KONTROVERSI Topi Adat Batak Jokowi, Ayo Ngaku Siapa Yang Sudah Mengerjai Jokowi!
Beberapa hari ini, publik dihebohkan oleh penutup kepala Jokowi yang digunakan saat berlangsungnya Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT).
Kostum umtuk Jokowi, Ibu Iriana, dan Luhut Panjaitan disiapkan oleh perancang yang bernama Edward Hutabarat. Termasuk penutup kepala yang digunakan oleh ketiganya. Pakaian Jokowi sempat menjadi kontroversi karena penutup kepalanya dianggap mirip wig Lady Gaga.
Menanggapi kontroversi ini, tokoh masyarakat Batak, Monang Naipospos angkat bicara. Menurut Monang, topi yang digunakan Jokowi MEMANG ANEH DAN TIDAK SESUAI DENGAN TRADISI BATAK. Namun ia tak menampik jika ketidaksesuaian topi dengan tradisi itu telah dilakukan berpuluh-puluh tahun oleh orang Batak sendiri.
"Memang keliahatan aneh, tapi ada yang bilang itu fashion kekinian, ya sudah. Tapi kalau itu mau dimahkotai dengan tradisi Batak, ya salah. Nggak tepat. Kalau ikat kepala, itu dililitkan, namanya talitali, bukan seperti yang dipakai itu," ujarnya Selasa 23 Agustus 2016.
Monang menambahkan bahwa tokoh-tokoh Batak sudah menyesuaikan pakaiannya dengan fashion.
"Jadi bukan tradisi aslinya lagi. Orang yang salah dan nggak ada yang menegur, ya jadi begitu. Tapi buat yang pencinta tradisi menganggap itu tidak lumrah," tambah Monang.
Monang menjelaskan ikat talitali atau tumtuman yang biasanya digunakan warga Batak sebagai ikat kepala umumnya berwarna hitam dengan rambut-rambut berwarna merah dan kelar dari atas ikatan rambut.
"Itu namanya tumtuman, Ikat kepala khusus untuk pemimpin," jelasnya.
Monang mengaku sangat menyesalkan "insiden" fashion yang terjadi pada Jokowi. Monang menegaskan, insiden itu seharusnya tak perlu terjadi jika panitia mau melibatkan tokoh-tokoh Batak lokal dalam kegiatan tersebut.
"Ini kan untuk pemimpin. Harus dibawa dari nilai-nilai tradisi Batak. Dikumpulkan dulu tokoh-tokoh masyarakat untuk menyambut kedatangannya. Jadi tradisi-tradisi yang dihadirkan benar-benar sesuai. Ini kan kenyataannya tidak. Saya malah dengar panitianya dari Jakarta. Yang membuat pakaian adatnya desainer yang belum tentu paham soal budaya Batak. Jangan kalau ada orang-orang di Jakarta berpakaian begitu, lalu dibawa kemari," sesalnya.
Monang mengkritisi keras dan mempertanyakan apakah acara tersebut benar-benar untuk mengangkat tradisi Batak atau hanya sebatas berfashion.
"Orang Batak harusnya menunjukkan apa nilai-nilai tradisi, apalagi kepada pemimpin,Presiden itu pemimpin atau raja. Lain jika diberikan ke artis, Mau bilang apa ya terserah. Karena itu untuk senang-senang. Tapi ini kan untuk pemimpin," cetus Monang penuh sesal.
Monang pun menyampaikan pembelaan atas insiden yang menimbulkan kontroversi ini.
"Mana ada salahnya dia, mana tahu-tahu dia itu. Tapi orang-orang Batak yang masih mencintai leluhurnya dan tradisinya, itu yang mengkritik. Jokowi kan enggak tahu. Dia berpikir kalau orang Batak buat begitu, ya itulah yang betul," tutup Monang.
Buntut dari kontroversi ini, Jokowi dibully habis-habisan di dunia maya. Akibatnya Ketua Aliansi Masyarakat Luat Pahae (AMLP) Lamsiang Sitompul (47) warga Jalan Teratai, Lingkungan V, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia, berang dan melaporkan dua akun media sosial Facebook yang dinilai telah melakukan penghinaan kepada Presiden Republik Indonesia dan Suku Batak di media sosial.
Laporan Lamsiang tersebut tercatat di Polda Sumut dengan no: STTLP/1094/VII/2016/SPKT III, tanggal 23 Agustus 2016.
Dua akun tersebut diduga mengunggah foto Jokowi dan memberikan komentar yang dianggap merendahkan harkat, martabat, harga diri presiden, dan juga dianggap melecehkan suku Batak.
Jika ingin jujur, sudah beberapa kali kostum Jokowi menarik komentar publik karena dianggap nyeleneh dan mengundang kontroversi. Contohnya saat kirab pasca pelantikkan Jokowi sebagai Gubernur DKI, saat pesta kebudayaan Bali, dan kirab budaya Monas, Jokowi menggunakan kostum yang rumit dan menarik perhatian publik.
Beberapa masyarakat adat Bali sempat mempertanyakan mengapa kostum yang dipakai Jokowi seperti tak disiapkan dengan baik.
"Tumben Pak Presiden yang membuka PKB pakai baju adat Bali, tapi sama celana panjang... lucu," tulis seorang Netizen dari Bali.
Hal senada juga diungkapkan oleh Netizen Bali lainnya. "Kalau mau menghormati, kenapa celana panjangnya masih kelihatan? Tolong cermati itu sebagai semeton Hindu," tulisnya.
"Kenapa Pak Presiden tidak dipakaikan kamen? Kok celana? Biasanya kan baju sudah siap di Istana dengan perias Bali," tulis Ni Wayan Ekawati.
Jika masyarakat masih memperhatikan apa yang dikenakan oleh presidennya, artinya publik peduli pada presiden dan tak ingin presiden jadi bahan tertawaan.
"Hati-hati dengan pakaian adat. Salah sedikit saja bisa dikritik secara luas. Seharusnya tak perlulah sampai memperkarakan seseorang ke ranah hukum hanya karena mengkritik pakaian presidennya. Apalagi jika terbukti bila pakaian tersebut memang tak sesuai dengan tradisi budaya," tulis Tessalonika Ginting, seorang desainer muda, di Jakarta hari ini, 24 Agustus 2016.
Tessa seolah sepakat dengan Monang, dan mengatakan ia percaya bahwa Jokowi sungguh-sungguh tidak mengetahui pakaian tradisi Batak yang seharusmya. Sehingga menurut Tessa, tak selayaknya Jokowi ditertawakan.
"Saya percaya ada orang yang ngerjain Jokowi," tutup Tessa.
Sumber
Sebut Kenaikan Utang Luar Negri Sebagai Pertumbuhun, Jokowi Presiden RI Atau Antek Asing?
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juni 2016, tercatat sebesar US$323,8 miliar atau setara Rp4.282,2 triliun (kurs Rp13.225 per dolar AS), tumbuh sebesar 6,2 persen secara year on year (yoy).
Kepala Departemen Statistik BI, Hendy Sulistiowati mengatakan, secara tahunan, utang luar negeri Indonesia bertumbuh 6,2 persen, atau lebih tinggi dari kuartal I 2015, yang sebesar 5,9 persen.
“Kenaikan ini didorong oleh utang luar negeri pemerintah (publik) sebesar 17,9 persen,” kata Hendy di gedung BI, Selasa 23 Agustus 2016.
Sementara itu, Pertumbuhan utang luar negeri swasta di kuartal II 2016 menurun, yakni menjadi 3,1 persen. “Selama kuartal kedua tahun ini, swasta lebih banyak membayar utang, sedangkan utang pemerintah terus meningkat,” ujarnya.
Kenaikan vs Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah proses menambahnya tinggi, volume, atau massa tubuh makhluk hidup yang biasanya bersifat kuantitatif (dapat dihitung dengan angka).
Sementara, Kenaikan adalah perihal naik; peningkatan; penambahan: ~ harga tidaklah terjadi pd semua barang; ~ pangkatnya tertunda.
Bahasa penyampaian itu adalah kunci, ketika utang luar negeri Indonesia ‘bertambah’ menjadi 4.282,2 Triliun atau 323 milyar USD, fakta kenaikan diubah untuk dicari bahasa lebih ‘halus’ yaitu pertumbuhan.
