Manfaat Kentos Atau Tumbung Kelapa, Banyak Orang Yang Tidak Tahu...!!! Coba Baca Sangat Bermanfaat

Manfaat Kentos Atau Tumbung Kelapa

Apa itu Kentos atau Tumbung kelapa??
Kentos Kelapa atau dikenal dengan Tumbung Kelapa adalah embrio dari tunas kelapa. Bentuk Kentos bulat terletak di dalam daging buah kelapa. Tapi rasanya sangat berbeda dari buah kelapanya. Namun kentos atau tumbung kelapa ini benar-benar aman untuk dikonsumsi. Jika jumlahnya banyak enak sekali untuk dijadikan sayur. Baca juga :  Akibat Dari Suka Makan Kaki Ayam,Apakah Ada Manfaat Kaki Ayam Ini?

Sebenarnya embrio kelapa bernama Kentos atau Tumbung Kelapa ini tidak begitu populer di kalangan masyarakat. Bahkan jika kelapa dibelah dan ada isinya kentos, maka kelapa itu disebut sebagai kelapa tua. Sebenarnya secara rasa dan manfaat sangat banyak sekali. Berikut sebagai contohnya :

1. Mencegah Kerusakan Pada Pembuluh Darah

Pembuluh darah bisa pecah apabila anda terus tidak memperhatikan pola makan. Kerusakan pembuluh darah berakibat fatal. Oleh sebab itu, anda membutuhkan manfaat kentos atau tumbung kelapa ini yang diyakini akan mencegah kerusakan pada pembuluh darah anda.

2. Mencegah Penyakit Liver

Liver bisa disembuhkan dengan kentos atau tumbung kelapa. Dengan mengkonsumsinya, anda akan mempunyai tubuh yang kuat. Terhindar dari penyakit seperti liver. Ingatlah bahwa penyakit apa saja bersangat bahaya. Liver dapat mengakibatkan kematian.

3. Mengandung Zat Besi

Zat besi yang terkandung di dalam kentos atau tumbung kelapa sangat baik untuk tubuh anda. Dengan mengkonsumsi banyak makanan kaya akan zat besi seperti tumbung kelapa ini, maka anda tidak akan kena anemia lagi.

4. Mengandung Omega 3

Omega 3 yang ada pada kentos atau tumbung kelapa sangat ampuh sekali. Manfaat kentos atau tumbung kelapa ini memang diyakini kaya dengan asam lemak omega 3 yang akan menutrisi otak anda agar bisa maksimal dalam bekerja.


5. Mengandung Vitamin A

Kandungan vitamin A yang ada pada kentos atau tumbung kelapa ini sungguh sangat bagus sekali untuk kesehatan. Dengan manfaat kentos atau tumbung kelapa, maka tubuh anda tidak akan sakit-sakitan lagi. Terutama bola mata akan sehat kembali. Seakan mempunyai bola mata baru yang bersih dan jernih.

Baca juga : Jika Sakit, Obatnya Ada Pada Telapak Tangan Saudara

6. Mengandung Vitamin D

Kandungan vitamin D di dalam kentos atau tumbung kelapa ini juga sangat ampuh sekali dalam pencegahan radikal bebas. Dengan rutin memakan sayur kentos atau tumbung kelapa ini, maka racun dan radikal bebas tidak akan menyerang tubuh anda lagi.

7. Mengandung Protein

Protein yang ada pada kentos atau tumbung kelapa ini juga sangat baik sekali untuk tubuh. Kandungan protein yang tinggi dan melimpah pada kentos atau tumbung kelapa ini sungguh baik sekali untuk tubuh. Anda tidak akan terkena gangguan pembentukan sel lagi.

8. Mengandung Fosfor

Kadar fosfornya juga banyak. Manfaat kentos atau tumbung kelapa ini akan menutrisi setiap jaringan tulang dan gigi anda.

9. Mengandung Vitamin B12

Kentos atau tumbung kelapa mengandung vitamin B12 yang sangat baik untuk tubuh. Dengan memakan sayuran kentos, maka tubuh anda tidak akan kena lagi penyakit ini.

10. Mencegah Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner juga akan disembuhkan dengan kentos atau tumbung kelapa. Sebab manfaatnya yang luar biasa ini.

11. Memperkuat Tulang dan Gigi

Tulang dan gigi tidak akan rapuh lagi berkat manfaat dari kentos atau tumbung kelapa.

12. Mencegah Stroke

Begitu juga dengan stroke, tentu saja kentos atau tumbung kelapa ini sangat ampuh untuk mengobati.

