Karena unggah video Polantas minta uang damai, Adlun Fiqri di tahan Polisi
Sebuah Gerakan #Save Adlun Fiqri muncul di media sosial Twitter dan Facebook. Para pengguna Twitter dan Facebook mengecam tindakan pihak Kepolisian yang menahan dan menetapkan status tersangka kepada Adlun Fiqri sebab mengunggah video yang berjudul "Kelakuan Polisi Minta Suap di Ternate" di situs Youtube.
Mahasiswa Universitas Khairun Ternate tersebut ditahan di Mapolres Ternate semenjak hari Senin 28 September siang. Dia dituduh mencemarkan nama baik institusi dan pribadi polisi.
Berbagai kecaman muncul terhadap polisi dan solidaritas dari pengguna Twitter dan Facebook juga muncul. Akun Facebook, Toety Feminisosialistha, contohnya. Dia mengajak publik untuk mengirimkan sms kepada Kapolres Ternate untuk segera membebaskan Adlun Fiqri.
"Mohon solidaritasnya kawan-kawan. Kirimkan sms ke Kapolres Ternate (085366969696) untuk segera bebaskan kawan Iky yang ditetapkan sebagai tersangka, karena berupaya menyebarluaskan video praktik suap (pemerasan) yang dilakukan oknum Polantas terhadapnya," demikian bunyi dari akun Facebook Toety Feminisosialistha, Kamis 1 Oktober.
Menurutnya, ketika ditilang, Adlun Fiqri sudah mengakui kesalahannya. Tapi, si Polantas justru meminta uang damai kepadanya.
"Korban pun berkata bahwa dia tidak mempunyai uang dan merekam praktik tersebut melalui telepon genggamnya, beberapa menit kemudian korban mengunggah video tersebut ke media sosial."
Video yang diunggah oleh korban pada hari Sabtu 26 September ke Youtube dan Facebook tersebut saat ini sudah diblokir oleh pihak-pihak yang keberatan dan merasa dirugikan.
"Mari mempertanyakan kenapa warga yang menyebarluaskan praktik lazim aparat birokrat tersebut kemudian harus ditersangkakan sebagai pelaku kejahatan."
Gila, gadis di China ini nekat membuka bajunya karena tidak dibelikan Iphone 6s oleh pacarnya
Gila, gadis di China ini merajuk karena tidak dibelikan Iphone 6s. Tapi merajuknya gadis ini di luar dugaan karena sampai berani bugil di depan umum.
Gadis tersebut sedang kencan dengan kekasihnya di pusat perbelanjaan di China. Dan mereka melewati sebuah toko ponsel.
Gadis tersebut kemudian merengek minta dibelikan ponsel canggih keluaran perusahaan teknologi Amerika Serikat, Apple. Ponsel tersebut harganya masih sangat tinggi dan memang jadi incaran banyak orang.
Karena tidak dibelikan oleh kekasihnya tersebut, gadis ini kemudian memulai aksi merajuknya dengan membuka satu per satu baju yang dipakainya. Kegilaannya itu tidak sengaja direkam oleh seseorang yang sedang belanja di tempat tersebut.
"Dia gila, menangis sambil membuka semua bajunya. Benar-benar gila," kata orang yang merekamnya tersebut.
Karena malu, kekasihnya pun meninggalkan gadis itu, tapi akhirnya gadis itu mengikutinya dan mulai mengenakan pakaiannya.
Video tersebut kemudian diunggah di Youtube pada tanggal 20 September yang lalu, dan sudah dilihat lebih dari 1,2 juta penonton.
Pembunuhan tiga Wanita cantik di Batam masih misteri
Sebanyak tiga kasus pembunuhan di Batam sampai saat ini masih jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Polda Kepulauan Riau. Dalam jangka waktu 4 bulan, 3 wanita muda yang berumur 15 sampai 18 tahun jadi korban pembunuhan, dan sampai saat ini para pelakunya belum tertangkap dan berkeliaran bebas.
Ketiga wanita tersebut tewas dengan ciri-ciri yang hampir sama. Digorok dibagian leher dan tidak ada barang yang diambil oleh pelakunya. Meskipun demikian Polisi tidak mau menyebut bahwa kasus tersebut adalah kasus pembunuhan berantai.
"Iya memang ada tiga kasus itu tapi bukan berantai, dan kami akan fokus untuk mengusut kasus ini sesuai dengan instruksi dari Pak Kapolda," ungkap Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono.
Kasus pembunuhan yang pertama menimpa Dwiwana Juli Anggi (18). Dwiwana Anggi Juli ditemukan sudah tewas di dalam kompleks perumahan Otorita Batam, Bukit Dangas, Sekupang, Rabu 24 Juni sekitar pukul 09.00 WIB.
Di tempat kejadian juga ditemukan sepeda motor korban, Honda Scoopy BP 3416 FJ dengan keadaan terjatuh tidak jauh dari mayat korban. Selain menemukan satu unit helm LTD, satu unit smartphone Samsung, sepasang sandal, dan sepeda motor dengan keadaan lecet bagian samping, polisi juga menemukan banyak darah di tempat kejadian.
Darah berceceran tersebut mengarah dari tepi jalan sampai ke semak-semak. Darah yang paling banyak tampak berada di bawah pohon, diduga karena korban dibunuh di bawah pohon kemudian diseret ke semak-semak. Dwiwana Juli Anggi merupakan SPG Pampers Merries di JC Supermarket.
Pembunuhan yang kedua terjadi pada tanggal 8 Agustus yang lalu. Korbannya ialah pengantin baru, Try Chintya Prasetya (17). Try Chintya ditemukan menjadi mayat di parit yang letaknya tidak jauh dari Hotel Vista Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut secara mendalam siapa pelaku pembunuhan itu.
Ketika ditemukan, mayat Try Chintya masih mengenakan baju tidur model daster tanpa menggunakan bra. Polisi sudah meminta keterangan dari suaminya, keluarga dan orang-orang terdekat tapi kasus ini juga masih belum bisa terungkap.
Dan pembunuhan yang ke tiga menimpa seorang Siswi SMA Negeri 1 Batam, Dian Milenia Trista Afiefa. Dian Milenia dibunuh dan ketika ditemukan dalam keadaan setengah bugil.
Mayat Dian Milenia ditemukan dengan kondisi tewas di hutan Sei Ladi Baloi, Batam, Kepri, Minggu pagi 27 September. Penemuan tersebut tidak jauh dari sisi Dam Sei Ladi Baloi. Ketika ditemukan posisi Dian Milenia dalam keadaan telentang dan setengah bugil.
Walaupun demikian, AKBP Hartono membantah ada unsur pemerkosaan atau pelecehan seksual terhadap para korban. "Sampai saat ini tidak ada pemerkosaan atau pelecehan seksual. Masih kita selidiki," jelasnya.
Kapolda Kepri Brigadir Jenderal Polisi Arman Depari, mengungkapkan 3 kasus pembunuhan tersebut mempunyai kesamaan berdasarkan tanda bekas luka sayatan pada leher dan ketiga korban merupakan wanita muda, tapi tidak ada barang berharga yang hilang.
"Kasusnya diambil alih oleh Polda Kepri dan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum," Ucap Kapolda menambahkan.
Arman Depari mengatakan bahwa penyidik kepolisian masih bekerja keras mengumpulkan alat bukti di lapangan dan memeriksa sejumlah saksi termasuk penyelidikan investigasi secara ilmiah untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis tersebut. Arman Depari mengakui bahwa proses penyelidikan kasus pembunuhan tersebut sudah mengalami kemajuan tapi belum bisa disampaikan karena masuk materi penyidikan.
"Setiap hari saya meminta progres penyelidikan dan dua atau tiga hari sekali asistensi perkembangannya," ungkap mantan Direktur IV Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri tersebut.
Kasus pembunuhan pertama yang menimpa siswi SMA Negeri I Batam Dian Milenia Afieta (15) ditemukan tewas di Kawasan Hutan Dam Sei ladi Baloi, Minggu 27 September pagi. Dian Milenia diduga jadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah luka tusukan senjata tajam pada bagian tubuh korban.
"Ini bukan pembunuhan biasa dilihat korbannya adalah wanita muda dan tanda luka pada leher korban," ungkap Arman Depari.
Rossi tawarkan desain helm Hiu kepada Lorenzo
Valentino Rossi, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak merasa tersindir oleh aksi selebrasi Jorge Lorenzo dengan gestur sirip hiu di parc ferme setelah memenangi MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan yang lalu.
