setiap hari bertanya kepada pembantu rumah. 'Ita demam…' jawab pembantunya ringkas.

'Kasih minum obat penurun panas ,' jawab si ibu.
Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Ita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. Memasuki hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Ita terlalu panas. 'Sore nanti kita bawa ke klinik' kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan ia dirujuk ke rumah sakit karena keadaannya serius. Setelah seminggu di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.

'Tidak ada pilihan..' katanya yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu diamputasi karena gangren yang terjadi sudah terlalu parah.

'Tangannya sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya kedua tangannya perlu dipotong dari siku ke bawah' kata dokter.
Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yang dapat dikatakan. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si bapak terketar-ketar menandatangani surat persetujuan pembedahan.

Keluar dari bilik pembedahan, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga heran melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata.

'Papa.. Mama… Ita tidak akan melakukannya lagi. Ita tak mau dipukul papa. Ita tak mau jahat. Ita sayang papa.. sayang mama.' katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya.

'Ita juga sayang Kak Narti..' katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuatkan gadis itu meraung histeris.

'Papa.. kembalikan tangan Ita. Untuk apa diambil.. Ita janji nggak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Ita mau makan nanti? Bagaimana Ita mau bermain nanti? Ita janji tdk akan mencoret-coret mobil lagi,' katanya berulang-ulang.
Serasa copot jantung si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung-raung dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi, tiada manusia dapat menahannya.

Pelajaran yang sangat berharga buat para orang tua, anak nakal itu biasa, kalau anak kecil terluka, berilah perhatian sendiri pada anak dan jangan bergantung pada pembantu yang pendidikannya lebih terbatas.

Ingat.. Penyesalan selalu datang BELAKANGAN..
Semoga kita semua dapat menjadi orangtua yang terbaik ntuk anak-anak kita.
Aamiin...

Like dan Share ya bunda apabila informasi ini SANGAT PENTING Sebagai pengingat utk kita semua, bahwa salah satu harta terbesar, adalah buah hati yang di amanahkan oleh Sang Khalik kepada kita orang tua.




Source : melodi islam

Puluhan Kucing di Jaten Mati Mendadak, Warga Takut Virus Korona

Puluhan Kucing di Jaten Mati Mendadak, Warga Takut Virus Korona

Karanganyar- Sebanyak 26 kucing mati mendadak dalam kurun waktu dua hari terakhir di Perumahan Josroyo, Jaten. Warga sempat khawatir kucing-kucing tersebut terjangkit virus korona yang tengah menggemparkan dunia kesehatan saat ini.
Warga Perumahan Josroyo, Jaten Heru, 58, membenarkan kejadian kematian kucing yang mendadak itu. Bahkan tak hanya satu, Heru kehilangan 15 ekor kucing peliharannya.

Kucing-kucing itu mati di beberapa tempat, seperti di dalam rumah, atap rumah, dapur, dan selokan.

”Kaget sebenarnya, ketika saya pulang sudah ada kabar kucing saya mati di dalam rumah. Kucing berjenis anggora ada dua, induk semua. Lainnya kucing biasa. Saya sedih bukan main karena kucing hewan peliharaan saya sejak kecil,” tutur Heru saat ditemui di rumahnya, Selasa (28/1).

Warga lain, Mahmud, 58, mengatakan, kucing miliknya yang baru berumur 2 bulan mati secara mendadak. Belum diketahui pasti penyebab kematian kucing itu. Diduga karena terjangkit virus.

”Padahal baru saja kemarin tiga kucing saya sehat dan lari-larian di luar rumah. Tapi tahu-tahu kucing tak mau makan selama dua hari. Kemarin kucing ditemukan mati tergeletak mengeluarkan cairan kuning di mulutnya,” terang Mahmud.

Ketua RW 16 Perumahan Josroyo, Jaten Henry Prasetyo mengatakan, warga memang langsung melaporkan kejadian kucing mendadak itu. Mendapat laporan tersebut, Henry pun segera meneruskan laporan ke Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Karanganyar.