Secara ekonomi, utang luar negeri adalah beban yang harus ditanggung, kenaikan utang luar negeri harusnya menjadi ‘tamparan’ dan acuan untuk terus berusaha mengurangi jumlah utang yang ada.
Dengan mengatakan pertumbuhan, seolah menempatkan utang luar negeri sebagai sebuah hal yang bisa terus tumbuh tanpa mau berusaha untuk menghambat pertumbuhan itu sendiri. Seolah menjadi pembenaran untuk utang luar negeri yang harusnya dikurangi dan dijadikan agenda untuk dihapuskan namun kini malah diposisikan layaknya kebutuhan karena terus tumbuh mengikuti waktu.
Ironis.
Pada akhirnya, memang harus diakui dan diklaim, hanya di era Jokowilah kenaikan utang luar negeri dikatakan sebuah pertumbuhan yang harus diapresiasi.
Sumber
PLINTAT-PLINTUTNYA Kemenpora Soal Bonus Untuk Owi/Butet
Dalam konferensi pers yang diadakan sesaat setelah kontingen Indonesia yang bertanding di Olimpiade Rio 2016 kembali ke Tanah Air, Menpora Imam Nahrawi menjanjikan akan memberikan bonus sesuai perjanjian awal tanpa dipotong pajak dan diberikan kepada masing-masing atlet sejumlah Rp. 5 Miliar.
Keterangan ini berbeda dengan pernyataan Imam Nahrawi sehari sesudah Owi/Butet meraih emas, tanggal 18 Agustus 2016 kepada VivaNews.
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil meraih medali emas di Olimpiade 2016. Atas prestasinya, keduanya bakal mendapatkan bonus sebesar Rp5 miliar.
Belakangan diketahui, pemerintah melalui Kemenpora ternyata tak memberikan uang sebesar Rp5 miliar. Kemenpora hanya menyediakan uang sebesar Rp4,15 miliar untuk bonus.
Sisanya, sebesar Rp850 juta, ternyata disediakan oleh sponsor. Bonus Rp5 miliar juga tidak dihitung per kepala, artinya pasangan yang akrab disapa Owi/Butet tersebut harus berbagi.
"Itu 17 persen dari Rp5 miliar. Kenapa 17? Karena (mereka meraih medali emas) bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di kantornya, Kamis 18 Agustus 2016.
"Sekarang, kalau sepakbola dapat medali emas, berapa yang harus dibayarkan? Menurut kamu seperti apa?" terang Imam.
Sementara itu, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menyatakan jumlah bonus untuk Owi/Butet akan mengikuti kebijakan Imam.
"Ya, kami sesuai arahan pak menteri saja," jelas Gatot kepada VIVA.co.id.
Owi/Butet berhasil meraih medali emas di Olimpiade 2016 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu di final. Mereka menang dua set langsung, 21-14 dan 21-12.
Dalam rilis Viva, Imam Nahrawi jelas menyatakan bahwa bonus akan dipotong pajak sebesar 17 persen, pemerintah hanya memberikan Rp. 4,15 M dengan sisanya sebesar Rp. 850 juta ditanggung oleh sponsor untuk dua orang pemain.
Dua pernyataan yang saling bertolak belakang ini menunjukkan ketidakkonsistenan Imam Nahrawi.
Semoga saja pemerintah sungguh-sungguh memberikan bonus sesuai yang dinyatakan Imam dalam konferensi pers terakhir kemarin, Selasa 23 Agustus 2016. Artinya Tontowi dan Liliyana akan menerima MASING-MASING SEBESAR 5 MILIAR TANPA DIPOTONG PAJAK.
Atas pernyataan Imam Nahrawi yang pernah ditulis oleh VivaNews, seharusnya ada penjelasan dan klarifikasi dari Imam, Tanpa klarifikasi, Imam sebagai Menpora akan tampak sebagai pejabat yang plintat-plintut, tak dapat dipegang omongannya.
Sumber
Ini Surat Navias Tanjung yang Isinya Menampar Jokowi
Seorang bapak 53 tahun asal bukit tinggi bernama Navias Tanjung membuat surat terbuka ‘Pesan Rakyat’ yang ditujukan kepada Jokowi. Dalam Surat tersebut, Navias menantang Presiden Jokowi untuk menggugatnya, jika surat yang ditulisnya melanggar secara hukum apabila tidak berkenan.
Dalam surat yang beredar secara berantai melalui medsos ini, Navias Bahkan mengatakan akan menggunakan momen tersebut untuk membeberkan kebijakan-kebijakan yang dianggapnya salah, ia pun tak lupa mencantumkan nomor telepon selulernya yang bisa dihubungi.
“Jika anda selaku Presiden berpendapat ini pencemaran untuk anda silakan gugat saya secara hukum , saya non partisan , akan saya uraikan seluruh kebijakan-kebijakan anda didepan rakyat di pengadilan secara rinci agar mereka jadi juri sebuah kebenaran”,
“ttd Navias Tanjung 110816 hp 081367928084”, Tulisnya.
Berikut Surat Terbuka Navias yang didapatkan redaksi kanalnasional.com via WhatsApp, tanpa merubah kata sedikit didalamnya.
1 : Anda terpilih jadi presiden bukan bukan secara cuma2 tetapi memakai biaya negara rp 7, 9 triliun data KPU .
2 : Uang yang ludes sebanyak itu adalah untuk masa jabatan 5 tahun atau 1825 hari .
3 : Jika dibagi rata uang rakyat di negara ini telah ludes Rp 4,328 milyar perhari . (Empat milyar tiga ratus dua puluh delapan juta rupiah per hari ) .
4 : Apa janji anda pada kami rakyat Indonesia saat kampanye dulu . Ada 66 janji anda yang dipegang rakyat semua media juga mencatat tidak satupun anda tepati .
5 : Hasil survey IndoBarometer minggu ini menyatakan anda telah mengecewakan 95% rakyat Indonesia .
6 : Menurut analisa saya anda telah melakukan pemborosan Uang Negara tanpa perhitungan cermat dalam bidang pembiayaan pengeluaran Negara , sudah puluhan triliun uang negara ini ludes tanpa mamfaat .
7 : Ada ratusan triliun lagi uang negara ini yang akan hancur atas kebijakan2 anda bakal jadi beban masa depan bangsa .
8 : Sampai ini hari masa jabatan anda baru berkisar 650 hari , dan hutang negara telah bertambah hampir 900 triliun , berarti kehadiran anda sebagai Presiden telah menambah hutang negara lebih dari Rp 1,3 triliun setiap hari .
9 : Anda telah menghancurkan kehidupan buruh di negara ini dengan mendatangkan kuli2 dari China . Apakah ini janji anda tentang peluang 10 juta lapangan kerja .
10 : Saya mencatet mulai dari Esemka , Kapal Sapi , Tol Laut , Kereta Cepat , Tractor Tangan , Kartu2 Aladin , adalah pemborosan sia2 dan Bushit semua .
11 : Saya Navias Tanjung 9 tahun lebih tua daripada anda menyampaikan ini pada anda karena cemas melihat kondisi negara saat ini yang terparah sepanjang sejarah .
12 : Jika anda selaku Presiden berpendapat ini pencemaran untuk anda silakan gugat saya secara hukum , saya non partisan , akan saya uraikan seluruh kebijakan2 anda didepan rakyat di pengadilan secara rinci agar mereka jadi juri sebuah kebenaran .
(ttd Navias Tanjung 11/08/16)
Hp; 081367928084
Sumber
Di Malaysia, Rapper Penghina Islam Ditangkap, Netizen: Di Indonesia Orang Cina Yang Hina Islam Didukung Jadi Gubernur
Kepolisian Malaysia menangkap seorang penyanyi rap kontroversial Wee Meng Chee. Wee ditangkap karena melakukan penghinaan terhadap Islam lewat lagu dan video musik terbarunya.
Dikutip dari BBC, Wee ditangkap dan ditahan pada Minggu, 21 Agustus 2016 kemarin. Dalam video lagu terbaru Wee yang berjudul Oh My God, ia terlihat menyanyi rap di sekitar area beberapa tempat ibadah di Malaysia. Tak sendiri, dirinya juga diiringi beberapa orang yang meramaikan klip video itu. Video klip lagu itu pertama kali dirilis Juli dan diperbarui pada 20 Agustus.