Selebrasi yang dilakukan Jorge Lorenzo tersebut dinilai beberapa pihak sebagai sindiran terhadap Valentino Rossi yang menggunakan desain helm Hiu dan Ikan Kuning di Misano, San Marino dua pekan yang lalu. Valentino Rossi mengaku bahwa dirinya adalah si Ikan Kuning yang sedang dikejar-kejar oleh ikan Hiu yang merupakan simbol para rivalnya, Jorge Lorenzo dan Marc Marquez.
"Saya tidak melihat ketika Jorge melakukannya, tapi saya rasa dia tidak berusaha untuk menyerang saya. Helm saya juga tidak bermaksud untuk menyerang Jorge. Dia memang si Hiu di Aragon. Jika dia ingin menggunakan desain hiu untuk helmnya sampai akhir musim maka saya bisa memberinya desain sempurna untuk dipakai," canda Valentino Rossi.
Jorge Lorenzo juga mengaku tidak bermaksud menyindir tandemnya tersebut. "Saya rasa helm Vale sangat lucu, sangat kreatif dan saya tidak merasa tersinggung. Saya memang merasa kuat seperti hiu sekarang ini, jadi saya ingin melanjutkan trend ini untuk hiburan setelah memenangi balapan," ungkapnya.
Pada hari Selasa tanggal 29 September 2015, Jorge Lorenzo kembali mengungkit mengenai hiu di akun Instagramnya, @jorgelorenzo99. Dia mengunggah foto dirinya melakukan gestur sirip Hiu dan menulis, "Kehidupan ini seperti Hiu, Anda tetap melaju tanpa berhenti, atau Anda akan tenggelam"
Sudah mendesak, akhirnya ibu ini melahirkan di samping Pos Lantas
Sudah tidak sempat lagi untuk dibawa ke Rumah sakit, Eka Rahmawati dalam kondisi hamil tua terpaksa harus melahirkan di sebuah Pos Polisi lalu lintas persimpangan Jalan Riau Ujung depan Mapolsek Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu 30 September 2015 sekitar pukul 10.30 WIB.
Eka Rahmawati yang diketahui berdomisili di perumahan Mahkota Tarai Bangun, Kabupaten Kampar, Riau tersebut melahirkan seorang bayi laki-laki dalam keadaan sehat. Kejadian tersebut menjadi perhatian warga sekitar yang melintasi pos polisi lalu lintas itu.
"Sudah mendesak, tidak sempat lagi dibawa ke rumah sakit, makanya langsung diberikan pertolongan pertama terhadap ibu itu untuk melahirkan bayinya," ungkap Kapolsek Payung Sekaki AKP Marbun.
Polisi wanita yang berada di tempat itu langsung membantu ibu tersebut, sementara polisi yang lainnya menjemput bidan yang tidak jauh dari tempat kejadian.
"Alhamdulillah ibu ini akhirnya melahirkan dengan normal, anaknya juga sehat," ucap AKP Marbun.
AKP Marbun mengkisahkan, mulanya Rico Agus Rianto suami dari wanita tersebut menurunkan istrinya di depan pos Polantas, karena istrinya menjerit kesakitan. Setelah diturunkan, istrinya kembali berteriak histeris sambil memegang perutnya yang sedang hamil tua.
Polisi wanita yang sedang berada dalam pos langsung mendekati ibu tersebut. Melihat wanita itu akan melahirkan, polisi lainnya menjemput bidan yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Setibanya, bidan bersama Polwan membantu persalinan wanita tersebut di samping Pos Lantas. Alhamdulillah, bayi mungil dan lucu menangis saat menghirup udara Riau walaupun diselimuti kabut asap.
"Bayinya sehat begitu juga dengan ibunya. Setelah lahir, ibu dan bayinya kita bawa ke Rumah Sakit terdekat," jelas AKP Marbun.
Putri Paul Walker masih belum terima kematian ayahnya dan menggugat Porsche
Peristiwa kematian aktor Hollywood Paul Walker pada tanggal 30 November 2013 silam tampaknya masih membekas dan sulit untuk diterima oleh pihak keluarga, terutama putrinya.
Putri Paul Walker, Meadow Walker menggugat Porsche, produsen mobil yang membuat ayahnya meninggal dengan mengenaskan setelah kecelakaan bersama Roger Rodas rekan Paul Walker. Kecelakaan itu terjadi ketika keduanya mengendarai supercar Porsche Carrera GT dan tiba-tiba hilang kendali kemudian menabrak tiang lampu dan pohon di Valencia, Santa Clarita, California.
Kemudian mobil tersebut meledak dan terbakar. Paul Walker dan Roger Rodas meninggal di tempat kejadian tersebut.
Pengacara Meadow Walker, Jeff Milam mengatakan bahwa kematian Paul Walker bukan karena kecelakaan tapi disebabkan oleh sabuk pengaman yang bermasalah.
"Hentakan tubuh Walker cukup keras sehingga mencederai rusuk dan tulang panggul. Sabuk pengaman itu sepertinya cacat sehingga dia tidak sempat menyelamatkan diri dan terbakar hidup-hidup," ungkap Jeff Milam.
Jeff Milam juga mengklaim bahwa Paul Walker akan tetap hidup jika saja mobil tersebut dilengkapi dengan stability control system. Mobil Porsche Carrera GT memang ketika itu tidak mempunyai teknologi tersebut, sehingga besar kemungkinan disebabkan tidak adanya stability control system.
"Carrera GT mempunyai sejarah masalah dengan kestabilan dan kontrol, seharusnya itu bisa lebih dipikirkan. Porsche Carrera GT ialah mobil yang berbahaya dan tidak seharusnya ada di jalanan," imbuh Jeff Milam.
Wanita hamil ini jadi pengedar sabu dan ekstasi
Ilustrasi
Satresnarkoba Polres Kediri Kota berhasil mengamankan seorang wanita hamil yang jadi pengedar sabu-sabu dan ekstasi. Tersangka tersebut bernama Lannie (37) warga Dusun Jabang Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.Lannie (37) diamankan di kediamannya di Dusun Jabang Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri beserta barang bukti 4,72 gram sabu-sabu dan 148 butir pil ekstasi.
Menurut Kasat Res Narkoba Polres Kediri Kota AKP H.Ridwan Sahara penangkapan tersangka Lannie (37) setelah sebelumnya dilakukan pengintaian terlebih dahulu yang memakan waktu cukup lama.
"Tersangka ini sudah lama menjadi target operasi kita. Tersangka kita amankan pada hari Selasa 29 September 2015 pukul 15.00 WIB di rumahnya. Dari tersangka diamankan sabu-sabu seberat 4,72 gram dan pil ekstasi sebanyak 148 butir," ucap AKP H.Ridwan.
AKP H.Ridwan menambahkan, penangkapan terhadap tersangka karena tanpa hak dan melawan hukum menyimpan, memiliki, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 bukan tanaman sebagaimana dimaksud dalam pasal 112 ayat (1) subsider pasal 114 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Alasan Rossi tidak mau main aman lawan Pedrosa di Aragon
Valentino Rossi, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP akhirnya memberikan alasan kenapa dirinya berani tampil agresif dan tidak mau main aman saat melawan Dani Pedrosa sepanjang balapan MotoGP Aragon, Spanyol.
Supaya tidak terlalu banyak kehilangan poin dari Jorge Lorenzo, Valentino Rossi butuh finis di posisi kedua dalam balapan itu. Namun kenyataannya, Rossi harus bekerja ekstra keras melawan Dani Pedrosa. Setelah aksi saing salip yang sengit, Valentino Rossi harus puas finis ketiga di belakang Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa.
"Saya memang sedang memperebutkan gelar dunia dan butuh poin. Bersama Dani, saya bisa mencoba mengambil resiko, karena saya tahu bertarung dengannya akan sulit tapi fair. Bagi saya, jika Anda mempunyai peluang untuk memperbaiki posisi, maka Anda harus mencoba, karena inilah balapan," ungkap Valentino Rossi.
Rossi tidak sepenuhnya merasa kecewa. Valentino Rossi mengaku puas atas perkembangan motor YZR-M1 yang membuatnya nyaman berkendara di Motorland Aragon, yaitu sirkuit yang dikenal tidak bersahabat dengannya semenjak masuk balap MotoGP 2010.
"Kalah dengan cara seperti ini memang buruk apabila dilihat dari satu sisi, namun nyatanya saya juga senang karena finis ketiga hasil yang baik. Saya menikmati pertarungan dengan Dani. Saya tampil nyaman, padahal Aragon sirkuit tersulit bagi saya. Sederhana saja, Dani memang lebih kuat meskipun saya kecewa harus kehilangan poin," pungkasnya.