”Dapat laporan dari warga terkait kucing mati mendadak. Saya pun kaget dan resah.

Takutnya ini wabah dari virus korona, jadi saya segera lapor ke disnakkan,” ucap Henry.

Disnakkan dan Polsek Jaten pun langsung mendatangi lokasi. Dua kucing milik warga yang terinfeksi dibawa ke puskeswan dan klinik terdekat untuk observasi lebih lanjut. Kasus kucing mati mendadak terjadi di delapan titik.

”Menurut laporan total ada 26 kucing yang mati terinfeksi. Paling banyak 15 kucing milik Heru, warga kami,” tutur Henry.

Pengawas Kesehatan Hewan Disnakkan Karanganyar Sutiyarmo menuturkan, kejadian ini baru kali pertama di Karanganyar.

Kematian kucing disebabkan virus distemper melalui kontak fisik maupun pernafasan hewan. Maka tak heran jika banyak kucing yang terdampak.

Virus tersebut menular secara cepat dalam kurun waktu satu hingga tiga hari. ”Kami sudah datang memeriksa dua kucing. Salah satu kucing yang diperiksa di puskeswan positif mengidap virus distemper. Kucing lainnya diperiksa di klinik hewan, namun belum tahu hasilnya,” terang Sutiyarmo.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar memeriksa kesehatan hewan peliharaan sesering mungkin. Serta memberikan vaksin secara teratur.



Source : radarsolo

Singgung Pemerintahan Nabi Muhammad, MUI Minta Mahfud MD Bertaubat

Singgung Pemerintahan Nabi Muhammad, MUI Minta Mahfud MD Bertaubat

Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamangan Mahfud MD yang menyebut haram mengikuti umat Islam meniru sistem pemerintahan Nabi Muhammad SAW menuai sorotan publik.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud saat mengisi Diskusi Panel Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat lalu (25/1).

Pernyataan Mahfud kemudian ditulis dalam sebuah berita dalam situs NU.or.id dengan judul “Mahfud MD: Haram Tiru Sistem Pemerintahan Nabi Muhammad”.

Wakil Ketua Komisi Hukum MUI Pusat Anton Tabah mengaku heran dengan Mahfud yang tidak jera-jeranya keseleo lidah. Dia pun meminta mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu segera memperbanyak doa.

“Mahfud MD sering sekali keseleo lidah,” ujar Anton Tabah saat dihubungi redaksi, Minggu (26/1).

Purnawirawan jenderal bintang dua polisi itu lantas menyinggung pernyataan Mahfud yang pernah mengatakan perda syariah radikal.

Berdasarkan amatannya saat masih di kepolisian, kehadiran perda-perda syariah justru membantu tugas mengatur miras dan sebagainya.

“Kini dia (Mahfud) haramkan ikuti cara Nabi saw? Mestinya tak berkata sevulgar itu (mengharamkan ikuti Nabi SAW),” tegasnya.

Anton menjelaskan bahwa Allah telah menetapkan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan terbaik bagi orang beriman. Hal itu termaktub dalam Alquran yang tidak boleh diingkari.

Kata dia, Mahfud juga salah mengartikan sistem pemerintahan Nabi Muhammad. Pasalnya, nabi memberi jabatan tanggung jawab pada ahli di bidang masing-masing.

“Dengan ajarannya yang masyhur yaitu, jika kau serahkan jabatan/perkara/masalah pada yang bukan ahli di bidangnya maka pasti hancur,” sambung Anton.

Atas alasan itu, dia mendesak Mahfud untuk lebih hati-hati dalam berbicara dan segera bertaubat atas kesalahan yang diperbuat.

“Apalagi sampai mengharam-haramkan perilaku Nabi untuk diikuti, maka dia harus segera bertaubat,” pungkasnya.




Source : gelora.co

Amnesty Internasional Desak Dugaan Penyiksaan Lutfi Diusut

Amnesty Internasional Desak Dugaan Penyiksaan Lutfi Diusut

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mendesak kasus dugaan penyiksaan terhadap Dede Lutfi Alfiandi diusut tuntas. Usman menegaskan penggunaan penyiksaan tidak bisa dibenarkan dalam keadaan apapun.