Pada video yang dirilis Juli, Wee bernyanyi dan menari di depan kuil Buddha, gereja, serta masjid. Karena keluhan dari orang-orang yang menonton video itu, termasuk beberapa LSM di Malaysia, pihak kepolisian negara itu akhinya menangkap Wee. Saat ini, dirinya tengah dalam proses interogasi.
Sebelumnya, penyanyi yang dikenal melantunkan lagu-lagu berbahasa Mandarin itu juga pernah hampir tersangkut kasus hukum akibat karya seninya. Dalam sebuah lagu, ia seakan mempertanyakan dari mana energi nasional Malaysia berasal. Ia juga menampilkan parodi lagu kebangsaan negara itu yang dianggap sebagai lelucon.
Bandingkan dengan Indonesia. Di Indonesia, para penghina agama Islam malah mendapat tempat terhormat. Contohnya, pemicu kerusuhan Tolikara malah diundang ke Istana. Berikutnya, Ahok yang jelas-jelas kerap melecehkan Islam, melarang takbir keliling, melarang dzikir diselenggarakan di Monas, namun mengizinkan Paskah bersama di Monas, malah didukung untuk menjadi Gubernur.
"kat indo budak cina yg hina islam disokong jadi guvernur", demikian tulis netizen @iwanokem beberapa saat lalu. Miris.[portalpiyungan]
Bayar Bunga Utang Saja Tak Mampu, Malah Mikir Mobil Mewah Untuk Jokowi. Kita Ini Bangsa Apa?
Baru-baru ini, beredar kabar bahwa pihak Setneg tengah mencari dan akan membeli mobil VVIP Kepresidenan dengan nilai sebesar Rp.26.372.500.000 untuk 2 unit kendaraan. Yang berarti masing-masing punya nilai sebesar Rp.13.186.250.000.
Mana bukti dari pernyataan Jokowi tentang menghemat anggaran? Kenapa sekarang malah mau beli mobil mewah?
Kalau menyatakan penghematan, seharusnya semua dimulai dari diri pribadi Jokowi. Bukan lebih dulu melakukan amputasi anggaran pada tiap kementerian.
Pembelian mobil VVIP kepresidenan ini tentu bukan hanya pemborosan anggaran dalam APBN, tetapi juga telah merusak akal sehat publik. Pemerintah seenaknya saja beli mobil VVIP tanpa melihat pendapatan rakyat yang semakin menurun dratis, dan tambah miskin.
Apalagi diketahui, bahwa negara mempunyai bunga utang sebesar Rp. 180 Triliun yang belum bisa terbayarkan dan harus dibayar tahun ini.
Dengan bunga utang sebesar Rp. 180 Triliun, kok masih ngotot mau beli mobil mewah untuk Jokowi? Kita ini bangsa apa?[portalpiyungan]
Ahok Hobi Kambinghitamkan Pihak Lain, Netizen: Padahal Kalo Mau Ngaca, Ahoklah Kambingnya
Dalam berbagai pemberitaan negatif mengenai Ibukota, Ahok selalu tak mau disalahkan.
Contohnya, kawasan Istana banjir, Ahok sebut ada gulungan kulit kabel yang sengaja diletakkan oleh pihak tertentu di gorong-gorong, akibatnya got pun tersumbat. Contoh lain yang lebih nyata, dalam kasus korupsi lahan Sumber Waras, Ahok berani serang BPK. Padahal akhirnya terbukti Pemprov melakukan mark up dan mengembalikan kelebihan uang kepada negara.
Selain kulit kabel, Ahok juga sering menyalahkan Tuhan karena mengirimkan hujan deras yang mengakibatkan banjir.
Setelah puas menyalahkan Tuhan, Ahok ganti menyalahkan pengembang atas banjir yang terjadi di kawasan MOI Kelapa Gading baru-baru ini.
Pokoknya, apapun yang terjadi, Ahok tidak pernah salah dan tidak boleh salah. Ahok lebih memilih mengkambinghitamkan pihak lain.
Kegemaran Ahok mengkambinghitamkan pihak lain ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi para netizen. Salah satu netizen yang merasa terusik oleh hobi Ahok menyalahkan pihak lain ini, menuliskan pendapatnya bahwa Ahok sebaiknya berintrospeksi.
"Sukanya kok cari kambing hitam... Padahal kalo mau ngaca di cermin, barangkali kelihatan tuh kambingnya..." tulis Dahlan Ahmad via Facebook.
Komentar netizen ini semestinya menjadi bahan introspeksi agar Ahok tak lagi mencitrakan diri bersih tanpa kesalahan. Sebab bagaimanapun, Ahok bukan malaikat.[portalpiyungan]
KEJI!!! Bonus Tak Sesuai, Tontowi/Lilyana Jadi Korban Dusta Rezim Jokowi
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu di final. Mereka menang dua set langsung, 21-14 dan 21-12. Atas prestasinya, keduanya dijanjikan bakal mendapatkan bonus sebesar Rp. 5 Miliar per orang
Belakangan diketahui, pemerintah melalui Kemenpora ternyata tak menyediakan uang sebesar Rp. 10 Miliar untuk Owi/Butet. Kemenpora hanya menyediakan uang sebesar Rp. 4,15 Miliar untuk bonus. Sisanya, sebesar Rp. 850 juta, ternyata disediakan oleh sponsor.
Lalu Rp. 5 Miliar sisanya kemana?
Usut punya usut, ternyata bonus sebesar Rp. 5 Miliar yang awalnya dijanjikan per atlet, juga tidak dihitung per atlet, artinya pasangan yang akrab disapa Owi/Butet tersebut harus berbagi. Selain itu, uang yang tadinya dijanjikan tidak akan dipotong pajak, ternyata dipotong pajak sebesar 17 persen.
"Itu 17 persen dari Rp. 5 miliar. Kenapa 17? Karena (mereka meraih medali emas) bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di kantornya, Kamis 18 Agustus 2016.
"Sekarang, kalau sepakbola dapat medali emas, berapa yang harus dibayarkan? Menurut kamu seperti apa?" tanya Imam.
Anehnya, pada hari yang sama, Imam mengungkapkan hal yang berbeda kepada Kompas. Dia berkata kalau tiap keping emas dihargai Rp. 5 miliar.
"Bagi peraih emas per satu keping Rp 5 miliar," ujar Imam.
Artinya, Owi/Butet seharusnya mendapat uang bonus Rp. 5 Miliar penuh dan tanpa dipotong pajak sepeser pun seperti yang dilansir dari Liputan6.
Demikian isi berita yang dilansir Liputan 6:
Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir, peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 bakal mendapat bonus Rp 5 miliar per kepala dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Juru bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto menjelaskan, dalam peraturan pemerintah, bonus baru dibagi rata bila jumlah atletnya lebih dari tiga orang dalam satu regu.
"Bonus (Olimpiade) bakal diberikan per kepala sama seperti Asian Games 2014. Ketentuan Kemenpora, seperti ini, untuk emas Asian Games kategori single akan mendapat bonus Rp 400 juta," ucap Gatot di Gedung Kemenpora, Jumat (19/8/2016).
"Kemudian, bagi pasangan ganda juga mendapat Rp 400 juta per pemain. Tapi, kalau jumlahnya tiga orang atau lebih maka dibagi secara proposional," ujarnya menambahkan.
Menariknya lagi, peraih medali di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tidak dibebankan pajak. Di Indonesia, orang yang mendapat hadiah bakal dikenakan pajak sebesar 25 persen.
"Masalah pajak sudah disampaikan Pak Menteri (Imam Nahrawi). Pajak (hadiah medali Olimpiade 2016) ditanggung negara. Kalau kena pajak 25 persen, mereka (Tontowi/Liliyana) hanya dapat Rp 3,5 miliar, kan kasihan," kata Gatot menjelaskan.
Selain Tontowi/Liliyana, dua atlet angkat besi Indonesia, Sri Wahyuni dan Eko Yuli juga mendapat medali di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Mereka mendapat medali perak dan pemerintah menjanjikan bonus sebesar Rp 2 miliar.
Bonus Olimpiade 2016 bakal dicairkan pemerintah setelah event Paralympic Rio de Janeiro yang digelar pasca pesta olahraga dunia Olympiade. Multi event olahraga yang dikhususkan untuk atlet difabel ini bakal berlangsung di Rio de Janeiro pada 7 hingga 18 September 2016.