Jorge Lorenzo : Terima kasih Dani Pedrosa
Jorge Lorenzo, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP merasa bahwa dirinya harus mengucapkan terima kasih kepada Dani Pedrosa yang finis kedua dan mengalahkan Valentino Rossi di MotoGP Aragon, Spanyol.
Dengan memenangi balapan di Aragon, membuat Jorge Lorenzo sukses memperkecil ketertinggalan poin dari Valentino Rossi di klasemen pebalap sementara. Berada di peringkat kedua, saat ini Jorge Lorenzo cuma tertinggal 14 poin dari Valentino Rossi yang berada di puncak klasemen. Jorge Lorenzo pun penasaran pada keberanian Dani Pedrosa menghalangi kecepatan Valentino Rossi sepanjang balapan berlangsung.
"Saya bersemangat menonton pertarungan Vale dan Dani, terutama di lap terakhir di mana Dani sangat berani. Mereka saling salip lima atau enam kali cuma dalam satu lap, jadi akan menyenangkan menonton mereka. Saya harus berterima kasih kepada Dani, karena hasilnya penting bagi posisi saya," ungkap Jorge Lorenzo.
Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi akan kembali bertarung di lintasan MotoGP Jepang yang digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi pada tanggal 9-11 Oktober 2015 mendatang. Walaupun begitu, misi keduanya tidak akan mudah, mengingat sirkuit tersebut merupakan sirkuit Honda. Dani Pedrosa dan Marc Marquez juga diprediksi tidak kalah kuat di sirkuit Motegi.
Lorenzo selebrasi Hiu di Aragon, ini lebih dari sekedar pesan untuk Vale
Jorge Lorenzo, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP rupanya sempat membuat para penggemar The Doctor bertanya-tanya mengenai selebrasinya di parc ferme setelah memenangkan MotoGP Aragon, Spanyol pada akhir pekan yang lalu. Por Fuera akhirnya angkat bicara untuk menjelaskan alasannya tersebut.
Setelah memarkir motornya di parc ferme, Jorge Lorenzo membentuk sirip hiu dengan tangan kanannya di atas helm. Beberapa pihak langsung mengaitkan hal itu dengan desain helm Valentino Rossi di MotoGP Misano, San Marino, di mana Valentino Rossi menggambarkan Jorge Lorenzo dan para rivalnya sebagai hiu, dan menggambarkan dirinya sendiri sebagai ikan kecil yang berwarna kuning.
"Ini lebih dari sekedar pesan untuk Vale. Ini merupakan lanjutan gurauan kami berdua mengenai helm Vale di Misano. Selebrasi saya tidak bertujuan negatif, dan ini juga bukan serangan untuk Vale. Dia menganggap saya hiu, dan saya senang-senang saja. Saya masih merupakan si Hiu yang mengejar si Ikan Kuning itu," ungkap Jorge Lorenzo.
Setelah memenangkan MotoGP Aragon, Jorge Lorenzo masih berada di peringkat kedua pada klasemen pebalap sementara, tapi cuma tertinggal 14 poin dari Valentino Rossi di puncak klasemen. Rossi dan Lorenzo akan kembali bertarung di Motegi, Jepang pada tanggal 9-11 Oktober 2015.
Reaksi Jokowi atas pembantaian sadis Salim Kancil aktivis Lumajang
Presiden Jokowi sangat menyayangkan kasus terjadinya pembantaian sadis dua petani Desa Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, yang menolak adanya penambangan pasir liar di wilayah setempat. Presiden Jokowi langsung meminta Kapolri supaya kasus tersebut diusut secara tuntas.
"Kami sangat menyayangkan, ada kekerasan terhadap konflik-konflik lahan, agraria semacam itu. Dan nanti saya kira akan ada semacam guidan kepada Polri agar jangan menggunakan kekerasan terhadap konflik-konflik lahan antara masyarakat dengan pebisnis misalnya," ucap Kepala Staf Presiden Teten Masduki di Istana, Jakarta, Selasa 29 September 2015.
Pembantaian aktivis di Lumajang tersebut dianggapnya sangat sadis dilakukan di tengah-tengah zaman seperti sekarang ini. Kapolri diminta untuk segera mengusut kasus pembantaian aktivis yang menolak tambang liar tersebut.
"Presiden sudah minta Kapolri untuk mengusut pelaku penganiayaan. Saya kira kemarin sudah ditetapkan sejumlah tersangka. Kami kantor KSP akan memantau terus penyelesaiannya," terangnya.
Seperti yang sudah diketahui, terjadi kasus pembantaian sadis dua petani Desa Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, sebab menolak adanya penambangan pasir liar di daerahnya. Pada tanggal 26 September kemarin, sekitar 40 orang pro penambangan pasir menjemput paksa dan menganiaya Tosan dan Salim Kancil.
Tubuh Salim Kancil diikat dan diseret menuju balai desa dengan disaksikan oleh warga setempat. Di balai desa, Salim Kancil disiksa dan disetrum dengan listrik sampai tewas. Kejadian pembantaian tersebut disaksikan oleh warga desa dan petinggi desa setempat.
Keluarga jamaah RI yang ingin memeriksa data korban terbaru bisa menghubungi layanan telepon berikut +966543603154
Kabar terbaru Otoritas Arab Saudi menyatakan bahwa korban meninggal karena saling injak di Mina menjadi 320 orang. Untuk sementara prosesi lempar jumrah dihentikan. Saudi mengirimkan 100 ribu personil polisi guna menormalisasi keadaan di sekitar tenda jamaah di Mina, sekaligus untuk melancarkan arus lalu lintas dari Mina menuju Makkah. Puluhan mobil ambulan hilit mudik mengantar jamaah.
Aljazeera mengabarkan, Kamis 24 September 2015, korban luka juga bertambah jadi 450 orang. Dan sebagian masih dalam keadaan kritis.
Mayoritas korban dilarikan ke Rumah Sakit Mina. Tapi karena daya tampungnya jebol, maka sebagian segera dibawa ke Rumah Sakit Makkah. Untuk sementara ini, korban yang meninggal maupun terluka diidentifikasi berasal dari Yaman dan Mesir. WNI diperkirakan sedikit yang jadi korban, karena Jalan 204 yang jadi tempat kejadian bukan jalur lempar jumrah untuk jamaah asal Indonesia.
Tragedi saling injak terjadi saat ribuan jamaah mengumpul di jembatan Jalan 204. Beberapa jamaah juga jatuh dari jembatan saat ada rombongan yang berhenti mendadak, hal ini memicu kepanikan ratusan jamaah lainnya.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Arsyad Hidayat mempersilakan keluarga jamaah Indonesia yang ingin memeriksa data korban terbaru dengan menghubungi layanan telepon berikut +966543603154.
Horsetail Firefall, air terjun seperti api di Yosemite National Park
Gambar di atas tersebut bukan lahar, tapi merupakan potret air terjun yang berada di Amerika Serikat.
Horsetail Firefall, adalah salah satu daya tarik wisata yang ditawarkan Yosemite National Park, California. Meskipun tampak seperti lahar, sebenarnya itu cuma air terjun biasa.
Air terjun setinggi 480 meter tersebut mengalir melalui tebing granit El Capitan, yang memberikan salah satu pemandangan paling menakjubkan di Yosemite.
Horsetail Firefall adalah air terjun musiman yang mengalir pada musim dingin dan musim semi. Alirannya berasal dari lelehan salju.
Walaupun diberi firefall, air terjun tersebut cuma menampilkan cahayanya pada pertengahan sampai akhir Februari. Pada saat matahari hampir terbenam, cahayanya menyentuh aliran air terjun dan memberikan warna berupa warna keemasan yang indah. Wisatawan dari Amerika Serikat berdatangan ke tempat ini untuk mengabadikan pemandangan yang cuma berlangsung selama beberapa menit saja.
Moray, situs berharga yang ditinggalkan oleh bangsa Inca
Situs berharga yang ditinggalkan oleh bangsa Inca di Peru bukan hanya Machu Picchu. Bangsa Inca mewariskan sejumlah peninggalan arkeologi yang membuktikan kecanggihan teknologi mereka. Salah satunya ialah Moray.
Moray merupakan terasering artifisial yang terletak di antara Cuzco dan Maras. Bentuknya berupa terasering melingkar yang terpusat pada bagian tengah, yang mirip dengan amphitheater Yunani kuno.
