Di Jawa Timur warga digemparkan dengan penemuan bayi tanpa kepala dan kaki
Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), warganya digemparkan dengan adanya penemuan mayat bayi tanpa kepala dan kaki, Selasa 3 November 2015 sekitar pukul 14.30 WIB.
Berdasarkan informasi dari para warga Desa Selorejo, mayat bayi ditemukan pertama kali oleh Jarianto, warga setempat yang sedang mencari rumput di pekarangan rumah warga. Ketika sedang memotong rumput, Jarianto mencium bau busuk yang menyengat seperti bau bangkai.
"Baunya seperti bau bangkai binatang busuk sekali, saya coba untuk mencari asal bau itu karena tidak tahan," ungkap Jarianto.
Kemudian Jarianto melihat ada bungkusan plastik berwarna merah yang dikerubuni lalat. Karena merasa takut, kemudian Jarianto memanggil tetangganya yang bernama Kholik untuk bersama-sama membuka isi plastik tersebut.
"Saat kita buka, kami berdua kaget, ternyata plastik merah itu berisi bayi tanpa kepala dan kaki," katanya.
Merasa kaget dengan penemuan itu, mereka kemudian melaporkan kepada aparat desa setempat. Aparat desa langsung meneruskan kabar penemuan mayat itu ke Mapolsek Selorejo.
"Bentuk tubuhnya memang menyerupai sesosok manusia dan ditemukan tanpa kepala dan kaki, guna memastikan mayat bayi tersebut dibunuh atau masih berupa janin dan di buang, menunggu hasil dari autopsi dokter ahli dari RS Syaiful Anwar Malang sebab peralatan autopsi di sana lebih lengkap," terang AKP Wishnu, Kasubag Humas Polres Blitar.
Kisah sedih, memasak batu hanya untuk menunggu anaknya tidur
Sebuah cerita sedih dari keluarga miskin di Cianjur ini membuat orang mengelus dada. Andun Suherman (45) dan Iyah (33) sudah tidak mampu lagi untuk membeli makanan untuk tujuh orang anaknya.
Guna menghibur anak-anaknya yang menangis, Iyah (33) memasak batu. Batu tersebut dimasak cuma untuk menunggu anaknya tidur.
Kisah menyedihkan tersebut sampai ke telinga Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu. AKBP Asep Guntur Rahayu yang dikenal agamis ini terenyuh sehingga dia turun langsung untuk memberikan bantuan.
"Guntur tidak cuma memberikan bantuan makanan, tapi juga membangun rumah. Selama ini keluarga Andun Suherman (45) tinggal di gubuk reyot di tanah milik orang lain. Sampai pada akhirnya dengan pendekatan AKBP Asep Guntur si pemilik tanah merelakan tanahnya sebidang kecil untuk Andun Suherman (45)," informasi dari Humas Mabes Polri, Selasa 3 November 2015.
Pemilik tanah tersebut mendapatkan imbalan yakni tanahnya disertifikat seluruhnya oleh AKBP Asep Guntur. Dalam melakukan pekerjaan mulia tersebut, AKBP Asep Guntur dibantu oleh Kepala BPN Cianjur dan para donatur yang dengan ikhlas mengulurkan bantuan untuk keluarga Andun Suherman (45) dan Iyah (33) sekeluarga.
Di depan rumah ditembok warga "Secara status sebenarnya tempat tinggal terbuang"
Perumahan Bukit Mas, Bintaro, Jakarta Selatan (Jaksel), jadi pembicaraan karena tindakan yang dilakukan oleh warganya sendiri. Para warga tersebut membangun tembok tinggi di depan rumah milik Deni Akung.
Rumah itu dibeli oleh Deni Akung dari Heru. "Heru ini membeli tanah itu, kemudian dibangun rumah yang menghadap ke Perumahan Bukit Mas, Bintaro," ucap Lurah Bintaro Sri Emi Fariza, di Kantor Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa 3 November 2015.
Akan tetapi, imbuh Sri Emi Fariza, rumah yang menghadap Perumahan tersebut dibatasi oleh tembok. "Rumahnya menghadap kompleks itu, namun dibatasi oleh tembok".
Lurah Bintaro Sri Emi Fariza mengatakan bahwa tembok yang membatasi itu sudah dibongkar. Sehingga rumah yang mulanya tidak masuk dalam kompleks maka saat ini sudah masuk dalam warga kompleks.
"Secara status sebenarnya tempat tinggal terbuang. Bukan warga kampung dan juga bukan warga kompleks," katanya.
Adanya permasalahan itu, Kelurahan Bintaro mencoba untuk menengahi permasalahan dengan cara mediasi. "Saat ini, kita dari kelurahan mencoba untuk menyelesaikan masalahnya. Kita undang para warga untuk mediasi. Nantinya kedua belah pihak akan sepakat bertemu kembali ke sini," tandasnya.
Alvaro Bautista tidak mau beri jalan Rossi di Valencia
Alvaro Bautista, Pebalap Aprilia Racing Team Gresini mengaku tidak mau memberikan jalan kepada Valentino Rossi yang mendapat hukuman start dari posisi grid paling belakang di Valencia, Spanyol akhir pekan ini setelah aksi senggolan kontroversialnya dengan Marc Marquez di Sepang, Malaysia dua pekan yang lalu.
Hukuman ini Valentino Rossi dapatkan setelah dia mengkoleksi empat poin penalti, yaitu di mana satu di antaranya dia dapatkan di sesi kualifikasi MotoGP San Marino karena dinilai menghalangi Jorge Lorenzo dan selebihnya karena dinilai sengaja menendang Marc Marquez sampai terjatuh di Sepang, Malaysia.
"Akan menyenangkan jika melihat Vale dan Jorge bertarung wheel-to-wheel di Valencia, namun saya tidak akan memberi Vale jalan. Saya akan menjalani balapan seperti biasa. Saya harus menjalani start sebaik mungkin, secepat mungkin. Saya juga yakin tidak akan jadi masalah untuk Vale," ungkap Alvaro Bautista sambil tertawa.
Selama dia berkarir di MotoGP, Alvaro Bautista sering menjalani pertarungan sengit melawan Valentino Rossi, terutama ketika masih mengendarai Honda. Saat ini dengan motor RS-GP milik Aprilia yang masih berada dalam tahap pengembangan, Alvaro Bautista pasrah jika memang tidak bisa bertarung dengan Valentino Rossi.
"Melawan Vale sudah pasti akan menimbulkan tekanan tersendiri, dan saya yakin bahwa sekali Vale menyalip, maka akan sulit bagi kami untuk membalasnya. Apalagi tahun ini, sudah wajar jika dia lolos dari perlawanan saya. Tahun ini saya tidak bisa melawannya, tapi saya senang-senang saja," imbuhnya.
Alvaro Bautista juga yakin bahwa tugas Valentino Rossi mengunci gelar juara dunia di Valencia akan sulit. "Jorge, Dani Pedrosa dan Marc susah di ikuti, jadi bayangkan jika Anda harus mengejar mereka dari posisi paling belakang. Yang jelas, Valencia akan menjadi balapan istimewa. Apbila Vale menjalani balapan seperti biasa, saya rasa dia tentu bisa mengalahkan ketiganya," pungkas Alvaro Bautista.
Apabila Jorge Lorenzo menang, Valentino Rossi harus finis kedua agar jadi juara.
Dalam perebutan gelar juara dunia pada musim ini, duet Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo berlanjut sampai pada seri penutup MotoGP 2015 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol pada akhir pekan ini. Dimana Valencia adalah tempat juara dunia MotoGP tahun 2015 akan diketahui.
Menjelang sesi balap di Valencia, Valentino Rossi masih di puncak klasemen sementara dengan jumlah 312 poin, cuma unggul tujuh poin dari Jorge Lorenzo.
Jika keduanya mengakhiri musim ini dengan jumlah poin sama, maka Jorge Lorenzo otomatis akan keluar sebagai juara dunia tahun ini, sebab Jorge Lorenzo mengkoleksi kemenangan lebih banyak dari Valentino Rossi.
Berikut skema perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun 2015 di Valencia :
- Apabila Jorge Lorenzo menang, Valentino Rossi harus finis kedua agar jadi juara.
- Apabila Jorge Lorenzo finis kedua, Valentino Rossi harus finis tiga besar agar jadi juara.
- Apabila Jorge Lorenzo finis ketiga, Valentino Rossi harus finis enam besar agar jadi juara.
- Apabila Jorge Lorenzo finis keempat, Valentino Rossi harus finis sembilan besar agar jadi juara.
- Apabila Jorge Lorenzo finis di posisi 5-9, Valentino Rossi tidak boleh finis enam posisi lebih buruk darinya agar jadi juara.
- Apabila Jorge Lorenzo finis di luar sembilan besar, Valentino Rossi keluar sebagai juara dunia.
Hati-hati, Kapolri akan penjarakan orang yang menyebarkan video bully dan penghinaan untuk orang lain
Zaman sekarang media sosial sangat memudahkan para masyarakat untuk berkomunikasi dan terhubung langsung dengan orang lain dimanapun berada. Namun sayang, masyarakat menyalahgunakan media sosial sebagai tempat untuk menyebarkan video bully dan penghinaan untuk orang lain.
Maka dari itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengeluarkan surat edaran bernomor SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian (hate speech), pada tanggal 8 Oktober yang lalu. Surat tersebut bertujuan untuk menindak netizen yang menyatakan kebencian sampai berpotensi menimbulkan konflik sosial.
Di dalam surat edaran itu, penegakan hukum atas dugaan terjadinya tindak pidana ujaran kebencian dengan mengacu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Seperti hukuman empat tahun penjara bagi siapa saja yang menyatakan permusuhan di depan umum, sesuai dengan Pasal 156 KUHP.
Pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan untuk cacian yang disebarkan lewat tulisan, sesuai dengan Pasal 157 KUHP. Pidana penjara paling lama sembilan bulan untuk kasus pencemaran nama baik, sesuai dengan Pasal 310 KUHP.
Hukuman empat tahun penjara untuk pelaku penyebaran fitnah sesuai dengan Pasal 311 KUHP, dan pencabutan hak-hak berdasarkan pasal 35 No. 13. Bagi yang menyebarkan berita bohong, maka akan dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar, sesuai dengan Pasal 28 jis. Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Sementara setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis, akan dikenakan pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500 juta. Hukuman ini diatur dalam Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
Pemandangan sungai Cisadane yang jadi lautan sampah
Pemandangan tidak sedap tampak di Sungai Cisadane Jalan Perguruan Budhi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, yang berubah menjadi lautan sampah. Berbagai macam sampah terbawa arus sungai dari Bogor.
Rudi, warga setempat mengatakan bahwa sampah menumpuk semenjak hari Sabtu 31 Oktober 2015 pagi. Sampah semakin banyak menumpuk karena tidak ada langkah dari pemerintah setempat untuk membersihkan sampah dari aliran sungai tersebut. Rudi meminta kepada Pemkot Tangerang agar segera bertindak sebab sampah tersebut menimbulkan aroma yang tidak sedap.
"Kemarin-kemarin tidak ada, sekarang banyak sekali. Coba segera diangkat, tuturnya, Minggu 1 November 2015.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, bahwa sampah menumpuk karena Sungai Cisadane merupakan hulu dari sungai di Bogor. "Karena Kota Tangerang berada di hulu, jadi sampahnya numpuk di sini," terangnya.
Sampah yang menumpuk di bawah Jembatan UNIS bukan tidak ada sebabnya. Pihaknya mengaku sengaja menumpuk sampah di situ sehingga tidak terbawa sampai Pintu Air 10. "Kita halau dulu di sana, kemudian nanti diangkat. Sebenarnya ini tugas Dina Bina Marga karena sampahnya ada di Sungai. Nanti kita koordinasi," ucapnya.
Ivan Yudianto menegaskan, seharusnya penanganan sampah di sungai ini bukan cuma tugas Pemkot Tangerang, tapi daerah lain yang juga dilintasi oleh Sungai Cisadane. Tapi nampaknya selama ini sampah itu lebih banyak menumpuk di Kota Tangerang.
"Kan sampah itu asalnya dari Bogor, lalu melewati kawasan BSD Tangsel. Harusnya kita bersinergi bersama untuk penanganan sampah. Ke depannya kita akan koordinasi dengan Bogor dan Tangsel. Selain itu juga kita akan pasang jaring untuk menghalau sampah di beberapa titik," pungkasnya.
Andrea Dovizioso : Marc Marquez memang sengaja memancing kemarahan Valentino Rossi
Andrea Dovizioso, Pebalap tim pabrikan Ducati berpendapat bahwa Marc Marquez memang sengaja memancing kemarahan Valentino Rossi dalam sesi balap MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan lalu.
Kedua pebalap tersebut tampak menjalani aksi saling salip selama tujuh lap pertama, dan mengalami senggolan di tikungan ke-14. Valentino Rossi juga dinilai sengaja menendang Marc Marquez sampai Marc terjatuh. Valentino Rossi mendapat hukuman tiga poin penalti, tapi Andrea Dovizioso yakin bahwa keduanya sama-sama salah.
"Vale dengan reaksinya sudah melampaui batas dan tidak baik untuk dilihat. Namun saya rasa Marc memang mengganggunya dan Vale masuk ke dalam perangkap, meskipun ini juga dimulai dari pernyataan kontroversialnya pada hari Kamis," ungkap Andrea Dovizioso.
Andrea Dovizioso juga yakin bahwa pertemanan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez sudah berakhir. Walaupun meyakini bahwa Valentino Rossi tidak perlu menendang Marc Marquez, Andrea Dovizioso juga yakin bahwa Marc Marquez memang berusaha menghalangi Valentino Rossi.
"Kisah pertemanan antara keduanya saat ini sudah berakhir. Tidak diragukan lagi, Marc Marquez memang bermain-main dengan Vale, untungnya tidak melanggar aturan apapun. Situasi ini sangat rumit, tapi saya rasa Marc Marquez memang sengaja melambat," pungkasnya.
Baru baru ini Marc Marquez dikabarkan diserang wartawan dari Italia dirumahnya
Marc Marquez, Pebalap Repsol Honda baru-baru ini dikabarkan diserang oleh beberapa wartawan yang berasal dari Italia di rumahnya yang berada di Cervera, Spanyol. Menurut AS, dua wartawan dari acara televisi Le Lene menyelinap masuk ke dalam garasi rumah Marc Marquez.
Usai beberapa jam menunggu, dua wartawan itu menghadang Marc Marquez yang baru saja tiba bersama ayah dan adiknya, Julia dan Alex Marquez setelah berlatih dirt track di kawasan Lleida. Marc Marquez meminta mereka untuk pergi, akan tetapi dua wartawan tersebut dikabarkan justru menghina Marc Marquez.
Menurut AS, peristiwa tersebut diikuti dengan sebuah konfrontasi di mana kedua belah pihak terlibat perkelahian. Marc Marquez pun dikabarkan segera memanggil pihak kepolisian setelah mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya dan juga luka cakaran di bagian leher.
Keterangan dua wartawan tersebut kepada Marca juga berbeda. Mereka mengatakan bahwa mereka diserang oleh Keluarga Marc Marquez dengan cara merusak cameranya, dan mengambil memory card yang berisi rekaman dan gambar.
Kejadian ini sangat memprihatinkan dan menyebar pasca insiden senggolan kontroversial antara Marc Marquez dan Valentino Rossi di MotoGP Malaysia pada akhir pekan yang lalu. Marc dan Rossi akan kembali bersaing di MotoGP Valencia, Spanyol 8 November 2015.
Mantan mekanik Rossi, Jeremy Burgess : Dia bukan Valentino Rossi yang saya kenal
Jeremy Burgess, mantan kepala mekanik Valentino Rossi meyakini bahwa insiden antara Valentino Rossi dengan Marc Marquez di MotoGP Malaysia pada akhir pekan yang lalu adalah sebuah kejadian yang aneh. Menurut Jeremy Burgess, tidak biasanya emosi Valentino Rossi mudah terpancing sampai harus membuat rivalnya melebar.
Di dalam balapan itu, Valentino Rossi mengakui bahwa dia ingin membuat Marc Marquez melebar di tikungan ke-14 pada lap ketujuh, tapi menyatakan tidak menyangka Marc MArquez akan terjatuh dan gagal finis. Karena insiden itu, Valentino Rossi dijatuhi hukuman tiga poin penalti oleh Badan Pengawas Balap.
"Dia bukan Valentino Rossi yang saya kenal. Dia tidak bisa berharap Dani Pedrosa dan Marc Marquez membalap di posisi ketiga dan keempat, kemudian membiarkannya dan Jorge Lorenzo bertarung di depan," ungkap Jeremy Burgess. "Saya rasa Vale tidak menendang Marc, tapi dia jelas terlihat melambat, menegakkan motor dan mengambil garis balap yang tidak biasa. Peristiwa itu cukup aneh."
Setelah bekerja sama semenjak tahun 2000 di kelas GP500, Valentino Rossi dan Jeremy Burgess berpisah pada akhir tahun 2013. Posisi Jeremy Burgess itupun digantikan oleh kepala mekanik asal Italia yang sebelumnya berkarir di World SBK, Silvano Galbusera.
Jeremy Burgess juga yakin bahwa perilaku Valentino Rossi di Sepang mungkin dipengaruhi oleh tekanan. "Musim ini terasa sangat panjang, dan dia terus memimpin klasemen. Dalam usia 36 tahun, tekanan yang dia dapat juga bertambah. Ini membuat kita sadar bahwa menjadi lebih tua juga tidak selalu membuat kita menjadi lebih cerdas," pungkasnya.
Gojek tak akan menghalangi cinta kita
Ternyata pacaran tidak harus berboncengan dengan satu motor saja atau dengan duduk berduaan di dalam mobil.
Seperti pada foto yang telah beredar di dunia maya ini, meskipun sedang tidak menggunakan kendaraan yang sama, pasangan kekasih ini masih bisa menunjukkan kemesraannya dengan berpegangan tangan di tengah kemacetan lalu lalang kendaraan.
Foto yang telah diunggah oleh Frendy Pradana Putra di dalam akun Twitternya @topenk_enk, memperlihatkan sepasang kekasih sedang menggunakan jasa Go-Jek yang berpegangan tangan.
"Gojek tak akan menghalangi cinta kita," tulis dari akun @topenk_enk.
Belum diketahui siapa yang pertama kali mengunggah foto pasangan kekasih tersebut. Akan tetapi foto tersebut sudah jadi viral di media sosial (Medsos).
Ikan paus panjang 22 meter dengan berat 8 ton terdampar di pantai Lembupurwo, warga ingin nikmati dagingnya
Para warga sekitar Pantai Selatan, Kabupaten Kebumen, pada hari Jumat 30 Oktober dikejutkan dengan terdamparnya ikan paus di sekitar Pantai Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng).
Ikan paus sepanjang 22 meter dengan berat sekitar 8 ton dan mempunyai sirip sepanjang 6 meter itu sudah terdampar di tepi Pantai Lembupurwo selama tiga hari yang lalu.