13. Mencegah Rabun Jauh atau Hipermetropi

14. Mencegah Radang Selaput Otak

15. Mencegah Rabun Dekat atau Miopi

16. Mengobati Sakit Kepala dan Migrain

17. Mengandung Kalsium yang Melimpah

18. Meringankan Depresi dan Stress Akut

19. Mencegah Mata Silinder agar Tidak semakin Parah

20. Mengobati Batuk Kering dan Menahun

21. Mencegah Kanker Kolon

22. Mengobati Insomnia dan Hipersomnia

23. Mengobati Mood Swing

24. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

24. Mengobati Flu dan Pilek

25. Menguatkan Daya Pikir

Semoga Bermanfaat, silahkan share agar yang lain tahu dari manfaat Kentos atau Tumbung kelapa ini. Baca juga :  Pusar Kepala Ada 2, Ini Sifat Yang Harus Para Orang Tua Tau Tentang Anaknya

GOL TENDANGAN AKROBATIK STEFANO LILIPALY WARNAI LAGA BALI UNITED KONTRA TUAN RUMAH MITRA KUKAR

 GOL TENDANGAN AKROBATIK STEFANO LILIPALY WARNAI LAGA BALI UNITED KONTRA TUAN RUMAH MITRA KUKAR

Gol indah Stefano Lilipaly menjadi hiburan tersendiri dalam laga Bali United kontra tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong hari Jumat (11/5) malam. Dalam laga yang dimenangkan tuan rumah Mitra Kukar dengan skor 3-1 tersebut, Lilipaly mencetak gol lewat tendangan akrobatik pada menit 73.

Di babak pertama sebenarnya tim Serdadu Tridatu mampu mengambil inisiatif serang terlebih dulu. Saat laga baru berjalan empat menit, Bali United sudah mendapat peluang emas lewat aksi Stefano Lilipaly yang lepas dari kawalan pemain belakang Mitra Kukar. Sayangnya masih tepat ditangkapan kiper Mitra Kukar, Gerri Mandagi.

Mitra Kukar yang di dukung ribuan pendukungnya berhasil mencuri gol pada menit ke-5 lewat sontekan Septian David Maulana. Septian David sukses memanfaatkan umpan dari sisi kiri. Skor 1-0 untuk Mitra Kukar.

Mitra Kukar kembali mengejutkan lini pertahanan Bali United dengan mencetak dua gol dalam rentang waktu lima menit lewat Fernando Rodrigues. Pada menit 30, Fernando Rodrigues sukses melepaskan sundulan yang tidak mampu diamankan Wawan Hendrawan.

Di menit 35 kembali Fernando Rodrigues mencatatkan namanya dalam daftar pencetak gol di laga kali ini setelah tendangan kaki kirinya membobol gawang Wawan Hendrawan.

Tertinggal tiga gol, tim pelatih Bali United melakukan perubahan dengan memainkan Agus Nova menggantikan Taufiq. Pergantian ini kembali menggeser Ahmad Agung ke posisi gelandang.

Namun perubahan tersebut belum merubah skor 3-0 untuk keunggulan Mitra Kukar yang bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tim pelatih Bali United kembali melakukan beberapa perubahan seperti memainkan Miftahul Hamdi dan Yandi Sofyan. Hasilnya memang cukup positif.

Agus Nova hampir saja mencetak gol untuk Bali United pada menit ke 48, namun sayang sundulannya memanfaatkan sepak pojok Fadil Sausu masih belum menemui sasaran.

    Pada menit 73, tim Serdadu Tridatu akhirnya sukses mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan lewat aksi Stefano Lilipaly. Lilipaly sukses melepaskan tendangan akrobatik setelah mendapat umpan matang dari Miftahul Hamdi. Skor 3-1 masih untuk keunggulan Mitra Kukar.

Lilipaly hampir kembali mencetak gol dengan proses serupa pada menit 89 namun kali ini tendangan akrobatiknya masih belum menemui sasaran. Sampai dengan babak kedua usai, skor 3-1 untuk keunggulan Mitra Kukar tetap bertahan.

Usai laga, pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro mengatakan bila dirinya mengucapkan selamat kepada tuan rumah Mitra Kukar yang telah memenangkan pertandingan. Namun dirinya tetap mengapresiasi perjuangan seluruh pemain Bali United.