Langkah pemerintah melalui Kemenpora yang secara semena-mena memotong bonus bagi peraih medali di Olympiade ini membuktikan, pemerintah Indonesia sangat gila pencitraan namun NOL BESAR dalam kenyataan.[portalpiyungan]
Harga Rokok Naik Hanya Isu? Produsen: Waspada!!! Ada Serbuan Rokok Ilegal
Beberapa hari ini, sebagian masyarakat yang menjadi konsumen rokok dihebohkan dengan kabar kenaikan harga rokok yang per bungkusnya meningkat 100 persen lebih.
Di saat pemerintah tengah mengupayakan kenaikan cukai rokok dan hasil tembakau lainnya, isu kenaikan harga rokok bisa saja langsung dipercaya publik. Kabarnya, kenaikan harga rokok tersebut akan diberlakukan bulan depan.
Salah satu produsen rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menegaskan, isu tersebut sebagai bagian dari isu yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
“Perlu kami sampaikan, bahwa kenaikan harga drastis maupun kenaikan cukai secara eksesif bukan merupakan langkah yang bijaksana,” tandas Head of Regulatory Affairs, International Trade and Communications HMSP, Elvira Lianita, dalam siaran yang diterima, Minggu (21/8).
Sebab mestinya, setiap kebijakan yang berkaitan dengan harga dan cukai rokok harus mempertimbangkan seluruh aspek secara komprehensif.
“Aspek itu adalah, seluruh mata rantai industri tembakau nasional mulai dari petani, pekerja, pabrikan, pedagang dan konsumen, sekaligus juga harus mempertimbangkan kondisi industri dan daya beli masyarakat saat ini,” ujar dia.
Menurutnya, kebijakan cukai yang terlalu tinggi akan mendorong naiknya harga rokok menjadi mahal. sehingga tidak sesuai dengan daya beli masyarakat.
“Jika harga rokok mahal, maka kesempatan ini akan digunakan oleh produk rokok ilegal yang dijual dengan harga sangat murah dikarenakan mereka tidak membayar cukai,” jelas Elvira.
Dia mengingatkan, berdasarkan studi dari beberapa perguruan tinggi nasional, perlu menjadi catatan penting bahwa dengan tingkat cukai saat ini, perdagangan rokok ilegal telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp9 triliun.
“Kondisi itu tentu saja kontraproduktif dengan upaya pengendalian konsumsi rokok, peningkatan penerimaan negara, dan perlindungan tenaga kerja,” terang dia.
Terkait dengan harga rokok di Indonesia yang dibandingkan dengan negara-negara lain, jelasnya, perlu dilakukan kajian yang menghitung daya beli masyarakat di masing-masing negara.
“Memang jika kita membandingkan harga rokok dengan PDB (pendapatan domestik bruto) per kapita di beberapa negara, maka harga rokok di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” jelasnya.
Sumber
Pemerintah Pertimbangkan Harga Rokok Jadi Rp 50.000 per Bungkus
Pemerintah mengaku mendengarkan usulan kenaikan harga rokok menjadi Rp 50.000 per bungkus. Oleh karena itu, pemerintah akan mengkaji penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu instrumen harga rokok.
"Cukai rokok belum kami diskusikan lagi tapi kami kan biasanya setiap tahun ada penyesuaian tarif cukainya," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara di Perkantoran Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/8/2016).
Selama ini, harga rokok di bawah Rp 20.000 dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia. Hal tersebut membuat orang yang kurang mampu hingga anak-anak sekolah mudah membeli rokok.
Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany dan rekan-rekannya, ada keterkaitan antara harga rokok dengan jumlah perokok.
Dari studi itu terungkap bahwa sejumlah perokok akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat. Dari 1.000 orang yang di survei, sebanyak 72 persen bilang akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas Rp 50.000.
Pemerintah sendiri mengatakan bahwa cukai rokok selalu ditinjau ulang setiap tahun. Sejumlah indikator menjadi pertimbangan yakni kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan perkembangan industri rokok.
Sumber
4 Orang Diduga Pembunuh Mirna, Satu Diantaranya 'Orang Misterius'
Saksi ahli Psikiater Forensik, Natalia Widiasih Rahardjanti, membuka data terbaru mengenai dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Kata dia, sebenarnya ada empat orang yang diduga membunuh Wayan Mirna Salihin.
Empat orang tersebut adalah Agus Tri, si pelayan Kafe Olivier yang menyajikan es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
Rangga Dwi yang meracik es kopi Vietnam dan Jessica Kumala Wongso teman Mirna saat nongkrong di kafe Olivier.
Jessica kini yang ditetapkan terdakwa kasus pembunuhan Mirna.
Setelah mendengar nama tiga orang tersebut, hakim Binsar Gultom menanyakan siapa orang keempat yang masuk di daftar terduga pembunuh Mirna.
"Kalau satu lagi saya tidak tahu, yang mulia. Saya cuma memeriksa tiga orang itu," ujar Natalia di persidangan kasus pembunuhan Mirna di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).
Dia mengaku tak pernah mengurusi nama-nama itu, sebab pekerjaannya hanya memeriksa sesuai permintaan penyidik.
Sementara itu, salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardito Muwardi saat dikonfirmasi siapa orang misterius ke empat yang menjadi terduga pembunuh Mirna, dia menjawab tidak tahu.
"Soal itu saya tidak tau," kata Ardito.
Sedangkan penasihat hukum Jessica, Otto Hasibuan, di BAP tercatat empat terduga namun yang dijelaskan hanya tiga orang.
Menurut dia, itu kewenangan penyidik. "Saya juga gak tahu, itu kewenangan penyidik," ujar Otto.
Kisah Pacaran dan Pembunuhan Karakter
Otto Hasibuan, memprotes keterangan saksi ahli Natalia Widiasih Rahardjanti. Menurutnya, keterangan yang diberikan Natalia membunuh karakter Jessica.
"Karena anehnya itu memberikan tentang keterangan pacaran orang lain. Kata dia, mau menanyakan kondisi emosinya tapi tidak sesuai dengan kasus Mirna," kata Otto kepada wartawan.
Menurutnya, pembunuhan karakter Jessica itu lantaran tidak adanya hubungan antara eskalasi emosi Jessica dengan kematianWayan Mirna Salihin di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016.
"(Melihat) latar belakang Jessica ini (bentuk) pembunuhan karakter dan lagian tidak ada eskalasi emosi atau tidak ada fakta mengenai Mirna. Ini jauh panggang dari api," kata Otto.
Dirinya menambahkan, apabila keterangan saksi ahli benar bahwa Jessica emosi lantaran putus dengan pacarnya Patrick.
Maka hal itu merupakan persoalan pribadi dari klien-nya yang tidak perlu diungkap persidangan.
"Ini kan permasalahan dia berantem dengan pacarnya. Saksi ini tidak bercerita dengan fakta dan keilmuan dia," kata Otto.
Sumber
Saksi Inilah Yang Melihat Jessica Sebelum Meracuni Mirna, Jarak Duduk Hanya 2,5 Meter
Otto Hasibuan, penasehat hukum Jessica Kumala Wongso, mengungkap ada saksi melihat gerakan kliennya di Kafe Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).
Hartanto Sukmono, Direktur Pemasaran PT KIA Mobil Indonesia itu disebut-sebut berada tak jauh dari meja nomor 54 Kafe Olivier.
Dia sempat melihat Jessica sesaat sebelum Wayan Mirna Salihin sekarat setelah minum es kopi Vietnam.
"Ini sangat penting, karena Direktur KIA ada saat kejadian, saksi mata dia," tutur Otto di persidangan kasus pembunuhan Mirna di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (18/8/2016).
Otto tidak dapat merinci di meja nomor berapa Hartanto duduk. Pada saat itu, posisi cukup dekat dengan Jessica, sehingga dapat melihat gerak-gerik terdakwa pembunuh Wayan Mirna Salihin.
Hartanto tidak melihat Jessica memasukkan sesuatu ke dalam gelas es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
Pada rentan waktu pukul 16.20-16.30 WIB, Jessica terlihat tengah memainkan ponselnya.
"Ada sekitar 2,5 meter (dari Jessica,-red). Dia sudah diperiksa penyidik, keterangan ada di BAP.