Ketika ditemukan, ikan paus itu sudah dalam keadaan mati karena pada bagian kepala terdapat luka. Kemudian dengan beramai-ramai, karena warga kesulitan untuk mengevakuasi ke tepian darat pantai, kemudian para warga memotong-motong dagingnya sendiri dan dibawa pulang.
"Karena berat makanya paus yang sudah dalam kondisi mati langsung dipotong-potong dan dibagikan ke warga sekitar," jelas Pramono salah seorang warga Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Jumat 30 Oktober 2015.
Berita penemuan paus tersebut kemudian dengan cepat tersebar dari mulut ke mulut. Maka dari itu ratusan warga sepanjang Pantai Selatan mendatangi penemuan ikan paus tersebut.
Selain penasaran untuk melihat ikan paus dengan ukuran sangat besar itu, mereka juga ingin merasakan daging ikan paus yang jarang ditemukan dan mempunyai mitos bisa untuk menambah keperkasaan laki-laki.
"Pingin lihat dan sekaligus pingin menikmati rasanya ikan paus. Katanya daging dan siripnya bisa untuk kesehatan dan jamu bagi laki-laki," kata Hartoyo salah seorang warga Ambal, Purworejo.
Sampai saat dengan ini, warga Kebumen dan sekitarnya masih berdatangan menuju Pantai Lembupurwo untuk melihat ikan paus yang sebagian dagingnya sudah dipotong-potong yang terdampar di tepian pantai tersebut.
Heboh, anak Harimau Sumatera dijual seharga mobil di Facebook
"Ready khusus kolektor. Harimau sumatera. Spek jitot. Gendong ucel ucel bisa. Silahkan bagi yang serius berminat. Kita telpon telponan. Biar mesra. Yang pasti harganya sama karo grobak rodo 4. Lokasi jogja. Telpon : 082138239648," tulis dari akun Facebook Sahasika Naraya.
Beredarnya postingan-postingan perburuan hewan liar dan dilindungi, oleh sejumlah pengguna media sosial Facebook, maka kali ini kembali dihebohkan oleh perdagangan satwa liar di media sosial Facebook. Tragisnya lagi, ternyata harimau Sumatera yang diperjualbelikan.
Pemilik akun Facebook Sahasika Naraya memposting gambar anak harimau Sumatera di grup PASTY (Pasar Hewan dan Tanaman Hias Yogyakarta). Kiriman tersebut menjadi viral di media sosial (Medsos), salah satunya Krisna yang mengunggah capture dari postingan Sahasika Naraya ke media sosial Facebook.
Anggota Polisi ini hajar tujuh orang penjahat jalanan dengan tangan kosong
Ilustrasi
Sikap yang sudah dilakukan oleh Bharada Imam Hanafi layak mendapatkan pujian. Imam Hanafi adalah Anggota Subden 4 A Garut ini sukses melumpuhkan tiga penjahat jalanan yang mau merampas sepeda motor miliknya. Dan empat penjahat lainnya lari terbirit-birit melihat ketangkasan Imam Hanafi ketika membela diri.Kisahnya, pada hari Kamis 29 Oktober 2015, pukul 22.05 WIB dia melintas di Jalan Merdeka, Kota Garut seorang diri. Tapi beberapa suara motor tiba-tiba mendekati dirinya. Imam Hanafi yang sudah tidak berpakaian dinas tersebut diteriaki oleh para penjahat jalanan itu untuk menghentikan laju kendaraannya dengan menodongkan samurai.
Keberanian Imam Hanafi ternyata tidak diragukan lagi, walaupun dengan tangan kosong dia menghajar habis penjahat yang membawa samurai dan senjata tajam lainnya itu. Imam Hanafi justru menantang penjahat tersebut untuk berkelahi.
"Bharada Imam Hanafi langsung menghentikan sepeda motornya dan melakukan perlawanan dengan memukul tersangka yang memegang samurai," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Jumat 30 Oktober 2015.
Bharada Imam Hanafi yang mulai emosi kemudian berhasil merebut pisau lipat dari salah satu penjahat tersebut. Perkelahian sengit sempat terjadi. Namun ternyata penjahat tersebut mulai gemetaran saat tiga penjahat itu berhasil dilumpuhkannya.
"Tidak berapa lama berkelahi, 3 orang tersangka kabur ke arah gang dan 1 orang melarikan diri menggunakan motor," terangnya.
Penjahat yang kalah ditangan Imam Hanafi ialah HA, FB dan PI. Beserta barang bukti berupa tiga sepeda motor para pelaku.
Bharada Imam Hanafi yang mengalami luka memar di wajah langsung menghubungi piket penjagaan Subden 4/A. "Selanjutnya pelaku dan barang bukti berhasil diamankan," ungkapnya.
Kesatuannya kemudian berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Garut untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti. Kasusnya saat ini ditangani oleh Satreskrim Polres Garut. Imam Hanafi sudah dimintai keterangan sebagai saksi.
Valentino Rossi bisa menjadi juara dunia di Valencia dengan cuma melintasi garis finis, ada tapinya...
The Doctor akan menemui jalan terjal untuk bisa meraih gelar juara dunianya yang ke 10 pada musim ini.
Datang ke Valencia sebagai pimpinan klasemen dengan unggul 7 poin dari Jorge Lorenzo, rival utamanya dalam perebutan gelar juara dunia, dan Valentino Rossi harus start dari grid paling belakang.
Sebuah hukuman karena insiden dengan Marc Marquez di GP Sepang, Malaysia yang membuat Valentino Rossi harus bersusah payah dari awal balap untuk bisa mempertahankan keunggulan 7 poin dari Jorge Lorenzo.
Padahal Valentino Rossi bisa menjadi juara dunia di Valencia dengan cuma melintasi garis finis, asal Jorge Lorenzo gagal menyelesaikan balap di posisi 10 besar.
Akan tetapi, untuk bisa finis setidaknya di podium atau di depan Valentino Rossi dengan menempatkan beberapa pembalap di antaranya bukanlah hal yang sulit untuk Jorge Lorenzo. Karena Jorge Lorenzo jadi pembalap paling cepat pada musim ini, terlebih lagi seri terakhir ini akan diselenggarakan di negaranya sendiri, Jorge Lorenzo saat ini menjadi favorit juara dunia pada musim ini.
Berikut permutasi Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo untuk bisa meraih gelar juara dunia pada musim ini :
Akhirnya Valentino Rossi memutuskan untuk tetap balap di seri Valencia
Setelah The Doctor sempat menyatakan masih belum sepenuhnya akan turun di seri terakhir di GP Valencia, akhirnya Valentino Rossi memutuskan untuk tetap turun di seri pamungkas MotoGP pada musim ini di Valencia.
Kepastian itu diungkapkan oleh Valentino Rossi melalui akun Twitternya dalam tweet yang diposting pada tanggal 27 Oktober 2015 kemarin.
"Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan yang besar, hal itu membuat saya bisa mengatasi masa sulit ini. Mulai hari ini kita sudah bekerja untuk seri Valencia." tulis Valentino Rossi melalui akun Twitternya.
Kepastian Valentino Rossi akan turun di MotoGP seri Valencia pada tanggal 8 November 2015 mendatang juga diungkapkan oleh Bos tim Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis.
"Rossi akan turun balap di Grand Prix Valencia," kata Lin Jarvis.
Sekarang ini, Valentino Rossi masih memuncaki puncak klasemen pembalap sementara dengan keunggulan 7 poin dari Jorge Lorenzo. Tapi hukuman yang mengharuskannya start dari posisi paling belakang membuat Jorge Lorenzo saat ini yang jadi favorit juara dunia 2015. Namun, jalannya sebuah balapan tidak bisa diprediksi, masih ada peluang untuk Valentino Rossi meraih gelar juara dunia ke-10 pada musim ini.
The Doctor : Manager Marquez menyebut bahwa Marc mempunyai niat buruk ke saya
Tidak cuma membuat suasana memanas dengan menyebut Marc Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo di GP Australia, usai GP Malaysia Valentino Rossi juga menyebut bahwa Marc Marquez sebagai Bad Loser.
Valentino Rossi mengklaim bahwa dirinya mendapatkan konfirmasi dari Manager Marc Marquez di HRC Team, Emilio Alzamora, yang menyebutkan bahwa Marc Marquez mempunyai tendensi tersendiri terhadap Valentino Rossi di beberapa sisa seri terakhir ini.
"Seperti yang saya katakan pada hari Kamis, ini disebabkan atas apa yang terjadi di antara kami di Argentina dan Assen," ucap Valentino Rossi.
"Saya mendapat konfirmasi dari Emilio Alzamora, dia mengatakan bahwa Marc Marquez berpikir saya membuatnya kehilangan gelar kejuaraan." imbuh Valentino Rossi.
Menanggapi aksi Marc Marquez pada dirinya di seri Australia dan Malaysia, Valentino Rossi juga tidak segan menyebut Marc Marquez sebagai sosok yang tidak mau menerima kekalahan.
"Dia adalah sosok Bad Loser." kata Valentino Rossi.
Kabar mengejutkan, Valentino Rossi belum yakin akan ikut balapan di seri pamungkas GP Valencia
Berita mengejutkan datang dari The Doctor yang mengatakan bahwa dirinya masih belum yakin akan ikut balapan di seri pamungkas GP Valencia dua pekan mendatang.
Keraguan Valentino Rossi untuk turun balapan di GP Valencia diakibatkan karena rasa kecewanya atas hukuman start dari grip belakang karena insiden dengan Marc Marquez di seri GP Malaysia pada akhir pekan yang lalu.
