Wasit perempuan pingsan terkena tendangan bebas



Wasit perempuan, Salome Di Lorio pingsan pada saat memimpin pertandingan Liga Argentina karena terkena benturan bola tendangan bebas.

Kejadian ini terjadi pada saat pertandingan Liga Argentina antara Liniers dan Centro Espanol.

Pada saat itu, Di Lorio memberi tendangan bebas untuk salah satu klub. Pada saat ia meniup peluit, bola dengan keras menghantam wajahnya dan membuatnya jatuh pingsan.

Para pemain kedua klub dan juga tim kesehatan berlarian untuk segera memberikan pertolongan. Di Lorio kemudian sadar dan bangkit, tapi kondisinya tidak memungkinkan untuk dapat melanjutkan tugasnya memimpin pertandingan .

Di Lorio kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk melihat kondisinya. Untungnya, benturan keras tersebut tidak menyebabkan gegar otak.

Di Lorio, 34 merupakan wasit dengan lisensi internasional, di samping profesinya sebagai seorang pengacara. Ia pernah memimpin pertandingan final Piala Libertadores pada 2009 dan juga sepakbola wanita di Olimpiade London 2012.

Perempuan ini memilih untuk menari saat akan operasi payudara


Sebuah video dari ruang operasi menjadi perhatian di YouTube. Seorang wanita yang mengenakan pakaian pasien yang akan dioperasi tampak sedang  memimpin tarian dengan iringan lagu Beyonce, "Get Me Bodied".

Deborah Cohan, adalah pasien yang akan menjalani operasi pengangkatan kedua payudara,
saat video itu dibuat, Selasa (5/11/2013). Cohan, yang merupakan seorang ginekolog, meminta seluruh tim medis yang akan mengoperasinya ikut menari bersamanya.

Setidaknya 1,4 juta orang sudah menonton video yang berdurasi 6 menit 18 detik tersebut.Rentetan video baru bermunculan yang menyambut ajakan Cohan untuk membuat beragam video dan film yang akan membantunya di masa pemulihan.

"Tidak ada yang membuat saya bersukacita melebihi menari, bergerak," ungkap Cohan dalam salah satu tulisan di blog pribadinya sebelum menjalani operasi di University of California di San Francisco (UCSF) Medical Center. Blog "Deborah Healing Journey" diunggah oleh organisasi nirlaba Caring Bridge.

Deborah mengajak orang-orang untuk membuat film atau video yang menayangkan orang-orang menari dengan iringan lagu Beyonce tersebut, di mana pun mereka berada. "Are you with me?" tulis dokter kandungan lulusan Harvard dan bekerja di UCSF ini.

Ibu dua anak tersebut terlihat penuh semangat bergoyang di ruang operasi. Video
tersebut pun mengundang banjir dukungan, termasuk dari kantor staf Beyonce. "Inspiring," tulis salah satu pengunjung blog-nya. "Kau perempuan pemberani."

Cohan sudah masuk dalam tahap pemulihan setelah menjalani operasi. "Saya lebih gugup menghadapi kerumunan orang daripada menjalani operasi," ungkapnya. "Saya baik-baik saja." Sementara itu, orang-orang masih terus mengunggah video rekaman mereka menari dengan iringan lagu Beyonce.

Demi kupon daging,antre dari subuh


Warga yang kurang mampu sejak Sabtu (4/10/2014) pagi mengantre kupon daging kurban di Masjid Agung Kota Tegal, Jawa Tengah. Banyak di antara warga yang mengantre sambil membawa anaknya yang masih balita.

Kuswaliyah (40), warga kelurahan Randugunting, Tegal Selatan, Kota Tegal, datang bersama anaknya yang masih berumur tiga tahun sejak dari subuh. Dia mengatakan datang lebih awal karena takut tidak kebagian. Panitia mulai membagikan kupon daging kurban mulai pukul 8 pagi.

"Biasanya sih mendapat setengah kilogram daging, kalau kenapa saya bawa anak ya karena di rumah sepi, bapaknya kerja," ungkap Kuswaliyah.