"Selamat untuk Mitra Kukar yang telah memenangkan pertandingan hari ini. Kami akui kami kalah, namun tetap saya sebagai pelatih mengapresiasi perjuangan para pemain. Saatnya kami fokus ke pertandingan berikutnya dan tidak saling menyalahkan satu sama lain," ujar Coach Widodo.

Dirinya juga menambahkan bila dua gol yang terjadi cukup cepat benar-benar membuat situasi sulit untuk tim Serdadu Tridatu. "Memang situasi yang sulit untuk kami. Mereka mencetak dua gol dalam waktu lima menit. Di babak kedua para pemain terus berusaha membalas, namun sayangnya hanya tercipta satu gol," imbuh Coach Widodo.

Setelah ini tim Serdadu Tridatu akan melanjutkan perjuangannya di kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 dengan menjamu Arema FC pada hari Jumat (18/5) mendatang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Ayo bangkit di pertandingan selanjutnya Serdadu Tridatu!



Sumber






Liga 1: PS TIRA Taklukkan PSMS Medan


PS TIRA berhasil menaklukkan tamunya PSMS Medan dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (11/5/2018). Ini adalah kemenangan kedua PS TIRA dalam enam pertandingan terakhir di Liga 1.

PS TIRA langsung menghentak pertahanan PSMS sejak menit awal pertandingan. Tim asuhan Rudy Eka Priyambada ini pun berhasil mencuri gol pada menit ke-8.

Tendangan Ganjar Mukti gagal ditahan kiper PSMS, Ahmad Fauzi. Sepakan Ganjar ke sudut kanan gawang sukses mengecoh Fauzi.

Tertinggal 0-1, PSMS mencoba bangkit. Hasilnya, Frets Butuan berhasil menyamakan kedudukan usai memanfaatkan umpan Krisito Yessoh.

Babak pertama resmi banjir gol setelah PS TIRA memborong dua gol lewat Wawan Febrianto dan Gustavo Lopez. Masing-masing gol itu diciptakan pada menit 34 dan 39.

Jelang turun minum, PSMS memperkecil ketinggalan berkat gol Suhandi.

Babak Kedua
 
Liga 1: PS TIRA Taklukkan PSMS Medan
 
Pada babak kedua, PSMS mencoba mengambil alih kendali permainan. Statistik pun mencatat Tim Ayam Kinantan -julukan PSMS- lebih sering menguasai bola ketimbang PS TIRA.

Sayangnya, dominasi ini gagal dimanfaatkan pasukan Djadjang Nurdjaman. Alhasil, hingga pertandingan berakhir PSMS gagal menyamakan kedudukan.

PSMS pun terpaksa menyerah 2-3 dari PS TIRa. Bagi PSMS, ini adalah kekalahan kedua secara beruntun usai dicukur Persela Lamongan 1-4.

Susunan Pemain:

PS TIRA:
S. Fadil; Mukti, Kim Sang-Min, Nugroho, Lestusen, Noviandani, Febrianto, Wiradinata, Gustavo Lopez, Lestaluhu, Rakic

PSMS Medan: Fauzi, Reinaldo Lobo, Sukmara, Fatahillah, Raharjo, Sharofetdinov, Suhandi, Wahyu, Nugroho, Butuan, Yessoh.



Sumber

Dejan Antonic Kecewa Borneo FC Gagal Kalahkan Persebaya

Dejan Antonic Kecewa Borneo FC Gagal Kalahkan Persebaya

Borneo FC kembali gagal mengamankan poin penuh saat bertanding sebagai tuan rumah di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Kali ini, mereka ditahan 2-2 oleh Persebaya Surabaya di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat sore (11/5/2018).

Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic pun tidak dapat menyembunyikan kekecewaan atas hasil yang didapat oleh timnya. Menurutnya, gol yang masuk ke gawang timnya kali lahir akibat kesalahan individu.

“Saya sangat kecewa. Sebagai pelatih, saya sudah melakukan analisis taktik Persebaya, tapi kami kalah karena kesalahan individu. Sekarang, sudah 12 gol kami kebobolan,” ungkap Antonic setelah pertandingan.

Pelatih asal Serbia itu tidak menyebutkan nama pemain yang dimaksudkannya. Namun, dia tetap mengatakan bahwa kegagalan meraih poin penuh di laga ini karena kesalahan pemainnya.

“Saya kecewa dan marah sekali karena kami sudah sudah banyak belajar. Selama ini di latihan kami sudah sangat bagus. Tapi di pertandingan pemain tidak konsentrasi dan tidak disipilin,” imbuh pelatih 49 tahun itu.