Jadi kalau itu ada, berarti kan apa yang ditunjukkan saksi ahli rekaman, (tangan Jessica,-red) masuk ke tas itu tak benar karena ternyata dia di situ bukan megang tas, tapi megang telepon," kata dia.
Oleh karena itu, dia meminta agar Direktur Pemasaran PT Kia Mobil Indonesia Hartanto Sukmono hadir di persidangan kliennya. Hartanto diminta bersedia menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan Mirna.
"Direktur Kia itu saksi yang akan dihadirkan oleh Jaksa, tetapi sampai sekarang belum diajukan. Kami berharap, apakah nanti pada akhirnya diambil atau tidak (kesaksiannya,-red)," ujarnya.
Penyidik Polda Metro Jaya pernah memeriksa Hartanto. Di BAP, Hartanto menyebutkan pada sekitar pukul 16.20 WIB, Jessica sedang memainkan handphone.
Keterangan itu membantah penjelasan saksi ahli digital forensik yang menyebut pada jam itu Jessica memasukkan tangan ke tas. Setelah itu, Jessica terlihat memasukkan sesuatu diduga zat sianida ke es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
Untuk mengetahui hal tersebut, Otto berharap Hartanto bersedia hadir ke persidangan sebagai saksi. Sebab, kesaksian bos PT KIA Mobil Indonesia itu dapat menentukan nasib Jessica.
"Hartanto Sukmono itu direktur, dia datanglah (ke persidangan,-red). Tegakkan kebenaran dan keadilan, karena Jessica membutuhkan kesaksian," tambahnya.
Penyidik Polda
Hartanto juga pernah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus ini.
Dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Hartanto menyebutkan bahwa pada sekitar pukul 16.20 WIB, Jessica tengah memainkan ponselnya.
Keterangan tersebut sekaligus membantah penjelasan saksi ahli digital forensik yang menyebut bahwa pada jam itu Jessica memasukkan tangannya ke dalam tas.
Setelah itu, Jessica terlihat memasukkan sesuatu yang diduga sebagai racun sianida ke dalam gelas es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
Karena itu, Otto sangat berharap Hartanto bersedia hadir ke persidangan sebagai saksi kunci kasus Jessica.
Sebab, kesaksian bos PT Kia Mobil Indonesia itu dapat menentukan nasib Jessica sebelum palu vonis diketuk majelis hakim.
"Pak Hartanto Sukmono itu direktur, dia datanglah (ke persidangan). Tegakkan kebenaran dan keadilan, karena Jessica membutuhkan kesaksian," harap Otto.
Sumber
Mantan Kepala BIN Ungkap Sosok Arcandra Tahar di Amerika
Arcandra Tahar
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara pertama, Abdullah Makhmud Hendropriyono ikut angkat bicara soal terdepaknya Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM.
Melalui akun twitternya @edo751945, AM Hendropriyono membuat kultwit dengan hastag ##ArchandraAnakBangsa.
Berikut kultwit professor hukum yang pernah jadi Menteri Transmigrasi ini:
1.Saya menghimbau masyarakat untuk tidak terbawa arus kebencian terhadap anak bangsa kita sendiri, Archandra Tahar. Dia terpilih sebagai menteri karena kecerdasannya, karena memiliki prestasi yang gemilang.
2.Dia aset bangsa kita sendiri yang sangat berharga. Dia orang awak, anak Padang bangsa Indonesia asli.
3.Dia terkenal di AS sbg seorang genius, yg memiliki 6 hak paten internasional ESDM dr penemuan2 teknis hasil risetnya sendiri di berbagai negara
4.Dia rela meninggalkan Amerika Serikat dengan gaji milyaran rupiah sebulan, Dia siap dipanggil pulang untuk ikut membangun negerinya sendiri, walau hanya dengan gaji Rp 40 jutaan per bulan
5.LIhat prestasi gemilang pemuda ini! Dia pernah menjadi PresDir Petroneering Houston d Texas AS n berbagai perusahaan inter n multinasional
6.Archandra murid paling brilian kesayangan Ed Horton, si genius dan inventoroffshore technology AS yg terkenal.
7. Ed Horton adalah tokoh legendaris dunia di bidang offshore. Arcandra berilmu dan berpengalaman secara teknikal maupun komersial, dlm pengembangan lapangan oil and gas di offshore
8.Apa kita tidak bangga punya anak bangsa seperti ini?
9. Soal dwikewarganegaraan, Loh emangnya kenapa orang Mempunyai dwikenegaraan, bukan tindak pidana!
Hanya jika hal itu diketahui, maka dia harus ditanya mau terus jadi WNI atau tidak?
Kan dia sudah pilih jadi WNI, terus apa lagi?
10. Tidak usah Menteri, semua juga harus pilih, karena Indonesia tidak menganut dwikewarganegaraan. Archandra juga dihadapkan pada dua pilihan, memilih paspor yang mana, Indonesia atau Amerika.
11.Dia sudah memilih Indonesia, maka paspor AS-nya harus diserahkan kepada pihak pemberi paspor yaitu imigrasi AS.
12.Dia dulu dengan memegang paspor Amerika Serikat, jadi bisa memiliki akses yang lebih mudah dan lebih luas bergerak dalam bidang riset dan teknologi di berbagai negara di dunia.
13. Maka pengetahuannya luas. Kalau dia tdk merantau dgn cara begitu bisa cuma jd katak dlm tempurung seperti yg pada clometan di medsos itu
14. Soal dwikewarganegaraan Archandra sudah selesai masalahnya. Dia org yang sangat tepat yang dibutuhkan bangsa kita
15. Yang pada meributkan itu apa lebih pintar dari Archandra? Tong kosong memang nyaring bunyinya
16. Sudahlah jangan terus menggonggong pemerintah kita sendiri, sehingga anak kandung yang sudah ada di pangkuan kita ini dilepaskan, hanya karena merindukan beruk yang di hutan
17. Lihat dong orang cerdas seperti Sri Mulyani ketika kita lepas, langsung diambil oleh World Bank. Begitu pula kalau kita melepas Archandra, pasti akan diserobot oleh bangsa lain
18. Dengan ribut hanya karena urusan sekunder, kita justru bisa dihempas masalah primer yaitu “brain-drained”, kekeringan orang-orang cerdas, karena mereka pada lari bekerja di luar negeri atau dibajak bangsa lain
19 .Jangan bersikap bodoh!
Kultwit ini berhasil membuat netizen tercengang tentang kehebatan sosok Archandra Tahar.
"Terimakasih tlh memberitau kami ttg Archandra Tahar, putra bangsa yg berprestasi yg bersedia pulang ke tnh air u membangun negri," tulis @ely_susianti.
�@sutanto207 menulis, "awalnya aku ndak suka jg sis, setelah baca
penjelasan pak Hendro, aku setuju utk lihat kepentingan Negara Kita".
Seorang ustaz
Dia penggiat pada Islamic Family Academy (IFA) di Houston.
IFA merupakan lembaga pendidikan keislaman bagi keluarga Muslim di Houston.
Hal itu diketahui setelah seorang pemilik akun pada Facebook yang pernah tinggal di Houston menceritakannya.
“Tahun lalu, saya bertemu dengan dia di Islamic Family Academy Houston Spring Camp. Kemudian, saya tahu jika dia adalah seorang guru mengaji. Dia mengajari anggota keluarga saya bagaimana membaca Alquran secara benar. Itu adalah bagian dari kebaikannya. Semoga Allah memberi amalan berlimpah. Sekitar dua bulan lalu, saya beserta keluarga kembali ke Indonesia karena pekerjaan baru. Foto dan video pendek di bawah ini adalah kegiatan terakhir IFA beserta kegiatan belajar kami hadiri. Pagi ini, saya mendengar dia mengikuti jejak saya kembali ke Indonesia, tapi untuk menjadi menteri pada kabinet Jokowi.”
Sumber
Berita Terbaru Hari Ini: Kronologi Guru Dianiaya Orang Tua Murid, di SMKN 2 Makassar
Guru Dianiaya Orang Tua Murid Seperti telah diwartakan oleh kami pada hari kemarin, apabila ada kasus yang trending di media sosial facebook yang mendapatkan kecaman keras dari netizen, dimana salah seorang guru bernama Drs dasrul dianiaya oleh orang tua murid yang tak terima anaknya dimarahi oleh guru dasrul, sehingga terjadilah percekcokan yang mengakibatkan sang guru dipukul dibagian wajah sampai terluka dan berdarah.