"Pengakuan Lutfi bahwa ia dipaksa untuk mengaku dan dianiaya oleh polisi harus diusut tuntas.Penggunaan penyiksaan selama interogasi adalah praktik usang yang seharusnya ditinggalkan," ujar Usman lewat keterangan resminya, Ahad (26/1).

Menurutnya, penyiksaan dalam tahap penyidikan sangat keterlaluan. Serta, melanggar Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Hukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, dan Merendahkan Martabat Manusia.

"Di bawah konvensi yang juga diratifikasi Indonesia itu, penggunaan penyiksaan tidak bisa dibenarkan dalam keadaan apa pun," ujar Usman.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ombudsman, dan Kompolnas mengusut tuntas dugaan penggunaan kekuatan yang berlebihan. Serta, kekerasan yang tidak diperlukan terhadap demonstran.

"Caranya adalah dengan melakukan penyelidikan. Pelaku kekerasan harus diadili, dan tidak cukup diberi sanksi administratif, apalagi dibiarkan lolos tanpa penghukuman," ujar Usman.

Sebelumnya, Dede Lutfi Alfiandi (20) mengaku disiksa hingga disetrum oleh penyidik saat memberikan keterangan di Polres Jakarta Barat. Penyiksaan itu, kata Lutfi, ditujukan agar dirinya mengaku telah melempari aparat dengan batu saat berdemonstrasi di depan kompleks DPR.

Pernyataan itu ia lontarkan saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim dalam persidangan yang digelar pada Senin (20/1) lalu. Lutfi didakwa melawan aparat yang menjalankan tugas atau melanggar Pasal 212 jo 214 KUHP.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Teuku Arsya membantah anggotanya menganiaya Lutfi Alfiandi dengan cara disetrum saat dimintai keterangan di Mapolres Metro Jakarta Barat. Arsya membantah anggota penyidiknya memaksa Lutfi untuk mengakui sebagai pelempar batu ke arah polisi selama demo mahasiswa dan pelajar STM menolak RUU KUHP.

"Enggak mungkin, kita kan polisi modern, dia mengaku karena setelah itu ditunjukkan ada rekaman video dia di lokasi. Dia lempar batu, itulah petunjuk kenapa dia diamankan," ujar Arsya.