Antonic menyatakan dirinya ingin klub berjulukan Pesut Etam itu bisa mencuri gol cepat untuk mengamankan kedudukan. Namun, dia menyebutkan bahwa pemainnya bermain seperti anak kecil.

“Babak kedua, kami lebih agresif dan berusaha mendominasi dengan mengandalkan kecepatan. Tapi, pemain seperti ketiduran setiap kebobolan. Situasi ini berat karena kami kehilangan dua poin lagi di kandang,” ujarnya.

Hasil ini membuat Borneo FC sudah dua kali beruntun meraih hasil imbang 2-2 di kandang mereka. Sebelumnya, Lerby Eliandry dkk juga terpaksa mendapat satu poin saat menjamu Madura United (27/4/2018).

Satu poin ini juga meneruskan tren gagal meraih kemenangan milik Borneo FC dalam lima pertandingan terakhir. Mereka hanya meraup dua poin saja selama lima pertandingan itu karena dua kali imbang dan tiga kali kalah.



Sumber

Wajarkah Gunung Merapi Meletus Tiba-tiba Tanpa Pertanda Lebih Dulu?

Wajarkah Gunung Merapi Meletus Tiba-tiba Tanpa Pertanda Lebih Dulu?

Gunung Merapi mengeluarkan letusan freatik pada Jumat (11/05/2018) pagi.

Letusan freatik sendiri menunjukkan adanya pemanasan air di bawah permukaan.

Air ini kemudian menjadi uap yang membuat tekanan dan volume uap di dalam gunung meningkat dan menyebabkan letusan yang berupa asap putih.

Meski begitu, letusan ini tak diperkirakan oleh banyak warga Yogyakarta dan sekitarnya.

Alasannya adalah tidak ada tanda-tanda erupsi seperti gempa vulkanik yang mendahului fenomena ini.

Ini menjadi tanda tanya besar bagi sebagian masyarakat. Apakah memang lazim letusan freatik Gunung Merapi meski tanpa gempa vulkanik pendahulunya?

Menurut Wiwit Suryanto, ahli geofisika dari Universitas Gadjah Mada (UGM) fenomena letusan freatik tanpa ada tanda-tanda sebelumnya pada gunung berapi merupakan hal yang lazim.

Itu karena hingga saat ini, letusan freatik pada gunung api masih sulit diidentifikasi tanda-tandanya.

"Ini berbeda dengan erupsi karena adanya pelepasan magma dari dalam gunung api, tanda-tanda fisikanya terlihat jelas, misal dengan kenaikan jumlah gempa vulkanik, deformasi (perubahan bentuk tubuh gunung), kandungan gas dan sebagainya," ungkap Wiwit kepada Kompas.com melalui pesan singkat pada Jumat (11/05/2018).

Menurut Wiwit, sebenarnya letusan freatik pada Gunung Merapi telah beberapa kali terjadi semenjak letusan besar pada 2010.

Wiwit juga mencontohkan letusan freatik yang terjadi di Jepang

"Jepang sendiri yang jauh lebih maju teknologi monitoring gunungapinya juga belum mampu melihat tanda-tanda sebelum erupsi phreatic, misal di Gunung Ontake tahun 2014 bahkan membawa puluhan korban jiwa," ujar Wiwit.

"Saya dua tahun lalu juga sempat mampir ke Gunung Hakone di Jepang yang pada 2015 meletus freatik juga hampir tidak ada tanda-tanda fisika sebelumnya (sebelum meletus freatik)," kisahnya.

Wiwit juga mengatakan, saat ini upaya mendeteksi tanda-tanda letusan freatik sedang dilakukan oleh para ahli gunung api.

"Di antaranya dengan memasang instrumen monitoring yang lebih sensitif, memanfaatkan data penginderaan jauh dari satelit, dan lainnya," kata Wiwit.

Menyoal letusan freatik sendiri, menurut Wiwit, ini sebenarnya adalah salah satu tipe erupsi gunung api.

"Hanya biasanya kalau di Indonesia erupsi merupakan istilah untuk magmatic eruption," tambah Wiwit.



Sumber

Sidang Itsbat Awal Ramadan Digelar 15 Mei

Sidang Itsbat Awal Ramadan Digelar 15 Mei

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam akan menggelar sidang itsbat (penetapan) awal bulan Ramadan 1439H pada Selasa, 15 Mei mendatang. Melalui mekanisme sidang itsbat tersebut, Kemenag akan menetapkan kapan umat muslim Indonesia akan mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan.

