Ternyata kulit bawang sangat bermanfaat, silhkn dibaca sampai habis




Semoga bermanfaat
Bawang sekaligus kulitnya (terutama bawang merah) memiliki banyak sekali kandungan vitamin dan mineral. Selain Sebagai bumbu masak dan memberikan manfaat pada manusia, dia juga bisa bermanfaat untuk tanaman lhoo...
Sebenarnya pada bawangnya kandungan vitamin dan mineral lebih tinggi, namun karena bawangnya kita gunakan untuk memasak dan sekarang2 ini harganya lumayan mahal, agak sayang ya kalau bawangnya dipakai untuk pesnab atau pupuk. Jadi cukuplah kita memanfaatkan limbahnya untuk membantu berkebun. Jadi tidak ada yg dibuang dari bawang2an yg kita beli. Habis ini gak usah buru2 beli bawang sekilo dan dikupasin yaa, nanti capek.
Siapkan saja wadah kering didapur dan kumpulkan kulit bawangnya setiap hari, setelah beberapa hari bisa mulai percobaan.
1. Sebagai Pestisida nabati karena mengandung acetogenin dan flavonoid yang bisa merusak sistem pencernaan serangga, sehingga serangga bisa keracunan. Caranya, masukkan kulit bawang ke wadah botol, isi air 3/4 botol dan diamkan beberapa hari (jangan lupa buka tutup botol untuk membuang gas). Setelah jadi tinggal saring dan semprotkan ke tanaman yg terserang hama. Ampasnya bisa masuk komposter atau diletakkan pot tanaman.
2. Sebagai pupuk alami karena mengandung Hormon auksin, giberelin dan rhizokalin yang berguna sebagai ZPT (zat pengatur tumbuh). Nah kalau sebagai pesnab disemprotkan, kalau yang ini bisa digunakan untuk merendam stek batang sebelum ditancap ke media tanam (sebagai perangsang akar) atau bisa juga disiramkan ke media tanam tanaman kita, agar akar bisa menyerap zat2 dari larutan kulit bawang.
Mudah kann??? yuukkkk dicobaaa..

Apakah bekam dapat dijelaskan secara medis?


Apakah bekam dapat dijelaskan secara medis?

Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa Bekam berfungsi membuang “darah kotor” atau “sampah” hasil metabolisme tubuh melalui proses pengeluaran secara langsung dari pembuluh darah kapiler yang ada di permukaan kulit.

Dalam beberapa literatur disebutkan bahwa bekam bekerja dengan cara merangsang atau mengaktifkan : 

1. Sistem kekebalan tubuh

2. Pengeluaran Enkefalin

3. Pelepasan neurotransmitter

4. Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah serta 

5. “the gates for pain” pada Sistim Syaraf Pusat (CNS) yang berfungsi mengartikan sensasi rasa nyeri.

Dr. Wadda’ A. Umar mengatakan apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan mast cell dan lain-lain pada kulit, jaringan bawah kulit ( sub kutis), fascia dan ototnya. 

Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, bradikinin, slow reacting substance (SRS), serta zat-zat lain yang belum diketahui. 

Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol, serta flare reaction pada daerah yang dibekam. 

Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman.

Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. 

Akibatnya timbul efek relaksasi serta menstabilkan permeabilitas sel.

SAKIT ITU ADA 2

- Jasmani

- Ruhani


CONTOHNYA

1.JASMANI 

- Penyumbatan pembuluh darah (darting, sakit kepala, stroke

- Disfungsi ORGAN (jantung, ginjal, lever, diabetes dll)

- Bersarangnya tbc, tumor, kanker dll


2. RUHANI

- Bersarangnya syetan

- Lemah iman : malas ibadah

- Was - was

- Penghayal

- Suka melamun


SOLUSI = BEKAM 

- Ada alat

- Ada niat

Apa kelebihan dan kelemahan dari terapi bekam ini?


Apa kelebihan dan kelemahan dari terapi bekam ini?

Kelebihannya : mudah, murah, aman, praktis dan khasiatnya instan bahkan pada saat terapi masih berlangsung sudah terasa manfaatnya, tubuh terasa lebih enteng, segar dan lebih bugar. "Rasakan bedanya dan bedakan rasanya"

Yang terpenting sesungguhnya adalah dengan Berbekam berarti kita juga melaksanakan Sunnah Nabi dan Insya Allah akan bernilai ibadah.

Kekurangannya adalah : bekam tidak bisa menangani penyakit akibat trauma (seperti fraktur/patah tulang, tersiram air panas, terkena cairan kimia, luka bakar), karena kecelakaan (tenggelam, tersengat aliran listrik, luka robek, lecet), dan kelainan bedah kongenital tertentu (bibir sumbing, polidactili, dll).