"Mungkin saya tidak akan mulai balap di Valencia, saya masih memutuskan," ucap Valentino Rossi kepada media dalam briefing pasca balapan di Sepang, Malaysia.
"Ini hukuman yang tidak adil sebab saya tidak ingin membuat Marc Marquez jatuh. Saya ulangi lagi, Maaf dia jatuh karena saya cuma ingin mengganggunya. Saya selalu menjadi pembalap yang fair, poin pertama pada lisensi saya ada di Misano untuk kesalahan kecil di kualifikasi, bahkan saat itu aku tidak mengambil apa pun dari Lorenzo yang tetap meraih pole position meskipun terganggu oleh saya." imbuh Valentino Rossi.
Karena insiden sentuhan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez yang membuat Marc Marquez terjatuh, Rossi mendapatkan 3 poin hukuman yang membuatnya harus start dari grid paling belakang di GP Valencia.
Insiden di tikungan 14 lap ke-7 itu memang buah dari hubungan Valentino Rossi dan Marquez yang memanas sejak sesi wawancara di hari Kamis lalu. Saat itu, Rossi menyebut Marc Marquez sengaja bermain-main dengan dirinya dan Andrea Iannone untuk memuluskan jalan Jorge Lorenzo menjadi juara dunia.
Apakah The Doctor benar-benar akan absen dari GP Valencia...? Kita tunggu kabar selanjutnya.
Perjudian sabung ayam di Bangka Belitung digrebek, delapan orang di tangkap
Kepolisian Resort Bangka Selatan, Bangka Belitung, berhasil menangkap delapan orang pelaku judi sabung ayam di Dusun Air Semut Desa Payung. Empat di antaranya adalah warga pendatang dari Pulau Jawa.
"Delapan orang pelaku judi beserta ayam aduan dan sepeda motor berhasil diamankan pada hari Minggu 25 Oktober 2015 sekitar pukul 13.00 WIB," ucap Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan AKP Antonius Henry Prihantoko di Toboali, Senin 26 Oktober 2015.
AKP Antonius mengatakan, penggerebekan lokasi sabung ayam ini karena adanya laporan dari masyarakat sekitar yang resah dengan adanya aktifitas perjudian tersebut.
"Berdasarkan informasi tersebut anggota buser langsung melakukan pengerebekan arena judi itu yang beromzet puluhan juta tersebut," ucapnya.
Delapan pelaku judi ayam itu yakni dua orang warga Kampung Baru Desa Ranggas yaitu MR (57) dan OB (44), empat orang warga Dusun Air Semut Desa Paku yaitu PH (46), AG (44), NS (21), HM (43), warga Dusun Air Jaya 1 Payung SM (75) dan NR (35) warga pendatang dari Pulau Jawa.
"Saat ini kedelapan pelaku, serta barang bukti 13 unit sepeda motor, lima ekor ayam masih yang hidup dan tiga ekor ayam yang sudah mati diamankan guna dijadikan barang bukti," ungkapnya.
Empat orang tewas akibat mercon meledak di Malang
Peristiwa ledakan di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim) mengakibatkan empat orang meninggal dan beberapa rumah rusak. Ledakan itu berasal dari mercon yang dipersiapkan untuk sebuah acara pengajian.
"Saya melihat tadi malam, ada tiga warga yang berlumuran darah dibawa ke rumah sakit," ucap Yogi Fega Ari (21) di lokasi kejadian, Senin 26 Oktober 2015.
Berdasarkan informasi, ledakan tersebut bersumber dari rumah Mawardi warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang. Ledakan tersebut terdengar sampai radius 300 meter.
Akibat dari ledakan itu, penghuni rumah yang bernama Yuli, Anto, Syamsul, dan Muhammad Risky Ferdinsah, bayi delapan bulan meninggal dunia. Selain daripada itu, beberapa orang lainnya juga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Yogi Fega Ari (21) juga menjelaskan, mendengar ledakan tersebut, warga sekitar langsung memberikan pertolongan terhadap korban. Korban ledakan rata-rata karena luka bakar, selain itu juga tertimpa reruntuhan bangunan.
"Warga bersama-sama mengevakuasi, memberikan pertolongan," tutur Yogi Fega Ari.
Dua rumah milik Narwadi ambruk, dan dua rumah lainnya juga rusak parah. Polisi sudah memasang police Line di tempat kejadian. Sejumlah aparat dari tim Gegana Brimob Polda Jatim juga melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dua TNI berbagi mie instant saat menangani kebakaran hutan dan lahan
Tersebarnya foto dua orang anggota TNI yang sedang menangani kebakaran hutan dan lahan menjadi sorotan di media sosial (Medsos). Foto tersebut jadi viral di media sosial (Medsos).
Di dalam foto itu tampak kedua anggota TNI tersebut kompak tidak hanya dalam menangani kabut asap, tapi pada saat beristirahat juga kompak. Kekompakannya tersebut terlihat ketika seorang anggota TNI sedang memberikan mie instan yang belum matang kepada temannya.
Dua orang anggota TNI tersebut terlihat lelah setelah menangani kebakaran hutan dan lahan. Keduanya sedang istirahat di atas bebatuan. Pada saat istirahat, seorang anggota TNI memberikankan mie instan kepada temannya yang berada di sampingnya.
Namun belum diketahui di mana lokasi kedua anggota TNI itu sedang menjalankan tugasnya. Dari foto yang telah beredar, tidak ada keterangan lokasi ataupun orang yang mengabadikan momen kedua anggota TNI itu.
Seperti yang sudah diketahui, Tentara Nasional Indonesia sudah mengirimkan kembali 1.000 prajurit untuk menanggulangi kebakaran hutan dan kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. Pengiriman tersebut sekaligus mengganti pasukan yang sudah berusaha keras untuk memadamkan api sampai masuk jauh ke pedalaman .
Balapan di Sepang Rossi beri isyarat tangan pada Marquez
Pertarungan yang sangat menegangkan terjadi di MotoGP Sepang, Malaysia, Minggu 25 Oktober 2015, antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Kedua pebalap terlibat pertarungan yang sangat ketat bahkan cenderung agresif sampai Marc Marquez harus terjatuh, diduga karena terkena lutut Valentino Rossi.
Valentino Rossi yang tengah mengejar poin penuh memang disibukan oleh aksi Marc Marquez. Daniel Pedrosa dan Jorge Lorenzo di posisi pertama dan kedua, sampai-sampai tidak tersorot oleh kamera, karena pertarungan Valentino Rossi vs Marc Marquez sangat menegangkan.
Sebelum terjadi insiden senggolan, Valentino Rossi memberikan isyarat jari tangan kiri ketika berhasil mendahului Marc Marquez. Entah apa artinya, bisa saja mengingatkan Marc Marquez supaya tidak agresif, atau Valentino Rossi minta maaf karena sudah mendahuluinya, semacam psywar.
Bukan kali ini saja Valentino Rossi memberikan isyarat yang penuh makna. Valentino Rossi juga pernah melakukannya kepada Max Biaggi, memberikan jari tengah ketika berhasil mendahului di balap 500 cc Suzuka pada tahun 2001. Pada saat itu keduanya juga memanas.
Tentang Valentino Rossi dan Marc Marquez, tidak ada yang bisa berspekulasi mengenai insiden yang telah terjadi. Bisa jadi dugaan Valentino Rossi benar, dan bisa juga salah.
Akibat insiden di Sepang Rossi harus start paling belakang di seri terakhir Valencia
Badan Pengawas Balap atau Race Direction MotoGP, akhirnya secara resmi memberikan hukuman tiga poin penalti kepada Valentino Rossi, pebalap Movistar Yamaha MotoGP yang diketahui menggerakkan kaki kirinya dan mengenai Marc Marquez di MotoGP Sepang, Malaysia pada hari Minggu 25 Oktober 2015.
The Doctor ketahuan menggerakkan kaki kirinya ketika mau menyalip Marc Marquez dari jalur dalam tikungan ke-14. Karena senggolan tersebut, Marc Marquez akhirnya harus terjatuh dan gagal finis. Race Direction segera melakukan investigasi sepanjang balapan dan memanggil keduanya setelah balap.
Dengan tiga poin penalti ini, Valentino Rossi sudah mengoleksi empat poin penalti, di mana satu poin sudah dia dapatkan setelah ketahuan melambat di garis laju Jorge Lorenzo dalam sesi kualifikasi MotoGP San Marino beberapa waktu yang lalu.
Dengan empat poin penalti berarti Valentino Rossi harus start dari posisi paling belakang di MotoGP Valencia, Spanyol dua pekan mendatang, di mana akumulasi tujuh poin berarti start dari pitlane dan akumulasi 10 poin berarti diskualifikasi.
Balapan di Sepang, Malaysia Valentino Rossi berhasil finis posisi ketiga di belakang Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo, dan mempertahankan puncak klasemen sementara pebalap dengan 312 poin, cuma unggul tujuh poin dari Jorge Lorenzo pada peringkat kedua.
Perempuan muda marah-marah karena dilecehkan saat mau naik kereta menuju Bekasi
Seorang perempuan muda tiba-tiba marah-marah di Stasiun Manggarai, kata-kata kasar pun keluar yang ditujukan ke seorang laki-laki. Ternyata perempuan yang berinisial L baru saja dilecehkan saat mau naik kereta menuju Bekasi.
Mendengar teriakan tersebut terang saja para penumpang kaget, tiga petugas keamanan langsung mendatangi L. Perempuan muda berusia 18 tahun tersebut tanpa ragu-ragu menunjuk seorang laki-laki tinggi kurus sebagai pelakunya.