Namun terasering yang satu ini tidak difungsikan sebagai panggung terbuka seperti amphitheater. Walaupun belum bisa dipastikan, para ahli arkeologi berpendapat bahwa Moray adalah bekas laboratorium pertanian yang diciptakan oleh bangsa Inca. Kemungkinan besar, bangsa Inca melakukan uji coba pertanian tanaman pangan di sana.
Terasering konsentris tersebut dilengkapi batu-batu pijakan yang memungkinkan orang untuk berjalan dari atas sampai ke dasar lingkaran. Setiap tingkat terasering mempunyai suhu yang berbeda. Perbedaan suhu tersebut menciptakan sub-iklim yang berlainan seperti dalam teknologi rumah kaca modern.
Selain itu juga, setiap teras dibuat dari jenis tanah yang berbeda. Kemungkinan besar tanah tersebut diambil dari lokasi yang berbeda-beda. Dengan begitu, pengaruh iklim dan jenis tanah yang berbeda pada tanaman bisa diteliti dengan mudah.
Terasering Moray juga dilengkapi dengan sistem pengairan cukup bagus. Drainase terstruktur yang tersusun dari bebatuan di dasar terasering menjadikan situs tersebut tidak pernah kebanjiran walaupun curah hujan tinggi.
Toilet yang mampu mengubah limbah dan tinja manusia jadi produk yang dapat dijual
Peneliti Amerika Serikat mengembangkan toilet yang mampu mengubah limbah dan tinja manusia jadi produk yang dapat dijual. Toilet tersebut dirancang oleh tim University of Colorado Boulder yang disebut Sol-Char Sanitation.
Toilet itu memanfaatkan energi dari matahari guna mengubah kotoran manusia jadi berguna dan bisa dijual. Hasil dari olahan tinja tersebut berbentuk padat dan bisa digunakan untuk bahan bakar ataupun pupuk.
Tim pengembangan toilet tersebut mendapat dana dari Bill and Melinda Gates Foundation's. Mereka menyebut bahwa proyek tersebut sebagai "Reinvent the Toilet Challenge"
"Kami mencoba untuk mengatasi masalah pengelolaan tinja," kata karl Linden, peneliti utama Sol-Char Sanitation.
Menurutnya, toilet tersebut bisa digunakan untuk mengolah limbah suatu wilayah. Setiap kotoran yang masuk akan diolah sehingga masyarakat bisa terhindar dari penyakit. "Ini langkah besar untuk perlindungan kesehatan masyarakat di banyak daerah."
Karl Linden yang juga seorang profesor tekhnik di University of Colorado juga mengatakan bahwa praktik sedot tinja atau pengosongan toilet sebenarnya tidak sehat. Sanitasi seperti itu tidak sehat bagi kesehatan manusia.
Bank Dunia mencatat, rata-rata biaya sanitasi suatu negara mencapai 1,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). India contohnya, negara ini menghabiskan USD 54 miliar setahun untuk mengolah tinja masyarakat. Kemudian Bank Dunia juga menemukan 2,4 miliar orang diseluruh dunia ini belum mempunyai akses sanitasi dasar.
Prototipe toilet yang dirancang Karl Linden dan tim menggunakan piring parabola untuk memanfaatkan sinar matahari. Kemudian cahaya tersebut dibentuk menjadi titik fokus kecil yang digambarkan sebagai Sol-Char.
Kabel serat optik kemudian mentransmisikan cahaya ke ruang reaksi, di mana materi tinja berubah jadi produk yang bisa digunakan. Urin setelah melalui proses juga bisa digunakan sebagai pupuk.
"Dari 4 atau 6 orang mungkin fesesnya tidak banyak yang keluar. Namun Anda kumpulkan dari waktu ke waktu Anda bisa menciptakan nilai," ucapnya.
Karl Linden juga mengatakan, untuk membuat proyek ini, pihaknya menghabiskan dana sekitar USD 12.000.
Sadis, seorang ibu tega bunuh anak kandungnya
Warga Desa Embacang Gadang, jumat 18 September 2015,kemarin di gegerkan oleh kelakuan sadis seorang Ibu Rumah Tangga yang tega membunuh anak kandungnya sendiri dengan cara merendam kepala anaknya ke dalam ember yang berisi air selama kurang lebih 15 menit.
Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ardi Kurniawan membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, kejadian itu diketahui setelah Polsek Tanah Sepenggal mendapat laporan dari warga sekitar pukul 08.15 wib.
"Kami langsung bergerak ke lokasi dan kemudian mengamankan seorang perempuan yang diduga sebagai tersangka kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan anak meninggal dunia dengan cara memasukkan kepala anak ke dalam ember," ucap AKP Ardi Kurniawan.
Dikatakannya, nama tersangka yaitu Leli (ibu kandung korban) 35 tahun, dan anaknya sebagai korban bernama Nando bin dedi 4 tahun.
"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan,jika berdasarkan pengakuan dari tersangka, dirinya merasa lemas dan sakit setiap melihat muka anaknya yang terdapat di dalam photo. Sehingga membenamkan kepala anaknya saat memandikan anaknya selama 15 menit. setelah itu tersangka menggendong anaknya," terang AKP Ardi Kurniawan.
Saat ini, Polres Bungo sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga (bapak korban) guna membuat laporan ke polisi.
"Kalau kejadiannya, sekitar pukul 07.00 wib dirumah korban di Dusun Embacang Gedan," terangnya.
Ketika ditanya, bagaimana pelapor mengetahui adanya pembunuhan tersebut, AKP Ardi Kurniawan mengkisahkan, kronologis kejadian. "Sekitar pukul 07.30 wib pelapor atas nama Agustuna (32) datang ke rumah korban , di dalam rumah dirinya melihat ibu leli (tersangka) sedang mengendong anaknya yang bernama Nando sedang dalam keadaan basah dan lemas kemudian pelapor keluar rumah dan berteriak minta tolong kepada warga, setelah warga datang dan mengecek anak korban sudah tidak bernyawa, dan kemudian melaporkan ke polsek Taseplin untuk melakukan tindakan lebih lanjut".
"Setelah mendapat laporan tersebut,Anggota Polsek Taspelin langsung mengamankan tersangka dan menggamankan barang bukti serta mengintrogasi saksi untuk menindak lanjuti perkara ini," pungkasnya.
Danilo Petrucci ingin The Doctor menjuarai MotoGP pada musim ini
Danilo Petrucci, Pebalap Octo Pramac Ducati mengakui ingin finis kedua di seri terakhir MotoGP 2015 yang digelar di Valencia, Spanyol pada November mendatang dengan pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi keluar sebagai pemenang.
Danilo Petrucci yang merupakan sahabat Rossi mengaku ingin The Doctor menjuarai MotoGP pada musim ini, mengalahkan Jorge Lorenzo. Bersama Marc Marquez, Danilo Petrucci yang tampil gemilang di Inggris dan Misano juga dinilai mempunyai ritme yang cukup kompetitif untuk mengacaukan persaingan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
"Baru-baru ini saya berpikir bahwa saya dan Marc bisa menjadi pengacau dalam pertarungan Vale dan Jorge. Jujur saja, sejatinya saya tidak mau terlibat dalam kompetisi mereka, karena pasti situasinya akan aneh. Tapi saya ingin finis kedua di Valencia, di belakang Vale yang meraih kemenangan," ungkap Petrucci.
Walaupun Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo cukup sengit, Danilo Petrucci yakin Marc Marquez masih mempunyai peluang juara. "Menurut saya, Vale dan Jorge masing-masing mempunyai peluang 45 persen, dan Marc 10 persen. Keunggulan 23 poin milik Vale memang cukup jauh, namun balapan di Misano dan Silverstone mengajarkan kita bahwa apapun bisa terjadi," pungkasnya.
Pelaku pembakaran hutan.di Sumatera diusulkan dipidana kurungan seumur hidup
Pemerintah sudah menetapkan 10 nama perusahaan sebagai tersangka pembakaran hutan di daerah di Sumatera. Anggota DPD asal Sumatera Selatan Abdul Aziz mendesak supaya pihak berwajib menghukum pidana kurungan selama seumur hidup jika perusahaan sudah terbukti bersalah melakukan pembakaran hutan.
"Saya usul dipidana seumur hidup. Karena ini lebih jahat dari korupsi. Karena menyangkut nyawa manusia," ucap Abdul Aziz dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu 19 September 2015.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Walhi Abetnego Tarigan tidak menyetujui usulan pidana seumur hidup itu. Dia lebih menyetujui supaya perusahaan-perusahaan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pembakar hutan lebih baik di blacklist untuk melakukan segala kegiatan di tanah air.