Ketua Pengurus Masjid Agung Kota Tegal Ahmadi, mengatakan, tahun ini cara pembagian kupon daging kurban untuk antrean berbeda dengan sebelumnya. Untuk antrean pria dengan wanita dengan dijaga puluhan polisi di dua pintu masuk masjid.

"Alhamdulillah dengan cara dipisahkan bisa mengantisipasi kericuhan, antrean juga lebih tertib," terangnya.

Menurut Ahmadi, selain antrean yang dipisahkan antara pria dan wanita, panitia juga memasang pagar besi supaya tidak terjadi desak-desakan. Tahun ini, sebanyak 2.000 kupon dibagikan kepada warga yang kurang mampu.

"Warga yang mengantre tidak hanya dari Kota Tegal, banyak dari mereka dari Kabupaten Tegal dan Brebes," jelas Ahmadi.

Silikon Malinda Dee pecah


Malinda Dee terpidana kasus penggelapan dan pencucian dana nasabah Citibank sebesar Rp 16 miliar, ternyata sudah empat hari terakhir ini dirawat di RS Santosa, Kota Bandung.

Sebelum dirawat di RS Santosa, Malinda Dee terlebih dahulu menjalani operasi kanker karena silikon pada payudara dan bokongnya meleleh.

"Malinda Dee sakit. Silikon di payudara dan bokongnya meleleh," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenhuk dan HAM Jabar Giri Purbadi.

Dokter di Lapas Wanita Kelas II A Sukamiskin, Kota Bandung, dr Sri Ulina, mengatakan, operasi yang dijalani Malinda Dee di RS Santosa adalah operasi pemasangan silikon baru di bagian bokong untuk menggantikan silikon yang sebelumnya telah terpasang. Menurutnya, silikon yang telah terpasang sebelumnya pecah tersebut adalah model lama.

"Silikonnya kan model lama. Kalau terjadi benturan, akan pecah. Kalau yang sekarang dipasang itu model baru. Jadi, kalau ada benturan, tidak akan pecah," tutur Sri.

Menurut Sri, Malinda Dee mengalami pecah silikon pada bagian bokong sebelum menjadi narapidana di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung. Pemasangan silikon tersebut sendiri dilakukan pada tahun 2010 dan 2011.

"Dulu pernah operasi pemasangan silikon di Jakarta dan daging di bagian pantat dibuang. Akan tetapi, dia sempat jatuh saat di toilet hingga silikonnya pecah. Jadi, bagian kulit langsung ketemu tulang. Terasanya nyeri," ungkap Sri.

Selain rasa nyeri yang dirasakan oleh Malinda Dee, sosialita itu juga tidak bisa duduk dalam waktu yang lama. "Setelah kita konsultasi, dokter ahli kemudian menyarankan untuk pemasangan silikon di bagian pantat," ungkap Sri.

Seekor ikan bergigi manusia ditangkap nelayan asal Rusia


Seekor ikan yang mempunyai gigi seperti gigi manusia ditemukan di Rusia. Penemunya ialah seorang nelayan asal kota Arkangelks, Aleks Korobov (50).

Aleks menangkap ikan yang bikin bingung para peneliti,saat itu Aleks mencari ikan di Sungai Dvina Utara di wilayah barat laut Rusia.

Pertama mendapatkan ikan aneh tersebut, Aleks mengira dia hanya menangkap ikan biasa. Akan tetapi, saat dia melepaskan mata pancingnya, dia baru menyadari bahwa gigi ikan itu mirip dengan gigi manusia.

"Ikan tersebut sudah mati saat saya tarik dari air. Akan tetapi, saat saya ambil dan menciumnya, saya bisa katakan ikan itu masih segar," ungkap Aleks.

"kemudian saya membuka insang ikan itu yang terlihat berwarna merah segar lalu saya lihat mulutnya yang tidak lazim untuk seekor ikan. Saat saya buka mulut ikan tersebut saya sangat terkejut karena giginya sangat mirip dengan gigi manusia," terang Aleks.