"Itu orangnya, cowok yang tinggi pakai topi," ucap L sembari menangis kepada petugas di lokasi kejadian, Sabtu 24 Oktober 2015.
"Pas mau naik pantat saya dipegang, mana mungkin kalau cuma desak-desakan," jelas L beringas.
Ketika dibawa petugas laki-laki bernama Syamsul (47) ini terus mengelak sudah berbuat pelecehan seksual. Di depan petugas yang menginterogasinya, dia mengatakan pada saat itu situasi di dalam kereta penuh sesak.
"Sumpah saya tidak megang pantatnya, tangan saya rapat dekat paha," ucap Syamsul (47) asal Bojong Gede tersebut.
Walaupun terus berkelit, Syamsul tidak bisa mengelak karena ada tiga teman L yang melihat aksinya itu. Syamsul semakin tidak bisa berkutik karena satu penumpang juga melihat kelakuannya tersebut.
"Saya lihat kok pas pelaku pegang pantat korban. Saya suruh dia untuk cepat melapor," ungkap Ratna Julisna.
Petugas keamanan membawa Syamsul dan L ke Pos Pol Manggarai. "Habis itu akan kita bawa ke Polsek Tebet," kata Polisi Khusus Kereta Api, Briptu Fahmi.
Pentingnya Presiden membuka siapa dalang pembakar hutan agar tidak ada fitnah
Kabut asap karena kebakaran lahan dan hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan sampai saat ini masih terus terjadi. Pemerintah kewalahan dalam mengatasi kabut asap itu.
Ketua Institut Hijau Indonesia Chalid Muhammad mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk bersikap lebih tegas dalam menindak perusahaan-perusahaan pembakar lahan. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya diminta untuk mengumumkan perusahaan-perusahaan dengan terang-terangan ke publik supaya dapat sanksi.
"Dibuka owner siapa-siapa perusahaan itu, sesungguhnya, yang harus diaudit itu owner sesungguhnya. Yang mepunyai data untuk itu tentu PPATK, aliran dana perusahan A kemana saja, kedua bursa efek, harus dilihat, aktivis lingkungan tidak bisa masuk ke sana. Kalau misalnya Sinar Mas, berapa juta hektar Sinar Mas, di atas kertas 2 juta hektar, kemudian Astra berapa juta punya Astra, Wilmar, Sampurna, Bakrie, Luhut Binsar Pandjaitan punya enggak sawit? mereka punya kuasa, kekuatan politik," kata Chalid dalam sebuah diskusi bertajuk "Hentikan Indonesia jadi Tanah Asap Beta!" di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 24 Oktober 2015.
Menurut Chalid Muhammad, pemilik perusahaan-perusahaan yang membakar lahan dan hutan patut untuk diumumkan.
"Saya kira Jokowi tidak punya sawit, karena dulu pengusaha mebel. Penting presiden membuka supaya tidak ada fitnah. Seolah-olah tampil dipublik anti pembakaran tapi di belakang," imbuhnya.
Chalid Muhammad menjelaskan, sebagian besar kebakaran yang terjadi karena sengaja dibakar oleh perusahaan-perusahaan yang ingin menanam tanaman industri seperti kelapa sawit. Berdasarkan data yang dia terima, masyarakat adat setempat justru kemungkinan kecil sekali dalam pembakaran lahan dan hutan jika dibandingkan oleh perusahaan.
"Data yang dikeluarkan oleh banyak kalangan, apakah Walhi, masyarakat itu menunjukkan kontribusi pembakaran oleh msyarakat adat sangat kecil, tidak sampai 0, sekian persen dibanding hotspot tanaman industri. Ini menunjukkan kebakaran masif terjadi perusahan skala menengah besar," katanya.
Chalid Muhammad juga mengatakan, dalam skala menengah, lahan yang dimiliki orang per orangan merupakan bagian dari jaringan industri perusahaan besar. Korporasi atau perusahaan lebih lihai menyembunyikan owner pemilik lahan.
"Poin saya, ini bukan kebakaran tapi pembakaran. Nah coba dilihat, apinya kok pindah Sulawesi, waktu saya mau berangkat seminggu lalu saya delay. Saya lihat data asap ternyata sebagian besar di Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah industri kelapa sawit marak. Sulawesi itu sedang giat mengikuti jejak Kalimantan dan Sumatera dalam asap, Papua jarang kebakar, sekarang kebakaran, pembakaran ini dilakukan di kelapa sawit dan tanaman industri," terang Chalid Muhammad.
Siswa SD Palm Kids Palembang buat surat protes kepada Presiden Jokowi
Karena sudah bosan menggunakan masker untuk menghindari asap karena kebakaran hutan dan lahan setiap harinya, siswa SD Palm Kids Palembang membuat surat protes kepada Presiden Jokowi. Para siswa berharap, Presiden Jokowi segera menuntaskan bencana kebakaran tersebut.
Surat itu disebar Natakesuma di akun Facebooknya pada hari Jumat 23 Oktober 2015 sore. Kiriman surat itu menyebar ke sejumlah pemilik akun Facebook lainnya dengan begitu cepat.
Di dalam surat tertanggal 23 Oktober 2015 tersebut tertulis keluhan dan harapan siswa kepada Jokowi supaya secepatnya menuntaskan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumsel (Palembang) dan sejumlah daerah lainnya.
Siswa tersebut mengaku sudah bosan setiap hari memakai masker ketika kegiatan belajar mengajar di sekolah. Mereka juga tidak bisa lagi berolahraga di luar ruangan karena terancam mengidap penyakit pernapasan.
Kepala SD Palm Kids Dewi Indrawati membenarkan surat tersebut ditulis oleh siswanya, yaitu gabungan dari siswa kelas VI. Hal itu adalah ungkapan kekesalan terhadap kondisi udara yang semakin buruk sehingga jam pelajaran berkurang.
"Benar mas, surat itu ditulis siswa kami. Ada yang menyebarnya di Facebook," ucap Dewi Indrawati.
Rencananya, surat itu akan dikirim kepada Presiden Jokowi melalui kantor pos, Senin 26 Oktober 2015 nanti. Mereka berharap, Jokowi tanggap terhadap permintaan mereka, imbuh Dewi Indrawati.
"Senin kami kirim ke Istana Merdeka lewat pos," katanya.
Inilah isi surat dari siswa SD Palm Kids di Palembang :
Untuk
Presiden yang kami cintai
Bapak Ir Joko Widodo
Salam sayang, kami siswa-siswi Palm Kids Palembang mewakili seluruh siswa di Sumatera Selatan khususnya Palembang ingin menyampaikan bahwa kota kami terkena dampak kabut asap yang semakin hari semakin parah. Sudah banyak korban yang terkena penyakit ISPA, batuk, pilek, iritasi kulit dan mata.
Akibat kabut asap ini, aktivitas kami terganggu. Kami tidak bisa bermain dan belajar di luar ruangan jam sekolah pun dikurangi dan otomatis kami tertinggal materi pelajaran kami rindu belajar dan bermain seperti dulu lagi. Kami sedih sudah tidak bisa berolahraga di luar ruangan lagi.
Kami sudah bosan memakai masker. Tetapi, kalau kami tidakd memakai masker, kami terpaksa menghirup kabut asap kami pun tidak mau mengulang kelas karena tertinggal pelajaran. Sampai kapa Presiden kami yang tersayang, kami dan teman-teman kami merasakan bencana kabut asap?
Kami tidak ingin menjadi korban keganasan bencana kabut asap. Kami ingin kembali belajar seperti biasa untuk menggapai cita-cita kami. Tolong kami, Pak Presidenku tersayang.
Demikianlah surat dari kami yang mewakili seluruh siswa di Sumatera Selatan, kami berharap bencana kabut asap ini cepat diatasi.
Salam kami,
Siswa SD Palm Kids Palembang.
Pemuda 25 tahun tewas mengenaskan dirumah kontrakan
Ilustrasi
Andri (25) penghuni rumah kontrakan di Kampung Bulu RT 02 RW 23, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang sangat mengenaskan, Jumat malam. Diduga korban tewas karena dibunuh.
Kompol Ali Zusron, Kapolsek Tambun mengatakan, pertama kali korban ditemukan oleh tetangga kontrakannya yang curiga setelah mendengarkan suara gaduh sekitar pukul 21.30 WIB. Karena itu, warga kemudian memeriksanya.
"Dilihat dari balik jendela, ternyata korban (Andri) sudah tergelak di lantai ruang tamu," tutur Kompol Ali Zusron, Sabtu 24 Oktober 2015.
Kompol Ali Zusron juga mengatakan, warga yang mengetahui kemudian mendobrak pintu rumah kontrakan tersebut. Diketahui, wajah korban berlumuran darah dan lehernya ada jeratan kabel. Setelah diidentifikasi, polisi memastikan bahwa korban tewas dibunuh.
"Jenazah dibawa ke RS Polri Kramajati, Jakarta Timur untuk diautopsi," ungkapnya.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi di lokasi juga dimintai keterangan guna mengetahui orang terakhir yang bersama dengan korban (Andri). "Kami masih menyelidiki, kalau pelaku sudah tertangkap kami akan beri tahu," Pungkasnya.
Meninggal pada saat bertugas PNS Kementerian Kehutanan menerima JKM sebesar Rp 322,1 juta
PT. Taspen Persero membayarkan Jaminan Kematian untuk yang pertama kalinya setelah Peraturan Pemerintah Nomor 70 tahun 2015 mengenai Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) diterapkan. Aturan tersebut resmi berlaku pada tanggal 1 Juli 2015.
Atik Sartika menerima Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 322,1 juta. Karena suaminya, pegawai golongan IIIC Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah II Jawa Barat Kementerian Kehutanan meninggal pada saat bertugas.