Kasus kekerasan Guru Dianiaya Orang Tua Murid yang terjadi di SMKN 2 Makassar yang dialami oleh Dasrul, Guru berusia 52 tahun yang dianiaya dengan sadis oleh orang tua murid bernama Adnan Achmad, usia 38 tahun memang langsung membuat geger dunia maya, apalagi beredar luas foto penganiayaan tersebut, seperti terlihat pada foto sang guru berlumuran darah akibat dianiaya orang tua murid. Kejadian memilukan tersebut terjadi pada haru Rabu, 10 Agustus 2016 kemarin.
Kronologi kasus ini yang diungkapkan oleh pihak kepolisian, apabila pada mulanya guru Dasrul memeriksa tugas PR yang ia berikan kepada semua siswa kelas dua, termasuk Airul Aliq Sadang, akan tetapi siswa tersebut malah tak mengerjaklan tugas PR sehingga ia pun langsung ditegur oleh sang guru. Ketika ditegur, Airul pun langsung menendang pintu dan mengatakan kata kotor yaitu ‘SUNDALA’ sehingga inilah yang membuat sang guru marah.
Karena ucapan kotor siswanya, Dasrul naik pitam dan menampar wajah anak nakal tersebut dan pada akhirnya sang anak yang tak mengerjakan PR mengadu pada orang tuanya yang diketahui mengaku sebagai seorang wartawan. Tak berselang lama, orang tua Ali pun mendatangi sekolah yang ada di JL Pancasila, Makassar, untuk mencari kepala sekolah akan tetapi, ketika mereka berjalan di koridor malah bertemu dengan dasrul dan tanpa diduga orang tua murid tersebut menganiaya dasrul sampai berdarah.
Sumber
Menteri Bikin Gaduh, Langsung Direshuffle, Ahok Sudah Bikin Gaduh Selama 3 Tahun Kok Dibela?
Sikap Jokowi yang terus membela dan menutupi kesalahan Ahok dalam banyak kesempatan kembali menuai kritik keras dari publik.
Tokoh Soidaritas Gerakan 98 Tolak Reklamasi ini menyoal sikap Presiden Joko Widodo yang terkesan membela Ahok.
“Menteri dianggap bikin gaduh dikit, langsung reshuffle. Gubernur DKI bikin gaduh 3 tahun, dibelain. #eh,” tulis @Reiza_Patters hari ini, Rabus, 10Agustus 2016.
Tulisan Reiza ini menyindir Jokowi mereshuffle Rizal Ramli yang berseteru dengan Ahok namun Jokowi tak jua bersikap tegas kepada Ahok padahal selama ini kasus-kasus hukum yang membelit Ahok sudah nyata-nyata membuka mata publik akan sosok Ahok yang munafik dan sok anti korupsi.
Belum lagi, Ahok selalu membawa-bawa nama Jokowi dalam tiap kegaduhan yang dibuatnya. Tengok saja dalam keributan terakhir Ahok dengan Rizal Ramli terkait reklamasi, Ahok yang merasa tersudut, kemdian ngadu ke Jokowi.
Reiza Patters juga bersuara keras menentang pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017. Reiza menyerukan warga Jakarta tidak memilih Ahok sebagai Gubernur DKI.
“Berangkat dari kasus reklamasi, Sumber Waras, lahan Cengkareng, dll jelas kalo Gubernur DKI yang sekarang kerjanya ngelindur doang. Jangan dipilih lagi!” tegas Reiza
Bahkan, Reiza menyebut Ahok lebih cocok jadi kepala lembaga arsip nasional, ketimbang jadi Gubernur DKI.
“Gw kalo jadi Presiden, mas @basuki_btp akan gw jadikan kepala perpusnas dan lembaga arsip nasional yg dijadikan satu institusi. Cocok dia,” sindir @Reiza_Patters.
Sumber
PILKADA DKI Jakarta, Ketika Partai Berbasis Islam Mau Dibodohi
Ingatkah pada sebuah pribahasa, “sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui” yang bisa mengandung arti sekali tepuk, dua nyamuk mati
Analogi pribahasa diatas bisa terlihat pada taktik yang sedang dimainkan oleh PDI P dan Ahok ke depannya.
Mari kita cermati, mengapa Partai berbasis massa Islam di DKI Jakarta seperti PKS, PPP, PAN, PKB dan ditambah dua partai nasionalis seperti Gerindra serta Demokrat sekarang menjadi ‘pengikut’ dan menunggu PDI P
PDI P menempatkan diri sebagai magnet yang mampu menjadi penarik bagi partai-partai berbasis massa Islam dan Nasionalis
Menunggu dan menempatkan diri ‘pengikut atau follower’ dari kekuatan PDI P
Siapapun yang dicalonkan oleh PDI P, akan dikondisikan didukung oleh sebuah koalisi besar partai yang menamakan diri koalisi kekeluargaan
Seolah ada dua kubu partai, partai lawan Ahok dan partai pendukung Ahok; yang menempatkan diri menjadi partai lawan Ahok akan masuk dalam koalisi kekeluargaan; sementara bagi yang mendukung Ahok masuk dalm koalisi 3 partai plus teman Ahok
Apakah benar terlihat demikian?
Sebuah fakta, kita mengenal karakter diri seorang Megawati Soekarnoputri, yang bila seorang Mega memiliki ‘perbedaan politik’ dengan seseorang, Mega tentu akan mengambil jarak. Contohnya dengan SBY
PDI P boleh deklarasikan diri Lawan Ahok, tetapi sang ketua umum menerima santai Ahok dalam satu mobil bersama Jokowi ketika rakernas Golkar.
Seandainya Ahok disamakan dengan sosok SBY, tentu penerimaan Mega pun akan berbeda.
Itu sebuah realitas politik. Bila Mega masih menerima Ahok dalam kaitan politik, lalu mengapa koalisi partai berbasis massa Islam masih mau menunggu PDI P? Anehnya, ditambah alasan Lawan Ahok
Logika lawan Ahok, tetapi menunggu partai (PDI P) yang membangun ‘kompromi’ dengan Ahok, Ada yang aneh?
PDI P adalah magnet untuk ‘mengendalikan’ suara partai bermassa Islam dan nasionalis agar tidak memiliki calon gubernur bersama
Pancingan koalisi yang dilakukan oleh PDI P memiliki dua agenda, pertama mengendalikan suara partai berbasis massa Islam kedua menghambat munculnya calon gubernur dari partai bermassa Islam yang diketahui menjadi lawan Ahok
Mengapa PKS, PPP, PAN, PKB, Gerindra, Demokrat tidak menjadi satu koalisi saja? mengapa harus menunggu PDI P, dan menempatkan PDI P seolah magnet?
Dengan taktik yang dilakukan PDI P, maka tidak ada calon gubernur yang bisa menjadi sosok yang merepresentasikan ummat Islam Jakarta saat ini, Makanproses panjang dari ormas Islam untuk melahirkan sosok pemimpin akhirnya akan berakhir anti klimaks.
Sumber
Jokowi Pernah Omong "Tenang, Duit Masih Banyak...", Terus Sekarang Duitnya Kemana?
Hampir satu tahun yang lalu, 25 Agustus 2015 lalu, Presiden Republik Indonesia masih berkata,
"Tenang, duit masih banyak..."
Saat itu, Presiden Jokowi menebar optimisme agar seluruh rakyat Indonesia tidak pesimis dengan kondisi ekonomi saat ini. Jokowi memastikan uang yang ada di kocek negara ini masih aman dan bisa mengatasi krisis.
"APBN kita masih Rp 460 triliun, APBD Rp 273 triliun, dan BUMN masih punya Rp 130 triliun. Itu belum termasuk dana pihak swasta. Intinya, kita masih pegang duit," ucap Jokowi usai membuka Munas IX Majelis Ulama Indonesia di Gedung Grahadi, Surabaya. Jokowi meminta semua pihak tidak larut dalam bayang-bayang krisis. Semua harus optimis. (Koran Rakyat Merdeka, edisi Rabu 26 Agustus 2015)
Pernyataan ini serta merta dibantah oleh pernyataan Menteri Keuangan yang baru dilantik beberapa hari lalu. Kamis minggu lalu (4/8), Sri Mulyani menyatakan, "Mustahil bangun infrastruktur dengan anggaran saat ini..."