Aleks lalu bergegas pergi ke sebuah pub setempat untuk memamerkan ikan aneh itu kepada teman-temannya.

"Kami paham Aleks gemar menceritakan hal-hal aneh tapi pada saat dia berkata memiliki ikan bergigi manusia, kami menyangka dia benar-benar sedang mabuk," ungkap Anton Efimov (60), teman Aleks.

"Kemudian dia memperlihatkan ikan tersebut dan kami benar-benar terkejut. Tidak satupun dari kami pernah melihat ikan seperti itu di sepanjang hidup kami," ungkap Anton.

Aleks kemudian menghubungi Institut Perikanan dan Ilmu Kelautan untuk memberitahu para peneliti akan hasil temuan langkanya  tersebut. "Kami harus melakukan otopsi dan menjalankan serangkaian pengujian untuk memastikan spesies ikan itu dan mencari penjelasan soal giginya," ungkap peneliti kelautan Gennady Dvorykankin.

"Kami yakin ikan itu merupakan anggota keluarga piranha dan ikan ini adalah piranha herbivora, bukan ikan pemakan daging seperti yang Anda lihat di film-film," terang Gennady.

"Kelihatannya, ikan ini berasal dari perairan tropis dan entah bagaimana bisa mencapai perairan Arktik lalu masuk ke sungai. Sehingga kami hanya bisa menduga ikan ini adalah milik seseorang," terang Gennady.

Setelah mendapatkan penjelasan dari para peneliti perikanan dan kelautan, Aleks merasa sangat senang karena tidak akan ada lagi orang yang meragukan cerita. "Saya kira orang-orang tidak akan meragukan kisah ikan bergigi ini," ungkap Aleks puas.

Jokowi tutup pintu koalisi


Pengamat politik Populi Center, Nico Harjanto, menyarankan kubu Joko wi-JK untuk menerapkan minimum winning coalition. Langkah tersebut harus dilakukan supaya pemerintahan yang baru tidak tersandera secara politik oleh parlemen yang dikuasai oleh Koalisi Merah Putih. Salah satu wujudnya adalah dengan segera menutup pintu koalisi.

Nico menjelaskan bahwa minimum winning coalition adalah koalisi yang terdiri dari sedikit partai politik. Koalisi ini, kata dia, dijamin lebih bebas dari politik sandera-menyandera serta lebih luwes untuk menentukan kebijakan.

"Kalau pemerintahan Jokowi-JK inginnya cepat bekerja mewujudkan janji, maka seharusnya berupaya adanya minimum winning coalition agar tidak tersandera politik DPR yang telah dikuasai oleh KMP (Koalisi Merah Putih)," ungkap Nico.

Yang terjadi saat ini, kubu Jokowi-JK terkesan mengemis kepada partai di Koalisi Merah Putih untuk bergabung dengannya. Kondisi tersebut akan meningkatkan posisi tawar Koalisi Merah Putih atas Jokowi-JK dan memperlemah posisi Jokowi-JK.

Nico khawatir kondisi tawar-menawar tersebut akan menggerus prinsip "tanpa transaksi atau jatah menteri"  demi mendapatkan dukungan dari partai yang sebelumnya ada di Koalisi Merah Putih.

Oleh sebab itu, Nico berpendapat langkah politik yang tegas untuk menutup pintu koalisi bisa menjadi salah satu cara untuk menaikkan posisi tawar Jokowi-JK atas Koalisi Merah Putih. "Ini mungkin insentifnya mahal ke depan. Namun, ini jauh lebih menjanjikan untuk Jokowi-JK yang sudah punya prinsip presidensial," ungkapnya.

Nico mengatakan bahwa kunci terpenting adalah program-program pemerintah Jokowi-JK harus populer di mata publik. Dengan demikian, ganjalan apa pun dari Koalisi Merah Putih tidak akan berimbas pada penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah karena ada pemahaman publik bahwa program yang tidak berhasil itu bukan kesalahan pemerintah.