Iqbal Latanro, Direktur PT. Taspen Persero mengungkapkan bahwa kedua program tersebut merupakan bukti perhatian pemerintah kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN). Bahkan, untuk JKK, pihaknya akan mengcover semua biaya pengobatan sampai sembuh.
"Setiap ada kecelakaan kerja dan kematian kerja, kami akan aktif memberikan dan memprosesnya," kata Iqbal Latanro, Jawa Barat, Sabtu 24 Oktober 2015.
Iqbal menambahkan, setidaknya ada beberapa keuntungan yang didapatkan ASN yang terdaftar dalam JKK dan JKM ini. Keuntungan itu ialah adanya santunan tewas ketika bekerja, uang pemakaman, bea siswa, tabungan hari tua dan asuransi kematian.
"Semua PNS masuk dalam program ini, tapi kami cuma mengcover yang sudah bayar premi. Kalau pemerintah pusat yakin sudah bayar premi, karena sudah masuk dalam APBN, yang belum itu pemerintah daerah," jelasnya.
Iqbal Latanro menjelaskan, masing-masing ASN cuma perlu membayar premi sebesar 0,54 persen dari pendapatannya sebulan. Di mana 0,24 persen untuk pembayaran JKK dan 0,30 persen sebagai premi JKM. Sementara untuk rumus santunan tewas ketika bekerja didapatkan dari gaji pokok dikalikan 80 dikali 60 persen.
Sedangkan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), PT. Taspen melakukan pencairan dengan dua cara, klaim atau reimburst. Dan jaminan ini akan diberikan hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terluka atau sakit.
"Memang kalau dari sisi bisnis ini peningkatan kesejahteraan, karena yang dicover nilainya cukup berarti," pungkasnya.
Agustin Teras Narang : Pernah mengirim surat masalah kebakaran hutan ke Presiden Jokowi tapi tidak direspons
Pada saat kebakaran hutan pada tahun ini meluas dan menimbulkan kabut asap, mantan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang juga sudah pernah mengingatkan Presiden Jokowi melalui surat. Agustin Teras Narang mengingatkan soal potensi akan terjadinya kebakaran hutan besar menjelang musim kemarau.
Agustin Teras Narang mengaku pernah mengirim surat kepada Presiden Jokowi ketika dirinya masih menjabat menjadi Gubernur Kalteng. Surat tersebut dikirim ke Presiden Jokowi pada tanggal 31 Oktober 2014.
"Jadi 11 hari sejak dilantik, saya sudah mengirimkan surat ke Presiden Jokowi agar mewaspadai kebakaran hutan. Ini terkait dengan program 1 juta hektare rehabilitasi lahan gambut yang dicanangkannya," ungkap Agustin Teras Narang.
Akan tetapi, kata Teras Narang, surat tersebut tidak mendapat respons dari presiden. Saat masa kerjanya habis bulan Agustus 2015 yang lalu dan kemudian terjadilah kebakaran hutan, Teras Narang sempat kembali mengingatkan kepada presiden Jokowi.
"Presiden malah tidak tahu soal surat itu. Dan sekarang sudah terjadi," ungkapnya.
Menurut Agustin Teras Narang, lahan gambut mempunyai karakteristik sulit untuk dipadamkan jika terjadi kebakaran. Hal ini karena gambut bisa memiliki kedalaman 20 hingga 30 meter.
"Kalau ada kebakaran terus disiram air justru asap yang makin tebal. Sulit memang menangani kebakaran lahan gambut," terang Agustin Teras Narang.
Lahan gambut menurutnya sama seperti busa. Bila musim hujan dia akan menyerap dan menyimpan air, saat musim kemarau dia akan mengeluarkan air secara perlahan-lahan. "Jadi menurut saya solusi saat ini bukan dengan pemadaman, kalau disiram air tetapi tidak banyak sekalian gambut justru memperbanyak asap. Sebaiknya wilayah yang terbakar dilokalisir saja," jelasnya.
Setelah dilokalisir, lanjut Teras Narang, harus dilakukan penanganan terhadap warga terutama anak-anak. Hal ini karena mereka sangat rentan terhadap bahaya kabut asap.
"Penanganan kebakaran lahan gambut tersebut sangat sulit dan itulah tantangan saya selama 10 tahun. Namun semua itu bisa ditangani selama kita bekerja sama dengan rakyat dan juga berdoa kepada Tuhan yang maha kuasa. Alam itu jangan dilawan," tambahnya.
Diduga anggota polisi melarikan diri setelah tabrak pemotor
Ilustrasi
Seorang anggota polisi diduga melarikan diri setelah tabrak pemotor yang bernama Ana Rukmana. Kejadian ini terjadi di depan kantor Satlantas Polres Pamekasan, Madura, Rabu 21 Oktober 2015."Informasi dari kemarin ada katanya. Tapi belum ada laporan," ucap anggota Polres Pamekasan Brigpol Adi, Kamis 22 Oktober 2015.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa berawal ketika Ana Rukmana yang mengendarai sepeda motornya berniat ke Kota Pamekasan. Sesampainya di depan kantor Satlantas, Ana Rukmana kemudian ditabrak dari pinggir.
Seharusnya menolong, justru anggota polisi ini malah melaju meninggalkan korban sendirian.
Ana Rukmana justru ditolong oleh warga sekitar dan polisi lain yang menyaksikan kejadian itu. Sepeda motor yang dikendarainya rusak, sedangkan Ana Rukmana menderita luka-luka.
"Hanya pelakunya belum tahu," tandas Brigpol Adi.
Tragis, Buka jendela kamar yang tampak hanya asap dan bau kayu terbakar di Pekanbaru
Kabut asap akibat dari pembakaran hutan dan lahan di Riau saat ini semakin buruk. Berbagai aktivitas darat atupun udara di beberapa kota di Sumatera juga terhambat karena tebalnya kabut asap.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho ikut merasakan hal tersebut. Di dalam akun Twitternya, @Sutopo_BNPB, menggambarkan seberapa parahnya kabut asap di Pekanbaru, Riau.
"Buka jendela kamar yang tampak hanya asap dan bau kayu terbakar di Pekanbaru 22-10-2015 jam 06.48 WIB," tulis Sutopo di dalam akun Twitternya, Kamis 22 Oktober 2015.
Foto itu memperlihatkan penampakan kota Pekanbaru, Riau dari atas. Karena tebalnya kabut asap, gedung-gedung dan jalanan sampai tidak terlihat.
"Pekatnya asap di Pekanbaru 22-10-2015 06.30 wib. Jarak pandang 50 m," tulis Sutopo Purwo Nugroho.
"Jarak pandang 50 m di Pekanbaru pagi ini 22-10-2015. Asap bukan dari daerah selatannya saja. Tapi di Riau juga dibakar," tulis Sutopo lagi.
Jarak pandang yang terbatas tentu saja menghambat aktivitas-aktivitas masyarakat, misalnya dalam berkendara. Dalam lampu jalanan juga tidak bisa membantu untuk memperjelas jarak pandang.
Lahan bekas kebakaran tumbuh pohon ajaib "Habis Bakar Terbitlah Sawit"
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan di sekitaran Tumbang Nusa, Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) menghebohkan masyarakat sekitar. Belum lagi selesai dan entah kapan akan selesainya pemerintah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan tersebut, diketahui tanaman kelapa sawit sudah ditanam yang ditemukan di lahan bekas kebakaran hutan dan lahan tersebut.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam akun Twitter @Sutopo_BNPB, Selasa 20 Oktober 2015.
"Lahan bekas kebakaran di Nyaru Menteng Palangkaraya sudah ditanami kelapa sawit. Habis bakar terbitlah sawit," tulis Sutopo di akun Twitternya.
Walaupun begitu, belum diketahui perusahaan mana yang bertanggungjawab atas penanaman kelapa sawit tersebut.
Semenjak terjadinya kebakaran hutan dan lahan tersebut, Palangkaraya sementara dinyatakan sebagai kota berpolusi udara terparah di dunia. Air Quality Index (AQI) melansir data bahwa Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memperoleh skor 515, tingkatan yang sangat berbahaya bagi warga. Sementara urutan kedua Pekanbaru, Riau, dengan skor 450.
Dalam situs AQI, diprediksi 6.5 juta sampai 2050 nanti akan meninggal karena penyakit yang dipicu oleh polusi udara. Diperkirakan mayoritas datang dari Asia yang menggenjot industrialisasi.
Bencana kabut asap di Riau sudah menimbulkan stres dan kecemasan bagi anak-anak
Di Kota Pekanbaru dan sekitarnya para orang tua saat ini merasa cemas dan khawatir. Karena anak-anaknya sudah mulai stres akibat terpapar asap yang terjadi daerahnya, semenjak tiga bulan terakhir.
Warga Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Jasmaniar (45) mengatakan, dampak dari asap berimbas jadi beban mental kepada anaknya, Keysa (10). Keysa sekarang ini duduk di kelas V sekolah dasar (SD).
"Kondisi darurat asap yang semakin bertambah pekat ini, sudah menimbulkan stres dan kecemasan pada anak saya, yang ditunjukkannya dalam bentuk kegelisahan, mengeluh sakit di dada, mimpi buruk, mengigau, demam tinggi," tutur Jasmaniar (45).
Padahal pada bulan Oktober ini anak-anak sedang menghadapi ujian tengah semester (UTS). Setelah pulang sekolah, mereka justru mengeluh UTS tidak bisa dikerjakan dengan baik, imbuh Jasmaniar.