"Sidang itsbat awal Ramadan akan dilaksanakan pada Selasa, 15 Mei 2017  di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta," demikian penjelasan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Juraidi di Jakarta, Senin (07/05).

Menurutnya, sidang itsbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

"Sidang itsbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujarnya.

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1439H. Adapun proses sidang itsbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

"Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan 1439H akan dimusyawarahkan dalam sidang itsbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1439H," terang Juraidi.

"Sidangnya tertutup, sebagaimana itsbat awal Ramadan dan awal Syawal tahun lalu. Hasilnya disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang," sambungnya.

Juraidi menambahkan, Kementerian Agama akan menurunkan sejumlah pemantau hilal Ramadan 1439H di seluruh provinsi di Indonesia. Mereka berasal dari petugas Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam serta instansi terkait setempat.



Sumber

Ini Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadlan 1439H/2018M

Ini Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadlan 1439H/2018M

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan awal bulan Ramadlan 1439H/2018M. Rukyatul Hilal akan dilaksanakan hari Selasa (15/05) mendatang pada 95 titik pemantauan yang tersebar di 32 Provinsi di Indonesia.

"Hasil Rukyatul Hilal dan Data Hisab Posisi Hilal awal Ramadan akan dimusyawarahkan dalam sidang itsbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1439H," terang Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) A Juraidi di Jakarta, Selasa (08/05).

Menurutnya, sidang itsbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

"Sidang itsbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujarnya.

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1439H. Adapun proses sidang itsbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

"Sidangnya tertutup, sebagaimana itsbat awal Ramadan dan awal Syawal tahun lalu. Hasilnya disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang," sambungnya.

Berikut ini daftar lokasi pelaksanaan pemantauan hilal penetapan awal Ramadlan 1438H/2017M:

1. ACEH (7 lokasi) : Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang; Aceh Utara / Lhokseumawe  Bukit Tower PT Arun; Aceh Jaya  Gunung Cring Crang; Pantai Suak Geudeubang Kab. Aceh Barat;  Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang; Simeulue Pantai Teluk Dalam; dan Tugu "KM. 0" Indonesia, Kota Sabang

2. SUMATERA UTARA (1 lokasi) : Lantai IX Kantor Gubernur Sumut

3. SUMATERA BARAT (1 lokasi) : Gedung Kebudayaan lantai 5 Dinas Kebudayaan

4. KEPULAUAN RIAU (1 lokasi) : Bukit Cermin

5. RIAU (1 lokasi) : Pantai Prapat Tunggal Kec. Bengkalis

6. JAMBI (1 lokasi) : Hotel Abadi Suite

7. BENGKULU (1 lokasi) : Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu

8. BANGKA BELITUNG (3 lokasi) : Pantai Penagan; Pantai Tanjung Pandam; dan Pantai Tanjung Kalian Muntok

9. LAMPUNG (2 lokasi) : POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda dan POB Pekon Ratu Agung Pesisir Barat

10. DKI JAKARTA (4 lokasi) : Gedung Kanwil Kemenag  DKI Jakarta lt. 7; Masjid Al-Musyari'in Basmol Jakarta Barat; Pulau Karya Kep. Seribu; dan DKM Masjid KH. Hasyim Asyari

11. JAWA BARAT (8 lokasi) : Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu Kab. Sukabumi; Bosscha Lembang Bandung, Kab. Bandung Barat; Gunung Babakan Kota Banjar; LAPAN Santolo Garut; Pantai Cipatujah Tasikmalaya: Pantai Gebang Cirebon; SMA Astha Hannas, Binong, Kab. Subang; dan Pantai Pondok Bali Pamanukan Kab. Subang

12. BANTEN (1 lokasi) : Dishubla Mercusuar Anyer KM 0 Serang

13. JAWA TENGAH (12 lokasi) : Masjid Agung Jawa Tengah Semarang; Masjid Giribangun Banyumas; Pantai Jatimalang Purworejo; Assalam Observatory Sukoharjo; Pantai Kartini Jepara; STAIN Pekalongan; Pantai Segolok Batang; Pantai Longending Kebumen; Pantai Karangjahe Rembang; Pantai Alam Indah Tegal; Pantai Tanjungsari Pemalang; dan Universitas Muria Kudus