Source : Republika.id

Pengobatan Metode Kun Fayakun

Pengobatan Metode Kun Fayakun

Pengobatan Metode Kun Fayakun

Tanya:
Ada seorang ‘ustad’ yang sering tampil di TV acaranya pengobatan. Diagnosanya semua sama, selalu menanyakan akhlak pasien, sering marah-marah, suka jengkel dengan sesama, suka memusuhi orang lain, dst..
Ujung-ujungnya pasien diminta istighfar, lalu didoakan oleh sang ustad sampai terkapar. Kemudian begitu sang ustad mengucapkan ‘kun fayakun’, si pasien tiba-tiba langsung sembuh.
Ketika si ustad ini berdoa, pasien tidak merespon apapun selain mengaminkan. Begitu si ustad mengucapkan ‘kun fayakun’ pasien langsung mengaku sembuh.
Kenapa bisa seperti itu? Apakah ini bisa ditiru? Atau sebenarnya ini praktek perdukunan?
Jawab:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,
Allah menegaskan dalam al-Quran, bahwa satu-satunya dzat yang bisa memunculkan akibat tanpa sebab hanya Allah Ta’ala melalui firman-Nya kun (jadilah). Allah berfirman di surat Yasin:
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Sesungguhnya ketetapan Allah ketika Dia menghendaki sesuatu, cukup berfirman: ‘Kun’ maka terjadilah. (QS. Yasin: 82).
Dalam kalimat ‘kun fayakun’ sebenarnya ada 3 kata,
1. Kata ‘kun’ yang merupakan fi’il amr (kata perintah) yang artinya jadilah.
2. Kata ‘fa’ yang merupakan kata depan, artinya: maka
3. Kata ‘Yakuunu’ merupakan fiil mudhari’ (kata kerja untuk makna present/future), yang artinya terjadi.
Sehingga maksud ayat, ketika Allah menghendaki sesuatu, Allah hanya berfirman, “Kun” (jadilah). Lalu apa yang Dia kehendaki terjadi.
Karena ini hanya milik Allah, makhluk sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya. Termasuk hal ini tidak bisa dipelajari atau ditiru oleh makhluk. Itu murni kuasa Allah.
Bagaimana jika ada manusia yang menirunya?
Sikap semacam ini sudah sering dilakukan manusia. Bahkan Allah ceritakan dalam al-Quran tentang Fira’un yang mengaku tuhan, minta disembah, dan mengklaim dirinya adalah Rab yang paling tinggi. Padahal itu semua hanya milik Allah. Dan ada banyak sekali sifat-sifat yang hanya khusus milik Allah, lalu diklaim oleh sebagian manusia bahwa dia memilikinya. Seperti mengetahui hal yang ghaib. Allah menegaskan dalam al-Quran bahwa satu-satunya dzat yang mengetahui hal yang ghaib hanya Allah.
Allah berfirman,
قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ
Katakanlah, ‘Tidak ada seorangpun di langit maupun di bumi yang mengetahui hal ghaib, kecuali Allah.’ (QS. an-Naml: 65)
Dan sudah menjadi rahasia umum mengenai para tukang ramal, para dukun, dan bahkan mereka sudah ada sebelum Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus.
Namun semua itu adalah pengakuan palsu. Dan kalaupun itu terjadi, hakekatnya dia dibantu jin untuk menjalankan sihirnya. Fira’un dibantu oleh ribuan tukang sihir, raja-raja yang minta disembah, mereka juga dibantu tukang sihir. Perbuatan mereka sangat berpotensi merusak aqidah umat, dengan menampakkan kehebatannya, padahal sejatinya adalah sihir.
Karena itulah, ketika manusia dan jin dikumpulkan di akhirat, mereka yang melakukan kerja sama antara jin dan manusia untuk melakukan sihir, di hukum oleh Allah.
Allah berfirman,
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ
“(Ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebagian kami telah dapat kesenangan dari sebagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kalian. (QS. al-An’am: 128).
Ibnu Jauzi dalam tafsirnya menyebutkan makna dari ayat di atas, ‘sesungguhnya sebagian kami telah dapat kesenangan dari sebagian (yang lain)’ maksudnya adalah kerja sama antara manusia dan jin.
Jin mendapatkan kenikmatan berupa ketaatan dan pengagungan dari manusia. Sementara manusia mendapatkan kenikmatan berupa kemampuan sihir. Misalnya, bisa mengobati segala penyakit dalam sejejap, mengetahui hal yang ghaib, sampai kesaktian fisik, seperti kebal, ngilang, bisa terbang, dst.
Itu artinya, mereka yang mengaku bisa mengobati segala penyakit hanya dengan kalimat, ‘Kun fayakuun’, seakan-akan menyamakan kemampuannya dengan kuasa Allah, dalam hal kemampuan menciptakan akibat tanpa sebab.
Bagaimana dengan doa?
Mendoakan orang yang sakita agar sembuh, dibolehkan dan bahkan dianjurkan. Dan itu bisa dilakukan oleh siapapun, tanpa harus tampil di TV. Bahkan bukti ikhlas dalam berdoa adalah dilakukan secara rahasia, dan bukan ditampak-tampakkan. Melihat dari yang disampaikan penanya, yang memberikan pengaruh bukan doa, tapi ucapan kun fayakun. Begitu kalimat ini diucapkan, spontan langsung mengaku sembuh.
Demikian, Allahu a’lam.

Source : konsultasisyariah

SKENARIO JIN IFRID

SKENARIO JIN IFRID


 SKENARIO JIN IFRID

Kepala daerah muslim satu persatu di giring oleh KPK ke jeruji besi. Mereka di intai berbulan bulan, sampai mereka lengah. Pada saat mereka lengah, tanpa ampun langsung di OTT. Kemudian mereka di ekspose di media Televisi berhari hari.