"Bagaimana aku bisa lulus UTS mama, kepalaku pusing, perut mual-mual mau muntah rasanya. Membaca soal itu saja aku tidak bersemangat," ucap Jasmaniar menirukan kata-kata dari anaknya Keysa.
Seorang ibu bernama Hafifah (38) juga mengatakan, anaknya sering berperilaku sulit atau tidak kooperatif, ketakutan, dan lainnya sebagai dampak dari risiko terpapar asap.
Seharusnya semua pihak sadar bencana asap sudah menimbulkan banyak kerugian, sehingga pembakaran lahan dan hutan tidak lagi dilakukan, tambah Jasmaniar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Andra Sjafril mengatakan, orangtua atau pengasuh sedapat mungkin harus mempertahankan rutinitas keluarga biasa dilakukan.
"Orangtua agar dapat lebih memberikan perhatian, membantu ekspresi anak misalnya melalui kegiatan musik, seni, membuat buku harian, memberikan pelukan, serta lebih sabar dalam menghadapi tingkah laku anak yang tidak biasa seperti ini, akibat terpapar asap itu," ucap Andra Sjafrial.
Andra Sjafrial juga mengatakan, asap terdiri dari organik partikel yang sangat kecil, droplet cairan, dan gas seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), dan bahan organik volatil lain, seperti formal dehida dan akrolein. Tapi kandungan sebenarnya ialah bahan yang terbakar.
Pengaruh asap terhadap kesehatan anak, sambung Andra Sjafrial, paling umum yakni iritasi mata dan saluran pernapasan, penurunan fungsi paru, dan pemburukan penyakit paru dan jantung yang sudah ada sebelumnya (seperti asma). Inflamasi (pembengkakan) paru dan pengaruh pada jantung dan pembuluh darah karena menghirup asap bisa menyebabkan sesak napas, napas cepat, wheezing, batuk, rasa panas atau terbakar pada saluran nafas dan mata, nyeri dada, pusing atau berkunang-kunang, dan gejala lainnya.
Andra Sjafrial juga pesimis dengan langkah mengungsikan anak-anak. Karena menurutnya, Sumatera sudah dikepung oleh asap. Berbeda dengan banjir, warga bisa diungsikan ke tempat yang tidak terendam air.
Walaupun demikian, imbuh Andra Sjafrial, bagi anak-anak yang rentan terhadap risiko terpapar asap, terutama anak usia di bawah sepuluh tahun, ibu hamil, lansia, penderita penyakit jantung, paru-paru, disarankan untuk tidak ke luar rumah.
"Ada yang lebih memprihatinkan dengan lansia yang masih bekerja mencari nafkah di luar rumah. Lalu bagaimana bisa kita menyarankan mereka untuk tidak ke luar rumah?" kata Andra Sjafrial.
Namun, untuk mengurangi terpapar asap, Andra Sjafrial menyarankan sebaiknya tetap di dalam ruangan, dengan jendela dan pintu tertutup. "Tutup tiap ada akses ke luar ruangan, air conditioner (AC) dalam mode "re-circulate", ganti filter secara teratur," saran dari Andra Sjafrial.
"Saat ada periode berkurangnya asap, buka ventilasi-ventilasi rumah, bersihkan rumah dari partikel debu yang sudah sempat menumpuk di dalam rumah," imbuh Andra Sjafrial.
Salah sasaran, Bocah kelas 1 SD dianiaya dengan cara dibakar
Ilustrasi
Perempuan yang berinisial D (40) melakukan penganiayaan terhadap bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar. Korban tersebut bernama Muhammad Raziq (6) dibakar oleh pelaku.
Setelah diselidiki ternyata pelaku salah sasaran ketika menganiaya Muhammad Raziq (6). Saat ini Muhammad Raziq (6) masih dirawat intensif di RSUP M Jamil Padang.
"Pelaku tega membakar Muhammad Raziq yang masih duduk di kelas 1 SDN 21 Sungai Abang, Kecamatan Lubuak Alung, Kabupaten Padang Pariaman," ucap Kapolres di Padang,Rabu 21 Oktober 2015.
Dia juga mengatakan, akibat dari kebrutalan pelaku yang dilakukan pada hari Sabtu 17 Oktober 2015, Muhammad Raziq (6) mengalami luka bakar sampai 18 persen. Pelaku D (40), sudah diamankan di Polres Padang Pariaman.
"Perkembangan terbaru dari kasus ini, D kami tetapkan sebagai tersangka, ketika penangkapan yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan minum cairan pemutih baju," ungkapnya.
Dia juga menjelaskan bahwa Muhammad Raziq adalah korban salah sasaran yang dilakukan oleh tersangka D, yang sebelumnya dia berniat untuk melakukan kekerasan terhadap anak salah seorang pria yang berinisial A.
"Namun, tersangka salah orang antara korban dengan anak pria yang berinisial A cuma berbeda nama belakang. Korban bernama Muhammad Raziq sedangkan anak saudara A, Muhammad Razik," tuturnya.
Dia menjelaskan alasan tersangka yang tega melakukan pembakaran karena sakit hati kepada pria yang berinisial A.
"Tersangka menikah dengan A dan menjadi istri kedua, tapi bercerai ketika tersangka dalam kondisi hamil dan pria berinisial A rujuk dengan istri pertamanya," ungkapnya.
Setelah itu tersangka melahirkan anak dari perkawinannya dengan A dan pada saat usia 15 hari anaknya meninggal dunia. Hal inilah yang menjadi penyebab pembakaran itu terjadi dan pengakuan tersangka dia sudah beberapa kali mengancam pria yang berinisial A.
Lalu tersangka membuktikan ancamannya tersebut dengan menjemput anak A dari istri pertamanya ke sekolah. Akan tetapi tersangka salah orang.
Dalam kesempatan tersebut dia menghimbau kepada warga untuk berhati-hati menjaga anaknya di manapun dan kapanpun.
Pihaknya berjanji akan menuntaskan kasus ini sehingga korban mendapat keadilan, tersangka dijerat dengan pasal 80 ayat 1 jo pasal 76 huruf c, Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 Tentang perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Sementara itu Pejabat Pemberi Informasi Dokumentasi RSUP M. Djamil Padang, Gustavianof, mengatakan kondisi korban sudah mulai stabil dari sebelumnya setelah dilakukan penanganan.
"Kondisi awal pasien mengalami luka bakar 18 persen grade II sekarang ini sudah bisa berkomunikasi dan sudah makan," katanya.
Dari kasus tersebut polisi mengamankan barang bukti seragam pramuka dan sepatu bekas bensin bercampur air milik korban, kemudian sisa bensin dalam botol dan pakaian tersangka ketika menjemput korban.
Akun Youtube AZChopperCam membuat Drone jadi seperti hantu yang melayang
Pria yang berasal dari Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat, yang meiliki akun Youtube bernama AZChopperCam ingin ikut meramaikan acara Halloween pada tahun ini. Dia membuat model hantu yang benar-benar bisa melayang dengan pesawat drone.
Sekitar lima hari yang lalu dia menampilkan sebuah video yang memperlihatkan hantu buatannya melayang-layang di sekitar rumahnya. Hantu tersebut diberi nama Ghost Quadcopter yang memiliki kepala mirip dengan tengkorak dan badannya adalah kain putih yang memanjang.
Namun disayangkan ujicoba yang dilakukannya pada siang hari. Hantu tersebut berputar-putar di atas jalanan yang melewati sejumlah mobil.
Mungkin akan terasa lebih menakutkan apabila diterbangkan pada malam hari.
Kebakaran hutan, ular Piton ini mati sambil melindungi telurnya
Musibah Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Tengah (Kalteng), tidak cuma berdampak pada manusia tapi juga Satwa liar yang jadi korbannya.
Seekor ular piton juga ikut mati terpanggang karena berusaha melindungi telur-telurnya dari kobaran api yang membakar area hutan di Desa Anjir, Kecamatan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Ular piton sepanjang dua meter tersebut melingkar di sebuah ranting pohon. Kepalanya berada di pangkal ranting pohon, sedangkan tubuhnya melingkar ke bawah. Dan bagian ekornya berada di atas kepala.
Keadaan ular tersebut ketika ditemukan sangat mengenaskan. Sebagian kulitnya terkelupas sampai terlihat dagingnya yang berwarna merah.
Enam telur seukuran kepalan tangan berada dibagian perut ular. Apabila diperhatikan dengan jeli, posisinya seperti seorang ibu yang sedang menggendong anaknya.
Sementara empat telur yang lainnya berada di atas ekor dan di antara cabang pohon. Dan tiga lagi telurnya ditemukan sudah pecah.
Kesepuluh telur tersebut kondisinya sudah rusak. Banyak terdapat lengkungan dan warna kusam di cangkang telur karena terbakar.
Ular piton malang itu ditemukan oleh seorang anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Bripda Muhammad Zainuddin. Ia sudah sebulan ini diperbantukan ke Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan.
"Saya melihatnya miris. Pertama melihat ular saya pikir masih hidup, ternyata sudah mati, dan matinya kayak melindungi," tutur Zainuddin yang biasa dipanggil Zaen.
Bripda Zaen mulanya menemukan piton betina tersebut berada di sarang dengan posisi melingkari telur. "Lokasinya ada di semak-semak hutan yang terbakar. Saat itu, pemadaman dilakukan pada sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, Senin 19 Oktober 2015," imbuh Zaen.
Bripda Zaen kemudian menyelamatkan ular piton yang sudah mati tersebut beserta telur-telurnya ke lokasi aman di pinggir jalan.
"Di semak di tengah hutan, posisinya sama seperti itu. Terpanggang mengering," kata Bripda Zaen.