"Efek jera kan tidak perlu pidana seumur hidup ya. Saya lebih setuju diblacklist. Karena mereka ini menyebabkan perekonomian terguncang. Apalagi yang merasakan akibat kebakaran ini bukan cuma masyarakat kita, tapi juga masyarakat luar. Perusahan-perusahaan ini memang sudah tidak bisa dipercaya lagi," jelasnya.
Lebih jauh lagi, Abetnego mendesak pihak berwajib mengungkap siapa yang berada dibalik perusahaan-perusahaan pembakar hutan itu. Karena, dia meyakini perusahaan-perusahaan hanyalah sebuah pion yang dikendalikan oleh kekuatan yang lebih besar.
"Identifikasi siapa yang berada dibalik perusahaan ini," jelasnya.
Kreatif, lukisan dibuat dari kantong plastik bekas
Sebuah karya seni bisa dibuat dari bahan apa saja. Contohnya saja, kantong plastik bekas bisa di ubah menjadi lukisan yang indah ditangan Mbongeni Buthelezi. Seniman yang berasal dari Afrika Selatan ini sudah bosan melukis menggunakan cat, sehingga lebih memilih menggunakan bahan lain. Salah satunya ialah dengan menggunakan kantong plastik bekas untuk membuat sebuah lukisan.
Pertama-tama, Mbongeni akan mencairkan kantong plastik bekas yang sudah dikumpulkannya. Plastik cair tersebut kemudian digunakan untuk menghasilkan karya seni yang indah. Mbongeni Buthelezi, 49 tahun, sudah melakukan banyak eksperimen dengan bahan-bahan yang tidak biasa untuk membuat karyanya selama 23 tahun terakhir ini, sejak lulus dari sekolah seni.
Maka kali ini Mbongeni memutuskan untuk menggunakan kantong plastik bekas untuk membuat sebuah lukisan. "Saya mengumpulkan sampah dan menciptakan sesuatu yang indah dari itu," ungkapnya.
Ide kreatif membuat lukisan menggunakan sampah plastik timbul setelah Mbongeni menghadiri sebuah lokakarya. Saat itu, Mbongeni melihat seorang seniman dari Swiss menggunakan plastik sebagai kanvas. Terinspirasi oleh gagasan unik tersebut, Mbongeni mulai berpikir untuk mengganti cat dengan plastik.
Karaya terobosan Mbongeni banyak menerima pujian dari para kritikus dan pecinta seni. Lukisannya juga sudah dipamerkan di Afrika Selatan, Jerman, Amerika Serikat, dan juga Belanda.
Anak SD delapan tahun tewas setelah dipukul oleh teman sekolahnya
Ilustrasi
Bocah berinisial NA 8 tahun tewas setelah dipukul oleh teman sekolahnya yang berinisial R 8 tahun, kemarin. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi ketika keduanya tengah melaksanakan lomba menggambar yang sedang diselenggarakan oleh sekolahnya yaitu SDN 1 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Pukul 09.00 Wib ada lomba menggambar kemudian terjadi perkelahian antara dua anak itu. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat dan dirujuk ke RS Fatmawati. Kemudian sorenya dinyatakan meninggal dunia," ucap Wahyu ketika konferensi pers di Polres Jakarta Selatan, Sabtu 19 September 2015.
Imbuh Wahyu Hadiningrat, perkelahian tersebut diawali karena keduanya saling mengejek satu sama lain. Namun, dia mengaku belum mengetahui siapa yang memulai sehingga menyulut amarah R.
"Menurut keterangan dikarenakan saling ejek. Kami belum tahu siapa yang mulai karena sampai sekarang ini masih dalam proses pemeriksaan," ucapnya.
Dari hasil visum sementara, tambah Wahyu Hadiningrat, pihaknya menyimpulkan bahwa meninggalnya korban dikarenakan mendapat pukulan yang keras pada bagian belakang kepala sehingga menyebabkan memar.
Guna mendalami kasus itu, Polres Jakarta Selatan sendiri sudah memeriksa 7 orang saksi. "Sampai saat ini 7 orang saksi itu masih guru-guru di sekolah," ungkapnya.
SURAT RIAU dan JAMBI UNTUK INDONESIA
Dear Yth. Presiden RI bapak Joko Widodo.
Titik api di sekitar kami bukanlah simbol kemarahan Allah, tapi simbol keserakahan dan bukti ketidakpedulian negara terhadap daerah.
Bapak mau kesini sekarang ? bandara ditutup pak, lagipun tak ada anak sekolah yang menyambut bapak, sekolah di liburkan.
Mau menempuh jalan darat? bahaya pak, asap tebal tidak bagus untuk kesehatan bapak dan ibu Iriana. Biarkan saja seperti ini agar Riau menjadi lahan sawit dan bisa ditanam tanaman industri, kami ikhlas mati pelan-pelan karena ISPU, karena ketidakberdayaan kami di sini. Kami pasrah, mungkin ini kehendak Allah.
Bagi saudara/i kami di daerah lain, kami sangat berterima kasih atas doa yang selalu kalian panjatkan, mohon maaf karena kiriman asap Riau dan Jambi kalian jadi terganggu. udara di Jambi juga berstatus bahaya.Berita dari berbagai media katanya Pekanbaru sudah tidak layak huni lagi karena 5% udara yang bersih yang bisa di hirup.
Innalillah ~..Pray for Riau dan Jambi..
Pemerintah pusat sudah tidak peduli pada kami.Hari ini puncaknya 6 juta rakyat Riau terkena kanker paru-paru, terutama anak-anak. Sepertinya lebih peduli pada kekisruhan internal ditubuh istana dari pada nasib 6 juta rakyat Riau.
Padahal Riau salah satu penyumbang devisa terbesar negara. Tolong sebarkan karena media TV dan Koran tidak banyak memberitakan, terlalu sibuk dengan pemberitaan kepentingan pribadi dan kelompok semata didalam istana.
Belum lagi usai bencana asap kami sudah dihadapkan lagi pada menurunnya hasil pertanian karet dan sawit yang ditambah harga penjualan nya yang menurun derastis sampai titik terparah. Semoga pemerintahan pusat dan daerah bisa melihat sedikit bencana yang kami hadapi dan memberikan solusi jalan keluarnya. Hanya doa yg bisa kami harapkan, sebelum rakyat Riau mati pelan-pelan & lari disini.
SEKALI LAGI PRAY FOR RIAU!!
Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan seorang artis dan model berinisial AS terkait kasus prostitusi online
Pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, berencana bakal melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait mengenai kasus prostitusi artis yang tertangkap beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Pada saat ini, pihak kepolisian di Kota Pahlawan sudah mengamankan seorang artis dan model berinisial AS beserta empat Sales Promotion Girl (SPG) terkait kasus prostitusi online yang dikendalikan oleh dua mucikari yang berinisial YY dan BS (DPO).
"Kita masih melakukan pendalaman. Tidak menutup kemungkinan kita akan koordinasi dengan pihak kepolisian di Jakarta, apakah kasus ini berkaitan dengan kasus prostitusi artis yang ada di Jakarta," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete, Kamis 3 September 2015.
AKBP Takdir mengungkap, mucikari YY dan BS mempunyai jaringan yang sama. Sehingga memungkinkan ada kaitannya dengan kasus prostitusi artis yang ada di Jakarta. "Keduanya diduga memiliki jaringan yang sama. Kemungkinan juga berkaitan dengan kasus di Jakarta, nanti kita akan koordinasi dengan Polda Metro. Saat ini, kita masih dalami," ungkapnya.
AKBP Takdir mengatakan modus yang dijalankan tersangka YY dan BS, memasarkan artis dan SPG-SPG yang ada di Surabaya ke laki-laki hidung belang melalui BlackBerry Messenger (BBM) dan Facebook (FB). "Tersangka membuat sebuah grub BBM dan FB, yang kemudian menginvite teman-teman mereka, kemudian menyebar foto-foto perempuan dan artis yang bisa dibooking," ucapnya.
Guna menghindari polisi, kata AKBP Takdir, dua mucikari yang sudah ditetapkan sebagai buron ini, selalu berpindah-pindah lokasi. "Dia kadang ada di Bali, Semarang dan beberapa daerah lain. Ini yang membuat kita sedikit kesulitan melakukan pengejaran, apalagi modusnya via online, yang setiap saat bisa diganti kapan saja," Ucap AKBP Takdir.