Di gedung Bursa Efek Indonesia, kemarin, Rabu (10/8), Menteri Keuangan yang pernah menjadi Direktur Pelaksana IMF ini kembali menyatakan, "Pemerintah tidak memiliki dana dan tidak seharusnya semua infrastruktur dibangun pemerintah...".
Sri Mulyani juga menyatakan APBN akan dipotong Rp 131 TRILIUN karena uang nya gak ada.
Pertanyaan saya:
1. Siapa yang Anda percayai saat ini? Presiden Joko Widodo atau Menteri Keuangan Sri Mulyani?
2. Siapa yang berdusta selama ini? Presiden Joko Widodo atau Menteri Keuangan sebelumnya, Bambang Brodjonegoro atau Menteri Keuangan saat ini, Sri Mulyani?
3. Hutang Luar Negeri selama ini ke beberapa negara, terutama ke Cina lalu kemudian digunakan oleh siapa dan untuk apa? Uangnya kemana? Yang nanggung nanti bayar utang siapa?
Sungguh dengan kondisi yang seperti ini, sangat tidak cukup dan ironis jika kita hanya mendoakan saja.
#SelamatkanIndonesia
Sumber
Sri Mulyani, Sebuah Tekanan Dari Barat Agar Jokowi Berhenti Memanjakan China
Sudah pas kehadiran Sri Mulyani. Laskar Amerika harus usir laskar China. Kita berharap kembalinya 13 Mei. Jauh lebih aman dengan Amerika ketimbang Cina, karena Cina bawa orang ke Indonesia. Konfliknya horisontal.
Sri Mulyani itu merupakan tekanan Barat ke Jokowi untuk berhenti berkomunisme. Untungnya TNI Angkatan Darat tak tinggal diam selama 1,5 tahun Jokowi memihak komunisme. Cuma kurang taktis. Mestinya ditunggu sampai bisulnya meledak.
Kini Barat yang kita harap menggusur Cina. Memang tak ada jalan lain. Kita harus minta tolong ke Amerika. Seperti dalam film pemberontakan pahlawan Inggris, senantiasa meminta bantuan bala tentara Perancis. Kita juga harus begitu
Sri Mulyani, punya gerbong yang digusur oleh rezim SBY, harus kembali ke tempat dan bisa dimintai bantuan. Jokowi itu sudah nyaris turun tahta sebelum Sri Mulyani masuk. Minimal karena kacau akibat defisit anggaran.
Kini Jokowi menguat kekuasaannya berkat Sri Mulyani, sebab tax amnesty itu bisa diselamatkan betkat tekanan para globalis Barat. Namun juga, kebohongan Jokowi terkuak dari Sri Mulyani. Gerbong Sri Mulyani mulai berkonsolidasi.
Tak ada yang salah dari kerjasama pertahanan Indonesia-RRC, tapi dalam bentuk pakta pertahanan untuk menghadapi FPDA, the real enemies. Tapi bukan kerjasama bilateral, melainkan multateral. Pakta adalah multiteral dan ada dewannya.
Jika perjanjian bilateral, namanya bukan pakta. Malah berbahaya bagi Indonesia karena secara proxy dan asimetris war, sudah ada delapan (8) juta orang Cina di Indonesia. Populasi orang Cina sebanyak ini bisa sebagai ujung tombak Cina daratan.
Presiden Jokowi sendiri sudah merupakan boneka taipan, praktis seluruh komponen kekuasaan utama adalah boneka Cina daratan. Di situ pentingnya kehadiran Sri dan kekuasaan globalnya: membebaskan kekuasaan dari kooptasi Cina.
Mampukah Sri Mulyani? Sepertinya mampu, sepanjang ia didukung para globalis barat. Lalu, tak ada alasan bagi Menhan dan Menlu untuk tidak membangun pakta dengan barat. Kita memang harus memilih risiko terendah.
Apalagi warga keturunan Cina sudah menguasai 80% ekonomi Indonesia. Bisa sewaktu-waktu collap, sementara senjata proxy dan asimetris terutama adalah penguasaan ekonomi. Posisi Indonesia memang sudah tidak menguntungkan.
FPDA (five power defense Aggreement) adalah pakta pertahanan negara eks commonwealth, terdiri dari Inggris, Australia, Malaysia, Singapore, New Zealand. FPDA itu multilateral, punya dewan monitoring di mana antara anggota tak boleh mengganggu sesamanya.
Dalam subtasi pakta FPDA, satu negara diserang, kelimanya wajib menyerang. Pakta ini juga memuat saling bantu, dan tak boleh saling mengganggu. Fakta ini juga memiliki dewan yg memantau huhungan kepentingan saling melindungi.
Gerbong Sri Mulyani hendaknya mulai memikirkan bagaimana pakta pertahanan dengan Amerika dapat terwujud. Bisa saja pakta itu Amerika - RI - Jepang - Filipina misalnya. Ini tak mampu dilakukan oleh Menhan dan Menlu. Jadi kembali ke semula, RI di bawah tekanan FPDA.
Praktis FPDA memproteksi ancaman terhadap masing-masing anggota. Bagaimana dengan RI? Tak punya pakta, sendirian, ada kerjasama pertahanan dengan Jepang, bentuknya bilateral. Tidak efektif dalam proxy maupun asimetris.
Sumber
SKAK MAT Untuk PENDETA KRISTEN
Imam Al-Baqillani (nama lengkap beliau: Abu Bakar Muhammad bin ath-Thib bin Muhammad, dijuluki Al-Baqillani), beliau merupakan Teolog paling terkemuka yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, “Al-Baqilani adalah mutakallim -ahli teolog- yang paling utama, tidak ada orang yang semisal dengannya, baik sebelum maupun sesudahnya.”
Imam Al-Baqillani di masanya sangat terkenal sebagai ulama ahli debat paling cerdas dan membuat takluk siapa saja.
Diriwayatkan Imam Al-Baqillani pernah berdebat dengan seorang pendeta yang menuduh Umat Islam rasis.
Pendeta: Kalian, umat Islam ini rasis.
Imam Al-Baqillani: Kenapa?
Pendeta: Kalian membolehkan diri-diri kalian menikah denga wanita Yahudi dan wanita Nasrani, tapi selain muslim tidak boleh menikahi wanita kalian.
Imam Al-Baqillani: Kami menikahi wanita Yahudi karena kami beriman kepada Nabi Musa, dan kami menikahi wanita Nasrani karena kami beriman kepada Nabi Isa, maka jika kalian beriman kepada Nabi Muhammad SAW kami pasti nikahkan kalian dengan wanita-wanita kami.
Friman Allah SWT:
الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ ۖ وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَهُمْ ۖ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ
“Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al-Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al-Kitab sebelum kamu.” [al-Maidah/5: 5]. [portalpiyungan]
Karena Pakai Jilbab dan Sebut Allah, Suami Istri Diusir dari Pesawat Penerbangan Paris-Kentucky
Hanya karena memakai jilbab dan menyebut kata Allah, sepasang suami istri dari Ohio, Amerika Serikat (AS) diarahkan keluar dari pesawat yang siap berangkat, setelah awak pesawat mengadu tidak nyaman dengan penampilan mereka, dalam satu kejadian baru-baru ini.
Sebagaimana diberitakan The Independent, Jumat (05/08/2016), suami istri Faisal Ali dan Nazia Ali telah berada di dalam pesawat Delta Air Lines selama 45 menit, menunggu tinggal landas, saat mereka diperintahkan keluar dari pesawat.
Kapten pesawat Delta Airlines enggan memberangkatkan penerbangan dari Paris ke Kentucky sehingga kedua pasangan beragama Islam ini diusir keluar pesawat.
Sementara di luar pesawat, polisi Prancis telah menanti. Kedua pasangan itu mengaku ketakutan.
“Saya takut, beberapa pria mengambil foto paspor kami dengan ponsel mereka,” kata Nazia.
Metro.co.uk melaporkan, pasangan itu terlebih dahulu diinformasikan seorang kru pesawat bahwa ada seorang dari rekannya telah menginformasikan rasa kurang senang akan kehadiran mereka kepada kapten pesawat.
Menurut sang pelapor, dia kurang senang dengan jilbab yang dipakai Nazia dan tindakan pasangan berkenaan menyebut kata Allah, selain menuduh Faisal telah mencoba menyembunyikan ponselnya.