Pemimpin muslim yang hampir tidak pernah salah dalam kebijakan, sehingga tidak ada celah KPK untuk meng OTT mereka. Cara lainpun dilakukan. Pasukan lain bekerja untuk merusak reputasi mereka. Baik buzzer buzzer yang terus menerus menyinyiri mereka.

Ahmad Heryawan ketika menjabat gubernur jawa barat terus menerus digempur, dicari cari kesalahannya, diulek ulek masa lalunya. Pendek kata setia kebijakannya yang baik harus di tutupi ke publik dengan tidak meliputnya. Dengan prestasi hebat di jawa barat, Aher tida bisa bersinar karena tidak ada media yg memberitakan dirinya.

Edy Rahmayadi di Sumatera utara, jika dia marah di ekspose oleh media berhari hari. Buzzer terus menerus mengais ngais kelemahannya. Padahal dari pandangan yang jerinih, beliau seorang pemimpin yg baik.

Sekarang giliran Anis Baswedan yang digempur mati matian. Setiap ada masalah di Jakarta, Anis harus selalu salah. Prestasinya yang gemilang ditutupi dengan cara tidak mengekspose dirinya di media media mainstreem. Buzzer buzzer tak henti nyiyirin dirinya.

Terbaru di kasus kerusuhan 22 mei, pasukan Brimob yang menembaki warga Jakarta, nota bene warga Anis. Bahkan ada kelompok yang mengerahkan massa bayaran. Tetapi sekelompok orang malah ramai ramai menyalahkan Anis. Bahkan tagar turunkan anis sampai ribuan.

Kenapa bukan Kapolri yang disuruh turun? Pengamanan unjuk rasa adalah tanggung jawabanya. Kenapa bukan menkopolhukam yang disuruh turun? Dia penanggung jawab keamanan. Kenapa massa bayaran itu tidak di ekspose? Sampai sekarang otak penggeraknya tak tentu juntrungannya.

Ada pemimpin dari Indonesia timur, atau pemimpin dari kelompok mereka yang di ekspose kebirukannya? Tidak ada ceritanya yang begituan. Yang mereka ekspose adalah kehebatannyq walaupun terlihat konyol. Ada yang ngatur lalu lintaslah, ada yang marah marah ke petugaslah, ada yg naik sepedalah.

Ada kelompok JIN IFRID di Indonesia yang ingin membuat gambar menurut kemauan mereka. Mereka mencoba menggambarkan pemimpin muslim itu korup, tidak becus, tidak cakap, tidak punya visi, tidak punya leadership. Tidak pantas untuk memimpin indonesia kedepan.

Gambar itu secara terus menerus di cekoki ke publik. Sampai publik yakin bahwa pemimpin muslim itu tidak cakap. Pada akhirnya mereka tidak percaya lagi ada pemimpin muslim yg mampu memimpin di negara ini. Kemudian di hembuskan jargon " Buat apa pemimpin muslim tapi korup, mending pemimpin non muslim tapi bersih". Masih ingat jargon itu di hembuskan di pilkada mana?

Setelah umpan mengena, mereka pun menghadirkan pemimpin non muslim yang sudah disetting tegas, berwibawa, bersih, mampu memimpin. Media televisi siang malam meliputnya sampai kegiatan paling sepele sekalipun. Bila perlu batukpun diliput. Tuh .. Batuknya berwibawa. Rakyatpun dengan lugu mengelu elukan si pemimpin tipuan itu.

Padahal Tujuan kelompok Jin Ifrid itu adalah untuk menguasai Indonesia. Mengarahkan muslim ke kursi penonton, bukan pemain. hanya sebagai target untuk mendapatkan suara saja.

Gambaran pemimpin yang di ekspose siang malam oleh televisi itu didepanmu adalah sampah. Mereka ingin sampah itu anda percayai sebagai barang berharga. Barang yang sebenarnya berharga mereka sajikan seolah olah sampah di depanmu.

#MuslimUnited
#MariBerjamaah




Source : FB hairuddin