Bripda Zaen bersama lima orang temannya kemudian mengubur ular tersebut di sekitar lokasi kejadian. Saat ini Bripda Zaen bersama dengan puluhan anggota Brimob masih berada di lokasi dan terus berusaha memadamkan kebakaran hutan dan lahan.
"Tadi malam ada yang bakar lagi lahan warga. Tapi masih diselidiki," kata Bripda Zaen.
Demo ibu-ibu di Palembang dengan aksi memasak batu tuntut Jokowi turun
Rombongan ibu-ibu yang tergabung di dalam organisasi Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar unjuk rasa menuntut Presiden Jokowi untuk turun dari jabatannya. Aksi demontrasi damai tersebut dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan Jokowi-JK.
Di dalam aksi demo ibu-ibu tersebut, mereka membawa serta peralatan dapur dan kayu bakar. Kemudian massa memasak batu tersebut.
Weni (53), memasak batu adalah sindiran untuk pemerintah yang gagal dalam mensejahterakan rakyatnya. Karena sejumlah program yang dijanjikan pada saat pemilihan presiden 2014 yang lalu tidak pernah jadi kenyataan.
Massa juga menilai pemerintahan yang dipimpin oleh Jokowi-JK justru membuat rakyatnya semakin miskin. Karena seluruh harga sembako naik, tarif listrik juga naik, dan beberapa sumber mata pencarian warga menurun karena turunnya harga sawit dan karet.
"Kami menuntut Jokowi mundur dari presiden. Jokowi gagal pimpin Indonesia," tutur Weni (53) ketika berorasi di Bundaran Air Mancur Palembang,(Sumsel) Selasa 20 Oktober 2015.
Dari aksi masak batu itu, kata Weni (35), supaya Jokowi menyaksikan langsung penderitaan rakyatnya.
"Rakyat tidak bisa lagi membeli lauk untuk makan, jadi batu yang dimasak," katanya.
Sementara koordinator aksi demo tersebut, Arifin Kalender menyatakan, pendapatan warga sekarang ini tidak sebanding dengan harga operasional, belum lagi terjadi PHK dan angka kriminalitas meningkat drastis.
"Ini yang terjadi di Indonesia, masyarakat menjerit karena semakin miskin," ucapnya.
Jokowi juga dinilai tidak bisa menyelesaikan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah. Yang mengakibatkan puluhan ribu warga mengidap penyakit pernapasan (ISPA), bahkan beberapa bayi meninggal dunia karena terpapar kabut asap.
"Penderitaan rakyat tidak ada habis-habisnya, belum selesai satu, muncul masalah baru. Inilah kondisi bangsa kita saat ini," tandasnya.
The Doctor : Bagi saya cuma ada satu hal yang penting
Valentino Rossi, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP mengaku bahwa dirinya harus bekerja super keras demi untuk merebut gelar juara dunia pada musim ini. Menurut The Doctor, persaingannya dengan Jorge Lorenzo akan semakin sengit sampai keduanya balapan di Valencia, Spanyol pada bulan depan.
Valentino Rossi saat ini berada di puncak klasemen pebalap dengan 296 poin, cuma unggul 11 poin dari Jorge Lorenzo usai MotoGP Australia pekan yang lalu. Menjelang gelaran MotoGP Sepang, Malaysia pada akhir pekan ini, Valentino Rossi mempunyai target harus finis di depan Jorge Lorenzo.
"Sepanjang musim, kita semua berargumen bahwa 10 seri terakhir akan jadi penentu. Namun saat ini, tiga seri terakhir lah yang jadi penentunya! Bagi saya cuma ada satu hal yang penting. Saya harus mempunyai lebih banyak poin dari Jorge Lorenzo setelah Valencia," ungkap Valentino Rossi.
Valentino Rossi juga yakin tidak ada yang lebih difavoritkan antara dirinya atupun Jorge Lorenzo. "Persaingan pada musim ini berimbang. Sulit menyebut siapa yang lebih difavoritkan. Tunggu saja Minggu, tanggal 8 November, pukul 14.45 (waktu Valencia). Maka kita akan tahu siapa yang akan jadi juaranya," tandasnya.
Biskuit Spillers dan Bakers Pilot peninggalan dari kapal Titanic akan dilelang 8.000 sampai 10.000 Poundsterling
Foto Henry Aldridge & Son
Pada tanggal 24 Oktober mendatang, sepotong biskuit yang berasal dari kapal Titanic akan dilelang. Biskuit Spillers dan Bakers Pilot tersebut adalah koleksi pribadi salah satu saksi mata tenggelamnya kapal Titanic.
Ketika kapal Titanic tenggelam lebih dari satu abad yang lalu, James Fenwick ialah penumpang kapal SS Carpathian yang membantu menyelamatkan korban yang selamat dari peristiwa tenggelamnya kapal Titanic.
Ketika membantu mengangkut penumpang naik ke sekoci, James Fenwick menemukan sebuah biskuit yang jadi bagian dari kotak perlengkapan di sekoci penyelamatan kapal Titanic. Selama lebih dari satu abad, James Fenwick menyimpan biskuit tersebut sebagai kenang-kenangan. James Fenwick menyimpan biskuit tersebut dalam sebuah amplop fotografi Kodak di kediaman keluarganya. Namun pada bulan ini keluarga James Fenwick berencana untuk melelang biskuit yang bernilai sejarah tersebut.
Juru lelang Andrew Aldridge mengatakan, "Ini adalah biskuit yang paling berharga di dunia. Kami tidak tahu dari sekoci mana biskuit ini berasal, tapi sepanjang pengetahuan saya tidak ada biskuit dari sekoci Titanic lain yang masih ada. Sungguh luar biasa biskuit ini sudah bertahan dari peristiwa dramatis itu."
Biskuit akan dilelang sampai tanggal 24 Oktober 2015. Diperkirakan harga biskuit tersebut akan mencapai 8.000 Poundsterling sampai 10.000 Poundsterling.
Hanya karena kursi warnet, FA celurit Okky Alfian
Ilustrasi
Cuma masalah sepele yaitu masalah kursi, laki-laki yang berinisial FA nekat menganiaya Okky Alfian dengan celurit di Kampung Mangga Gang O, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumat 09 Oktober dini hari.
Kejadian berawal ketika korban sedang main warnet, lalu datang tersangka yang juga mau main warnet, tapi mengambil kursi yang sebelumnya diduduki oleh korban dan terjadi perang mulut.
Tersangka FA yang tidak senang dengan kejadian itu kemudian mengajak korban (Okky) keluar dan kembali terjadi perang mulut. Tersangka (FA) kemudian menyuruh temannya untuk mengambil sebilah celurit yang disimpan di dalam warnet. Setelah mendapatkan celurit, tersangka (FA) kemudian membacokkannya ke tubuh korban (Okky).
"Tersangka melakukan penganiayaan dengan cara membacok korban menggunakan sebilah celurit yang dipegang dengan tangan kanan sebanyak 3 kali yang mengenai punggung kiri, pelipis mata sebelah kiri dan telapak tangan kiri korban sehingga mengalami luka sobek" ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Susetyo Cahyadi, Senin 19 Oktober.
Keributan itu kemudian dilerai oleh saksi yang berada di tempat kejadian. Usai kejadian tersebut tersangka (FA) melarikan diri ke rumah temannya. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Koja dan melapor ke Polsek Koja.
Pelaku (FA) merupakan seorang bajing loncat, dan berhasil ditangkap di rumah temannya dan dibawa ke Polsek Koja. Dari kejadian itu polisi berhasil menyita sebilah celurit tanpa gagang. Dengan perbuatannya tersebut tersangka FA dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.
Asep Jesen pengamen yang kuasai tujuh bahasa asing
"Please give me some money, because i want to save for school. Maaf bukan saya sombong, bisa menguasai 7 bahasa asing," begitulah isi tulisan di selembar kertas yang disodorkan oleh seorang pengamen muda di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Remaja berbadan kurus dan berkulit gelap ini tidak malu-malu dalam memperkenalkan dirinya dengan bahasa Inggris dengan fasih. Dia tidak banyak menyanyi, malah justru menjawab banyak pertanyaan yang diberikan oleh para pelanggan mie Aceh di kawasan Pasar Minggu, tempatnya mengamen.
"Saya berusia 17 tahun, berasal dari Pancoran Mas, Depok. Saya mengamen untuk membiayai sekolah saya yang saat ini terpaksa berhenti karena masalah biaya," kata Asep Jesen, nama remaja pengamen ini.
Asep Jesen juga mengaku kalau dia menguasai 7 bahasa asing yaitu Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Spanyol dan juga Rusia. Keren bukan...?
Dengan lancar Asep Jesen ternyata juga bisa berbahasa Jepang dengan fasih.
Asep Jesen bicara dengan bahasa Rusia. Luar biasa, Asep Jesen juga bisa berbahasa Rusia dengan baik.
"Saya belajar bahasa asing ini dari kamus, tidak sampai kursus," kata Asep Jesen.
Sambil malu-malu Asep Jesen menceritakan kalau dia terpaksa harus putus sekolah ketika kelas dua SMP karena tidak ada biaya. Dengan mengumpulkan uang dari hasil ngamen, Asep Jesen berharap bisa melanjutkan pendidikannya sampai sampai ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
"Terima kasih," kata Asep Jesen berulang-ulang sambil berlalu meninggalkan kerumunan para pelanggan mie Aceh. Asep Jesen tidak sempat menunjukkan semua bahasa asing yang kuasainya karena harus mengamen di tempat yang lain.















