Setelah dikeluarkan, Faisal Ali dan Nazia Ali menyebut diinterogasi dengan cara yang kasar oleh otoritas Prancis sehingga mereka akhirnya diizinkan naik penerbangan ke AS keesokan harinya.
Setibanya di AS, mereka juga masih harus diinterogasi yang sama oleh petugas imigrasi di bandara Amerika. Saat mereka bertanya apa yang salah, petugas mengatakan: “Anda tidak berbuat kesalahan, sayangnya seperti inilah dunia sekarang.”
Kejadian yang dialami pasangan ini adalah fakta yang dihadapi masyarakat dunia, khususnya Negara Barat yang dikenal bangga dengan penghormartan hak asasi dan kebebasan.
"Kejadian ini agak memalukan, kami diperlakukan seperti penjahat. Anda tidak dapat melakukan ini kepada kami. Sebagai perusahaan penerbangan internasional, Anda seharusnya lebih berpendidikan dan tidak membuat asumsi berdasarkan penampilan," kata Nazia.
Kasus kali ini menambah panjang daftar pengusiran penumpang Muslim oleh maskapai AS.
April lalu, seorang wanita Muslim diusir dari pesawat maskapai Southwest Airlines di bandara Chicago setelah meminta tukar tempat duduk. Alasan maskapai, wanita itu diusir karena membuat pramugari “tidak nyaman.”
Sebelumnya pada Maret, keluarga Muslim yang terdiri dari lima orang digiring keluar dari pesawat United Airlines karena penampilan mereka.
Padahal saat itu, seorang dari mereka hanya bertanya soal sabuk keselamatan bagi anak-anak. Kemudian pilot meminta mereka meninggalkan pesawat dengan “alasan keamanan.”
Dewan Hubungan Islam-Amerika, CAIR, mengeluhkan perlakuan diskriminatif ini kepada Delta.
“Dengan menganggap tindakan yang sederhana dan normal sebagai sesuatu yang menakutkan dan mengancam, jelas bahwa Tuan dan Nyonya Ali diperlakukan buruk karena penampilan dan nama Muslim mereka,” kata pengacara CAIR, Sana Hassan.
Sementara itu, juru bicara Delta Air Lines Morgan Durrant mengatakan bahwa maskapai mereka tidak mendukung diskriminasi terhadap penumpang.[portalpiyungan]
Tolak Israel, Juara Judo Arab Saudi Mundur dari Olimpiade Rio
Juara judo Arab Saudi, Juud Fahmi, mundur menarik diri dari kompetisi judo Olimpiade Rio 2016, setelah dilakukan undian dia harus menghadapi altet judo "Israel", Geely Cohen.
Juara judo Arab Saudi ini sengaja mundur meskipun dia adalah yang terbaik. Hal itu dilakukan setelah dia mengetahui akan berhadapan dengan atlet judo Zionis Cohen yang menduduki peringkat kedua kelas 52 kg.
Seperti diketahui, Arab Saudi tidak mengakui Israel sampai negara Yahudi itu keluar dari tanah Arab yang didudukinya.
Semua altet Arab dan muslim sepakat mundur menghadapi altet Israel karena dianggap sebagai negara perampas dan bermain berhadapan dengan para atlet Israel dinilai sebagai pengakuan resmi terhadap Israel.
Keputusan ini mendapatkan sambutan luas di kalangan atlet Arab dan muslim serta Palestina secara khusus.
Sementara itu anggota Ferderasi Bola Palestina Abdus Salam Haniyah mengumumkan pembuatan lukisan dinding dengan gambar Judy Fahmi sebagai bentuk apresiasi terhadap sikapnya.[portalpiyungan]
Resmi, Umat Islam Jakarta Duetkan Sandiaga Uno-Yusuf Mansur
Umat Islam Jakarta yang tergabung dalam Majelis Pelayan Jakarta (MPJ) secara resmi rekomendasi Sandiaga Uno sebagai cagub DKI (DKI 1) dan Ustaz Yusuf Mansur sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub) di Pilgub DKI 2017.
Dua orang tersebut hadir saat pemberian rekomendasi di Masjid Baitul Mughni, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/8). Sandiaga dan Yusuf Mansur menyingkirkan Yusril Ihza Mahendra, Sjafrie Sjamsoeddin, Suyoto, Adhyaksa Dault, dan Nurdin Abdullah.
Ustaz Erick Yusuf mengatkan, saat ini kondisi Jakarta sudah masuk dalam kategori darurat. Karena itu, kata dia, umat Muslim harus memenangkan pemimpin yang amanah, bukan pemimpin yang menjadi penguasa.
“Saya melihat kalau beberapa pasangan kandidat yang diusung MPJ bagus-bagus semuanya. Kita tidak kekurangan pemimpin Muslim. Tapi kita realistis siapa yang sudah punya kendaraan lewat partai,” ucap Erick yang aktif di MPJ tersebut.
Atas rekomendasi tersebut, Sandiaga menyebut sudah mengenal baik sosok Yusuf Mansur. “Tadi MPJ sudah rekomendasikan Ustaz Yusuf Mansur kepada saya, karena saya kenal lama sama beliau, dan bersahabat sudah cukup lama, ya kita punya chemistry yang baik,” katanya.
Dukungan dan rekomendasi dari MPJ, kata dia, nantinya akan dilaporkan kepada Ketua Umum Partai Gerindra. Prabowo Subianto. Hanya saja, kata dia, keputusan akhir nantinya tetap berada di tangan pimpinan partai.
“Keputusan terakhir nanti pimpinan partai yang akan menentukan. Saya menampung dan akan menyampaikan aspirasi itu,” kata Sandi.
Terkait tiket, Sandiaga mengaku, Gerindra sudah sepakat berkolaisi dengan PKS di Pilgub DKI 2017. “Kami, alhamdulillah sudah dapatkan berita, sudah ada kesepakatan dengan PKS untuk bergabung dalam Pilkda di DKI 2017,” tutur Sandi.
Yusuf Mansur, usai menjadi khatib dan imam shalat Jumat di Masjid Baitul Mughni, menyatakan, siap mendukung Sandiaga di Pilgub DKI mendatang. Dia pun menyerukan kepada para jamaah untuk turut memberikan dukungan kepada Sandiaga. “Mudah-mudahan Allah kasih kita kemudahan. Kasih kita jalan yang mulus,” kata Yusuf Mansur. [portalpiyungan]
Jokowi: "Duitnya Ada.. Duitnya Ada", Sri Mulyani: Duit Gak Ada, Anggaran Dipangkas Rp133 T
Naikin BBM, sudah..
Cabut subsidi listrik dll, sudah..
Hutang kesana-kemari, sudah..
Tax amnesty, sudah..
Kok, APBN kita masih saja tekor.. Duitnya kemana..??
Republik ini hampir saja pailit dan bangkrut gara-gara "supir bis" nya salah hitung karena nggak becus ngurus Negara.. akhirnya Negara gagal fiskal..
Menteri Keuangan yang baru ini, kereen nih.. rasional, terukur, mampu dan berani menampar pemikiran ambisius yang tak jelas arahnya, yang selama ini dibangun hanya untuk pencitraan semata..
Menkeu Sri Mulyani Akan Pangkas Belanja Negara Rp133 T
Pemerintah akan kembali memangkas anggaran belanja negara untuk kedua kalinya pada tahun ini, yang kali ini direncanakan sebesar Rp133,8 triliun. Langkah ini diambil guna meredam pelebaran defisit menyusul tidak tercapainya target penerimaan perpajakan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan, realisasi penerimaan perpajakan pada tahun ini akan meleset sekitar Rp219 triliun dari target Rp1.784,2 triliun di APBNP 2016. Untuk menjaga kredibilitas APBN, ia mengusulkan agar anggaran belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) serta transfer ke daerah dikurangi.
Sri Mulyani selama ini memang terkenal sangat disiplin menjaga fiskal... siap-siap saja banyak proyek Jokowi yang bakalan "mangkrak"..
Akhirnya, Sri Mulyani membangunkan para "pemimpi" yang terkecoh dan di nina-bobokkan oleh bualan..
"Duitnya ada... Duitnya ada, yang penting kerja, kerja, kerja.."
(Ushaifirah Qaani) [portalpiyungan]






