14. DI. YOGYAKARTA (1 lokasi) : POB Syekh Bela Belu, Bantul Parang Tritis Yogyakarta

15. JAWA TIMUR (23 lokasi): Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan; Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban; Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan; Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo; Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang; Pantai Serang  Kab. Blitar; Pantai Srau Pacitan; Bukit Wonotirto Blitar; Pantai Nyamplong Kobong Jember; Gunung Sadeng Jember; Pantai Pacinan Situbondo; Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi; Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan; Bukit Condrodipo Gresik; Pantai Gebang Bangkalan; Bukit Wonocolo Bojonegoro; Pulau Gili Kab. Probolinggo; Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep; Pantai Kalisangka Kangean Sumenep; Pantai Bawean Kab. Gresik; Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang; Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi; dan Pantai Taneros Sumenep

16. KALIMANTAN BARAT (2 lokasi) : Pantai Indah Kakap, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya dan Pantai Tj. Belandang Ketapang

17. KALIMANTAN TENGAH (1 lokasi) : Hotel Aquarius Jl. Imam Bonjol Palangkaraya

18. KALIMANTAN TIMUR (1 lokasi) : Islamic Center

19. KALIMANTAN SELATAN (5 lokasi) :  Atas Bank Kalsel Banjarmasin; Jembatan Rumpiang Marabahan; Pantai Pagatan Tanah Bambu; Atas Hotel Dafam Syari'ah Banjarbaru; dan Gunung Kayangan Pelaihari

20. BALI (1 lokasi) : Hotel Patra Jasa Pantai Kute, Bali

21. NTB (4 lokasi) : Taman Rekreasi Loang Baloq Ampenan Kota Mataram; Menara Masjid Hubbul Wathon Islamic Centre; Pantai Desa Kiwu Kec. Kilo Dompu; dan Bukit Poto Batu Taliwang Sumbawa Barat

22. NTT (1 lokasi) : Halaman Masjid Nurul Hidayah

23. SULAWESI SELATAN (1 lokasi) : Tanjung Bunga Gedung GTC Makassar Pantai Losari

24. SULAWESI BARAT (1 lokasi) : Tanjung Rangas Mamuju

25. SULAWASI TENGGARA (1 lokasi) : Pantai Buhari Tanggetada, Kab. Kolaka

26. SULAWESI UTARA (2 lokasi) : Megamas gedung MTC Manado dan Kabupaten Minahasa

27. GORONTALO (1 lokasi) : Asrama Haji Antara Gorontalo

28. SULAWESI TENGAH (1 lokasi) : Desa Marana Kec. Sindue Kab. Donggala

29. MALUKU (1 lokasi) : Desa Wakasihu Kab. Maluku Tengah

30. MALUKU UTARA (2 lokasi) : POB Maluku Utara Pantai Desa Ropu Tengah Balu dan POB BMKG Afe Taduma

31. PAPUA (1 lokasi) : Pantai Lampu satu Marauke

32. PAPUA BARAT (2 lokasi) : Menara Masjid Agung Fak-Fak dan Tanjung Saoka Kota Sorong

Disebutkan juga bahwa Kementerian Agama sudah menempatkan petugas pada lokasi pemantauan rukyatul hilal awal Ramadlan 1439H/2018M.



Sumber

Wiro Sableng Punya Jurus Buat Milenial

Wiro Sableng Punya Jurus Buat Milenial

Wiro Sableng berasal dari novel yang meledak era 80'an. Kemudian, sosok pendekar tapak naga geni 212 itu dibuat serial era 90'an yang kembali menarik minat penonton.

Ada banyak tantangan untuk Wiro Sableng menggaet milenial. Life Like Pictures selaku studio yang menggarap film itu pun menyiapkan berbagai promo menarik.

Salah satunya teaser yang akan diluncurkan 11 Mei mendatang. Bocoran video tersebut mengisahkan tentang sosok siapa sebenarnya Wiro Sableng selain 17 tahun tinggal di hutan.

"Wiro itu dari buku dan sinetron terlihat gaya rambut panjang. Di sini, kita nggak mengikuti penggambaran itu. Kami membuatnya dengan gaya rambut acak-acakan, dari kapak juga berbeda sampai celana yang dipakainya," ungkap sang produser, Sheila Timothy.

"Deadpool itu untuk menarik milenial yang saat ini memang lebih banyak nonton film-film Hollywood."

Film Wiro Sableng menggaet pesilat seperti Yayan Ruhiyan. Seperti sudah menjadi jaminan film itu bakal menampilkan seni bela diri yang khas.

"Pasti beda dengan The Raid, kita lebih menunjukkan banyak seni pencak silat. Kalau The Raid sudah pasti tak bisa dikalahkan, mereka punya ciri sendiri, kami ingin buat yang kreatif juga," tukasnya.



Sumber