Dikabarkan sebelumnya, Sud Unit VC Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan di salah satu hotel di Surabaya dan berhasil mengamankan empat SPG setelah melayani tamu hidung belang. Empat SPG yang bekerja di Surabaya ini, dijual oleh tersangka YY via online dengan bandrol antara Rp 3 sampai 5 juta rupiah.
Setelah mengamankan empat SPG tersebut, polisi kembali menerima informasi adanya tindak pidana mucikari di salah satu hotel di kawasan Surabaya Selatan. Selanjutnya dilakukan penggerebekan dan didapati artis AS dalam kondisi mabuk dalam kamar hotel. Diduga, dia juga baru melayani tamu. AS dijual ke laki-laki hidung belang oleh tersangka BS, yang juga sudah dinyatakan sebagai DPO.
"Saat kita amankan, dia dalam kondisi mabuk berat. Saat dilakukan tes urine dia positif pengguna. Dari catatan polisi, dia ini juga pernah tersangkut kasus narkoba. Oleh BS, AS dibanderol Rp 8 sampai 10 juta rupiah," ucapnya.
Selain mengamankan para korban trafficking, yang salah satunya adalah artis AS, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 13.200.000, tiga kunci kamar hotel, 28 kondom, lima unit handphone, dan tiga lembar bill hotel.
Sekawanan peracun sapi di Kediri babak belur dihajar massa
Sekawanan peracun sapi peliharaan warga Bondo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri-Jawa Timur, Kamis 3 September sekitar pukul 04.00 WIB berhasil ditangkap oleh warga. Tiga orang pemuda dan satu orang perempuan sebagai pembeli sapi saat ini dibawa ke Mapolres Kediri.
Tiga orang pemuda yang diamankan babak belur dihajar oleh ratusan warga, setelah mengaku bahwa mereka menjadi pelaku peracun sapi-sapi milik warga setahun terakhir ini. Belum diketahui identitas pelaku secara lengkap, karena para pelaku langsung diamankan di Mapolres Kediri.
Berdasarkan keterangan, Agus, salah seorang warga, penangkapan pelaku diawali dari kecurigaan warga ketika melakukan patroli.
"Pada saat kejadian kebetulan ada warga yang sedang patroli naik sepeda pancal dan berpapasan dengan dua orang yang selama ini dicurigai sebagai peracun sapi. Karena selama ini sudah ada 20 sapi warga yang diracun. Keduanya diikuti dan ternyata mereka berhenti di dekat kantor kecamatan," ucap Agus, di Kediri, Kamis 3 September 2015.
Agus menambahkan, ketika didekati kedua pelaku itu justru menaiki sepeda motor ke arah timur dan kemudian dikejar dan dihentikan.
"Warga yang saat itu sedang jaga di pos kamling langsung menghentikan kedua orang yang kita curiga setelah kita beri kode. Dan kemudian langsung dihentikan, bahkan mereka sempat menolak ketika kita periksa KTP nya dan mereka minta izin buang air kecil, dan saat itu pula warga melihat pelaku membuang botol yang diduga berisi racun dan itu membuat warga semakin marah," pungkas Agus.
Karena banyaknya massa yang mengerubungi mereka, akhirnya mereka mengakui sebagai peracun sapi-sapi milik warga. Beserta bukti satu botol racun berisi putas. Atas desakan warga kedua pelaku berhasil memanggil teman lainnya yaitu satu laki-laki dan perempuan yang diketahui sebagai suami istri.
Ketika datang, laki-laki yang bersama perempuan itu langsung dihajar oleh warga. "Si perempuan ini ialah majikannya, karena saat datang membawa uang puluhan juta," ungkapnya.
Amarah massa kepada para pelaku membuat polisi turun tangan terutama ketika warga akan menghajar perempuan yang juga bos sapi ini. Polisi langsung membawa para pelaku ke Mapolres Kediri.
Sementara itu Kapolsek Wates AKP Agus Prihandoko membenarkan bahwa adanya kejadian tersebut, tapi ketika dikonfirmasi Agus Prihandoko belum bisa memberikan keterangan identitas para pelaku karena langsung diamankan ke Mapolres Kediri. Agus Prihandoko cuma menyebutkan bahwa keempat pelaku ialah warga Jajar Wates dan Papar.
"Diantaranya kedua pelaku ini ialah suami istri," terang Agus Prihandoko.
Asal-usul orang tua beri nama unik Andi Go To School
Selain terdapat harapan dan doa dari kedua orangtuanya, ternyata ayah dari Andi Go To School terinspirasi memberikan nama anak-anaknya dengan kalimat bahasa Inggris. Warga Dusun Kedung Rengit RT 01 RW 04, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tersebut ternyata sering bergaul dengan turis ketika bekerja di Kawasan Taman Wisata Candi Borobudur.
"Ayah saya Bulkin, dulu adalah pegawai di bagian Kepurbakalaan Candi Borobudur Magelang. Ayah saya dulu sempat ikut proses pemugaran candi Borobudur Magelang yang kedua kalinya," ucap Andi Go To School.
Andi Go To School menjelaskan karena sering bergaul dengan turis dan wisatawan mancanegara, sehingga dia serta kedua saudaranya diberikan nama dengan bahasa Inggris. Karena, bahasa itulah yang digunakan sehari-hari oleh ayahnya selama bekerja dan bertemu dengan beberapa turis asing di candi Borobudur.
"Mungkin karena sering bergaul dengan bule dan turis di Borobudur sehingga ayah saya memberikan nama kepada saya dan kakak serta adik saya dengan nama dalam bahasa inggris. Tidak heran karena ayah saya fasih berbahasa inggris diberilah nama anaknya dengan menggunakan bahasa Inggris," ucap Andi Go To School yang saat ini tinggal di Asrama Polisi Ganten, Jurang Ombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah.
Ketika masih SMP, Goto mengaku sempat merasa malu karena sering menjadi bahan olok-olokan dan ejekan dari teman sekolahnya. Akan tetapi, seiring dengan perjalanan waktu setelah masuk di bangku SMA dia merasa bangga. Karena, dia mulai mengetahui alasan kedua orangtuanya supaya rajin bersekolah dan tidak mengikuti jejak kakaknya Happy New Years.
Saat ini, akhirnya Goto sudah menjadi anggota polisi di Polres Magelang Kota sebagai staf Sumber Daya Manusia (Sumda) di Subag Pers. Bagi Goto, tidak ada yang aneh dengan pemberian namanya tersebut, sama halnya dengan Selamet, Bejo maupun Untung yang sering dipakai banyak orang. Yang menjadi bedanya, orangtua Goto memberikan nama dalam bahasa Inggris.
"Nama saya, kakak dan adik saya sebetulnya sama seperti nama Selamet, Bejo dan Untung cuma dalam bahasa yang berbeda sehingga terdengar aneh dan unik. Mau tidak mau nama itu doa dan harapan orangtua saya. Saya sangat berterima kasih kepada orangtua saya," tandasnya.
Nama unik, bapaknya Andi Go To School dan anaknya Genio Silvero Go To Paradise
Maraknya nama-nama unik di tanah air, kali ini seorang polisi di Magelang juga mempunyai nama unik, Andi Go To School. Andi Go To School juga memberi nama unik untuk anak-anaknya. Andi Go To School memberikan nama putranya Genio Silvero Go To Paradise.
"Saat itu saya berdinas di Polres Wonosobo dan berhasil bisnis ternak lele selama dua tahun. Saya berhasil membeli sebuah mobil Genio warna Silver dan saya beri nama anak saya Genio Silvero Go To Paradise," kata Andi Go To School.
Andi Go To School akrab disapa Goto mengaku, nama itu diberikan karena keberhasilannya mengembangkan bisnis ikan lele sebelum Gunung Merapi mengalami erupsi. Terdapat harapan tinggi terhadap anak yang saat ini sudah berusia 4,5 tahun tersebut.
"Harapan saya, anak saya merupakan jalan saya untuk menuju ke surga. Anak kendaraan saya untuk ke surga. Harapan saya bawa saya ke surga entah lewat doanya atau lewat perilakunya yang baik," ungkap suami dari Maesaroh (25) yang sekarang ini sedang hamil 5,5 bulan.
Andi Goto School ternyata nama yang diberikan oleh kedua orangtuanya Bulkin dan almarhum Nakimah yang tinggal di Dusun Kedung Rengit RT 01 RW 04, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Harapannya supaya Goto jadi anak yang rajin sekolah dan bukan tukang bolos sekolah seperti yang dilakukan kakaknya Happy New Years.
"Harapan, keinginan dan doa orang tua saya waktu itu saya tidak seperti kakak saya yang bila diantarkan ke sekolah sudah disangoni atau diberi uang saku tidak masuk ke sekolah," ucap Andi Go To School.
Yang lebih menariknya lagi, kakak Andy Go To School bernama Happy New Years, dan adiknya bernama Rudy Good Boy.
Effendi Simbolon : Lebih baik Jokowi turun tahta karena tidak bisa menyelesaikan masalah ekonomi
Pemerintahan Jokowi-JK sedang diuji. Soalnya, kondisi ekonomi sekarang ini mengalami perlambatan dan nilai tukar rupiah ambruk terhadap dolar (USD).
Di tengah-tengah persoalan tersebut, Presiden Jokowi juga menghapus syarat tenaga kerja asing bisa berbahasa Indonesia. Hal tersebut tentu saja menuai banyak reaksi dari berbagai kalangan.
Kader PDIP partai pengusung dan pendukung Jokowi-JK, Effendi Simbolon justru melancarkan kritik keras terhadap Jokowi. Tidak tanggung-tanggung lagi, anggota Komisi I DPR itu bahkan meminta Jokowi mundur dari jabatan Presiden sebab tidak bisa mengatasi masalah ekonomi dan menghapuskan syarat bisa bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing.
"Lebih baik Jokowi turun tahta karena tidak bisa menyelesaikan masalah ekonomi. Presiden seharusnya mampu menyelesaikannya bukan menterinya," ucap Effendi Simbolon di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan.
Effendi Simbolon juga menegaskan, bahwa penghapusan syarat bisa bahasa Indonesia itu akan membuat tenaga kerja asing, salah satunya dari China, akan membanjiri tanah air. Hal tersebut justru akan merugikan warga Indonesia.
"Adanya pekerja China di Indonesia justru menghina para pekerja tanah air. Apa yang mau diselesaikan yang ada cuma bikin amburadul," ucapnya.
Era Presiden Jokowi, pengangguran justru naik dari 5,7 persen menjadi hampir 6 persen
Pemerintahan Jokowi dan JK belum genap setahun menjalankan roda pemerintahan, sudah harus dihadapkan pada gelombang ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal oleh pengusaha. Hal ini sebagai dampak karena terus melambatnya gerak roda perekonomian nasional dan semakin ambruknya nilai tukar Rupiah.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini kemudian membandingkan kondisi sekarang ini dengan era pemerintahan SBY-Boediono yang sama-sama mengalami perlambatan ekonomi. Perbedaannya yakni terlihat dari pengangguran.
"Ketika zamannya SBY, meskipun pertumbuhan di bawah 5 persen tapi pengangguran tidak meningkat. Tapi sekarang mengalami peningkatan di pemerintahan Jokowi," ucapnya di Kantor Indef, Jakarta, Rabu 2 September 2015.
Didik J. Rachbini menjelaskan, dalam kurun waktu lima tahun pemerintahan SBY, tingkat pengangguran justru mengalami penurunan dari 7,4 persen menjadi 5,7 persen. Akan tetapi, era Presiden Jokowi, pengangguran justru naik dari 5,7 persen menjadi hampir 6 persen.
"Ini berarti per kuartal ada 300.000 orang yang menganggur. Ini baru pengangguran yang terbuka, belum yang tertutup. Jadi pertahanan pertama dari ekonomi kita sudah jebol, yaitu pengangguran," terangnya.
Direktur Eksekutif Institute for Development for Economic and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menambahkan bahwa pemerintah harus memiliki data yang pasti soal PHK. Ini penting sebagai dasar memitigasi gelombang PHK yang lebih besar.
"Kalau Menaker bilang bahwa ada 60.000 orang, serikat buruh bilang 100.000. Ini perlu diklarifikasi, karena terkait emergency rescue yang harus dilakukan pemerintah," katanya.
Angka 60.000 orang baru sebatas yang dilaporkan perusahaan. Angka tersebut bisa lebih besar apabila dihitung dari sektor usaha non-formal yang tidak dilaporkan ke pemerintah.
"Kalau yang lapor saja 60.000 bagaimana perusahaan yang tidak melapor. Yang lapor itu adalah industri yang formal, yang dokumen-dokumen hukumnya lengkap. Mereka tidak bisa melakukan penghindaran. Kalau misalnya dalam satu perusahaan yang di PHK 1-5 orang, dikali sekian ribu sudah berapa ribu yang di PHK," pungkasnya.
Valentino Rossi mengaku sudah melakukan kesalahan besar dengan hijrah ke Ducati
Walaupun perlawanan sangat ketat dalam memperebutkan gelar juara dunia pada musim ini, pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi yakin bahwa hubungannya dengan Jorge Lorenzo tidak kembali memburuk seperti sebelum-sebelumnya, yaitu ketika keduanya sering bersitegang saat di Fiat Yamaha pada musim 2008-2009.
Di dalam wawancaranya bersama mantan pebalap, Colin Edwards melalui BTSport, Valentino Rossi mengaku sudah melakukan kesalahan besar dengan hijrah ke Ducati cuma karena marah pada Yamaha, yang merekrut Jorge Lorenzo pada tahun 2008. Rossi saat ini mengaku sudah belajar dari kesalahan dan sudah belajar bersikap lebih dewasa.
"Karena sudah belajar dari kesalahan, saya memutuskan kembali ke Yamaha pada tahun 2013. Saya seperti anjing, karena harus mencoba menghormati semua orang, termasuk Jorge yang saat itu merupakan pebalap nomor satu mereka. Jorge juga sudah lebih dewasa dan lebih baik, lebih ramah dan lebih terbuka. Hubungan kami baik-baik saja," ungkap Valentino Rossi.
Saat ini The Doctor berada di puncak klasemen pebalap dengan 236 poin, unggul 12 poin dari Jorge Lorenzo di peringkat kedua. Dengan tersisa enam seri, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo diprediksi akan semakin ketat sampai akhir musim. Meskipun begitu Valentino Rossi ingin persaingan ini berjalan dengan sehat dan fair.
"Anda tahu apa yang saya pelajari dalam berkarir dan bertambah tua? Saya mencoba membedakan pebalap dengan manusia biasa. Ini dua hal berbeda. Di dalam lintasan, terkadang kami sangat liar, tapi di luar lintasan lebih baik santai-santai saja. Saya dan Jorge sama-sama sudah dewasa. Kami mempunyai hubungan panjang, seperti pasangan tua! Sejak 2008," pungkasnya.
Valentino Rossi : Kemenangan ini tidak penting secara psikis, sebab Jorge tetap kuat
Valentino Rossi, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP mengaku bahwa kemenangannya di Sirkuit Silverstone, Inggris pada akhir pekan yang lalu tidak terlalu mengurangi beban psikisnya dalam perebutan gelar juara dunia 2015 melawan sang tandem, Jorge Lorenzo.
Karena kemenangannya ini, Valentino Rossi kembali mengambil alih puncak klasemen sementara pebalap dengan 236 poin, unggul 12 poin dari Jorge Lorenzo. Valentino Rossi yakin kemenangannya ini justru akan semakin membuat semangat Jorge Lorenzo untuk mengalahkannya, terutama di Misano, San Marino dua pekan mendatang.
"Kemenangan ini tidak penting secara psikis, sebab Jorge tetap kuat. Tentu keunggulan 12 poin sangat berharga, tapi tidak secara psikis. Tetap berada di puncak sangatlah penting, kembali membuka jarak jelas fantastis, apalagi di Silverstone lah Jorge berpeluang mengalahkan saya. Tapi persaingan masih sangat terbuka," ungkapnya.
Walaupun begitu, Valentino Rossi tetap senang dirinya semakin unggul jauh dari Marc Marquez yang gagal finis, yaitu dengan keunggulan 77 poin. "Sangat penting finis di depan Marc, karena dia gagal finis dan tidak meraih poin. Dia belum benar-benar keluar dari peta perebutan gelar juara dunia, tapi saat ini sudah sangat jauh," pungkasnya.
Jorge Lorenzo bermasalah dengan helmnya
Jorge Lorenzo, Pebalap Movistar Yamaha MotoGP berniat akan mengganti pemasok helm dalam waktu dekat pasca mendapati helm HJC miliknya berembun pada lap-lap terakhir MotoGP Inggris yang digelar dalam kondisi hujan deras di Sirkuit Silverstone pada akhir pekan yang lalu.
Jorge Lorenzo memulai balapan dari posisi kedua, dan menjalani start dengan baik dan sempat memimpin balapan. Namun sayang, posisinya semakin turun seiring berjalannya balap. Menjelang akhir balapan, Jorge Lorenzo berada di posisi keempat dan nyaris menyalip pebalap Ducati, Andrea Dovizioso sebelum helmnya berembun dan menghalangi pandangannya.
"Saya tidak mempunyai ritme untuk menang, sementara Valentino Rossi dan Danilo Petrucci punya. Namun saya yakin bisa menembus posisi ketiga. Saya menghadapi masalah di lap-lap terakhir ketika membuntuti Dovi. Hujan semakin deras, temperatur makin turun dan visor helm saya berembun," ucap Jorge Lorenzo.
Hal ini adalah kedua kalinya Jorge Lorenzo menghadapi masalah pada helmnya. Yang pertama terjadi di MotoGP Qatar pada awal tahun ini, di mana busa di dalam helmnya terlepas dan menghalangi pandangan. Seperti di Silverstone, dia juga harus puas finis di posisi keempat.
"Ini kedua kalinya helm saya bermasalah, jadi pasti ada yang salah. Apakah saya akan berganti pemasok helm, karena saya masih mempunyai kontrak. Kami akan bicara beberapa hari ke depan. Saya memang tidak memakai visor anti-embun, tapi saya sudah menggunakan semprotan yang harusnya bisa mengatasi masalah ini," pungkasnya.
Lucio Cecchinello, Pimpinan LCR Honda kecewa dengan Jack Miller
Lucio Cecchinello, Pimpinan LCR Honda menyatakan bahwa dirinya merasa kecewa berat atas hasil balap kedua pebalapnya, Cal Crutchlow dan Jack Miller yang sama-sama gagal finis di MotoGP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone pada akhir pekan yang lalu.
Jack Miller yang menunggangi motor Open RC213V-RS, dengan mengejutkan meraih posisi kelima pada lap ketiga dan menjalani aksi salip dengan Cal Crutchlow di atas motor pabrikan RC213V. Namun sayang, Jack Miller terjatuh dan menyeret Cal Crutchlow ke area gravel.
"Saya sangat kecewa. Jack harus introspeksi diri dan menjadikan insiden ini sebagai pengalaman. Saya sudah memperingatkannya tiga kali. Tiga kali! Saya, kepala mekaniknya, ayahnya dan Alberto Puig sudah berkata padanya, "Balapan akan berjalan lama, jangan lakukan hal-hal gila, dan kau mempunyai waktu," ungkap Lucio Cecchinello.
Lucio Cecchinello bahkan sudah berfirasat buruk ketika melihat gaya agresif Jack Miller ketika mencoba menyalip Cal Crutchlow. "Dia berada di posisi keempat saat terjatuh! Saya sangat gugup ketika dia berada di belakang Cal, karena saya tahu sesuatu akan terjadi, dan memang terjadi! Dia harus tahu, jika kami menasihatinya, itu juga untuk dirinya. Olahraga ini berbahaya, dan dia harus paham batasannya," imbuh Lucio Cecchinello.
Lucio Cecchinello memuji sikap santai Cal Crutchlow yang segera memaafkan Jack Miller. "Menakjubkan. Ini bukti Cal sangat dewasa. Itulah yang kami butuhkan. Kami tim independen yang kecil dan kami harus menghindari cekcok dan aura negatif. Saya senang atas sikapnya menyikapi insiden ini. Tentu ketika kembali ke pit dia sangat marah dan berteriak. Namun ini wajar," pungkasnya.
Marquez : Saya tidak memihak salah satu dari mereka. Lebih baik saya saja yang meraih gelar dunia!
Marc Marquez, Pebalap Repsol Honda berharap bukan salah satu dari dua pebalap Movistar Yamaha MotoGP yang memenangi Seri Misano, San Marino dua pekan mendatang.
Setelah gagal finis di Silverstone, Inggris pada akhir pekan yang lalu, Marc Marquez semakin tertinggal jauh poinnya dari Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo meskipun masih berada di peringkat ketiga pada klasemen pebalap sementara. Saat ini dia tertinggal 77 poin dari Valentino Rossi, dan 65 poin dari Lorenzo di peringkat kedua.
Marc Marquez juga berharap bisa mengalahkan keduanya di Misano nanti. "Misano akan menjadi balapan paling krusial musim ini. Vale akan berusaha menang karena itu seri kandangnya, namun Jorge pasti akan berusaha mengejar ketertinggalannya. "Semoga orang lain saja yang menang!" ucapnya.
Peluang Marc Marquez mempertahankan gelar juara dunia semakin tipis, tapi dia tidak mau membantu siapapun di antara Rossi atau Lorenzo. "Jorge selalu lebih cepat, tapi Vale mempunyai segudang pengalaman dan mampu mengambil untung di setiap situasi. Saya tidak memihak salah satu dari mereka. Lebih baik saya saja yang meraih gelar dunia!" pungkasnya sambil tertawa.
Jika itu bukan Jack, saya sudah mengajaknya berkelahi di gravel! kata Cal Crutchlow
Cal Crutchlow, Pebalap LCR Honda angkat bicara mengenai insiden kecelakaan yang melibatkan dirinya dan Jack Miller dalam MotoGP Inggris pada akhir pekan yang lalu. Dengan mengejutkan, Cal Crutchlow menyikapi insiden itu dengan santai dan candaan, serta dengan mudah memaafkan Jack Miller.
Dengan mengendarai motor Open RC213V-RS, secara mengejutkan Jack Miller meraih posisi kelima pada lap ketiga dan menjalani aksi salip dengan Cal Crutchlow di atas motor pabrikan RC213V. Namun sayang, Jack Miller terjatuh di Tikungan Stowe dan menyeret Cal Crutchlow ke area gravel Tikungan Vale. Cal Crutchlow diprediksi akan marah besar kepada Jack Miller, tapi ternyata tidak, dan justru memaklumi tindakan Jack Miller.
"Saya tidak marah pada Jack. Ini insiden balap. Ketika saya tertabrak, saya sangat berharap itu bukan Jack. Saya tidak mau dia yang menabrak saya. Jika itu bukan Jack, saya sudah mengajaknya berkelahi di gravel! Jack anak baik, dia tidak bermaksud untuk melakukannya. Jadi saya mencoba bersandar padanya untuk memastikan dia juga ikut jatuh," canda Cal Crutchlow.
Cal Crutchlow juga bercanda bahwa dia tidak mau membayar taruhan yang dimenangkan oleh Jack Miller. "Kami bertaruh soal hasil balap Moto2. Jack menang karena dia bertaruh untuk Johann Zarco, sedangkan saya untuk Alex Rins. Taruhan kami bernilai 100 euro. Saya mengirim pesan padanya setelah balap, "Sialan kau! Aku tidak akan membayarmu!" Dia berkata ia tidak berani menagihnya!" pungkas Cal Crutchlow sambil tertawa.
Pol Espargaro bela diri dari kritikan pedas Jorge Lorenzo mengenai manuvernya
Pol Espargaro, Pebalap Monster Yamaha Tech 3 akhirnya angkat bicara mengenai tuduhan pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo yang menganggapnya tidak memberikan bantuan demi untuk memperebutkan gelar juara dunia pada musim ini melawan The Doctor.
Pol Espargaro dan Jorge Lorenzo sempat bersenggolan pada lap-lap awal MotoGP Inggris di Silverstone pada akhir pekan yang lalu, dan Jorge Lorenzo menganggap bahwa manuver Pol Espargaro terlalu agresif. Jorge Lorenzo bahkan menemui Pengawas Balap untuk melihat tayangan ulang insiden tersebut.
"Jorge memang pebalap tim pabrikan dan sedang berjuang meraih gelar, tentu dia ingin berhati-hati. Saya sendiri menemukan celah untuk menyalipnya. Entah apa dia melihat saya, tapi ruang itu terbuka. Tapi akhirnya saya tahu manuver itu berisiko, jadi saya memutuskan untuk mengorbankan diri dan melebar," ungkap Pol Espargaro.
Pol Espargaro juga yakin bahwa dirinya tidak membahayakan Jorge Lorenzo. "Jika itu pebalap lain, saya mungkin akan lebih agresif ketika menyalip. Tapi saya mengerem, dan menegakkan motor. Kenyataannya saya menyentuh ban belakangnya. Dia kehilangan sekian detik, tapi saya kehilangan beberapa posisi," pungkas Pol Espargaro.










































